Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1052 : Dia Yang Paling Beruntung


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Beberapa saat yang lalu...


Arashi yang berada disebuah ruangan menemukan seseorang yang terluka sangat parah, iapun menggigit ibu jarinya, "Ku yakin seluruh tulangnya pasti patah..."


Darah mengalir deras dan Arashi memberikan pada orang itu lewat mulutnya, "Yah, akan ku gunakan elemen darah spesial, siapa tau dia sadar dan aku bisa mengetahui identitasnya..."


"Hmm... akupun juga ingin tau bagaimana ia bisa terluka separah ini..."


Secara perlahan dan bagaikan waktu yang berjalan mundur orang itupun pulih dan sontak Arashi terkejut ketika wajah orang itu adalah seorang wanita yang ia kenal, "Yume!!!! Mengapa dia ada disini!!" Arashi teringat bahwa Yume merupakan salah satu pembunuh dari Pasukan Bayangan seperti Tsuruna dan ia ingat betul bahwa Yume tinggal di Aera bersama dengan Kaoru.


Arashi langsung mengambil pisau bedah yang ada dimeja lalu melukai pergelangan lengannya, "Cruat!!!" Darahnya mengalir bagaikan air kran dan membasahi Yume yang berbalutkan perban putih.


Perban yang ia kenakan sekarang berubah warna jadi merah darah dan Arashi yang mentranfusi darahnya menjadi agak sempoyongan, "Sial, aku nyaris kehabisan darah dan ia tak kunjung sadar juga..."


Arashi sudah putus asa akan tetapi mendadak Yume membuka mata dan langsung mencekiknya, "Dimana aku sekarang!!!!" Ia tiba-tiba saja berteriak.


"Eeeehhh...!!" Yume tersadar bahwa ia telah mencekik Arashi dan iapun langsung melepaskan cengkraman tangannya.


"Ugh!!!" Arashi mencoba bernafas lagi, "Kau ini kenapa sih?"


"Hehehe... maaf, ku kira kau itu musuh..."


Arashi yang kesal bertanya, "Jadi apa yang kau lakukan ditempat ini?"


"Memang ini dimana?"


"Lembah Penempa Pedang, masak kau tau tau sih?" Ucap Arashi heran.


Yume mendadak berubah menjadi serius, "Dengar Arashi, alasan mengapa aku bisa ada disini dan terluka parah karena para iblis sialan itu melemparku dari Aera..."


"Aku terjun bebas dari ketinggian 10.000 meter dan beruntungnya aku masih hidup..."


"Aku tau Aera telah jatuh ke tangan para iblis akan tetapi aku tak mengira keadaannya menjadi seburuk itu..." ucap Arashi.


"Cih, mereka brengsek!!"


"Hehehe... tenang saja, kami berniat berperang melawan mereka!! Kau mau ikut?"


Yume menyeringai, "Kalian mau berperang melawan para raja iblis?"


"Yap..."


"Itu tindakan gila tapi ku ikut!!"


*****


Beberapa saat kemudian...


Setelah mendapatkan kekuatan yang membuatnya tak dapat dilukai, Ryusuke dan Tuan Kaizo kembali ke ruangan atas lalu bergerak menuju ruangan Yui berada.


Keduanya secara perlahan membuka pintu ruangan dan Tuan Kaizo langsung terkejut begitu diruangan itu Arashi telah bersama orang yang selama ini telah dirawat.

__ADS_1


"Hah? Bagaimana mungkin kau sembuh?" Ucapnya dengan rasa tak percaya.


"Ya, maaf telah membuat anda repot tapi ku ucapkan terima kasih karena peduli padaku dan aku bisa sembuh total karena Arashi memberikan elemen darah spesial..." jawab Yume


Tuan Kaizo akhirnya paham lalu Ryusuke bertanya, "Siapa dia?"


"Dia adalah Yume dan dia dulunya adalah penjaga perpustakaan di Aera..." jelas Arashi.


"Tapi kau membakar perpustakaan itu..." sahut Yume dengan sorot mata tajam.


"Hehehe... maaf..."


"Aku kurang mengerti akan tetapi kita tak punya banyak waktu lagi jadi kita harus segera pergi dari tempat ini dan segera bergerak menuju daerah selatan..." ucap Ryusuke.


"Siap...!!!" Jawab Arashi dan Yui serentak.


Dalam kehebohan itu secara tak disadari oleh mereka, anak gadis kecil yang merupakan pedang hidup milik Arashi secara perlahan membuka matanya, "Ugh!!"


"A-ku Si-apa?" Gumamnya dengan suara pelan dengan terbata-bata.


Yui segera menoleh ke tempat tidur, "Eeehhh... dia tersadar!!"


Arashi yang melihat hal itu merasa de javu dan bergumam dalam hati, "Hmm... sepertinya aku sudah mulai bisa melihat alur dari cerita ini!!"


Gadis kecil yang merupakan pedang hidup itupun menatap Arashi lalu berkata, "Papa...!!!!"


"Sialan!!!! Ternyata yang ku pikirkan terjadi juga!!!!" Teriak Arashi yang seketika menjadi shock, "Baiklah, aku telah memikirkan nama untukmu dan kau bernama Yugiri..."


"Eeehh? Cepat banget kau memberikan nama padanya?" Yui agak terkejut.


"Bodoh ah...!! Sudah keempat kalinya kejadian seperti ini terjadi padaku jadi aku sudah sangat berpengalaman..." ucap Arashi agak kesal.


"Aku mengerti!! Jadi karena sudah berpengalaman maka kau sudah menyiapkan nama untuknya..." ucap Yui.


"Dia itu kenapa sih?" Gumam Yume yang melihat Arashi berulang kali teriak-teriak tak jelas.


Ryusuke memberikan perintah, "Baiklah, sekarang kita harus segera berkemas karena tak ada waktu lagi!!"


"Kami mengerti!!" Ucap Arashi.


"Sebelum kalian pergi ada hal yang ingin ku sampaikan pada kalian..." ucap Tuan Kaizo serius.


Semua menatap pada pemimpin Lembah Penempa Pedang itu dengan sorot mata tajam kecuali Arashi yang nampak biasa saja, "Hmm... apa itu?"


"Kami memang golongan 'dewa terbuang' yang diusir dan tak diterima lagi oleh Aera akan tetapi Aera merupakan tanah kelahiran kami jadi biarkan kami membantu kalian melawan para iblis itu!!!"


"Berapa pasukan yang kalian miliki?" Tanya Ryusuke.


"200 petarung ahli..."


"Baiklah, kami memang sedang butuh bantuan jadi mohon kerja samanya..." ucap Ryusuke yang langsung menerima permintaan Tuan Kaizo.


Arashi hanya bisa tersenyum menyeringai dan bergumam dalam hati, "Khihihi... sepertinya semua berjalan dengan lancar!!"


Ya, kelompok itupun kembari dari Lembah Penempa Pedang dengan membawa kekuatan militer yang sangat besar seperti Ryusuke yang mendapatkan pedang baru dan Perisai Harapan, Arashi dengan pedang hidup, bertemu dengan Yume dan bantuan dari penduduk yang ada disana.


*****


Sementara itu.


Setelah melalui pertarungan hebat dan sengit, 'sang raja iblis pelahap' telah kembali ke Aera bersama dengan 'sang raja iblis kematian'.

__ADS_1


Dua iblis kelas tertinggi itupun langsung bergerak menuju ruangan utama yang dimana ditempat itu ada 'si akhir', Tatsumi Kidou dan beberapa raja iblis yang lainnya.


"Tap... tap... tap..." keduanya memasuki ruangan utama.


"Kalian kembali?" Tanya sang iblis terkuat yang sepertinya telah bosan duduk disinggasananya, "Kabar apa yang kalian bawa?"


Rafathar terdiam akan tetapi secara blak-blakan Lindouw berkata, "Rafathar telah dikalahkan!!"


"Apa!!!!" Sontak semua yang ada disana terkejut kecuali 'si akhir' yang malah menyeringai, ia yang bosan merasa akan mendengar sesuatu yang menarik.


"Siapa yang telah mengalahkannya?" Tanya Va'al, ia yang pernah dikalahkan oleh Naga Emas sangat penasaran pada orang yang telah mengalahkan rivalnya itu.


"Dia adalah Kosuke Arashi 'si pengacau'..." ucap Lindouw yang menjawab untuk Rafathar sementara ia sendiri masih tertunduk.


Va'al semakin terkejut dan geram, "Sialan, waktu itu dia bisa mengalahkan Mogura dan Karma akan tetapi tak berdaya melawanku meskipun begitu aku terkejut bahwa sekarang dia mampu mengalahkanmu, Rafathar..."


"Berisik!!!!" Bentak Rafathar dan iapun membela diri, "Banyak hal terjadi selama pertarungan kami dan dipertemuan kami yang selanjutnya ku pastikan Kosuke Arashi 'si pengacau' mati...!!!"


Semua raja iblis yang ada disana menyadari bahwa Arashi sangatlah berbahaya dan mereka tau bahwa harus berhati-hati didalam menghadapinya akan tetapi 'si akhir' malah tertawa lepas, "Hahahaha...!!! Ini semakin menarik saja!! Sepertinya mereka bisa memberikan perlawanan juga!!"


Tatsumi Kidou perlahan juga menyeringai, "Hahahaha... benar kawanku!! Semua akan jadi membosankan bila berjalan dengan lancar!!!"


"Tap... tap... tap..." secara mendadak seseorang masuk ke dalam ruangan itu dan dia adalah bawahan dari 'sang raja monster', "Gawat Tuan Kidou!! Ada sesuatu yang gawat!!"


"Memangnya ada apa?" Tanya Tatsumi Kidou dengan tatapan serius.


"Semua tahanan didaerah selatan telah melarikan diri..." teriaknya dengan lantang.


"Apa...!!!!!" Semua yang ada disana terkejut lagi.


Tetapi sang iblis terkuat malah tersenyum menyeringai lalu berkata dengan ekspresi senang, "Ini sudah dimulai!! Perang terbesar abad ini didepan mata jadi semuanya persiapkan diri kalian!!"


Pada akhirnya pihak musuh mengakui juga kemampuan lawan mereka!!


*****


Beberapa waktu yang lalu...


Seseorang terjebak dalam gua bawah tanah dan dia merupakan salah satu dari anggota Red Eagle yaitu Hibari Kitsune.


Kitsune memiliki kemampuan menghilang dan sihir unik yaitu Absolute Lucky.


"Duh, sudah berapa lama aku terperangkap didalam sini?" Gumam lelaki itu yang sebenarnya takut pada kegelapan.


"Ya, jujur saja aku sangat beruntung karena begitu para iblis melakukan invasi aku segera lari..."


"Tetapi sialnya aku terpelesat lalu jatuh ke dalam sumur tua..." iapun berjalan menyusuri gua itu, "Cih, aku hanya berputar-putar ditempat ini!!"


Iapun tampak lelah, "Di permukaan sana para iblis berkuasa dan aku bisa dibunuh akan tetapi dibawah sini aku hidup tapi terperangkap dan tak bisa keluar jadi sebenarnya aku ini beruntung atau sial, sih?"


"Uuuggh...!!! Apa yang lainnya baik-baik saja, ya?" Gumam Kitsune yang dalam kesendirian itu.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1053 : Bebaskan Mereka Yang Ditahan!!


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Trima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2