Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1095 : Perang Digarda Depan


__ADS_3

Akhirnya Yamanaka Ashura si pemilik kekuatan hantu dan grimoire sihir hitam keluar dari tubuh 'sang raja iblis kematian'


"Hah... hah... hah..." ia terlihat kelelahan dan secara perlahan mengatur nafas.


"Aku berhasil!!!" Gumam Ashura dalam hati yang senang dan ia lalu menarik nafas panjang kemudian berteriak, "Sekarang saatnya!!! Lempar dia ke neraka...!!!!"


Dikejauhan, clon Torano tersenyum menyeringai dan ia malah menyarungkan kedua pedangnya, "Kalau begitu akan ku gunakan semua energiku yang tersisa..." ia mengarahkan tangan kanan ke depan lalu digenggaman tangan kanannya itu terkumpul kegelapan pekat.


Kegelapan pekat memadat dan berubah menjadi sebilah pedang yaitu senjata pemusnah masal, Raja Pedang.


Dilain sisi, Lindouw tak mengerti akan apa yang dikatakan oleh Ashura akan tetapi ia sangat geram padanya, "Aku tak akan pernah mengampunimu!!!! Aku akan merebut kembali ke-7 pelayanku!!!" Teriaknya dengan lantang.


'Sang raja iblis kematian' terbang melesat ke arah Ashura, ia menciptakan sebuah sabit besar dari elemen kegelapan dan langsung mengayunkan senjata itu begitu berada dihadapan Ashura.


Ashura terlalu lelah dan ia tak dapat melakukan apapun lagi.


"Sllash!!" Sabit melesat akan tetapi Masamune muncul tepat dari bawah bayangan Ashura dan menahan tebasan sabit itu dengan sebilah pedangnya, "Cthing!!!!"


"HIIAA...!!!" Masamune langsung meningkatkan energi dan memusatkan energi itu pada pedangnya yang sedang beradu.


Lindouw terlempar ke belakang karena dikejutkan oleh ledakan energi yang berfokus pada pedang Masamune, "Cih..."


Masamune menatap tajam dan mengacungkan sebilah pedangnya, "Aku tak tau apa yang telah dilakukan Ashura tapi aku merasa kau telah melemah..."


"Itu karena aku telah merebut sebagian kekuatannya dan menyimpannya dalam grimoireku..." jawab Ashura dengan datar.


"Eeehhh...!!!"


"Tak perlu terkejut!! Cepat kalahkan dia karena saat ini adalah kesempatan kita..." ucap Ashura.


"Cih, benar juga!!" Ucap Masamune yang kemudian dengan sekali pijakan melesat ke arah Lindouw.


Iapun melesatkan tebasan-tebasan cepat tak beraturan akan tetapi Lindouw menangkis setiap serangan meski agak kerepotan.


"Sialan, jangan halangi aku!!" Teriak Lindouw.


"Khihihi... maaf saja tapi aku tak bisa menuruti kata-katamu itu..." jawab Masamune dengan tertawa seolah-olah mengejeknya.


Keduanya kembali beradu serangan yang berupa tebas menebas dan terlihat Masamune jauh lebih unggul.


"Aku tak tau bagaimana caranya si Ashura itu merebut sebagian kekuatannya akan tetapi saat ini kami bisa mengalahkannya..." gumam Masamune menjaga jarak dengan melompat ke belakang.


Ia memperkuat pijakan kedua kaki lalu meningkatkan energi dan memfokuskan seluruh energi pada sebilah pedang yang ia genggam dengan dua tangannya, "HIIAA...!!!!" Pedang itupun meluapkan kegelapan yang sangat hebat dan Masamune dengan sekali pijakan melesat.


"Sllash!!!" Masamune menebas dan mampu membelah tubuh 'sang raja iblis kematian' menjadi dua bagian.


'Sang raja iblis kematian' segera mengambil jarak dengan melompat ke belakang, "Sialan!!!" Iapun berusaha memulihkan diri dengan mengumpulkan kegelapan.


"Zink!!!" Mendadak clon Torano muncul tepat dihadapan Lindouw.

__ADS_1


"Apa!!!" Ia terkejut.


Clon Torano menggenggam erat 'raja pedang' dengan dua tangan lalu tanpa ragu menusuk, "Jlleebb...!!!"


"Pergilah ke neraka!!!!" Teriak clon Torano yang secara perlahan terbuka portal tepat diluka tusukan pada perut 'sang raja iblis kematian'


"Sialan!!!!!" Teriak 'sang raja iblis kematian' yang secara perlahan tersedot ke dalam sebuah portal yang diciptakan dari kemampuan Raja Pedang.


"ARRRGGGHHH...!!!!!" Iblis kelas tertinggi itupun berteriak kesakitan lalu tersedot ke dalam portal dan hilang tanpa bekas.


"Hah... hah... hah..." Masamune dan Clon Torano perlahan mengatur nafasnya.


"Kita menang..." ucap Masamune yang perlahan jatuh ke belakang, ia terlihat sangat lelah tapi meskipun begitu ia malah tersenyum menyeringai lalu berteriak dengan lantang, "Kita menang!! Kita mengalahkannya!!!"


Masamune terlihat sangat senang dan clon Torano menjawab dengan senyuman.


"Karena pertarungan sudah selesai maka peranku sudah tak dibutuhkan lagi..." ucap Clon Torano yang secara perlahan memudar berubah menjadi asap.


"Khehehe..." Masamune masih tertawa penuh dengan kepuasan, ia menatap langit yang secara perlahan berubah menjadi cerah, "Tak ku sangka kita berhasil mengalahkannya..."


"Tap... tap... tap..." dengan langkah perlahan Ashura berjalan ke arah Masamune yang sedang tiduran diatas permukaan tanah, "Jangan senang dulu!! Perang belum berakhir!!"


"Hey, ayolah!! Jangan merusak kesenanganku!!" Ucap Masamune yang jadi agak kesal dan iapun secara perlahan bangkit lagi.


"ZINK!!!" Secara mendadak semua yang sebelumnya telah bertarung melawan 'sang raja iblis kematian' berkumpul kembali dan mereka muncul dibawa Kurosaki Yami/Yemi dengan kemampuan teleport.


Mereka semua yang dibawa Yami/Yemi adalah Minaka, Misaki, Yui, Rikie, Goto, Hinowa, Isla, Yuuki, Yuuka, Yuzuru dan Yugiri.


"Tapi meskipun begitu mengalahkannya butuh 14 orang dan kurasa hal itu bukan sebuah pencapaian yang luar biasa..." ucap Minaka.


"Hey, ayolah senpai!! Jangan merusak kemenangan kita!!" Protes Rikie.


"Hah..." Minaka menghela nafas dan berkata, "Kau benar, maafkan aku..."


Lalu setelah pertarungan panjang melawan 'sang raja iblis kematian' berakhir.


Yui segera mengembangkan sepasang sayap putih yang sangat besar dan lebar, iapun memulihkan semua luka-luka yang diderita rekan-rekannya dengan memutar balikan waktu.


Ya, meski butuh waktu yang agak lama akhirnya mereka pulih berkat kekuatan Yui yang merupakan Naga Cahaya Suci.


Kemudian setelah pulih, mereka berbincang-bincang sejenak merayakan kemenangan mereka dalam pertarungan melawan salah satu iblis kelas tertinggi itu.


Akan tetapi kemudian Ashura menyela percakapan mereka itu dengan berkata dengan ekspresi wajah serius, "Semuanya, dengarkan aku...!!"


Semua pandangan mata beralih kepada 'si pemilik kekuatan hantu'


"Hmm... jadi apa yang ingin kau katakan, senpai?" Tanya Rikie.


Ashura menarik nafas panjang dan menghembuskannya secara perlahan, "Hah..."

__ADS_1


"Untuk sementara kita memang telah mengalahkannya akan tetapi 'sang raja iblis kematian' belum mati dan ia akan kembali lagi..."


"Apa!!!" Sontak semuanya terkejut begitu mendengar ucapan dari Ashura itu.


Masamune agak kesal meski ia tak begitu mengerti akan apa yang dikatakan rekannya itu, "Hey, apa maksudmu? Bukankah si sialan itu sekarang ini berada dineraka jadi itu artinya ia telah berakhir?"


Semua mengangguk dan setuju pada pendapat Masamune itu.


"Tidak semudah itu!! 'Sang raja iblis kematian' memang saat ini tengah berada neraka akan tetapi ia belum mati dan ia hanya kalah saja..."


"Ku yakin entah bagaimana caranya ia akan kembali lagi..."


Semuanya seketika terdiam dan tau betul bahwa apa yang dikatakan oleh Ashura benar.


"Iblis kelas kelas tertinggi itu akan keluar dari neraka dan saat ia kembali lagi maka ia akan sangat marah pada kita terutama padaku yang telah merebut sebagian dari kekuatannya..."


Semua terdiam akan tetapi Masamune bertanya, "Jika kau telah mendapatkan sebagian kekuatannya bukankah artinya ia menjadi lebih lemah?"


"Dia memang melemah akan tetapi sebagai pewaris kekuatan Dewa Kematian ia tetap sangat berbahaya..."


Semua setuju pada ucapan Ashura itu.


Yami si sisi buruk yang memiliki kemampuan teleport bertanya, "Rencana, kita butuh sebuah rencana untuk menghadapinya bila ia kembali nanti..."


"Aku tak punya rencana apapun..." jelas Ashura.


Semuanya terdiam.


Misaki berkata, "Kita memang tak punya rencana akan tetapi kita diuntungkan dengan kondisi eksekutif musuh yang sedang melemah dan terperangkap dineraka itu..."


"Emm..." semuanya mengangguk setuju.


"Kita harus segera mengakhiri perang ini sebelum ia muncul kembali dan hal itu satu-satunya keuntungan yang didapat kita dari keadaan ini..." jelas Ashura.


Minaka berkata, "Baik, perang akan berakhir bila kita bisa mengusir semua penjahat dikota Kronoz..."


"Benar, kita harus berpencar untuk mengusir semua penjahat..." sahut Misaki, "Mari buat tim..."


"Aku akan bersama dengan kelima anak kecil ini..." ucap Misaki dengan menunjuk ke arah Yuuki, Yuuka, Yuzuru, Yugiri dan Isla.


"Baik, kalau begitu aku akan bersama dengan Rikie, Hinowa dan Goto..." sahut Yui.


"Aku akan bersama dengan Minaka..." ucap Yemi si sisi baik dengan kemampuan telepati.


"Aku dan si Ashura tak akan membentuk tim dengan siapapun karena kami kuat..." ucap Masamune.


Ashura berkata, "Mari berpencar dan kalahkan semua musuh kita akan tetapi bila kalian menemukan musuh yang tak mampu kalian lawan maka larilah!!!"


"Siap...!!!!" Jawab semuanya serentak.

__ADS_1


"Mari rebut kota Kronoz kembali...!!!" Ucap Ashura dengan sorot mata tajam.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1096: Perang Digarda Depan II


__ADS_2