
Hayate, Tsuruna, Asuka, Jiro, Minaka dan Yume. MELAWAN leonidas belial guts dante.
Misaki
Yuza
Yami/Yemi
Ashura
Asuka secara perlahan mengangkat wajahnya dan ia kembali tenang meski telah kehilangan satu rekannya yang berharga.
"Aku mengerti!! Prioritas terpenting kita adalah memenangkan perang ini..."
"Ya, kita boleh bersedih setelah perang ini berakhir..." ucap Hayate dan keduanya beralih kembali menatap dua raja iblis dengan sorot mata tajam.
Belial nampak jengkel karena semangat keduanya telah kembali lagi, "Konyol sekali!! Bukankah sudah jelas bahwa tak mungkin bagi kalian untuk mengalahkan kami?"
"Bodoh!! Jangan meremehkan kami!!" Teriak Hayate dengan memperkuat pijakan kedua kakinya, iapun mengangkat kipas besarnya dengan dua tangan lalu meningkatkan energi, "HIIIAAA...!!!!" Ia mengayunkan kipas itu sekuat tenaga.
"WUUSS...!!!" Hembusan angin pemotong yang bergerak seperti badai tercipta.
Belial terdorong ke belakang dan tubuhnya terus menerus tercabik-cabik, "Sialan, jika aku tak segera berlindung maka aku akan mati terpotong-potong..." ucapnya yang kebingungan mencari tempat sembunyi.
Hayate mengangkat kipas besarnya dan mengayunkan sekuat tenaganya lagi, "WUUSS...!!!" Badai angin pemotong tercipta lagi dan mengenai segalanya.
__ADS_1
Belial selamat karena Guts yang dalam wujud golem raksasa mendekapnya erat-erat agar tak terkena badai angin pemotong.
Hayate yang melihat hal itu berkata, "Iblis bumi itu sangat merepotkan karena angin pemotong milikku tak sampai menjangkau tubuh utamanya..."
"Kalau begitu simpan energimu untuk nanti dan aku akan menghancurkan lapisan tanah yang melindungi tubuh aslinya..." sahut Asuka dan iapun mengeluarkan sebuah gulungan yang ada pada punggungnya.
"Ini hanya ku gunakan saat terdesak saja..." Asuka membuka gulungan itu, "Boft..." asap tipis tercipta dan munculah senjata andalan Asuka yang berupa robot naga mekanik.
Ia langsung saja melompat naik ke punggung naga mekanik itu dan kemudian terbang melesat ke angkasa, "WUUSS..." dikedua sayap sang naga mekanik terdapat meriam yang kemudian menghujani tubuh raksasa Guts dengan tembakan.
"DHUUAARR...!! DHUUAARR...!!"
Belial yang terlindung oleh tubuh Guts perlahan jadi panik, "Sialan, tak ku sangka serangan balik mereka akan jadi sangat berbahaya..."
Guts dalam wujud raksasa berkata dengan suara pelan, "Aku punya sebuah ide..."
"Hah? Apa yang kau katakan?"
"Sudahlah, jangan banyak tanya dan ikuti saja semua yang ku katakan..." ucap Guts dengan serius.
*
Diluar Asuka yang terbang menaiki naga mekanik terus saja menjatuhkan tembakan-tembakan meriam, "Sepertinya seranganku sudah cukup untuk menghancurkan tubuh 'sang raja iblis bumi' itu..." ucapnya yang secara perlahan terbang merendah lalu mendekat pada Hayate.
"Hayate, aku sudah menghancurkan tubuh 'sang raja iblis bumi' jadi tugasku sudah selesai dan sekarang giliranmu beraksi..."
__ADS_1
Hayate tersenyum lebar dan berkata, "Aku mengerti..." ia pun memperkuat pijakan kedua kakinya lalu menggenggam erat kipas besarnya dengan dua tangan dan kemudian mengangkatnya ke atas.
Ia meningkatkan energi dan memfokuskan segalanya, "HIIAA...!!!" Hayate sekuat tenaga mengayunkan kipas besar miliknya itu.
"WUUSS...!!!" Angin kuat yang berupa angin pemotong berhembus bagaikan badai dan memotong segalanya.
Serangan itupun tak dapat dihindari oleh siapapun bahkan raja iblis sekalipun tak berdaya menghadapinya meski memiliki kemampuan regenerasi tingkat tinggi.
Ya, beberapa saat kemudian hembusan angin pemotong itupun berhenti, "Hah... hah... hah..." Asuka dan Hayate perlahan mengatur nafasnya.
"Apa kita berhasil menghabisi mereka?"
"Tentu saja..." jawab Hayate secara spontan, "Angin pemotong dariku melesat secara bertubi-tubi sehingga regenerasi mereka tak akan mampu mengimbangi luka sayatannya jadi mereka pasti sudah mati..."
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1180 : Satu Melawan Empat
Hayate, Tsuruna, Asuka, Jiro, Minaka dan Yume. MELAWAN leonidas belial guts dante.
Misaki
Yuza
Yami/Yemi
Ashura
__ADS_1