Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1163 : Rahasia Keabadian Musuh


__ADS_3

Pada akhirnya Senju Rain berhasil mendekati Va'al dan sekarang berada dalam tubuhnya.


Tubuh Va'al bagian dalam berwujud seperti kota modern dengan bangunan gedung-gedung pencakar langit tinggi menjulang.


"Tap... tap... tap..." dengan langkah perlahan Senju Rain berjalan disebuah trotoar kota, ia menatap ke sekeliling dan sangat berhati-hati, "Tiada yang aneh ditempat ini..."


"Tiada satupun penduduk membuat tempat ini makin mengerikan saja..." ucap Senju Rain, iapun menarik Tombak Poseidon dari punggungnya untuk berjaga-jaga.


"Aku tak menemukan keberadaannya jadi dimana dia sekarang?" Ucap Senju Rain yang mencari-cari Va'al.


Setelah tak kunjung menemukan lawannya Senju Rain memutuskan berhenti mencari dan ia menancapkan Tombak Poseidon pada tanah yang ada dihadapannya.


"Keluarlah!! Aku tau kau tengah mengawasiku dari suatu tempat!!" Teriak Senju Rain dengan lantang.


Va'al tak kunjung muncul dan hal itu membuat Senju Rain emosi, ia mengambil kembali Tombak Poseidon menggenggamnya erat-erat dan kemudian menebas, "Sllash!!" Pisau air melesat dan memotong bangunan yang berdiri tinggi menjulang dikejauhan.


"Tap..." Va'al menginjakan kaki secara perlahan tepat dibelakang punggung 'si jenius'


Senju Rain memutar tubuhnya secara perlahan dan berkata, "Akhirnya kau muncul juga..."


Va'al tersenyum menyeringai dan iapun membungkukan badan lalu berkata, "Selamat datang didalam pikiranku, adikku!!"


"Tak perlu basa-basi!! Aku kemari untuk menemukan rahasia keabadian para raja iblis..." ucap Senju Rain dengan sorot mata tajam.


"Hahahaha...!! Tak perlu buru-buru seperti itu!!" Ucap Va'al dengan entengnya, "Rahasia keabadian mereka ada ditempat ini dan kau akan menemukannya bila mampu menghancurkan tempat ini..."


"Kau percaya diri sekali!!" Ucap Senju Rain yang merasa diremehkan.


"Ya, tentu saja!! Aku sangat percaya diri dan kau tak mungkin menang dalam pikiranku..." ucap Va'al dengan menjentikan jarinya dan sekejap saja bangunan yang sebelumnya dihancurkan Senju Rain dengan pisau air pulih.


Senju Rain menatap tajam pada 'sang raja iblis hutan'


"Hey, jangan menatapku seperti itu? Kau membuatku takut!!" Ejek Va'al


"Aku mengerti!! Tempat ini adalah pikiranmu jadi kau bisa berbuat apa saja..." ucap Senju Rain dengan sorot mata tajam, "Meskipun begitu aku tak akan kalah..."


Senju Rain berlari ke arah lawan dengan memutar-mutar Tombak Poseidon dengan kedua tangannya lalu melesatkan serangan yang berupa tusukan, "HIIAA...!!"


Va'al terkejut pada serangan secara langsung dari arah depan dan iapun melompat ke arah samping untuk menghindar, "DHUUAARR...!!" Gelombang air dari Senju Rain menghancurkan gedung-gedung.


"Sialan!!!"

__ADS_1


Senju Rain tersenyum menyeringai, "Aku dan kau menyadari satu hal bahwa saat ini kita tak bisa menggunakan kekuatan hutan yang artinya kita kehilangan keabadian ditempat ini..."


"Memangnya kenapa!! Aku tak takut padamu..." teriak Va'al dengan melesatkan cakaran.


"Sllash!!"


"Cthing!!" Senju Rain menahan dengan Tombak Poseidon meski terseret ke belakang.


"Sudah lama aku tak bertarung dengan kekuatanku sendiri tanpa bantuan kekuatan hutan..." gumam Senju Rain dalam hati, "Ya, tapi prioritasku bukan bertarung melainkan menemukan rahasia keabadian para raja iblis dan menghancurkannya..."


Senju Rain kemudian menebaskan Tombak Poseidon, "Sllash!!" Angin pemotong melesat akan tetapi dapat ditangkis oleh musuh.


'Si jenius' kemudian berlari menjauh dari Va'al.


"Mau kemana kau!!!" Teriak Va'al yang kesal dan iapun mengejar lawannya.


Senju Rain melirik ke samping kanan kiri melihat diantara gedung-gedung yang menjulang tinggi, "Ini pikirannya dan kurasa ia menyembunyikan rahasia keabadian para raja iblis diantara gedung-gedung ini..." pikir 'si jenius' itu.


"Cih..." Va'al terlihat sangat geram dan iapun bergumam dalam hati, "Sialan, aku tau alasan mengapa ia menghindari pertarungan..."


"Bocah itu ingin fokus mencari rahasia keabadian kami dari pada bertarung denganku..."


"Tak akan ku biarkan kau bertindak sesuka hatimu dalam pikiranku..." ucap Va'al yang kemudian membuka mulutnya lebar-lebar dan menembakan cero seukuran bola sepak.


"DHHUUAARR...!!" Ledakan besar terjadi dan menghancurkan gedung-gedung.


Meskipun begitu gedung-gedung yang hancur dengan sekejap mata saja kembali pulih seperti semula.


Senju Rain membuat kesimpulan dari berbagai hal yang terjadi didalam pikiran Va'al tersebut, "Pertama baik aku ataupun dia sama-sama tak bisa menggunakan kekuatan hutan...


"Kedua, aku yang tak memiliki keabadian dari kekuatan hutan mungkin akan dilempar keluar dari tempat ini bila kalah dari Va'al yang intinya pikiran Va'al menganggap diriku sebagai virus yang harus segera dimusnahkan..."


"Ketiga, jika aku berhasil mengalahkannya mungkin tempat ini bisa hancur dan rahasia keabadian raja iblis bisa ketahuan sendiri tanpa harus mencari..."


"Lalu yang terakhir, semakin lama aku ditempat ini maka semakin lemah kekuatan Va'al yang artinya aku diuntungkan..." pikir Senju Rain.


'Si jenius' itupun membalikan badan lalu menatap tajam pada lawannya.


"Mengapa kau tak lari lagi?" Tanya Va'al.


"Aku sudah memutuskannya!! Aku akan melawanmu jadi bersiaplah!!" Senju Rain meningkatkan energi.

__ADS_1


"Apa kau pikir bisa mengalahkanku tanpa kekuatan hutan?"


"Tentu saja bisa..."


"Kalau begitu kau terlalu meremehkanku..."


"Kaulah yang terlalu meremehkanku..." ucap Senju Rain dengan merapal mantera sihir, iapun menarik nafas panjang, "Elemen Api : Bola Api"


"Apa!!!" Va'al terkejut ketika melihat lawan mampu menggunakan bola api, iapun bergerak cepat.


Va'al menggunakan pikirannya untuk menciptakan dinding besi, "DHUUAARR...!!" Serangan Senju Rain membentur tembok besi itu.


"Sudah ku duga dia mampu menciptakan berbagai hal dalam pikirannya sendiri..." gumam Senju Rain dengan suara pelan.


Sekejap saja dinding besi itu menghilang dan Va'al langsung melesat dengan kepakan sayapnya, "WUUSS...!!" Iapun langsung saja memukul.


"Jbbuuak!!" Senju Rain menahan dengan Tombak Poseidon meski hal itu sedikit membuatnya terdorong.


"Lemah sekali!!" Ucap Senju Rain dengan menancapkan Tombak Poseidon pada permukaan tanah dan iapun dengan cepat merapal mantera sihir, "Elemen Petir : Kilatan"


Senju Rain meletakan telapak tangan pada tanah dan melesatlah kilatan-kilatan petir, "Apa!!!" Hal itu membuat Va'al kembali terkejut, "ARRGGH...!!" Iapun berteriak kesakitan.


Senju Rain tak menyia-nyiakan kesempatan dan ia segera menusukan Tombak Poseidon, "Jlleeb...!!" Va'al sempat menghindar dengan melompat ke belakang akan tetapi tusukan tersebut begitu kuat sehingga perutnya terkena tusukan.


Va'al memegangi perutnya yang terluka dan sangat geram, "Bagaimana mungkin kau yang merupakan pewaris kekuatan hutan dapat menggunakan elemen api dan petir?"


Senju Rain tersenyum menyeringai dan berkata, "Konyol sekali!! Sebelum menjadi pewaris kekuatan hutan aku memang sudah dapat menggunakan berbagai elemen sekaligus dan bahkan aku dijuluki 'si ahli sihir'..."


"Aku mempelajari berbagai sihir dan meski tak dapat menggunakan kekuatan hutan hal itu tak masalah buatku..." ucap Senju Rain yang seolah meremehkan lawannya.


Va'al perlahan berdiri tegak dan ia sangat geram, "Brengsek!!!!"


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1164 : Dua Pikiran.


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Terima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2