Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1082 : Sang Raja Iblis Kematian II


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


"Hah... hah... hah..." setelah berhasil menahan gelombang kematian Masamune menjadi kelelahan dan perlahan mengatur nafas, iapun bergumam dalam hati, "Sial yang tadi itu gelombang kematian dan aku sudah mengerahkan seluruh energi ku untuk menghentikan serangan itu..."


Lindouw yang melihat serangannya dapat dihentikan menjadi agak kesal akan tetapi ia merespon datar, "Hebat juga!! Sepertinya kau juga memiliki sedikit kekuatan Dewa Kematian dalam dirimu..."


"Ya, tak masalah aku ingin lihat antara kau dan aku siapa yang lebih kuat..." ucap Lindouw dengan mengangkat tangan kanannya ke atas sehingga kegelapan berkumpul lalu membentuk sebuah pedang.


Masamune menatap tajam, "Pedang kematian!! Siapapun yang terkena pasti akan langsung mati..."


"Benar sekali!! Aku ingin tau apakah kalian dapat mengatasinya..." ucap Lindouw dan iapun menggenggam pedang itu dengan dua tangan lalu mengangkatnya ke atas.


"Akan ku bunuh kalian semua!!!" Ucap Lindouw dengan menebaskan pedangnya.


Misaki dari kejauhan berteriak, "Korbankan nyawamu, Ryuzaki!!!"


"Memang itu yang akan ku lakukan..." teriak Masamune dengan segera berlari ke arah musuh.


"Sllash!!!" Lindouw menebas akan tetapi Masamune menangkis dengan pedangnya.


Pedang Masamune patah dan iapun terbelah menjadi dua bagian.


Lindouw tersenyum menyeringai, "Dia mengorbankan nyawa demi menyelamatkan rekan-rekannya!! Sungguh perjuangan yang sia-sia..." iapun memperhatikan mayat Masamune dan merasa ada yang aneh.


"Apa!! Sebuah bayangan!!!" Lindouw baru menyadari bahwa yang ia lawan adalah sebuah bayangan dari teknik seseorang, "Jika dia adalah sebuah bayangan dari seseorang maka siapa penciptanya?" Pikir 'sang raja iblis kematian'


Iapun memperhatikan ke arah mode gabungan dan bergumam dalam hati, "Sepertinya bukan dia..."


"Bukan dia juga..." gumamnya saat memperhatikan Rikie.


"Dia juga bukan..." gumamnya saat memperhatikan Minaka dengan lengan-lengan bayangan dipunggungnya.


Iapun memperhatikan Misaki dengan seksama, "Grimoire sihir dengan sampul putih polos? Ya, pasti gadis itu yang menciptakan bayangan sempurna ini..."


"Hahahahaha...!!!" Lindouw tertawa lepas dan membuat keempatnya sangat waspada, "Kalian benar-benar bocah-bocah yang membuatku sangat tertarik..."


Iapun mengacungkan sebilah pedang yang digenggamnya pada keempatnya, "Baiklah, tunjukan padaku kemampuan terbaik yang kalian miliki..."

__ADS_1


Mereka waspada akan tetapi Misaki menjadi sangat kesal, "Baik, jika kau yang memintanya maka akan ku penuhi permintaanmu itu..."


"Akan ku lawan dengan kegelapan juga..." iapun mengambil sempel darah dan sebuah kuas lalu mulai melukis pada grimoire sihirnya, "Sihir Lukis : Cloning"


Iapun menciptakan satu petarung lagi dari tekniknya dan yang muncul adalah salah satu pemegang senjata terkuat yaitu Shirio Torano.


"Dia ku ciptakan dari 80 persen energiku dan aku mempertahuhkan semuanya padanya..." ucap Misaki.


Lindouw memperhatikan dengan seksama dan bergumam dalam hati, "Aku paham tekniknya!! Dia menciptakan sebuah bayangan dari darah yang dipadukan dengan energinya sendirinya..."


"Tekniknya itu 99 persen mirip yang aslinya!!" Lindouw tersenyum menyeringai dan merasa senang pada kemampuan Misaki, "Kemampuanmu sangat menarik, gadis kecil akan tetapi apa yang spesial dari bocah serigala yang kau ciptakan ini..."


Misaki terdiam akan tetapi Torano menatap tajam, "Kau ingin tau seberapa hebatnya diriku?"


"Ya, baiklah!! Akan ku tunjukan kehebatanku padamu!!" Ucap Torano dengan menarik dua pedang yang tersarung dipinggangnya.


Ditangan kanannya ada pedang dengan elemen kegelapan dan ditangan kirinya ada pedang dengan elemen angin.


Torano tanpa pikir panjang berlari ke arah lawan, iapun melompat lalu tanpa ragu menebas dari atas, "Sllash!!"


"Cthing!!!" Lindou menahan dua hantaman pedang Torano dengan pedang kematiannya.


Benturan energi keduanya menciptakan cekungan dipermukaan tanah tempat Lindouw berpijak, "Padahal hanya clon tapi bisa sekuat ini sampai-sampai aku terdesak..."


"Cruat!!!!" 'Sang Raja Iblis Kematian' itupun terpotong menjadi dua bagian oleh pedang Torano.


Rikie yang belum berpindah tempat semula berkata, "Dia terbelah, apa kita sudah berhasil mengalahkannya?"


"Entahlah, kurasa dia belum kalah dan akupun punya firasat buruk tentang ini..." ucap Minaka yang berada didekat Rikie.


Goto dan Hinowa mendekati Misaki.


"Kemampuanmu itu sangat menakjubkan, senpai..." ucap Hinowa.


"Jangan terlalu memujiku!! Aku merasa kemampuan ku itu belum cukup untuk mengalahkan musuh..." ucap Misaki.


"Dia salah satu petinggi musuh dan jika kita berhasil mengalahkannya maka jalan menuju kemenangan akan semakin dekat..." ucap Goto.


"Mengatakannya tak semudah melakukannya..." ucap Misaki dengan sorot mata serius.


*


Baik mode gabungan ataupun Torano melompat ke belakang dan menatap tajam meski telah berhasil membelah tubuh 'sang raja iblis kematian'


"Apa dia sudah mati?"

__ADS_1


"Yang benar saja, dia adalah sang raja iblis kematian serangan itu tak akan berpengaruh padanya..." ucap Torano dengan sorot mata tajam.


"Kalau dia tak bisa mati lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?"


Torano meningkatkan energi dan jubah yang terbuat dari sisik naga putih yang ada dibahunya menghasilkan kobaran api putih, "Dia memang tak bisa mati akan tetapi ku yakin ia tetap merasakan sakit juga..." api tersebut mengalir sampai dua pedang yang digenggamnya.


'Sang Raja Iblis Kematian' secara perlahan berdiri kembali meski tubuhnya telah terpotong menjadi dua bagian, "Hahahaha...!!!" Dua bagian tubuhnya itu tertawa lepas lalu secara perlahan merekat kembali.


Pedang kematian miliknya patah akan tetapi ia menyatukannya kembali, "Hebat!! Pedang kematian sampai bisa dipatahkan bahkan oleh sebuah bayangan..."


"Benar-benar suatu hal yang tak terduga..." iapun menggenggam erat pedang itu dan secara perlahan pedang kematian meluapkan kegelapan lalu berubah wujud menjadi sebuah sabit.


"Mari mulai pertarungan yang sesungguhnya..." iapun mengangkat tangan kanan ke atas lalu dan kegelapan pekat terkumpul ditelapak tangannya membentuk sebuah topeng.


Iapun mengenakan senjata iblis yang berupa topeng itu dan dalam sekejap saja tekanan energinya meningkat, "Zink!!!" Ia menghilang dengan kemampuan teleport dan muncul lagi disamping kanan Torano.


'Sang raja iblis kematian' mengayunkan sabitnya sekuat tenaga akan tetapi dengan instingnya yang tajam Torano segera menyilangkan kedua pedangnya, "Cthing!!" Senjata mereka saling berbenturan dan apa yang ada disekitar mereka langsung hancur lebur menjadi debu bahkan mode gabungan saja terlempar.


"Kuat...!!" Pikir Torano yang terseret dari tempatnya berpijak semula.


"Zink!!" Lindouw berteleport lagi dan muncul diatas Torano, "Cthing!!" Torano menahan dengan menyilangkan kedua pedangnya meskipun begitu tanah tempatnya berpijak hancur dan berubah menjadi cekungan.


Mode gabungan tak tinggal diam, iapun membantu Torano dengan menembakan cero ke arah 'sang raja iblis kematian'


"WUUSS...!!!" cero melesat akan tetapi Lindouw mengarahkan telapak tangannya dan begitu bola energi hitam itu menyentuh telapak tangannya maka langsung menghilang.


Torano yang menahan sabit lawan memperkuat pijakan dan mengayunkan dua pedangnya sekuat tenaga, "HIIAA...!!!" Lindouw terdorong ke belakang.


"Kau kuat!!" Ucap 'sang raja iblis kematian' dengan sorot mata tajam, iapun mengangkat sabitnya yang terus saja membesar dan membesar hingga berubah menjadi 100X ukuran semula.


"Aku ingin tau bagaimana caranya kau mengatasi yang ini?" Ucap Lindouw yang menggengam sabit raksasa.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1083 : Munculnya Si Hantu


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****

__ADS_1


__ADS_2