Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 932 : Kembali!!


__ADS_3

Sang iblis legendaris dari 2.000 tahun yang lalu telah kembali dan pergerakan besar pada dunia akan segera terjadi akan tetapi hal itu belum disadari oleh Arashi dan teman-temannya yang tengah dalam perjalanan pulang menuju Kota Kronoz.


Kelompok itu tengah berada dihutan dan mereka bermalam disana akan tetapi saat ini hari sudah pagi.


"Huuaamms..." Misaki menguap dengan mulut terbuka lebar, ia terlihat masih ngantuk, "Cih, tak ku sangka malam cepat sekali berlalu dan sekarang hari sudah pagi..." gerutunya dengan perlahan keluar dari tenda.


Diluar tenda ia sudah melihat keributan teman-temannya yang sedang sarapan pagi.


"Itu punyaku!! Kembalikan!!" Teriak Yuuki.


"Tidak mau, semua yang ada dipiringku adalah milik...!!" Balas Yuuka.


"Gak bisa gitu!! Pokoknya kembalikan..."


"Aku gak mau!!"


Keduanya sedang berebut lauk.


"Cih, kalian berdua seharusnya meniru sikap Yuzuru dan Isla yang jauh lebih tenang..." ucap Arashi yang mencoba melerai akan tetapi kata-katanya tak dihiraukan.


Dilain sisi Yuzuru dan Isla duduk berdampingan dengan menikmati sarapan hangat yang ada dipangkuan mereka.


Hikari yang merupakan seorang nolife mulai merasa terganggu dengan segala keributan yang ada, "Arashi-senpai, tak bisakah kau membuat kedua anakmu itu diam?"


"Cih, jangan menyuruhku!! Inipun aku sedang berusaha..." teriak Arashi.


Hikari menjadi semakin jengkel akan tetapi sahabat baiknya yaitu Hima 'si budak' hanya tersenyum saat melihat keramaian itu, "Hehehe..."


Lalu Senju Rain berjalan mendekati Misaki, "Kau harus segera bergabung dan sarapan karena kita akan segera memulai perjalanan..."


"Ya, aku mengerti!! Meskipun berat hati tapi aku akan segera sarapan..." jawab Misaki yang agak malas.


Yap, begitulah keseharian kelompok yang berisikan anak-anak itu dipagi hari.


Mereka sangat gaduh, berisik dan penuh pertengkaran akan tapi hal itulah yang membuat petualangan mereka terasa menyenangkan.


Setelah selesai sarapan mereka lalu berkemas-kemas barang sebelum melanjutkan perjalanan tetapi ketika perjalanan dimulai Arashi malah merasa ingin buang air kecil, "Maaf, kawan-kawan dan semuanya!! Aku merasa ingin kencing jadi bisakah kalian menungguku?"


"Eehh...!!??" Semuanya yang membawa tas punggungnya masing-masing dan hendak melanjutkan perjalanan melirik ke arah Arashi, "Duh, papa benar-benar merepotkan..." ucap Yuuki.


"Benar..." Yuuka hanya mengangguk.

__ADS_1


"Kenapa tak dari tadi saja?" Misaki agak jengkel.


"Yah, maaf tapi aku merasa ingin kencingnya sekarang bukan tadi..."


Senju Rain yang merupakan pemimpin berkata, "Ya sudahlah!! Kau punya waktu 10 menit..."


"Cih, pelit amat waktunya..." gerutu Arashi dan ia yang sudah terlalu kebelet segera berlari terbirit-birit menuju ke semak-semak.


Iapun pergi sejenak sementara itu yang lainnya kembali duduk untuk menunggu.


Arashi mencari tempat yang aman dan pas untuknya buang air kecil lalu iapun menemukan sebuah pohon beras,rindang dan sepertinya angker yang digunakan untuk tempat kencing, "Kurasa disini tak masalah!! Ya, dan ku harap pohon ini tak ada penunggunya, hantu atau semacamnya..." gumamnya dengan kencing berdiri.


Iapun membayangkan film horor yang pernah ditontonnya dan difilm itu ada adegan seorang pria yang kencing ditempat angker dan berakhir dengan kelaminnya menghilang, "Jadi merinding aku..." ucapnya dengan suara pelan.


"Tapi untuk apa hantu mengambil alat kelamin laki-laki?" Pikirnya yang mencoba realistis untuk mengurangi rasa takutnya.


Lalu secara mendadak dengan instingnya yang tajam Arashi mendengar sebuah suara dari balik pohon yang ia kencingi, "Waduh, apakah itu penunggu dari pohon ini?" Gumamnya dalam hati yang sedikit merinding.


Ia menyudahi kencingnya dan bergegas memeriksa apa yang ada dibalik pohon tersebut.


Arashi sangat berhati-hati dan secara perlahan ia mengintip ke balik pohon, "KYYAA...!!!" iapun mendadak berteriak dengan sangat terkejut ketika wajahnya hampir bersentuhan dengan wajah seseorang.


"Kenapa kau bisa ada disini??!!" Teriak keduanya secara serentak dan keduanya saling menunjuk satu sama lainnya.


Orang yang bertemu Arashi tak lain adalah 'si pelahap api' Helios.


"Cih, 'si pengacau'!! Menyebalkan sekali!! Bagaimana bisa aku bertemu denganmu??"


"Aku tak percaya juga bisa bertemu denganmu!! Akupun disini hanya untuk kencing dan kau sendiri mengapa bisa disini, kunyuk sialan?" Ucap Arashi dengan malasnya sambil menutup resletingnya.


Helios menjadi agak jengkel dan iapun juga menutup resletinya, "Aku juga sedang kencing..."


"Pantas saja bau pesing..."


"Mungkin yang pesing itu dirimu..." bentak Helios yang kesal pada ejekan Arashi.


"Jangan mengejekku, kunyuk!! Kaulah yang pesing!! Lihat saja celana bagian depanmu masih basah..."


"Berisik...!!!!"


Disaat keduanya sedang berdebat secara perlahan seseorang keluar dari balik semak-semak, "Helios, kau sudah pergi terlalu lama dan hal itu membuatku khawatir jadi aku mencarimu..."

__ADS_1


"Yang membuatku lama adalah dia...!!!" Teriak Helios dengan menunjuk ke arah Arashi.


"Eeehh...??!! Kenapa ditempat seperti ini ada dirimu, 'si pengacau'?" Ucapnya dengan tatapan jijik saat melihat Arashi dan orang itu adalah Blade.


Arashi seolah tak peduli dan iapun sibuk mengupil, "Hadeh, kenapa ditempat ini aku bisa bertemu dengan musuh-musuh lamaku..."


Blade menjadi sedikit kesal, "Brengsek, kau 'si pengacau'!! Kami sedang tak ingin terlibat masalah denganmu!! Kami sedang dalam misi penting..."


"Benar sekali!! Kami sedang dalam misi penting dan saat kita bertemu lagi maka saat itulah aku akan menantangmu lalu kau akan kalah sampai bertekuk lutut dihadapanku..." teriak Helios dengan penuh semangat.


"Sudah cukup, Helios!! Mari tinggalkan tempat ini..." ajak Blade dan keduanya beranjak pergi.


Arashi menanggapi dengan malasnya dan iapun hanya melambai-lambaikan tangan, "Ya, sampai jumpa!! Kuharap kita tak pernah bertemu lagi selamanya..."


Arashi tak pernah menduga bahwa bisa bertemu dengan musuh-musuh lamanya dulu yang kini menjadi murid akademi kerajaan, Blue Pegasus.


Ya, ia yang telah selesai kencing segera kembali menemui rekan-rekannya yang mungkin saja sudah lama menunggu.


Akan tetapi disaat ia kembali teman-temannya sudah berkumpul dan mereka hendak naik ke atas kereta kuda yang sepertinya rombongan kerajaan.


"Hey, kereta siapa ini?" Ucap Arashi yang sedikit jadi bingung.


Misaki yang sudah naik dan berada didekat jendela berkata, "Kereta ini sedang menuju ke kota Kronos dan secara kebetulan membawa Hanami!! Ya, singkat cerita dia menawari kita tumpangan..."


"Benar papa!! Cepat naik!!" Teriak Yuuki, Yuuka dan Yuzuru yang telah berada didalam kereta.


Arashi tak berfikir panjang dan iapun segera naik ke atas kereta, "Yah, tak kusangka bisa bertemu dengan si putri kerajaan Alvarez ditempat ini..."


"Eehh...!!??" Arashi kembali terkejut ketika didalam kereta kuda super mewah itu juga ada Helios.


"Kenapa selalu saja dirimu, 'si pengacau'...!!!" Teriak Helios yang kesal.


"Yah, mana ku tahu!! Dan juga karena kita sudah bertemu lagi apakah kau mau menantangku bertarung?"


"Lain kali saja bodoh...!!!!" Teriak Helios.


"Hmm... padahal kalau sekarang aku dengan suka rela akan bertekuk lutut dihadapanmu..."


"Sudahlah, berhenti menggangguku..." bentak Helios lagi.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 933 : Tuan Putri

__ADS_1


__ADS_2