Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 928 : Kita Pasti Bertemu Lagi!!


__ADS_3

"Duh, Arashi sekarang ini bagaimana caranya mengembalikan tubuh Rain?"


"Mana ku tahu?" Teriak Arashi.


"Ini semua salahmu...!!"


"Kok salahku?"


"Ya, kaulah yang memutuskan kepalanya..."


"Apa!! Kau juga yang memutuskan tubuhnya..." Arashi tak terima bila disalahkan.


"Tapi kepala lebih penting dari pada tubuh..."


"Jangan banyak alasan, gadis kunyuk!!"


"Kau hanya pengacau, sialan...!!"


Keduanya terus menerus saling menyalahkan tanpa mendapatkan solusi hingga kemudian keduanya lelah berdebat.


"Hah, aku punya sebuah ide..." ucap Arashi yang mengalah dalam perdebatan.


"Ide? Apa idemu itu?"


"Dia dalam kondisi beku jadi bagaimana kalau kita panaskan dia dengan api biar jadi cair?"


"Hmm..." Misakipun berfikir sejenak, "Kurasa idemu itu bisa dicoba karena kita tak memiliki ide yang lain..."


"Yap, baiklah!! Kalau begitu langsung ku mulai saja..." Arashi memasang kuda-kuda lalu meningkatkan energi, "Hiiaa...!!!" Iapun mengembangkan sepasang sayap api pada punggungnya lalu mengarahkan dua telapak tangan ke depan dan terciptalah bola api super besar, "Terimalah ini!!"


"Tembakan Api!!"


"WUUSS...!!"


"DHUUAARR...!!!" Ledakan hebat terjadi dan apipun sampai membumbung tinggi, "...!!" Misaki terkejut dan terbelalak sampai tak dapat berkata-kata saat melihat kuatnya ledakan yang diciptakan Arashi.


"Hehehe..." Arashi tertawa penuh rasa kebanggaan, "Bagaimana? Kekuatanku hebat, bukan?"


"Dasar bodoh...!!!!" Teriak Misaki dengan lantang, "Kau benar-benar bodoh!!!"


"Hah?? Apa maksudmu? Kok kau malah marah-marah padaku? Bukankah aku sudah memanaskannya?"


"Dasar sinting!! Memanaskannya bukan berarti meledakanya...!!!" Teriak Misaki penuh emosi.


Arashi tersadar dan menjadi terdiam.


"Sekarang kita lihat saja hasil perbuatanmu? Apakah jadi baik atau semakin buruk?"

__ADS_1


Asap ledakan perlahan menghilang dan ledakan itu meninggalkan sebuah cekungan yang cukup dalam dipermukaan es.


Ya, permukaan es itu bahkan sampai retak-retak.


Keduanya berjalan mendekati pusat ledakan untuk memastikan kondisi rekannya yang sebelumnya membeku, "KYYAA...!!!! Dia hancur lebur menjadi arang!!!" Teriak Arashi dan Misaki yang panik saat melihat kondisi rekannya itu.


"Ini semua salahku!!"


"Kok salahku sih?" Arashi mencoba membela diri.


"Pokoknya salahmu...!!"


"Cih, wanita memang sukanya menyalahkan..." gumam Arashi yang sedikit kesal.


Keduanyapun kembali berdebat tapi kali ini saling menyalahkan akan tetapi secara perlahan tubuh Senju Rain yang telah menjadi arang membusuk lalu tumbuh sebuah kuncup bunga.


"Eeehhh...??!!" Arashi dan Misaki terkejut, keduanya menyadari bahwa rekannya masih hidup.


Ya, secara perlahan kuncup bunga itupun mekar dan Senju Rain keluar dari kuncup bunga itu dengan ukuran mungil sekitar satu jengkal tangan.


"Fiuh, aku beruntung masih hidup..." ucap Senju Rain yang lega.


"Kau mengejutkan kami!!!" Teriak Arashi dan Misaki secara serentak sambil menendang tubuh kecil 'si jenius' itu.


"Cih..." Senju Rain kecil berdiri kembali setelah ditendang oleh keduanya dan iapun terlihat kesal, "Bodoh, apa kau pikir aku akan mati sampai kalian sepanik itu..."


"Aku ini pewaris kekuatan legendari jadi hal seperti itu tak akan membunuhku!! Aku hanya dapat dibunuh dengan cara spesial..." jelas Senju Rain.


Arashi yang kesal pada sikap temannya itupun mengejek, "Ya, meskipun kau tak mati tapi kondisi tubuhmu sekarang ini sangat menyedihkan!! Kau kalah dan tubuhmu menjadi mungil seukuran tikus..."


Senju Rain tak tersulut emosi meski diejek, "Apa boleh buat iblis es itupun salah satu lawan yang merepotkan untukku..."


"Emm... selain pengguna es, adakah lawan yang membuatmu kerepotan, Rain?" Tanya Misaki.


"Selain pengguna es kemampuanku juga lemah terhadap Dewa Kekeringan..."


"Oh, waktu itu kondisimu juga seperti ini..." sahut Arashi.


"Benar sekali..."


"Apa sih yang kalian berdua katakan?" Misaki tak mengerti.


"Dulu aku pernah bertarung dengan anak Dewa Kekeringan dan aku berakhir kalah lalu kondisiku jadi seperti ini!! Ya, kejadiannya saat hancurnya penjara Arkstrem..." jelas Rain.


"Oh..." Misaki akhirnya mengerti.


Senju Rain mendadak memasang ekspresi serius, "Tempat ini yang seharusnya air laut semuanya sekarang membeku dan tertutupi oleh es, sungguh hal yang sangat mengejutkan kita bertemu dengan salah satu 'Raja Iblis'..."

__ADS_1


"Cih, bukan hanya satu tapi ada 5 Raja Iblis..." sahut Arashi yang kesal.


"Benar sekali, selain Raja Iblis Es yang kau lawan masih ada 4 lagi disini..." jelas Misaki.


Arashi berkata pada Senju Rain, "Raja Iblis Es yang kau lawan bernama Excel dan aku berulang kali terlibat masalah dengannya..."


"Aku sudah mengenalnya akan tetapi keempat Raja Iblis yang lainnya baru pertama kali aku bertemu dengan mereka..."


Senju Rain terdiam dan berfikir, "Arashi, memangnya berapa jumlah Raja Iblis yang sudah kau ketahui?"


"Baiklah, akan ku katakan padamu semua tentang mereka..."


Misaki dan Senju Rain mendengarkan dengan seksama.


"Pertama ada iblis yang memiliki kekuatan penghancur segalanya, dia adalah iblis yang memporak-porandakan Kerajaan Artaraz dan dia adalah Leonidas 'sang raja iblis gempa'..."


"Lalu ada iblis yang mampu menyatu dengan tanah dan saat ia menggunakan kemampuanya ukurannya berubah sangat besar dan bisa mencapai tinggi 500 meter, Guts 'sang raja iblis bumi'..."


"Setelahnya ada iblis pengguna api dan apinya setara dengan salah satu Dewa Penguasa yaitu Dewa Api dan dia adalah Blast 'sang raja iblis api'..."


"Selanjutnya ada iblis pengguna es yang membekukan tempat ini dan dia adalah Excel 'sang raja iblis es'..."


"Dan terakhir, iblis yang paling mengerikan terkuat diantara mereka berlima, ia hampir setara dengan Dewa Kematian dan dia mendapatkan kekuatan dengan memakan iblis lain, dia adalah Rafathar 'sang iblis pelahap'..."


"Hanya itulah informasi yang ku miliki dan keempat Raja Iblis yang baru sepertinya memiliki kemampuan laser, lautan, mampu memanipulasi lengan dan yang terakhir mampu menciptakan duri..."


Misaki terdiam setelah mendengar penjelasan Arashi dan iapun bergumam dalam hati, "Totalnya ada 9 Raja Iblis dan mereka adalah lawan kuat yang sangat sulit dikalahkan karena kemampuannya yang luar biasa..."


Senju Rain yang telah selesai berfikir berkata, "Arashi, mereka para iblis itu sedang mengumpulkan kekuatan untuk memulai sebuah pergerakan besar disaat Kekaisaran Dewa runtuh..."


"Ya, aku juga tau itu..." jawab Arashi dengan sorot mata serius.


"Setelah kekuatan mereka terkumpul maka mereka sangat sulit dihentikan atau mungkin mustahil dikalahkan..."


"Kekuatanmu sangatlah dibutuhkan akan tetapi kau telah dikeluarkan dari Red Eagle jadi sekarang permintaanku, maukah kau bergabung dengan kami lagi?"


Arashi tersenyum menyeringai, "Tentu saja aku harus bergabung dengan Red Eagle!!! Saat mereka memulai pergerakan besarnya maka Red Eagle akan menghentikannya..."


"Ya, kita akan bertemu dengan para iblis itu dan itu pasti terjadi entah kapan waktunya..."


Senju Rain dan Misaki juga tersenyum setelah mendengar kata-kata Arashi itu.


"Ya, kalau begitu ayo segera pulang ke kota Kronoz..." ucap Misaki.


"Hmm..." Arashi terdiam sejenak dan berfikir, "Kurasa ada satu hal lagi yang harus kita lakukan..."


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 929 : Kembali Ke Red Eagle

__ADS_1


__ADS_2