
Kamui telah berhasil dikalahkan oleh Masamune dengan kekuatan yang didapatkan dari ingatan 20 hari dimasa depan.
Lalu setelah 'sang raja iblis cahaya' itu kalah kelompok yang sebelumnya mengalahkan Venom tiba.
Arashi mendekat, "Wah, sepertinya kalian berhasil menang tapi aku ingin tau bagaimana caranya kalian mengalahkan iblis pengguna cahaya itu?"
Misaki menghela nafas panjang sementara Masamune tersenyum dengan penuh rasa bangga, "Aku mengalahkannya seorang diri!!"
"Bohong!!" Ucap Arashi yang tak percaya.
"Itu benar!! Ryuzaki mengalahkannya sendirian tetapi aku tak tau bagaimana menjelaskannya tapi dia mendadak menjadi kuat..." ucap Misaki yang membenarkan perkataan Masamune.
"Hmm..." Arashi masih tak percaya, "Jadi bagaimana kau mengalahkannya, Ryuzaki?"
"Hahahaha... kau tak akan percaya padaku, Arashi!! Isla membantuku mendapatkan ingatan dari 20 hari mendatang dan hal itu membuatku sangat kuat!! Ya, meskipun ingatan itu hanya sebentar tapi aku sangat senang karena diriku dimasa depan sangatlah kuat..." ucap Masamune dengan rasa bangga.
Arashi menjadi sangat iri, "Cih, kekuatan yang datang secara instan dan merupakan pemberian sangatlah tidak keren!!"
"Apa kau bilang!!!!" Masamune yang mendengarnya menjadi geram akan tetapi mendadak ia pusing karena ingatannya 20 hari mendatang hilang dan hal itupun membuat ingatannya yang sekarang kembali.
Iapun meringis kesakitan, "Aduh, seluruh tubuhku sakit!!!" Masamune menjadi kejang-kejang.
"Apa yang terjadi padanya?" Misaki menjadi panik.
Tetapi Arashi merespon dengan santai, "Kemampuan Isla adalah ingatan yang seperti halusinasi jadi begitu hilang maka efeknya hilang juga!! Intinya ingatan rasa sakitnya kembali juga..."
"Oh..." Misaki menjadi tenang dan merespon datar.
"Sialan, mengapa kalian tenang-tenang saja!! Cepat panggil medis untukku!!" Teriak Masamune.
"Tidak mau!!" Ucap Misaki dan Arashi serentak, merekapun kesal pada kesombongan yang sebelumnya dilakukan oleh Masamune.
*
Beberapa langkah dari mereka bertiga, Leona dan Litha hanya mengamati dengan tersenyum bangga.
"Hahahaha... bocah-bocah ini sungguh luar biasa!!" Leona tertawa lepas.
"Ya, aku tau!!" Ucap Litha dengan tersenyum.
"Bukankah kau mencari Masamune Ryuzaki dan karena kau sudah menemukannya bukankah waktunya kau menemuinya?"
Litha tersenyum lalu berkata, "Aku menemuinya untuk mengucapkan terima kasih jadi hal itu bisa dilakukan nanti saja, biarkan mereka dulu merayakan kemenangannya..."
"Ya, terserah kau saja..." ucap Leona yang tak peduli.
*****
Mereka merasa lega karena bahaya dari para raja iblis telah hilang lalu disaat itulah ketiga panitia Turnament Lima Bintang datang.
__ADS_1
Ketiganya adalah Senju Rain, Ryura dan Thunder.
"Rain..." Misaki menyambut kedatangan rekannya itu dengan senyuman, "Sekarang semuanya sudah aman..."
Senju Rain terlihat serius, iapun menarik Tombak Poseidon dari punggungnya dan langsung saja berlari ke arah Arashi lalu menendang wajahnya, "Jbbuuak!!"
Arashi terpental lalu Senju Rain menginjak dadanya dan mengarahkan ujung mata tombaknya ke arah leher Arashi, "Sialan, lagi-lagi kau membuat onar!!!"
Masamune dan Misaki terkejut sementara itu Leona dan Litha memilih mengamati dari kejauhan karena mereka tau tak baik mencampuri urusan orang lain.
"Rain, apa yang kau lakukan?" Teriak Misaki.
"Benar, semua telah usai jadi apa yang menjadi masalahmu?" Tanya Masamune.
"Berisik!!!" Bentak Senju Rain pada keduanya, "Meskipun para 'raja iblis' itu tak datang tapi dialah yang memulai kekacauan ini!!! Apapun alasannya aku akan menghabisinya!!"
"Tapi..." Misaki mencoba membela Arashi akan tetapi Arashi sendiri diam saja dan merespon dengan santainya.
"Yah, ku akui aku memang salah..."
"Arashi, kenapa kau berkata seperti itu!!! Bukankah kau juga babak belur...!!" Teriak Masamune yang tak terima.
Thunder melemparkan pedang petir ke hadapan Masamune, "Diamlah saja disana!! Apa kau tau berapa banyak kesalahan yang telah diperbuat oleh Kosuke Arashi 'si pengacau'?"
Masamune terdiam akan tetapi ia sangat geram namun Misaki mencoba membelanya, "Kalian tak bisa menghakimi Arashi begitu saja!! Meksi sering membuat onar tapi nyawa yang telah diselamatkan Arashi sangat banyak!!"
"Kalau soal itu..." Misaki kebingungan menjawab.
"Khehehe..." Ryura tersenyum menyeringai, "Aku ada dipihak netral tapi jika dihitung-hitung jumlah nyawa yang diselamatkannya tak sebanding dengan kerugian yang diperbuatnya..."
Masamune dan Misaki terdiam.
"Sudahlah kalian, aku senang kalian membelaku akan tetapi aku memang bersalah..." ucap Arashi dengan entengnya.
Senju Rain mengangkat tombaknya dan bertanya, "Ada kata-kata terakhir?"
"Tidak...!!!"
'Si Jenius' itupun tanpa ragu menusuk akan tetapi disaat yang bersamaan Ryusuke dan Daisuke muncul.
"Tunggu dulu, Rain!!" Ucap Daisuke dan seketika Senju Rain berhenti.
"Ada apa?"
"Aku tak ingin mengganggumu akan tetapi jika tidak ada Kosuke Arashi maka sudah dapat dipastikan korban jiwa yang berjatuhan akan sangat banyak..." ucap Daisuke.
"Apa maksudmu?"
Ryusuke menjelaskan, "Sebelum kami sampai ditempat kejadian terlebih dahulu Kosuke Arashi bertarung melawan 3 'Raja Iblis', iapun sampai babak belur dan sampai kehilangan kaki tangannya!! Ia sangat berjasa jadi kau tak boleh mengeksekusinya..."
__ADS_1
"Cih..." Senju Rain agak kesal dan iapun kembali meletakan Tombak Poseidon kembali ke punggung lalu turun dari tubuh Arashi, "Kau beruntung!!" Ucapnya dengan sorot mata tajam.
Arashipun segera berdiri dan menghela nafas panjang, "Fiuh... aku selamat!!"
"Ya, keberuntunganmu sangat banyak..." sahut Masamune.
"Hmm... dilihat dari ekspresimu kau sudah tau akan selamat, apa itu benar?" Tanya Misaki.
"Yap..." jawab Arashi singkat.
"Kalau gitu sia-sia dong aku membelamu?" Ucap Masamune.
"Hahahahaha... siapa suruh kau membelaku!! Aku bisa menjaga diriku sendiri!!" Ucap Arashi tanpa rasa bersalah.
"Sialan, lain kali akan ku biarkan kau mati..." gumam Masamune dan Misaki dalam hati yang kesal.
*
Senju Rain mendekat ke arah Daisuke dan Ryusuke lalu disaat yang tepat Yami muncul dengan kemampuan teleport, "Zink!!!"
"Mengapa kau kemari, Yami?" Tanya Rain.
"Cih, sialan!! Akupun juga tak ingin kemari tapi Master menghubungiku dengan telepati..." ucap Yami dengan agak kesal.
Secara mendadak Yami atau sisi buruk pemilik kemampuan teleport bertukar sifat dengan Yemi atau sisi baik yang memiliki kemampuan telepati.
"Master Izumi ingin menyampaikan beberapa hal..." jelas Yemi.
"Apa itu?" Tanya Daisuke.
"Bahwa saat ini untuk sementara Turnament Lima Bintang akan dihentikan..."
Mereka yang ada disana sama sekali tak terkejut dan terlihat sudah menduganya lalu Yemi berkata lagi, "Torga dan Gora sudah sampai dirumah sakit lalu Mizorogi 'sang dewa langit' yang merupakan incaran para raja iblis telah sadar dan kita bisa mendapatkan informasi mengapa dia diincar jadi kalian diminta Master Izumi untuk ke sana..."
"...!!!" Secara spontan Senju Rain dan yang lainnya terkejut.
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 970 : Aera Ditaklukan
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
Trima kasih atas perhatiannya.
*****
__ADS_1