Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1173 : Bunuh Raja Iblis VIII


__ADS_3

Arus pertarungan berubah.


Dalam pertarungan, Sena terluka parah dengan sayatan pada bagian dada dan kini ia juga kehilangan lengan kanannya.


"Sllash!!" Dengan secepat kilatan Karma melesat.


Sena yang menahan rasa sakit yang luar biasa tak mampu berkonsentrasi sehingga ia tak mampu membaca pergerakan lawannya, "Jbbuuak!!" 'Sang raja iblis petir' menendang punggung Sena dari belakang.


Sena terhempas dan ia jatuh tersungkur ditanah, "Sialan!!!" Dengan perlahan ia bangkit kembali meski harus menahan rasa sakit yang luar biasa.


"Keras kepala sekali!!" Ucap Karma yang sudah berada dibelakang punggung Sena dan iapun menginjak punggung Sena dari belakang.


"Ugh!!" Sena kesulitan bernafas karena dadanya menekan pada tanah dan lawan menginjak dengan lebih kuat, "Aku tak akan kalah!!" Pikirnya yang belum menyerah.


Ia mengumpulkan energi dan membuat gravitasi yang ada disekitarnya menghilang, hal itu membuat 'sang raja iblis petir' jadi jengkel, "Percuma saja!! Kau telah kalah..." ia yang tak terpengaruh gravitasi yang hilang mengangkat cakar.


"Sllash!!"


"Cruat!!" Ya, darah menyembur lagi dan kali ini Sena kehilangan satu kaki kanannya, "ARRGGHH...!!!!" Iapun berteriak kesakitan lagi.


Kali ini Sena tak mampu lagi menahan rasa sakit yang tengah dideritanya sehingga hal itu membuat dirinya perlahan kehilangan kesadaran.


Karma terus menginjak dengan tekanan yang lebih kuat, ia menyiapkan kuku cakar tajamnya, "Sllash!!!" Tanpa ragu ia memotong tubuh pemuda itu jadi dua bagian.


"Tap... tap... tap..." terdengar suara langkah kaki mendekat pada pertarungan mereka, Tatsumi Saburo dan Yusami Akiru/Akaru sampai.


Akiru/Akaru terbelalak dan shock saat sampai disana, ia berteriak sekeras mungkin, "Sialan!!!!"


"Kita terlambat..." Saburo lebih tenang akan tetapi ia menahan kemarahannya.


'Sang raja iblis petir' beralih ke arah keduanya dan berkata dengan santainya seolah tak bersalah meski telah membunuh lawannya, "Oh, maaf!! Aku telah menghabisi teman kalian..."


Akiru sisi dewa yang memiliki sikap baik langsung berganti dengan Akaru sisi iblis, "Brengsek!!! Ku bunuh kau!!!" Iapun meluapkan kilatan-kilatan petir hitam dari kedua pijakan kakinya lalu tanpa ragu melesat maju.

__ADS_1


"Sllash!!" Ia bergerak secepat kilat dan tanpa ragu menendang dengan balutan petir.


"Jbbuuak!!" Karma menahan telapak kaki Akaru dengan telapak tangan kanannya, "Kau tak mungkin menang melawanku jika menggunakan elemen petir..." iapun balas mencengkram kaki Akaru lalu membantingnya berulang kali ke tanah.


Akaru tak berdaya akan tetapi Saburo juga tak tinggal diam, ia berlari ke arah musuh dengan tertawa lepas, "Gyahahahaha...!!" Pria dengan julukan 'si tinju penghancur' itu tanpa ragu memukul.


Tetapi beberapa centi sebelum kepalan tangan Saburo mengenai wajah Karma, sang iblis pun melepaskan Akaru dan melompat ke belakang secepat kilat, "Terlalu lambat..." ejek Karma.


Saburo tersenyum menyeringai meski dihadapan lawan yang telah menghabisi lawannya, "Kau boleh juga..."


Karma agak kesal, "Tak ku sangka kau bisa setenang ini meski aku telah menghabisi rekan kalian..."


"Bodoh..." ucap Saburo yang secara perlahan menarik dua pedang dari punggungnya, "Apa kau pikir aku akan marah? Dia telah mati jadi untuk apa aku kehilangan kendali atas kesabaranku?"


"Ya, lagi pula menghabisimu adalah prioritas yang utama jadi aku tak boleh bersedih apapun alasannya..." ucap Saburo yang secara perlahan melapisi seluruh tubuh dengan berlian.


"Bersiaplah!!" Ucap Saburo dengan tersenyum menyeringai.


Karma menjadi geram, "Lagi-lagi ada bocah yang meremehkanku..." iapun meningkatkan energi dan dengan sekali pijakan ia melesat secepat kilat.


"Gyahahaha...!!" Saburo tertawa dan melesatkan serangan siku ke belakang, "Sllash!!" Secepat kilat Karma mampu menghindar.


"Sial, yang tadi itu nyaris saja..." ucap Saburo dengan entengnya.


"Kau terlalu lambat dan setiap seranganmu tak akan pernah mengenaiku..." ucap 'sang raja iblis petir'


"Gyahahahaha...!! Jangan senang dulu!! Bukankah seranganmu juga tak mampu menembus berlian milikku..." ejek Saburo.


*


Disisi lain, Akaru menatap tubuh bagian atas rekannya yang terpotong dengan wajah tertunduk, iapun mengangkat tubuh tersebut dan mendekatkannya pada tubuh bagian bawah, "Kejam sekali!!


"Kita memang tak saling akrab akan tetapi kita sama-sama berasal dari Red Eagle jadie akan kuu pasti iblis itu mati dan kami akan memenangkan perang ini..." ucapnya yang kemudian membekukan jasad Sena dalam balokan es.

__ADS_1


"Sllash!!" Akaru si sisi iblis petir melesat cepat dengan kilatan-kilatan petir dikedua kakinya.


*


Saburo 'si tinju penghancur' sedang bertarung melawan Karma 'sang raja iblis petir'


Pertarungan berlangsung seimbang karena setiap serangan Karma tak mampu menembus lapisan berlian yang ada pada permukaan kulit Saburo sedangkan serangan Saburo terasa begitu lambat bagi Karma dan dapat dengan mudah dihindari olehnya.


"Gyahahaha...!!" Saburo terus menyerang dengan tebasan-tebasan, pukulan dan tendangan dengan membabi buta meski sama sekali tak menjangkau lawannya.


"Bukankah ini membosankan? Seranganmu tak dapat menjangkau diriku..." ejek Karma sambil menghindar.


"Gyahahahaha...!!" Bodoh, kau juga tak mampu melukaiku yang artinya siapa yang lebih dahulu kelelahan maka ia akan mati..." ucap Saburo dengan entengnya.


Karma tersenyum menyeringai, "Aku iblis dan kami ras iblis memiliki kapasitas energi yang lebih banyak dari pada manusia dan juga tentu saja aku akan memenangkan pertarungan ini karena aku memiliki regenerasi..."


Disaat Karma menyombongkan keunggulannya, Akaru melesat secepat kilat dan menendang kepala 'sang raja iblis petir' dari arah samping, "Jbbuuak!!!"


Karma terhempas jauh akan tetapi ia segera bangkit lagi, "Sial..."


Akaru berteriak, "Berhenti main-main, Saburo!!!!" Iapun meningkatkan energinya dan kilatan-kilatan petir hitam terlihat semakin kuat.


Udara berubah menjadi lebih dingin dari sebelumnya, "Mode : Devil Zero" Ya, Akaru/Akiru menggunakan kekuatan andalannya yaitu kekuatan iblis dan dewa secara bersamaan.


"Gyahahahaha...!! Baiklah, aku akan bersungguh-sungguh!!" Ucap Saburo yang berdiri didekat Akiru/Akaru.


Karma yang sebelumnya terlihat tenang dan santai sekarang berubah menjadi serius setelah melihat dua petarung Red Eagle akan berkerja sama, "Sialan, aku yang sekarang ini tak abadi tak mungkin menang melawan mereka berdua sekaligus..."


"Ya, meski memalukan tapi jalan satu-satunya hanya lari..." gumam Karma yang mulai mengakui kemampuan keduanya, iapun meningkatkan energi dan melesat pergi secepat kilat.


"Sllash!!" Akiru/Akaru bergerak lebih cepat dari pada musuh dan ia dengan mudah menghadang Karma, "Kau tak akan pergi kemanapun!!!!" Teriak Akiru/Akaru dengan melesatkan tendangan, "Jbbuuak!!"


Karma menahan dengan menyilangkan kedua tangan dan terlempar ke arah Saburo, "Gyahahaha...!!!" Saburo tertawa lepas dan menyambut musuh dengan tebasan dua pedangnya, "Sllash!!!"

__ADS_1


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1174 : Bunuh Raja Iblis IX


__ADS_2