
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
"DOORR...!!!!" Mendadak Yami/Yemi terjatuh dengan luka tembak dikeningnya dan darah mengalir membasahi lantai.
"Apa yang telah kau lakukan!!!!" Teriak Yui.
Yugiri yang merupakan anak kecil menjadi ketakutan, "Dia mati..."
"Jangan khawatir!! Dia abadi jadi serangan seperti itu tak akan berpengaruh padanya..." ucap pria yang melubangi kepala Yami/Yemi entengnya dan dia adalah Yamanaka Ashura si pemilik kekuatan hantu.
"DOORR...!!! DOORR...!!" Ashura dengan kejamnya membrondong tubuh Yami/Yemi dengan tembakan dan hal itu membuat Yui dan Yugiri makin shock.
Lalu iapun segera melepaskan rantai energi yang mengikat Yui dan Yugiri.
"Sucikan jiwanya seperti kau menyesucikan jiwa Dewa Kematian dulu..."
"Kau harus cepat melakukanya karena jika tidak begitu ia pulih akan jadi musuh kita lagi..." ucap Ashura.
Yui tak menjawab akan tetapi ia melakukan apa yang diperintahkan oleh Ashura.
Iapun menarik sebilah pedang yang ada dipunggungnya dan begitu senjata itu ditarik dari tempatnya maka langsung mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan.
"Bibi, apa yang akan kau lakukan?" Tanya Yugiri.
"Jiwanya telah menjadi milik 'sang raja iblis kematian' dan aku akan menysucikan jiwanya itu..."
"Kemungkinan terburuk jiwa Yami/Yemi akan terkirim ke akhirat akan tetapi itu lebih baik dari pada ia jadi budak musuh..." ucap Yui dengan meneteskan air mata dan meski agak ragu-ragu tapi ia secara perlahan menusukan pedangnya itu pada perut Yami/Yemi.
"Jlleebb...!!!" Meskipun tertusuk tapi tak keluar darah dan cahaya menyilaukan terpancar dari tubuh Yami/Yemi.
"ARRGGHH...!!!!" Yami/Yemi berteriak kesakitan dan meronta-ronta, Ashura segera membuat keputusan cepat, iapun mengarahkan senapannya pada kepala Yami/Yemi dan tanpa ragu menembak, "DOORR...!!!"
"Berisik!!!" Ucap Ashura dengan datar.
Yugiri menjadi sangat geram, "Apa yang kau lakukan padanya!!! Bukankah kalian teman!!!"
Ashura tak menjawab akan tetapi Yui berkata, "Tak masalah, Yugiri!! Yang dilakukan Ashura itu benar dan sebagai teman kami harus tetap melakukannya meski menyakitkan..."
Yugiri tak mengerti akan tetapi ia memilih untuk diam karena menyadari hal yang dilakukan oleh Ashura dan Yui adalah hal terbaik untuk Yami/Yemi.
*****
Dipertarungan 'sang raja iblis kematian' membelah tubuhnya menjadi 3 bagian.
__ADS_1
Salah satunya menghadapi Rikie dan Minaka.
"Mengapa serangan yang seharusnya membunuh makluk hidup dalam sekejap tak mampu memotong lenganmu? Sebenarnya apa yang ada dibalik perban yang ada dikedua lenganmu itu?" Ucap 'sang raja iblis kematian' dengan sorot mata tajam.
Rikie tersenyum menyeringai dan berkata, "Kau ingin tau rupanya? Ya, meskipun begitu aku tak akan memberitahumu!!!"
Lindou menjadi sangat geram, "Jujur saja itu tak penting akan tetapi cukup mengganggu pikiranku!!!!" Iapun meningkatkan energi dan sabit yang ia genggam berubah ukuran menjadi 2X lipat dari pada sebelumnya.
Minaka agak kesal, "Mengapa kau memprovokasinya?"
"Bukankah membuat lawan kehilangan konsentrasi adalah salah satu strategi, senpai?" Jawab Rikie.
"Cih, memang benar sih!! Tapi ku harap kau punya cara untuk mengatasi serangan itu!!"
Lindouw mengayunkan sabit besarnya sekuat tenaga dari arah samping, "Sllash!!!!"
"Cthing!!!!" Rikie menahan dengan lengannya lalu Lindouw menghempaskan Rikie dengan memperkuat ayunan sabitnya.
"DYYEESS...!!! DYYEESS...!!" Rikie terlempar jauh.
"Sepertinya yang spesial darimu hanya kedua lenganmu itu..." ucap Lindouw.
Minaka berlari maju tanpa ragu, iapun menciptakan lengan-lengan bayangan dipunggungnya dan melesatkan pukulan-pukulan bertubi-tubi, "HIIAA...!!!!!"
"Gutling Gun!!!"
"Zink!!" Sekejap saja Lindouw mampu menghindar dengan menghilang menggunakan kemampuan teleport.
"Zink!!!" Lindouw muncul kembali dengan kemampuan teleport tepat dibelakang punggung Minaka.
Iapun mengangkat sabitnya dan mengayunkan secepat mungkin, "Matilah!!"
Disaat yang kritis Rikie bangkit dan segera berlari lalu memukul punggung Lindouw, "Jbbuuak!!!" 'sang raja iblis kematian' itupun gagal melesatkan tebasan dan ia bahkan terlempar jauh.
Lindouw segera berdiri tegak dan nampak kesal pada kemunculan Rikie itu.
Rikie tersenyum menyeringai, "Yah, ini kondisi yang sangat kritis dan karena kau sangat ingin tau maka aku akan memperlihatkan padamu apa yang ada diperban ini..." ucapnya dengan perlahan membuka perban yang ada dikedua tangannya.
'Sang Raja Iblis Kematian' terkejut begitu kedua lengan Rikie memancarkan cahaya keemasan yang sangat menyilaukan mata, "Bagaimana mungkin kau bisa memilikinya!!! Itu adalah lengan Naga Emas yang tak dapat dilukai oleh serangan seperti apapun bahkan kematian sekalipun..."
"Bagian tubuh yang sangat spesial itu bagaimana mungkin bisa ada padamu, bocah!!!!"
Rikie menyeringai dan mengejek lawannya, "Itu rahasia dan tak akan ku beritahu padamu!!!"
"Baik, aku tak peduli lagi!!! Kau harus mati dan akan ku dapatkan kedua lengan itu..." ucap 'sang raja iblis kematian' dengan sorot mata tajam dan iapun meluapkan energi kuat.
*****
Dilain tempat salah satu 'sang raja iblis kematian' berhadapan dengan clon Torano.
Torano secara perlahan berdiri tegak setelah dihempaskan menembus beberapa bangunan.
__ADS_1
"Hah..." ia menghela nafas panjang dan berkata, "Menyebalkan sekali!!!"
"Zink!!" Mendadak Lindouw muncul tepat dihadapannya dan langsung saja mengayunkan sabitnya, "Cthing!!!" Torano menahan dengan menyilangkan dua pedangnya.
"Mengapa kau sangat kuat sekali padahal kau itu palsu?"
"Sayang sekali!! Aku terbuat dari 80 persen energi milik Misaki jadi meski clon tapi aku hampir mendekati yang asli..." ucap Torano dengan meningkatkan energi, "DHUUAARR...!!!" Iapun meledakan api putih yang memaksa 'sang raja iblis kematian' untuk menjaga jarak.
"Hah..." Torano menghela nafas panjang dan malah menyarungkan dua pedangnya.
"Mengap kau malah menyarungkan kedua senjatamu? Kau tak mungkin menyerah, 'kan?"
"Tentu saja aku tak akan menyerah!!! Hanya saja aku akan menggunakan kekuatanku yang sebenarnya..." Torano melentangkan lengan kanan lalu dalam genggaman tangannya kegelapan pekat terfokus.
Kegelapan itupun memadat dan terciptalah sebuah pedang berserta dengan sarungnya, "Ini hanya tiruan tapi dalam hal kekuatan tak ada bedanya dengan yang asli..."
"Ini adalah salah satu senjata terkuat yaitu Raja Pedang..."
*****
Ditempat lain.
Salah satu 'sang raja iblis kematian' menatap heran pada keempat anak kecil yang semula wanita dewasa, "Sebenarnya siapa anak-anak ini?" Iapun memegang lengan Yuzuru dan mengangkatnya.
"Lepaskan adikku!!!" Ucap Yuuki yang secara perlahan berdiri tegak.
"Sebenarnya siapa kalian?" Ucapnya dengan mencengkram erat lengan Yuzuru.
"ARRGGH...!!!" Gadis kecil itupun meringis kesakitan.
"Ku mohon lepaskan adikku!!!" Rengek Yuuki dengan wajah memelas.
'Sang Raja Iblis Kematian' tak bergeming dan malah memasang sorot mata tajam, "Sebenarnya siapa kalian?"
"Lepaskan dia!!!!" Mendadak Ashura yang menghilang muncul dari samping dan ia mengarahkan senapan pada kepala Lindouw dan menembakan, "DOORR...!!!!"
"Jadi dimana grimoire milikku, sialan!!!!" Si pemilik kekuatan hantu itu tanpa ragu menembak kepala Lindouw.
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1085 : Kalian Membuatku Marah!!
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
Trima kasih atas perhatiannya.
*****
__ADS_1