
14 clon raja iblis telah berhasil dikalahkan akan tetapi Masamune mendadak jatuh dari langit tepat dihadapan sang iblis, "Kita berjumpa lagi!!!"
"Hah?" Anggota Red Eagle bahkan 'si akhir' tak mengerti akan apa yang dikatakan Masamune.
"Apa yang kau katakan, Ryuzaki?" Ucap Yami.
"Benar, apa otakmu telah rusak karena pingsan?" Sahut Akiru/Akaru.
Masamune tersenyum lebar sambil mengacungkan sebilah pedangnya ke arah musuh, "Kalian tak tau apapun!! Ini urusanku dengan si iblis sialan itu!!" Ucapnya yang kemudian meningkatkan energi sehingga mendadak ia terlapisi oleh kegelapan pekat, "Jubah Raja Kegelapan!!"
'Si akhir' memasang ekspresi wajah serius, "Ada yang berbeda dari bocah itu? Aku tak tau akan tetapi aku merasa sesuatu tak asing darinya..." gumamnya dalam hati.
"Sllash!!!" Dengan sekali pijakan, Masamune melesat dan sudah berada tepat dihadapan sang iblis.
Ia menggenggam erat pedangnya dengan dua tangan lalu menebas, "Cthing!!!!" 'Si akhir' menahan dengan pedangnya.
Masamune melompat ke belakang menjaga jarak, "Khehehe... kau masih sama seperti dulu..." ucapnya dan hal itu entah mengapa membuat sang iblis kesal.
"Siapa kau?"
"Entahlah..." jawab Masamune yang kemudian melesat lagi dengan serangan tusukan.
'Si akhir' menangkis dengan menyilangkan kedua cakarnya, ia mengumpulkan energi pada ujung kedua tanduknya sehingga sebuah cero terbentuk.
"Bahaya!!!" Teriak anggota Red Eagle yang lainnya.
"DHHUUAARR...!!" Ledakan terjadi dari jarak dekat akan tetapi Masamune berubah jadi bayangan dan muncul tepat dibelakang punggung si iblis, "Jleebb!!" Ia tanpa ragu menusuk.
"Sial..." 'si akhir' menoleh ke belakang dengan meledakan api dan hal itu memaksa Masamune menarik pedangnya dan melompat ke belakang.
"Apa yang terjadi padamu sewaktu pingsan, bocah?" Ucap 'si akhir' dengan sorot mata tajam penuh kekesalan.
"Khehehehe..." Masamune malah tertawa dan berkata dengan entengnya, "Aku menyatukan jiwa ku dengan jiwa pengguna Pedang Suci ini sebelumnya..."
"Aku mendapatkan segala kemampuan, ingatan, keterampilannya..."
"Dan kau pasti mengenalnya..." ucap Masamune dengan mengangkat tangan kanan ke atas lalu terkumpul kegelapan dan terbentuklah sebuah topeng hitam.
"Topeng itu?" 'Si akhir' teringat sesuatu dimasa lalu dan hal itu membuatnya marah.
"Benar, topeng ini bukan topeng iblis melainkan sebuah topeng yang terbuat dari kematian..."
"Ya, topeng ini merupakan pecahan kekuatan Dewa Kematian..." ucap Masamune dengan mengenakan topeng tersebut dan hal itu membuat tekanan energi miliknya meningkat pesat lalu secara perlahan pedang yang ia genggam berubah menjadi sebuah sabit.
__ADS_1
"Mari mulai!!" Ucap Masamune yang sekejap saja menghilang dengan kemampuan teleport, "Zink!!" Masamune menebas akan tetapi 'si akhir' menahan dengan pedangnya.
"Zink!!" Masamune menghilang lagi dengan teleport.
'Si akhir' waspada dan bergumam dalam hati, "Kekuatan Roku dan Haku lalu sekarang kekuatan milik Miroku..."
"Sialan, mereka telah memilih pewaris dan hal itu benar-benar membuatku muak..."
"Generasi era ini bisa dikatakan mirip sekali dengan generasi kami di era 2.000 tahun yang lalu..."
"Zink!!" Masamune muncul lagi diarah samping kanan dan menebas, "Cthing!!" Lagi-lagi 'si akhir' mampu menahan serangan tebasan pedang Masamune itu.
*
Para anggota Red Eagle mengatur nafasnya setelah Masamune muncul dan membuat si iblis sibuk.
"Tap... tap... tap..." Misaki dan Senju Rain yang telah pulih berjalan mendekat.
"Tak pernah ku kira Ryuzaki bangkit lagi..." ucap 'si jenius'
"Kau punya rencana?" Tanya Yami.
Senju Rain berkata dengan sorot mata serius, "Semuanya dengarkan aku sejenak..."
"Aku telah melihat sedikit celah pada kemampuannya yang mungkin bisa membuat kita mengalahkannya dan mengakhiri perang ini..."
"Dengarkan baik-baik..." ucap Senju Rain dengan ekspresi serius, "Konsepnya sama seperti keabadian para raja iblis yang sebelumnya..."
"Va'al menyimpan jiwa 14 raja iblis dan hal itu membuat para raja iblis tak bisa mati meski tubuhnya dihancurkan karena jiwa mereka tak terkirim ke akhirat..."
"Kita bunuh 'si akhir' lalu disuatu kesempatan aku akan menangkap jiwanya dan menyegelnya agar tak kembali lagi ke tubuhnya..."
"Hal itu memang sulit dilakukan akan tetapi selama bersama kita pasti bisa..."
"Ya...!!!!" Jawab seluruh anggota Red Eagle dengan penuh semangat.
*
Masamune sedang bertarung melawan 'si akhir'
"Hanya karena kau memiliki kekuatan dari hantu masa lalu bukan berarti kau dapat mengalahkanku, bocah!!!!" Teriak 'si akhir' dengan meledakan kobaran api dari kedua pijakan kakinya, ia melesat cepat dengan kobaran api dikedua kakinya dan hal itu membuatnya bergerak bagaikan roket.
'Si akhir' menyerang dengan tusukan akan tetapi Masamune menghindar dengan kemampuan teleport, "Zink!!"
__ADS_1
"Sial, kemampuan teleport sangat mengebalkan!!" Gumam sang iblis dalam hati yang waspada.
"Zink!!" Masamune muncul lagi dibelakang punggung akan tetapi 'si akhir' segera berbalik dengan melesatkan tebasan dari arah samping, "Sllash!!"
"Cthing!!" Masamune menangkis dengan pedangnya dan iapun terlempar.
"Aku mampu membaca pergerakanmt..." ucap 'si akhir' dengan menggenggam pedangnya menggunakan kedua tangan, ia mengangkat pedang tersebut ke atas lalu meningkatkan energi, "HIIAA...!!!!"
"Kuda-kuda itu dan juga gerakan itu!!!" Gumam Masamune yang terkejut dan panik.
"Excalibur...!!!!!!" 'Si akhir' melesatkan tebasan yang mampu membelah benua.
Empat anggota Red Eagle bergerak cepat dan mereka menangkis serangan sang iblis, "Cthing!!!!" Ya, meski serangan itu mampu membelah benua tapi pedang empat anggota Red Eagle tersebut mampu menahannya.
Keempatnya adalah Kiba, Shirou, Ritsu dan Masamune.
"Kurasa pemikiran kita sama..." ucap Kiba.
"Tapi aku tak suka disamakan..." sahut Shirou.
"Hey, kalian mengganggu pertarunganku..." protes Masamune.
"Kalian masih saja berdebat padahal lawan kita adalah iblis terkuat..." ucap Ritsu.
'Si akhir' terkejut serangan hebatnya dapat ditahan, iapun melompat ke belakang, "Mustahil!! Tak mungkin serangan pembelah benua dapat ditahan..."
Disaat ia terdiam sejenak, Akiru/Akaru muncul tepat dibelakangnya dan tanpa ragu melesatkan tendangan kilatan petir hitam, "Jbbuuak!!!"
"Krak!! Krak!!" Secara perlahan tubuh 'si akhir' membeku oleh es dewa.
"Serangan seperti ini tak akan mempan padaku..." teriak 'si akhir' dengan meledakan kobaran api.
Sejenak si iblis tak dapat bergerak dan hal itu dimanfaatkan oleh Masamune, Ritsu, Kiba dan Shirou.
Keempatnya melesat dan menebas secara bersamaan, "Sllash!! Sllash!!" Tubuh 'si akhir' tersayat-sayat.
"Sialan!!! Jangan meremehkan aku!!" Teriak 'si akhir' yang mencoba memulihkan diri dengan kemampuan regenerasi.
"Zink!!" Yami muncul dengan kemampuan teleport tepat dibelakang punggung si iblis, iapun tanpa ragu menusukan belati pada kening si iblis, "Jlleebb!!!" Belati tersebut menembus hingga kepala bagian bawah.
Yami menarik nafas panjang lalu berteriak dengan lantang, "Sekarang saatnya!! Ia telah mati segel dia, Rain!!!"
"Aku mengerti!!" Jawab Senju Rain dengan menyatukan dua telapak tangan didepan dada dan mulai meningkatkan energi.
__ADS_1
"
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1204 : Evolusi II