
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
Pertarungan melawan 'sang raja iblis kematian' masih berlanjut dan memasuki puncak.
Lalu ditempat yang sangat jauh kelima anak kecil yang semula ikut dalam pertarungan telah diungsikan oleh Yami dengan kemampuan teleport.
Mereka adalah Yuuki, Yuuka, Yuzuru, Isla dan tentu saja Yugiri si pedang serba guna.
Kelima anak gadis kecil itu tersembunyi digang-gang sempit kota.
"Tap... tap... tap..." suara derap langkah kaki yang cepat mendekati mereka.
"Siapa disana?" Ucap Yugiri yang satu-satunya baik-baik saja.
Ya, seorang pria muncul dan ia adalah Masamune Ryuzaki, "Sialan, aku tersesat!!"
"Yah, wajar saja!! Aku tersesat karena kota ini banyak berubah..." Masamune menatap ke depan dan terkejut saat melihat kelima anak kecil terbaring ditanah, "Eeehh...!! Kok ada anak-anak sih ditempat seperti ini?" Ucapnya yang bingung.
Masamune mendekat pada mereka dan kembali terkejut, "Eeehh..!! Kok ada Yuuki, Yuuka, Yuzuru dan Isla ditempat ini?" Gumamnya dalam hati.
Iapun bertanya, "Woiy, kunyuk-kunyuknya Arashi, mengapa kalian bisa ada ditempat ini?"
"Jangan panggil kami kunyuk-kunyuk..." ucap Yugiri agak jengkel.
"Eehh?? Kok aku jarang melihat kunyuk yang satu ini?" Gumam Masamune yang baru pertama kali bertemu dengan Yugiri, "Eeemm... woiy, anak kecil!! Siapa kau?"
"Jangan panggil aku kecil, paman!!" Yugiri agak kesal.
"Cih..." Masamune juga agak kesal, "Jangan panggil aku paman!! Aku masih muda tau!!"
"Kalau begitu jangan panggil aku anak kecil!! Aku punya nama dan namaku adalah Yugiri...!!"
"Aku adalah anak papa!! Anak Kosuke Arashi si pengacau!!" Ucap Yugiri dengan berteriak.
Masamune bergumam dalam hati, "Oh, jadi ia salah satu anak Arashi, ya? Si sialan itu sudah punya anak padahal belum nikah..."
"Cih, dan aku sendiri masih jomblo..." iapun kesal dan meratapi nasibnya sendiri.
Masamune memperjelas lagi, "Jadi apa yang kalian lakukan ditempat ini?"
"Eeemm... anu..." Yugiri kebingungan menjawab.
Akan tetapi mendadak Isla 'si siluman kelinci hitam' tersadar dan berkata, "Kak Ryuzaki, kami kalah bertarung melawan 'sang raja iblis kematian'..."
"Apa!!" Sontak Masamune terkejut.
"Lalu dimana si iblis sialan itu sekaran?"
"Bukankah kau merasakan energi kuat?"
__ADS_1
"Ya..."
"Kau akan menemukannya jika menelusuri tekanan energi yang mengerikan ini..." jelas Isla.
"Yosh!!! Berhubung aku belum menemukan lawan maka aku akan melawan 'sang raja iblis kematiam'..." teriak Masamune dengan semangat.
"Kau tak boleh kesana..." ucap Yugiri.
"Kenapa?"
"Karena dia sangat kuat dan dia memiliki kekuatan Dewa Kematian..." ucap Yuuki yang perlahan tersadar.
"Tapi aku juga memiliki kekuatan Dewa Kematian dalam diriku..." ucap Masamune.
"Akan tetapi dia ditingkat berbeda!! Dia hampir setara dengan Yang Mulia Dewa Kematian..." ucap Isla.
"Cih..." Masamune agak kesal, "Lalu apakah aku hanya bisa diam dan tak melakukan apapun?"
"Tap... tap... tap..." Isla berjalan ke arahnya dan berkata, "Kau bisa mengalahkannya kak..."
"Lalu mengapa kalian melarangku?"
"Tidak, kau harus pergi tapi kau harus lebih kuat dulu..." jelas Isla.
"Maksudmu?"
Isla berkata dengan ekspresi serius, "Dulu sekali kak Arashi melarangku menggunakan kemampuan ini karena terlalu kuat dan beresiko akan tetapi karena kondisi yang mendadak maka aku akan melanggar kata-kata kak Arashi 30 tahun mendatang itu..."
"Hey, jangan bertele-tele!!" Masamune semakin tak mengerti.
Masamune menelan ludah dan berkata, "Aku siap menjadi kuat dan aku siap menghadapi 'sang raja iblis kematian'..."
"Ya, kalau begitu mari kita mulai..." ucap Isla dengan meletakan kedua telapak tangan pada samping kanan kiri kepala Masamune.
Lalu dilain sisi Yuuki berbicara dengan Isla, "Kau bilang kau anak Kosuke Arashi?"
"Yap, aku anak papa..." jawab Yugiri dengan tersenyum lebar.
"Kalau begitu kau adalah adikku..."
"Eeehh?? Kok bisa?"
"Aku tak mau menjelaskan karena kondisi tengah mendesak akan tetapi kami semua telah terluka jadi begitu Kak Ryuzaki selesai dengan kemampuan barunya maka maukah kau ikut dan bertarung bersama dengannya?" Tanya Yuuki si gadis iblis.
"Siipp...!!!!!" Jawab Yugiri dengan tersenyum lebar.
Yuuki tersenyum lebar dan berkata, "Kau memang adik ku.."
*****
Lalu dipertarungan
Ashura melayang diudara dan menembaki lawan akan tetapi percuma.
Lalu Lindouw 'sang raja iblis kematian' melapisi telapak tangannya dengan sebuah kemampuan dan menghantam Ashura sekuat tenaga, "Jbbllast!!!!" Iapun terkena serangan telak dan jatuh dengan sangat keras.
"Padahal aku telah mengaktifkan kemampuan menembus tapi bagaimana mungkin serangannya mempan padaku?" Pikir Ashura.
__ADS_1
'Sang raja iblis kematian' berniat menginjak Ashura akan tetapi dengan lengan-lengan bayangan Minaka berusaha menarik kakinya, "Kau mengganggu saja!!!!" Lindouw menggerakan kakinya dan Minakapun ikut terhempas.
"Ugh!!!" Minaka terjatuh ke tanah.
'Sang raja iblis kematian' mengangkat kakinya dan berniat menginjak Minaka, "Matilah!!!" Tetapi sebelum kaki besarnya menginjak Minaka terlebih dahulu Yami menyelamatkannya dengan kemampuan teleport.
"Yang tadi nyaris saja..."
"Jangan senang dulu sebelum lawan kalah..." ucap Yami.
"Aku tau!!"
'Sang raja iblis kematian' melihat keberadaan Yui dan iapun bergerak mengarah padanya, "Kau adalah orang yang mensucikan Dewa Kematian!! Aku akan menyingkirkanmu sekarang..."
Yui si ahli medis hanya bisa diam ketakutan karena tak bisa melawan.
Rikie dengan sekuat tenaga berusaha berdiri lalu ia berteriak, "Sialan, aku disini!!!! Bukankah kau menginginkan lengan Naga Emas Legendaris? Kemarilah jika kau menginginkannya!!!!"
Pandangan mata Lindouw mengarah pada Rikie, "Lengan Naga Emas jauh lebih penting..." ia yang sebelumnya bergerak menuju Yui kini beralih menuju Rikie.
"Si Rikie itu!! Sudah ku bilang untuk berhenti memprovokasinya!!" Ucap Minaka agak kesal.
"Dia hampir mirip dengan si brengsek Arashi..." sahut Yami yang berniat menyelamatkan Rikie dengan kemampuannya, "Apa!!!"
"Aku tak bisa menggunakan kemampuan teleport!!!"
"Memangnya kenapa kau tak bisa menggunakannya?" Tanya Minaka.
"Cih, sepertinya 'sang raja iblis kematian' mengaktifkan sebuah kemampuan yang menonaktifkan semua kemampuan kita..."
"Apa!!!!!" Sontak Minaka terkejut.
'Sang raja iblis kematian' bergerak ke arah Rikie lalu Rikie yang kedua kakinya telah patah hanya bisa pasrah, "Ku dapatkan lengan Naga Emas!!!" Ucapnya dengan eksperesi senang.
"Sllash!!!" Secara menadak seseorang melesatkan tebasan dari jarak jauh dan serangan itupun sukses memotong lengan Lindouw sebelum menjangkau Rikie.
"ARRGGH!!!!" Lindouw menatap ke arah orang yang menyerangnya, "Siapa lagi kau!!!!!"
Ya, dikejauhan Masamune berdiri tegak diatas sebuah batangan besi raksasa, "Aku adalah Masamune Ryuzaki 'sang pahlawan hitam'...!!!!"
"Aku akan menghajarmu, iblis sialan!!!!!"
Kemunculan sang pahlawan hitam itupun mengejutkan banyak orang.
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1089 : Pahlawan Hitam Melawan Iblis Kematian
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
Trima kasih atas perhatiannya.
*****
__ADS_1