Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1138 : Raja Monster


__ADS_3

Arashi hampir sampai ke tempat tujuan.


Ia dikejauhan melihat pulau langit dan terlihat sangat senang, "Akhirnya sampai juga..."


"Aku akan mengalahkan bos musuh dan perang pun akan berakhir..." ucapnya dengan entengnya.


Arashi mengambil sebuah permen dari saku celana miliknya dan mengemut permen tersebut, "Agar lebih tenang dan fokus aku harus mengemut permen lebih dahulu..." iapun terus mengepakan sayap apinya dan bergerak mendekati pulau langit.


"Tap..." tak butuh waktu lama, Arashi mendaratkan kaki pada permukaan pulau langit, ia lalu menarik nafas panjang lalu menghembuskan secara perlahan, "Hah..."


Arashi dengan entengnya berkata, "Yap, aku harus segera pergi menemukan bos musuh lalu menghajarnya dan semuanya beres..."


Meski instingnya sangat tajam tapi Arashi tak menyadari bahwa ia sedang diamati dari kejauhan oleh sekelompok orang.


"Tuan, penyusup itu adalah Kosuke Arashi 'si pengacau' yang terkenal itu dan sekarang apa yang harus kita lakukan?"


"Si pengacau?" Pria bertubuh besar kekar yang paling disegani dikelompok itupun tersenyum menyeringai lalu berdiri tegak, "Baiklah, aku akan menyambutnya..."


*****


Arashi dengan langkah tenang dan santai perlahan memasuki kota hancur yang merupakan negeri para dewa itu.


"Hmm... sepertinya para dewa langsung kabur begitu Aera ditaklukan oleh para iblis..." ucap Arashi dengan entengnya.


Permen yang diemutnya habis dan iapun mengambil lagi dari saku celananya, "Para dewa disini pengecut sekali karena lari dari rumah sendiri..."


"Setelah jatuh ke tangan para iblis keadaan disini tak beda jauh dengan keadaan Kota Kronoz!! Semua hancur dan kacau..." ucapnya dengan menatap ke sekitar yang merupakan bangunan-bangunan gedung yang hancur.


"Sepertinya dikejauhan ada energi-energi kuat saling beradu..." ucap Arashi yang terlihat tenang dan santai.


Ia dengan langkah perlahan bergerak menuju ke pusat pulau akan tetapi Arashi yang memiliki insting tajam mendadak waspada ketika merasakan hawa membunuh kuat berasal dari atas.


"Siapa itu?"


"WUUSS...!!"

__ADS_1


"DYYEESS...!!" Orang itu jatuh dengan keras dipermukaan tanah bahkan Arashi terpaksa harus memperkuat pijakan kedua kakinya untuk tetap berdiri tegak.


Tanah berubah menjadi cekungan dan suara tawa lepas terdengar dari pusat cekungan yang merupakan tempat pria itu jatuh, "Gyahahaha...!!"


"Sensash ini sepertinya aku pernah merasakannya sebelumnya akan tetapi aku tak ingat dimana tepatnya merasakan sensasi ini?" Pikir Arashi yang waspada.


Dengan tawa lepas, orang itu melesat ke arah Arashi dan memukul akan tetapi Arashi melompat ke arah samping sehingga orang itu meluncur bebas ke arah sebuah bangunan.


"DHUUAARR...!!!" Bangunan tersebut hancur lebur dan menimpa orang itu sendiri.


Arashi terheran-heran dan bergumam dalam hati, "Apa-apaan orang itu? Gaya bertarungnya gila sekali?"


Meski tertimpa reruntuhan akan tetapi orang itu secara perlahan mampu berdiri tegak, "Gyahahahaha...!!"


Arashi terbelalak dengan ukuran orang tersebut yang memiliki tinggi sekitar 10 meter dan memiliki badan yang sangat kekar.


"Namaku Tatsumi Kidou 'sang raja monster'...!!"


Arashi memasang sikap waspada dan terlihat serius bertarung, ia yang memiliki insting tajam mampu merasakan aura kekuatan hebat pada pria yang berdiri dihadapannya itu, "Kau bukan dewa ataupun iblis tapi mengapa kau bisa berada ditempat ini?"


"Jawabanmu tak penting akan tetapi jangan halangi jalanku...!!" Teriak Arashi dengan meningkatkan energi sehingga kobaran api meledak dari pijakan kedua kakinya.


Arashi melompat ke arah Tatsumi Kidou, ia mengepalkan tangan berbalutkan api dan memukul wajah lawannya, "Jbbllast!!"


Tatsumi Kidou terkena pukulan telak pada wajahnya akan tetapi ia baik-baik saja bahkan tak bergerak dari tempatnya berpijak.


Arashi segera mengambil jarak dan bergumam dalam hati, "Kulitnya keras sekali!!"


"Lemah sekali pukulanmu itu..."ejek Sang Raja Monster, "Meskipun sama-sama tinju api tapi perbedaan kekuatan antara pukulanmu dan pukulan 'si akhir' sangat jauh..."


"Berhenti mengejekku, sialan!!" Ucap Arashi dengan sorot mata tajam, iapun memusatkan energinya pada kepalan tangan kanan dan memukul sambil melemparkan energi yang telah dikumpulkannya.


"...!!" Tatsumi Kidou yang sebelumnya meremehkan tinju Arashi terkejut dan iapun mengelak.


"Jbbllast!!" Tinju Arashi membakar segala apa yang ada dibelakang punggung Tatsumi Kidou.

__ADS_1


Tatsumi Kidou menoleh ke belakang dan ia melihat dampak serangan Arashi yang begitu mematikan, "Gyahahahaha...!!!" Entah mengapa ia malah tertawa lepas dan terlihat sangat senang, "Ku tarik kembali kata-kataku!! Sepertinya kau dapat menghiburku!!"


'Sang raja monster' meningkatkan energi dan iapun mengaktifkan kemampuannya yaitu melapisi seluruh tubuhnya dengan berlian berwarma hitam, "Gyahahaha...!!"


"Berlian hitam?" Gumam Arashi dengan ekspresi sedikit terkejut, iapun tau seberapa keras dan tangguh kekuatan berlian.


Tatsumi Kidou memulai serangan lebih dahulu dengan melompat tepat dihadapan Arashi, "DYYEESS...!!" Hantaman kakinya begitu kuat hingga Arashi kehilangan tempat berpijak.


Tatsumi Kidou mengepalkan tangan dan memukul lawan sekuat tenaga, "HIIAA...!!!"


Arashi yang memiliki insting tajam mencoba menghindar dengan melompat ke samping, "Jbbllast!!" Pukulan 'sang raja monster' berhasil dihindari akan tetapi Arashi tetap terlempar karena kuatnya hembusan angin.


Ia terlempar lalu jatuh dipuing-puing bangunan, "Sialan!! Aku bahkan tak sampai terkena pukulannya akan tetapi ia berhasil menghempaskanku!! Aku tak bisa membayangkan dampaknya bila terkena pukulannya secara langsung..."


Arashi perlahan berdiri tegak lalu dengan instingnya yang tajam mendadak merasakan bahaya mendekatinya, "Perasaan apa ini?" Iapun buru-buru menghindar.


Dan benar saja, Tatsumi Kidou dari angkasa langsung melesatkan tinjunya, "DYYEESS...!!!" Pukulan tersebut dapat dihindari oleh Arashi akan tetapi dampaknya mampu menghempaskan puing-puing bangunan dan menciptakan cekungan.


"Serangan bahkan lebih kuat dari tinju gempa..." pikir Arashi.


Sang Raja Monster mengejek Arashi, "Ayolah lawan aku secara langsung dan jangan hanya bisa menghindar..."


Arashi sedikit emosi akan tetapi ia yang telah mengetahui seberapa kuat musuh menjadi sangat waspada, "Mode : Devil" Arashi tanpa pikir panjang masuk ke wujud iblis.


Tatsumi Kidou tersenyum menyeringai, "Kau boleh juga bocah tapi seberapa hebat wujud iblismu itu?"


Arashi tak menjawab, iapun menarik nafas panjang lalu menembakan bola-bola cero berukuran kecil, "WUUSS...!!! WUUSS...!!!"


"DHUUAARR...!! DHUUAARR...!!" Tatsumi Kidou yang berdiri tegak terkena ledakan-ledakan beruntun.


Arashi tak menurunkan kewaspadaanya, iapun tau betul bahwa serangannya tak terlalu berpengaruh, "Tunjukan dirimu dan jangan permainkan aku, sialan!!!"


Ya, Tatsumi Saburo berjalan dengan santainya keluar dari dalam kepulan asap, ia terlihat baik-baik saja karena lapisan berlian hitam yang menutup seluruh tubuhnya itu, "Gyahahahaha...!! Ayolah bocah, apakah kau tak punya lagi serangan yang lebih kuat lagi?"


Arashi terdiam dan benar-benar kesal, "Kurasa aku akan bertarung mati-matian ditempat ini sebelum pergi ke tempat 'si akhir' gumamnya dalam hati.

__ADS_1


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1139 : Kekuatan Yang Ku Benci


__ADS_2