
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
Serangan gempa dari Leonidas yang dilakukan ditengah lautan menciptakan sebuah gelombang tsunami yang mengarah langsung ke kota Altenar.
Yashiru 'si pedang cahaya' berusaha mengurangi dampak gelombang tsunami, ia meningkatkan energi dan secara perlahan menarik pedangnya, "HIIAA...!!!!" Yashiru mengayunkan pedangnya sekuat tenaga, "Sllash!!!" Iapun melesatkan tebasan gelombang cahaya.
"DHUUAARR...!!!" Serangan tersebut tepat mengenai bagian tengah gelombang Tsunami tetapi air yang bergerak tetap saja menggulung tinggi meski tak setinggi sebelumnya.
"DYYEESS...!!" Pada akhirnya air yang menggulung tinggi itu menghantam kota Altenar.
Beberapa bangunan yang bersifat sementara hanyut terbawa kuatnya arus air akan tetapi bangunan rumah yang kokoh tetap berdiri tegak meski mengalami sedikit kerusakan.
Para penduduk kota nampaknya baik-baik saja karena sebagian dari mereka mampu melarikan diri dan sebagian lagi mampu bertahan dengan naik ke atas bangunan kota yang masih berdiri tegak.
Meski tsunami tapi berkat Yashiru maka korban yang berjatuhan tak terlalu banyak, gadis pemilik sihir cahaya itu benar-benar merupakan penyelamat.
Dikota yang perlahan airnya surut, Raizel melakukan tugasnya dengan benar, ia membawa beberapa penduduk ke atas bangunan, "Evakuasi berjalan lancar..."
"Tapi kami harus berhati-hati..." pikir pria dengan kemampuan petir itu.
Iapun memberi perintah pada para penduduk yang telah diselamatkannya, "Semuanya, mulai sekarang kalian harus menjaga nyawa kalian sendiri sementara aku harus bertarung..."
"Ba-ik, kami mengerti..." jawab beberapa dari mereka yang telah bangkit dari shock.
*
Dilain tempat Aogami Hiruma dan Shiki juga berhasil menyelamatkan diri dan menyelamatkan pasukan yang ada didekat mereka.
"Kita selamat!!"
"Benar-benar keajaiban!!"
"Semua ini berkat kemampuan Tuan Shiki!!" Ucap para pasukan yang telah diselamatkan.
Shiki menggunakan sihir merahnya untuk menciptakan wilayah mutlak yang dapat digunakan sesuka hatinya untuk berlindung, "Yang tadi itu nyaris saja..." ucapnya yang perlahan menonaktifkan kemampuannya.
"Tapi kita harus tepat hati-hati..." ucap Aogami Hiruma dengan sorot mata tajam.
__ADS_1
"Bukankah tsunami barusan aneh..." ucap Shiki, "Tidak ada gunung berapi ditempat ini tapi aku sangat heran mengapa tiba-tiba muncul gempa lalu terjadi gelombang tinggi..."
"Aku juga berfikir begitu dan jika tsunami barusan diciptakan maka mereka yang mampu melakukannya merupakan petarung yang sangat kuat..." ucap sang pangeran Avalon.
"Ya, kita harus hati-hati..." sahut Shiki.
*****
Ditengah lautan Leonidas menatap ke depan dan terlihat sangat kesal begitu melihat air mulai surut.
"Kotanya tetap berdiri kokoh yang artinya serangan barusan gagal..."
"Benarkah?" Ucap Guts, ia yang semula rebahan perlahan berdiri tegak lalu menatap ke depan, "Benar, kotanya masih ada dan hal itu sangat mengejutkanku..."
Leonidas dengan sorot mata tajam penuh dengan keseriusan berkata, "Ya, mari kita lihat apakah kota itu mampu bertahan untuk menghadapi tsunami yang kedua..." sang raja iblis gempa itu meningkatkan energi.
Ia mengepalkan tangan lalu memukul ke depan, "KRAK...!!" Atmosfer terkumpul lalu tercipta retakan-retakan diudara dan kemudian terciptalah gelombang penghancur segalanya yang melesat diatas permukaan air laut.
Gelombang penghancur segalanya itu mendorong air laut hingga menggunung tinggi dan menciptakan tsunami.
Yashiru yang melihat gelombang air datang lagi menatap tajam, "Tsunami itu bahkan lebih tinggi dari pada sebelumnya yang artinya seranganku juga harus lebih kuat dari pada sebelumnya..." iapun meningkatkan energi dan memperkuat pijakan kakinya.
"HIIAA...!!" Gadis itu menggenggam erat pedang cahayanya dengan dua tangan lalu mengayunkannya sekuat tenaga, "Sllash!!" Kilauan cahaya menyilaukan melesat dan langsung mengenai bagian tengah tsunami itu.
"Ku serahkan pada kalian..." ucap gadis kecil itu yang sekarang sangat kelelahan.
*
Kota tenggelam lagi akan tetapi airnya perlahan surut dan kota Altenar nampak baik-baik saja.
"Sialan!! Bila gagal lagi maka aku juga akan menyerang lagi..." ucap Leonidas dengan mengepalkan tangannya, iapun berniat memukul tetapi mendadak Raizel muncul tepat disampingnya dengan tubuh berbalutkan petir, "Tak akan ku biarkan kau berbuat sesuka hati lagi...!!"
"Jbbllast...!!" Iapun melesatkan sebuah tendangan pada wajah 'sang raja iblis gempa'
Leonidas nampak baik-baik saja, "Omong kosong..." iapun memukul Raizel dari atas menggunakan tinju gempa.
"KRAK...!!" Tercipta retakan-retakan tepat diatas punggung Raizel dan iapun melesat ke dalam laut setelah terkena tinju gempa.
Leonidas menjadi geram, "Sekarang aku tau kenapa seranganku tak mampu menenggelamkan kota itu..."
Secara mendadak lautan disekitar perahu yang ditumpangi Leonidas dan Guts berubah warna menjadi merah.
Leonidas tersenyum menyeringai dan berkata, "Sepertinya semua akan jadi menarik..."
"Bersenang-senanglah tapi tetaplah berhati-hati..." ucap Guts dengan entengnya dan iapun kembali duduk.
__ADS_1
Lautan berubah warna menjadi merah, "Zink!!" Mendadak Shiki muncul tepat dibelakang Leonidas dan langsung melesatkan tebasan pada lehernya.
Leonidas mengelak dan iapun memukul balik tetapi Shiki dengan cepat menghilang lagi dengan kemampuan teleport, "Menyebalkan..." ucap Leonidas.
Kemampuan Shiki adalah sebuah sihir yang membuatnya dapat merubah warna suatu area dan setelah berubah maka ia dapat melakukan berbagai hal diwilayah itu.
Secara perlahan air laut disekitar perahu mereka terangkat dari samping kanan dan kiri.
Leonidas menatap tajam, "Dia dapat memanipulasi wilayah ini..."
Air menggulung tinggi dari dua sisi dan bergerak ke arah para raja iblis itu, "Jangan kau pikir aku terdesak oleh kemampuan remeh seperti ini..." ucap Leonidas dengan meningkatkan energi.
Ia dengan kedua tangan memukul ke samping kanan dan kiri menggunakan kemampuan gempa, "KRAK...!! KRAK...!!" Dua buah retakan-retakan tercipta disamping kanan kiri.
"WUUSS...!!" Gelombang penghancur segalanya melesat dan dalam sekejap saja menyapu dua gelombang air itu.
Aogami Hiruma yang telah mengenakan Jubah Raja Surga melesat dan langsung saja menusuk dada sang raja iblis gempa, "Jleebb...!!"
"Tak akan ku biarkan kau berbuat sesuka hati dikerajaanku..." ucap sang pangeran dengan sorot mata tajam.
Leonidas terlihat baik-baik saja meski dadanya tertembus pedang, iapun mengepalkan tangan dan langsung saja memukul sang pangeran dengan tinju gempa, "Jbbllast...!!!" Sang pangeran terkena gelombang penghancur dan iapun terlempar entah kemana.
"Berani sekali, bocah itu..." ucap Leonidas dengan memulihkan luka tusukan pada dadanya.
Lalu secara mendadak muncul kilatan-kilatan petir dari bawah laut dan hal itu membuat Leonidas waspada.
"Hahahaha...!!!" Raizel melesat dari bawah lautan dan ia langsung saja memukul sang raja iblis, "Jbbuuak...!!" Wajah Leonidas menjadi hancur dan perahu yang ditumpanginya terdorong ke belakang.
"Kalian benar-benar membuatku muak...!!!!" Ucapnya dengan sorot mata tajam penuh emosi, ia mengepalkan tangan berlapiskan kemampuan gempa, "HIIAA...!!!"
"KRAK...!!!" Terjadi retakan-retakan diudara dan gelombang penghancur segalanya melesat diatas permukaan laut lalu menciptakan tsunami yang mengarah pada Raizel.
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1026 : Si Buta Dan Si Brutal
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
Trima kasih atas perhatiannya.
*****
__ADS_1