
"Akan ku gunakan kekuatan itu..." pikir Arashi yang berulang kali menyerang tapi tak membuahkan hasil, iapun melompat ke belakang untuk menjaga jarak.
"Tak akan ku biarkan kau kemanapun..." ucap sang iblis yang tak memberikan jeda, ia melesat dengan sekali pijakan dan langsung saja melesatkan pukulan.
"Jbbuuak!!" Arashi menahan dengan menyilangkan kedua tangannya dan iapun terhempas ke belakang, "Kurang ajar!!!" Gumamnya dalam hati.
"Mana kepercayaan dirimu yang tadi?" Ucap 'si akhir' yang tau-tau sudah berada dibelakang punggung Arashi.
"...!!!" Arashi menoleh ke belakang dan terkejut.
'Si akhir' mengangkat kaki kanannya ke atas tinggi-tinggi lalu melesatkan tendangan dari atas sekuat tenaga, "HIIAA...!!!"
Tendangan tersebut tepat mengenai bahu Arashi akan tetapi Arashi telah memperkuat pijakan kedua kakinya sehingga tanah tempatnya berpijak hancur.
"Brengsek!!" Ucap Arashi yang mendadak meningkatkan energi dengan menoleh ke belakang menatap tajam.
'Si akhir' segera menjaga jarak dengan melompat menjauh, "Kau kuat juga..."
Arashi yang meningkatkan energi berkata, "Aku sudah muak denganmu dan sekarang waktunya aku menghajar balik dirimu..." Arashi memperkuat kedua pijakan kakinya dan memasang kuda-kuda dan lalu tekanan energinya terus meningkat.
'Si akhir' yang dalam puncak kekuatannya waspada, "Apa yang tengah ia lakukan?" Pikirnya.
"Kekuatan ini bukan milik naga, iblis, dewa atau yang lainnya..."
"Kekuatan ini sangatlah murni dan untuk menyerapnya diperlukan waktu selama 10 juta tahun..." ucap Arashi yang secara perlahan pangkal rambutnya berubah warna jadi keemasan, "Inilah kekuatan yang dulunya mengalahkan 3 senjata terkuat...!!"
"Mustahil!!!" Gumam sang iblis yang terdiam membisu seakan tak percaya pada apa yang ada dihadapannya.
Arashi dengan sorot mata tajam berkata, "Inilah kekuatan Ksatria Emas Legendaris dari 6.000 tahun yang lalu..."
Dilain sisi para anggota Red Eagle yang berada didekat pertarungan keduanya merasa heran pada pancaran energi dari Arashi.
__ADS_1
"Apa-apaan tekanan energinya itu?" Ucap Senju Rain.
"Tekanan energinya terasa hangat akan tetapi sangat kuat..." ucap Misaki.
"Apa yang terjadi pada Arashi? Tekanan energi miliknya terlihat melimpah ruah, apa itu kekuatan barunya?" Ucap Masamune.
Kelompok yang semula berada di Aera ikut bicara.
"Aku tak tau apa yang terjadi padanya akan tetapi kami membangkitkan Arashi dengan kekuatan tiga senjata terkuat dan tak pernah ku sangka ia akan mendapatkan kekuatan seperti itu..." ucap Torano.
Kaoru yang mampu melihat sedikit masa depan dan masa lalu terdiam kemudian berkata, "Itu adalah kekuatan Ksatria Emas Legendaris dan tak pernah ku sangka Kak Arashi bisa mendapatkan kekuatan itu!!!!"
"Sekarang ku yakin Kak Arashi bisa menang!!" Ucapnya dengan nada girang.
Ucapan Kaoru itu sedikit membuat anggota Red Eagle menjadi agak lega.
Kembali ke pertarungan 'si akhir' melawan Arashi.
"Mustahil!!! Mustahil kau bisa memiliki kekuatan itu!!!!!!" Teriak 'si akhir' dengan raut wajah geram.
"Itu tidak mungkin!!!" Teriak sang iblis dengan melesat sekali pijakan, iapun tanpa ragu menyerang menggunakan tusukan cakar tangan kanan.
Arashi mempertajamkan insting dan menghindar dengan menundukan tubuh lalu memukul tubuh lawan dari bawah, "Jbbllast!!"
'Si akhir' terkena pukulan tepat pada perut dan terlempar, "Ugh!!" Ia pun segera berdiri.
Arashi mengejek lagi, "Menyedihkan!! Kau yang merupakan fans Ksatria Emas tidak dipilih olehnya akan tetapi aku yang tak peduli pada Ksatria Emas malah mendapatkan kekuatannya..."
"Ya, sekarang aku akan mengalahkanmu dengan kekuatan idolamu sendiri..."
Sang iblis berdiri tegak dan sangat marah, "Omong kosong!! Aku telah menggunakan kekuatan iblis, pedang pembelah benua dan juga topeng jadi meski dengan kekuatan Ksatria Emas sekalipun kau tetap tak akan dapat mengalahkanku..."
__ADS_1
"Kita lihat saja..." ucap Arashi dengan sorot mata percaya diri.
Keduanya saling berdiri tegak berhadapan dan meningkatkan energi, Arashi disekitar tubuhnya berkobar api keemasan penuh semangat sementara itu 'si akhir' disekitar tubuhnya berkobar api hitam pekat penuh kebencian.
"HIIAA...!!!!!" Keduanya melesat dengan sekali pijakan dan bergerak sangat cepat.
'Si akhir' mengepalkan tangan kanan berbalutkan api hitam dan memukul sementara Arashi mengepalkan tangan kiri memfokuskan energi pada satu titik lalu memukul sambil melemparkan seluruh energi yang terkumpul, "Jbbllast!!" Keduanya saling memukul pada bagian wajah.
Arashi tetap berdiri tegak meski terkena pukulan pada wajahnya akan tetapi 'si akhir' terlempar agak jauh dengan bagian wajahnya hancur, "Cih..." sang iblis segera berdiri tegak dan segera meregenerasi luka-lukanya.
Ia menatap Arashi dengan sorot mata tajam dan memfokuskan energi pada ujung kedua tanduknya, "HIIAA...!!!" Sang iblis meningkatkan energi sehingga sebuah cero berukuran besar tercipta, "WUUSS...!!"
Cero ditembakan dan langsung mengarah tepat pada Arashi, "Khi..." Arashi tersenyum menyeringai, ia yang tenang mengarahkan kedua telapak tangannya ke depan dan menahan tembakan itu.
'Si akhir' yang melihat serangannya ditahan langsung melompat dan menghantam tembakan cero itu dengan pukulan, "DHHUUAARR...!!!" Ledakan besar terjadi dan hal itu membuat kobaran api membumbung tinggi.
'Si akhir' terlempar jauh, ia terluka akan tetapi dengan kemampuan regenerasi ia dengan cepat pulih, "Ledakan seperti itu ku yakin meski dengan kekuatan Ksatria Emas sekalipun ia tetap akan terluka..." pikirnya.
'Si akhir' lengah, mendadak kedua tangan Arashi muncul dari bawah tanah dan menarik kedua kakinya ke bawah hingga ia terperosok ke dalam tanah sampai bagian leher, "Sial, dia ada didalam tanah..." ucapnya yang segera keluar.
Arashi terlebih dahulu melompat keluar dari dalam tanah dan langsung saja menendang kepala sang iblis, "Jbbuuak!!" 'Si akhir' terlempar dan belum sempat ia berdiri tegak, Arashi terlebih dahulu mengepalkan tangan kanan, meningkatkan energi, memfokuskan energi pada satu titik sehingga berbalutkan kobaran api keemasan dan memukul sambil melemparkan semua energi yang terkumpul sekaligus, "Jbbllasst!!!"
Sebuah kobaran api keemasan melesat ke arah sang iblis, "Kau tak akan bisa mengalahkanku hanya dengan serangan seperti ini!!!!!" Dihadapan serangan milik Arashi, 'si akhir' juga mengepalkan tangan kanannya dan memukul balik kobaran api keemasan yang mengarah padanya.
"Jbbllast!!" Kobaran api keemasan itupun hancur tercerai-berai oleh tinju api hitam milik sang iblis.
"Kuat sekali!!!" Ucap Arashi yang tau-tau sudah berada disamping lawan lawan, "...!!!" Sang iblis terkejut akan tetapi Arashi langsung saja memukul wajah bagian samping, "Jbbuuak!!"
Sang iblis jatuh tersungkur akan tetapi ia segera berdiri lagi, "Tap... tap... tap..." Arashi dengan langkah perlahan berjalan ke arah lawannya.
'Si akhir' menatap dengan sorot mata tajam penuh rasa geram, "Sialan, dengan kekuatan Ksatria Emas ia benar-benar membuatku babak belur..." gumam sang iblis dalam hati.
__ADS_1
Arashi tersenyum menyeringai dan berkata, "Bukankah pertarungan ini menyenangkan?"
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1213 : Ksatria Emas II