
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
Beberapa saat sebelumnya.
Jiro bertarung dengan 7 iblis dimenara yang merupakan pos pengawasan, ia babak belur dan kemudian terhempas keluar akan tetapi kunci-kunci sel tahanan terlepas dari genggaman tangannya dan berceceran diruangan itu.
Kitsune yang menggunakan kemampuan menghilang menampakan diri dan iapun buru-buru mengumpulkan kunci-kunci itu, "Keberuntungan ada dipihak kami!! Para iblis itu mengabaikanku..."
Iapun menatap keluar dan melihat Jirou dihadar habis-habisan oleh tujuh iblis, "Sial, ini bukan keberuntungan tapi kejadian ini memang sesuai dengan rencana Jirou..."
"Ia tau bahwa tak mungkin menang melawan mereka jadi Jirou sengaja melepaskan kunci-kunci ini dari genggaman tangannya..."
"Jirou juga sengaja menerima gada besi berduri yang membuatnya terlempar keluar, ia tau para iblis itu akan mengejarnya dan hal itu ssuai dengan rencananya karena dia tau aku akan mengumpulkan kunci-kunci para tahanan..."
Kitsune segera berlari turun tangga dengan tergesa-gesa, "Dia percaya padaku jadi aku tak boleh mengecewakannya..."
Pertarungan Jirou membuat semua musuh lengah dan semua musuh fokus padanya sehingga penjagaan dari sel-sel tahanan berkurang.
Kitsune segera menuju ke salah satu sel, "Aku akan membebaskanmu dulu..."
Sel itu adalah tempat Yamanaka Ashura ditahan, "Terima kasih, tapi ada ribut-ribut apa diluar sana?"
"Ceritanya simpel, Jirou sedang menahan semuanya..."
Ashura terkejut dan iapun memahami segala kejadian yang ada, "Baik, aku akan segera membantunya..." ucapnya yang telah bebas.
Tak menjawab dan iapun segera berlari ke sel penjara yang lainnya untuk membebaskan rekan-rekannya.
*
Dalam pertarungan, Jirou terkapar dan tak berdaya bahkan sekarang untuk berdiri saja tak mampu ia lakukan, "Hehehe..." si ahli meniru wujud itu malah tertawa.
Gona si iblis yang memiliki kemampuan mengendalikan tanah itu mengangkat gada besi berdurinya, "Padahal aku akan menghancurkan kepalamu tapi mengapa kau tertawa?"
Jirou tersenyum menyeringai, "Aku memang babak belur akan tetapi kalian telah kalah karena semuanya sesuai rencana..."
__ADS_1
"Yang benar saja!!" Gona yang tak percaya melesatkan hantaman gada besi akan tetapi seseorang mendadak muncul dengan kemampuan menghilang tepat dibelakang Gona, ia menodongkan senapan dan langsung menembak kepalan tangan Gona yang memegang gada besi berduri, "DOOR...!! DOOR...!!"
"Apa!!!" Semua iblis terkejut.
Orang itu adalah salah satu anggota Red Eagle dan dia adalah Yamanaka Ashura si pemilik kekuatan hantu.
"Sekarang giliranmu beraksi kawan..."
"Ya, dan ku ucapkan terima kasih padamu..." ucap Ashura pada si ahli berubah wujud itu.
Ashura menatap ke tujuh iblis yang ada disana dengan tatapan datar, "Hmm... aku sudah cukup lama ditahan dan kalian telah mengambil grimoire kematianku lalu sekarang kalian melukai rekanku jadi waktunya aku membalas perbuatan kalian itu..."
Para iblis itupun tak mendengarkan ucapan Ashura dan mereka langsung menyerangnya secara bertubi-tubi akan tetapi serangan mereka itu menembus tubuh Ashura begitu saja.
"Apa!!!!" Merekapun tak mengerti akan apa yang terjadi.
"Padahal jelas-jelas kita mengenainya tapi mengapa dia tak terluka?" Ucap Yamaru si iblis yang mampu memanipulasi darah.
"Entahlah, itu pasti karena kemampuannya yang menyebabkan dia tak terluka..." ucap Kogara.
Merekapun mewaspadai Ashura karena tau kemampuannya tak bisa dilawan secara sembarangan.
Ashura menodongkan senapan pada Zen lalu menembak, "DOORR...!!" Zen mampu menghindari dengan bergerak secepat kilat.
Si iblis itu bahkan muncul dibalik punggung Ashura dan melesatkan tendangan pada bagian leher akan tetapi hanya menembus, "Apa!!" Zen terkejut dan segera menjaga jarak.
Zen geram akan tetapi ia tau bahwa lawannya memiliki kemampuan merepotkan jadi harus sangat berhati-hati, "Semuanya!! Kita memang bertujuh akan tetapi jika kita meremehkannya maka kita akan dihabisi oleh orang ini..."
"Kami tau!!" Jawab mereka serentak.
Meski dalam kepungan tapi Ashura tetap tenang dan santai karena memiliki kemampuan menembus, "Ya, jika kalian tak mau menyerang ku maka biarkan aku yang menyerang kalian..."
"Teleport!!" Pikir para iblis itu yang geram akan tetapi mereka sangat waspada, "Dimana ia akan muncul?"
Ashura muncul dibalik punggung Betty si iblis yang mampu mengendalikan mayat dengan benang, "Satu tumbang!!" Ia menodongkan senapan pada kepala lawan, "DOORR...!! DOORR...!!" Pria dengan kemampuan hantu itupun tanpa ragu membrondong si iblis.
Betty terjatuh ke tanah, ia mati karena lubang didada dan luka tembak dikepala.
Keenam iblis itupun tak percaya salah satu rekan mereka telah terbunuh, "Sialan!!!!" Teriak Kogara dengan berlari ke arah Ashura tanpa pikir panjang.
Ia melesatkan hantaman siku akan tetapi serangan itu hanya menembus Ashura, "Cih..." Kogara segera berbali dan begitu berbalik Ashura sudah menodongkan senpan ke keninya, "Mati!!"
"DOORR...!!" Tanpa ragu ia menembak.
__ADS_1
Peluruh hampir saja mengenai sasaran akan tetapi Gona mengendalikan tanah tempat Kogara berpijak dengan mengangkatnya secara mendadak.
"Yang tadi itu nyaris saja..." ucap Gona yang telah berhasil menyelamatkan rekannya dengan menghempaskannya.
Zen memberikan perintah pada rekan-rekannya, "Satu dari kita telah mati dan kurasa pria yang berdiri dihadapan kita ini setara dengan Heliel..."
"Berhati-hati saja tak cukup untuk melawannya dan juga kita tak boleh terbawa emosi..."
"Kita tak boleh meremehkannya jadi gunakan kerahkan semua yang kita miliki..."
"Siap, kami mengerti!!!" Jawab mereka semua serentak.
Keenam iblis itupun meningkatkan energi yang luar biasa hebat, "Mode : Devil" mereka semua menggunakan kekuatan penuhnya dengan masuk wujud iblis.
Ashura terlihat santai dan ia merasa sombong, "Ya, semua jadi makin menarik saja..."
Jirou yang terbaring dan tak mampu bangkit hanya bisa menonton pertarungan mereka dan ia bergumam dalam hati, "Apa-apaan tekanan energi mereka itu!! Mereka sangat kuat dan aku agak ragu apakah Ashura dapat mengatasi mereka..."
"Ya, meskipun begitu aku tak perlu khawatir karena ku yakin Kitsune sedang membebaskan yang lainnya..." gumam dalam hati pria dengan kemampuan meniru wujud itu.
Tak butuh waktu lama para iblis itupun selesai bertransformasi, "Ayo mulai!!!!" Teriak keenamnya serentak akan tetapi mendadak mereka terkejut karena mengetahui Ashura menghilang, "Teleport!!" Gumam mereka dalam hati serentak.
Ashura tau-tau sudah berada dibelakang punggung Irene si iblis wanita yang mampu menciptakan duri dari dalam tanah, iapun tanpa ragu membrondongnya dengan tembakan-tembakan, "DOORR...!! DOORR...!!"
Ya, si iblis wanita itupun terjatuh ke tanah bersimbah darah sebelum menunjukan kemampuannya.
Hal itupun mengejutkan para iblis yang tersisa akan tetapi Ashura merespon dengan santai, "Dua telah mati dan tersisa lima..."
"Aku ingin bermain-main dengan kalian akan tetapi permainan ini terasa tak menyenangkan karena kalian tak bisa memberikan perlawanan padaku..."
"Ya, akan ku katakan kemampuan ku yang sebenarnya pada kalian agar semua jadi lebih menarik..."
"Kemampuanku ada empat macam tanpa grimoire kematian dan keempatnya adalah menghilang, melayang, menembus dan juga telekinesis..." ucap Ashura yang secara blak-blakan mengungkapkan kemampuannya, iapun terkesan sangat meremehkan mereka.
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1058 : Bebas II
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
__ADS_1
Trima kasih atas perhatiannya.
*****