Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1196 : Emosi


__ADS_3

"Sensei...!!!!!" Teriak seluruh anggota Red Eagle secara spontan ketika melihat tubuh 'sang raja kegelapan' tertembus pedang sang iblis.


Masamune langsung saja dikuasai oleh emosi, ia menggenggam erat pedang sucinya dan meledakan energi kuat sehingga mendadak terlapisi jubah raja, "HIIAA...!!!!" Ia tanpa ragu melesat maju.


"Tunggu Ryuzaki!! Jangan termakan oleh emosi!!!" Teriak Senju Rain yang dibelakang memperingatkan.


Masamune tak peduli, ia melesat maju ke arah 'si akhir' dan menebas dari arah depan.


"DYYEESS...!!" Sebelum mata pedang Masamuene mengenai sang iblis terlebih dahulu Tatsumi Kidou jatuh tepat dihadapannya, "Shrring!!" Pedang Masamune mengenai dada 'sang raja moster' akan tetapi tak mampu membuat goresan pada lapisan berlian hitam yang ada ditubuhnya.


"Hahahaha...!!" Tatsumi Kidou lalu mengepalkan tangan kanan dan memusatkan seluruh energi pada satu titik dan melesatkan serangan terkuat, "WUUSS...!!!" Pukulan 'sang raja monster' bagaikan hembusan angin karena bergerak super cepat tapi sangat kuat.


"Jbbllast!!" Masamune terkena telak dan terhempas ke belakang sangat cepat.


Senju Rain buru-buru menciptakan telapak tangan besar dari elemen kayu untuk menangkap tubuh Masamune, "Hap..." ia dapat menangkap Masamune akan tetapi kondisi Masamune sendiri tak sadarkan diri setelah terkena serangan 'raja moster' yang digadang-gadang sebagai serangan terkuat.


"Sembuhkan dia..." ucap Senju Rain.


"Baik, aku mengerti..." jawab Yui yang segera memulihkan Masamune.


'Si jenius' Senju Rain berkata pada rekan-rekannya, "Kalian semua pasti sangat marah pada musuh akan tetapi kalian tak boleh terbawa oleh emosi atau kalian akan berakhir seperti Ryuzaki..."


Semua anggota Red Eagle terdiam akan tetapi mereka paham betul apa yang dikatakan 'si jenius'


Lalu dilain sisi 'si akhir' yang melihat kemunculan para anggota Red Eagle malah tersenyum menyeringai, "Jadi anak-anak itu yang mengalahkan para raja iblis, ya?"


"Menarik sekali!!" Ucap si iblis terkuat itu dengan tersenyum menyeringai.


Ia kemudian berdiri tegak dihadapan seluruh anggota Red Eagle, "Hahahaha...!! Jadi orang lemah ini ternyata penting bagi kalian?"


'Si akhir' tanpa ragu melempar jasad Hoshimiya-sensei ke tanah lalu meletakan kaki kanan diatas tubuhnya dan berkata, "Dia benar-benar tak berguna!!!"


"Sialan!!!!" Teriak anggota Red Eagle yang terbawa emosi lagi dan bahkan Senju Rain yang biasanya tenang sekarang jadi marah.


"Aku tak peduli lagi!!! Semuanya kerahkan semua yang kalian miliki dan serang...!!" Teriak Senju Rain yang memberikan perintah tanpa berfikir.


"Serang!!!!!" Teriak seluruh anggota Red Eagle yang bergerak serentak.

__ADS_1


Tatsumi Kidou 'sang raja monster' tersenyum menyeringai lalu memuji si iblis, "Wah, temanku!! Kau tau juga caranya membuat perang ini jadi lebih meriah..." ucapnya ketika melihat para Red Eagle mendekat.


Salah satu tahanan Arkstrem itupun berdiri tegak dihadapan 'si akhir' dan berkata, "Hahahahahaha...!! Kemarilah dan mari bertarung!!!!"


"Zink!!" Ashura dengan kemampuan teleport dari grimoire kematian muncul tepat dihadapan 'sang raja moster' dan langsung saja menembakan senapan, "DOORR...!! DOORR...!!"


Meski diberondong oleh tembakan tapi Tatsumi Kidou tetap berdiri tegak dan ia bahkan membalas serangan Ashura dengan pukulan terkuat, "Apa!!! Pukulan terkuatku hanya menembusnya?" Ucap Tatsumi Kidou yang terkejut melihap serangannya tak mempan.


Ashura juga jadi kesal, "Sial, tembakanku tak berguna..."


Tatsumi Kidou kemudian menyerang Ashura dengan tebasan-tebasan kedua pedangnya akan tetapi menembus juga.


"Sial..." 'sang raja monster' mulai jengkel.


Lalu Kiba, Shirou dan Ritsu jatuh tepat dihadapan 'sang raja monster' dan mereka bertiga melancarkan serangan berupa tebasan, "Sllash!!"


Tatsumi Kidou tak terluka akan tetapi ia terhempas jauh ke belakang.


"Luar biasa..." sang iblis malah memuji.


Ketiganya terdiam akan tetapi mereka paham apa yang diperintah oleh 'si jenius' dan merekapun bergerak menuju ke arah 'si akhir'


"Kemarilah!!" Ucap 'si akhir' dengan tersenyum menyeringai.


Kanzaki Shirou memulai serangan lebih dulu, ia mengayunkan pedang besarnya sekuat tenaga, "10 Ton!!"


"DYYEESS...!!" 'Si akhir' menahan dengan mudah menggunakan telapak tangan kanannya tanpa tergerak sedikitpun dari tempatnya berpijak.


"Lumayan..." ejek 'si akhir'


Kanzaki Shirou kesal dan iapun segera melompat ke belakang, "Giliranku!!" Ucap Kiba yang berada dibelakangnya, ia menggenggam erat kedua pedangnya dan pedang tersebut terlapisi oleh kilatan petir.


"HIIAA...!!!!" Kiba menebaskan kedua pedangnya dan tiba-tiba saja kilatan petir super besar melesat dari atas dan jatuh tepat mengenai 'si akhir', "DYYEERR..."


Kepulan asap terjadi akan tetapi dengan cepat angin berhembus dan menyapu kepulan asap tersebut lalu nampaklah si iblis berdiri tegak tanpa terluka.


"Dia memiliki kekuatan fisik yang hebat dan juga daya tahan yang kuat..." Ritsu mengangkat tangan kanannya ke atas menciptakan topeng lalu mengenakan topeng tersebut dan melesat dengan sekali pijakan.

__ADS_1


"Sllash!!" Ritsu menebas dari samping akan tetapi sang iblis mengelak dengan memiringkan kepalanya.


"Topeng iblis adalah senjata yang melipat gandakan kekuatanmu akan tetapi hal itu tak mempan padaku..." 'si akhir' meraih tubuh Ritsu lalu tanpa ragu membantingnya ke tanah, "DYYEESS...!!"


Ritsu menghantam tanah dengan keras dan ia sampai memuntahkan darah.


"Zink!!" Dengan kemampuan teleport Ashura muncul disamping sang iblis.


'Si akhir' yang menyadari kemunculannya itu langsung saja melesatkan pukulan berbalutkan api, "Jbbllast!!" Tetapi pukulan itu hanya menembus tubuh Ashura.


Ashura menarik sebuah senapan dari grimoire hitam kematian dan tanpa ragu menembak, "DOORR...!! DOORR...!!"


'Si akhir' yang menyadari serangan lawan berbahaya segera melompat ke belakang, "Sensasi dan aura dari tembakannya mirip sekali dengan serangan Dewa Kematian..."


"Ya, aku tau betul dia memiliki pecahan kekuatan dari Dewa Kematian..." gumam 'si akhir' yang dengan cepat memahami kekuatan Ashura.


Ashura menembak berulang kali dan hal itu memaksa 'si akhir' menghindar agak jauh.


'Si akhir' mundur sejenak lalu Kiba, Shirou dan Ritsu segera mengamankan jasad Hoshimiya-sensei.


"Kami mendapatkannya..." ucap Shirou dengan menggendong jasad tersebut dan iapun segera membawanya menjauh.


"Bagus..." gumam Senju Rain dalam hati, "Sekarang waktunya kita menumbangkan sang iblis...!!!" Teriaknya dengan lantang.


Tatsumi Saburo, Minaka dan Jiro berlari maju untuk bertarung, "DYYEESS...!!!" Mendadak saja 'sang raja monster' jatuh menghadang mereka bertiga.


"Hahahahaha...!!!" Tatsumi Kidou tertawa lepas dan berkata, "Tak ku sangka kau ada dipihak mereka, adikku..."


"Gyahahahaha...!! Dan aku senang sekali bisa bertemu dengan mu disini kakak..." Tatsumi Saburo secara perlahan menarik dua buah pedang besar dari punggungnya.


"Sllash!!!" Kakak adik itupun saling menebas akan tetapi serangan keduanya sama-sama tak mempan satu sama lainnya.


Minaka yang melihat pertarungan keduanya berkata, "Tak pernah ku sangka Saburo memiliki seorang kakak..."


"Dan yang lebih buruk kakak Saburo adalah musuh kita..." sahut Jiro dengan ekspresi kesal.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1197 : Jubah Raja Kembar

__ADS_1


__ADS_2