Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 934 : Ingatan Yang Lalu


__ADS_3

Kota Kronoz adalah sebuah kota yang letaknya dibagian selatan kerajaan Alvarez.


Kota itu merupakan tempat berdirinya akademi Red Eagle.


Disana terdapat berbagai jenis tumbuhan bunga ataupun tanaman hias dan hal itu membuat Kota Kronoz dijuluki 'kota bunga'


Ya, sekarang ini rombongan Tuan Putri Alvarez telah memasuki gerbang kota dan sejenak mereka berhenti untuk menurun rombongan Arashi.


Arashi, Misaki, Hima, Hikari dan keempat anak kecil itu telah turun.


"Hmm... mana Senju Rain?" Tanya Misaki.


"Entahlah, tapi dia bilang masih ada urusan yang ingin dibahas dengan putri Hanami..." jawab Hikari.


"Oh..." Misaki hanya mengangguk.


Dilain sisi, Arashi bertanya pada Hanami, "Hmm... sebenarnya ada urusan apa kau dikota ini?"


"Kau juga akan tau nanti..." jawab Hanami dengan tersenyum lebar.


Arashi bergumam dalam hati, "Dia merahasiakan tujuannya dan aku membenci hal itu. Firasatku hal merepotkan akan segera muncul..."


Hanami naik kembali ke atas kereta dan iapun melemparkan kunci rumahnya pada Arashi.


"Hap..." Arashi dengan mudah menangkapnya.


"Ya, karena sudah dua bulan tak ditempati mungkin kalian harus membersihkannya dulu..."


"Tak masalah dan kami sangat berterima kasih..." ucap Arashi.


Hanami kembali ke atas kereta dan setelahnya kereta itupun kembali berjalan menjauhi rekan-rekannya.


Arashipun berkata pada rekan-rekannya, "Yap, karena kita sudah sampai ditempat tujuan jadi apa yang harus kita lakukan sekarang ini?"


"Jangan bodoh!!" Ucap Misaki, "Biarkan aku dan Hima membeli persedian makanan sementara kau dan yang lainnya pulang saja dan bersihkan rumah sana..."


"Cih..." Arashi agak jengkel karena diperintah akan tetapi iapun tak punya pilihan lain selain menurutinya, "Ayo anak-anak!!!"


"Siap...!!!" Keempat anak kecil itupun mengikuti dari belakang dan Arashipun menoleh kebelakang tepatnya pada Hikari, "Kaupun juga harus ikut kami bersih-bersih rumah..."


"Hah??" Gadis yang sedang bermain ponsel itupun nampak keberatan, "Kenapa aku harus ikut? Itukan rumah kalian jadi bersihkan saja sendiri!!"

__ADS_1


"Oh..." Arashi tersenyum menyeringai lalu berkata, "Kalau begitu akan ku bocorkan rahasia penting!! Rahasia yang jika dunia tau kau pasti tak akan pernah dapat pacar atau bahkan tak akan bisa menikah...!!!!"


"Hentikan!!!!" Hikari menjadi sangat panik sampai berkeringat dingin, "Baik, aku akan ikut tapi jangan pernah mengungkit rahasiaku yang itu!!!"


"Sip, aku mengerti dan akupun berjanji!!" Jawab Arashi dengan tersenyum lebar.


"Cih, aku punya firasat kau pasti tak akan dapat menepati janjimu itu..." gumam Hikari dalam hati yang ragu.


Iapun kemudian mengikuti Arashi dari belakang.


Ya, keenam orang itu berjalanan menuju rumah lalu dilain sisi Hima dan Misaki pergi berbelanja kebutuhan.


*****


Mereka melewati jalan yang dimana terdapat berbagai macam bunga disepanjang jalan disegala tempat yang hal itu membuat Isla dan Yuzuru menjadi sangat terkesan.


"WAAHH... tempat ini sangat indah!!" Ucap Isla.


"Emm..." Yuzuru hanya mengangguk.


Yuuka 'si anak siluman rubah putih' berkata, "Aku setuju kalau tempat ini sangat indah!! Yah, keindahannya sendiri tak lepas karena kota ini sangat rapi, bersih dan tentu saja karena bunga-bunga ini...!!"


Isla dan Yuzuru nampak menikmati segala suasana yang ada bersama dengan Yuuka lalu dilain sisi Arashi dan Hikari yang berjalan dibelakang sedang menengok ke kanan kiri mencari letak rumah Hanami karena keduanya lupa-lupa ingat.


Hal itu membuat Yuuka, Yuzuru dan Isla yang berada didekatnya terkejut.


"Kakak, kau kenapa?" Ucap Yuuka yang panik sementara itu Isla dan Yuzuru kebingungan harus melakukan apa.


Arashi dan Hikari yang semula berada dibelakang langsung berlari mendekat.


"Tubuhnya panas sekali..." ucap Arashi dengan meletakkan telapak tangannya pada kening.


"Aku memang bukan ahli medis akan tetapi aku sering memperhatikan papa bekerja, jadi Arashi-senpai menurut pendapatku dia hanya demam saja..." jelas Hikari.


Arashi menjadi cukup khawatir, "Kalau begitu akan ku berikan elemen darah spesial untuk menyembuhkannya..."


"Kurasa itu tak perlu..." Hikari melarang, "Dari pengamatanku saja yang dibutuhkan oleh Yuuki adalah istirahat bukan pengobatan atau semacamnya jadi kau tak perlu khawatir berlebihan..."


"Oh, kau yakin?"


"Tentu saja!!"

__ADS_1


Arashipun menuruti apa yang dikatakan Hikari begitu saja tanpa adanya protes dan iapun menggendong Yuuki dipunggung lalu berkata, "Ayo anak-anak, kita segera pulang!!"


"Baik..." jawab ketiganya dengan suara pelan yang tampak murung.


Hikari memperhatikan Arashi dari belakang yang sedang menggendong Yuuki dan bergumam dalam hati, "Ini sangat aneh, biasanya ras iblis memiliki fisik yang sangat luar biasa kuat jadi jika tumbang karena kelelahan kurasa hal itu bukan hal yang wajar..."


"Ya, aku harus mengamatinya dan melaporkannya pada papa untuk melengkapi bahan penelitiannya..." ucapnya yang dengan langkah perlahan mengikuti Arashi dan yang lainnya.


Mereka sangat terburu-buru karena Yuuki si anak iblis mendadak sakit akan tetapi disaat waktu yang tak tepat seseorang menghadang mereka dijalan.


"Hahahahahaha, sudah dua bulan lamanya kita tak bertemu Arashi!!! Ya, ku kira kau tak akan pernah kembali!!" Ucapnya dengan berkacak pinggang menghalangi jalan, "Dan sekarang aku menantangmu bertarung Arashi!! Mari tentukan siapa yang lebih kuat diantara kita...!!!"


Pria itu tak lain adalah 'sang pahlawan hitam' Masamune Ryuzaki.


Arashi menjadi sangat kesal karena Masamune muncul disaat yang tak tepat dan iapun bergumam dalam hati, "Cih, orang yang tak diharapkan muncul!! Dia menghambat perjalananku yang buru-buru..."


"Woiy, Ryuzaki!!! Bagaimana kau tau aku akan kembali hari ini?"


"Emm... anu..." Masamune kebingungan untuk menjawab.


"Sebenarnya begini Arashi-senpai, Kak Ryuzaki sangat ingin bertemu denganmu..."


"Iapun setiap hari sampai menunggumu didepan gerbang pintu masuk kota mengharap kau kembali dan disaat ada misi untuk menjemput dirimu, Kak Masamune ingin ikut akan tetapi Kak Rain melarang..."


"Yah, mereka berdua sampai berdebat dan baku hantam..." jelas Hikari.


Arashi melirik ke arah Masamune dengan tatapan jijik dan sinis, "Menyedihkan sekali!!! Dia sampai segitunya merindukanku..."


"Woiy, jaga ucapanmu!!!" Teriak Masamune dengan wajah malu.


Arashi menghela nafas panjang, "Dengar, Ryuzaki!! Saat ini aku sedang buru-buru jadi tak ada waktu untuk meladenimu!!!"


"Emm..." Yuuka, Yuzuru dan Isla mengangguk setuju.


"Aku mau saja berduel denganmu atau bahkan beradu yang lainnya seperti adu masak, adu dosa, adu banyak pacar dan sebagainya akan tetapi jangan sekarang..."


Masamune yang tak bisa masak, punya banyak dosa dan tentu saja tak punya kekhasih merasa tersindir, "Kau hanya mencari-cari alasan!!! Lawan aku sekarang!!!" Teriaknya yang jengkel.


"Hah..." Arashi menghela nafas panjang menanggapi sikap keras kepala rekannya itu, "Begini saja, sesampainya dirumah bantu aku bersih-bersih dan setelahnya aku akan meladenimu sampai kau puas..."


Masamune terdiam sejenak untuk berfikir dan iapun lalu menjawab tanpa ada keraguan, "Baiklah, aku setuju...!!!!"

__ADS_1


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 935 : Ingatan Yang Lalu II


__ADS_2