
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
Altenar merupakan kota perbatasan antara kerajaan Alvarez dan kerajaan Avalon akan tetapi kota tersebut masih masuk dalam wilayah terluar kerajaan Avalon.
Kota kecil itu merupakan kota yang cerah, indah dan memiliki udara sejuk karena letaknya berada ditengah-tengah hijaunya hutan dan birunya lautan.
Kota itu juga merupakan tempat yang ramai karena memiliki sebuah dermaga dan tentu saja merupakan tempat keluar masuknya barang.
Para pedagang lalu lalang dikota itu dan mereka terlihat sibuk bongkar maupun muat barang pada kapal-kapal yang sedang berlabuh.
Dikota juga sangat berisik karena orang-orang dari berbagai tempat berkumpul untuk berdagang atau sekadar mencari kebutuhan.
Hal tak biasa terlihat dikota terluar Avalon itu.
Ya, para prajurit gabungan dari tiga kerajaan sedang mengumpulkan persediaan makanan yang nantinya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan saat menyerang para iblis yang menguasai daerah selatan Alvarez.
Para prajurit membaur dalam keramaian kota dan mereka sedang mengangkut barang-barang dari kota menuju pelabuhan dan dikota tersebut ada empat petarung elite dari Avalon.
Mereka adalah Empat Pilar Avalon.
Shiki 'si sihir merah', Raizel 'si tinju petir', Yashiru 'si pedang cahaya' dan Pangeran Avalon Aogami Hiruma.
Mereka berempat ditunjuk oleh aliansi tiga kerajaan untuk memastikan pasokan makanan yang akan digunakan dalam perang.
Raizel 'si tinju petir' dan Yashiru 'si pedang cahaya' berada dikota. Keduanya bertugas membeli pasokan makanan dari pedagang dan mereka membaur dengan para penduduk.
"Hmm... pasokan makanan kurasa sudah cukup dan yang kurang tinggal obat-obatan..." ucap Yashiru dengan melihat daftar belanja.
Raizel yang sedang membawa sebuah barang dibahunya berkata, "Menurutmu akan jadi seperti apakah perang nanti?"
Yashiru kebingungan dalam menjawab, "Entahlah, pihak aliansi sangat berhati-hati jadi kurasa musuh yang dihadapi sangatlah kuat..."
"Aku juga berfikir begitu!! Akupun tak pernah mengira pihak tiga kerajaan akan beraliansi..." ucap Raizel dengan tersenyum lebar.
"Kenapa kau tersenyum?"
"Aku hanya berfikir betapa menariknya perang nanti!! Aku akan bertarung habis-habisan dan menghajar siapapun lawanku..." Raizel malah menyeringai.
"Dasar maniak pertarungan..." ucap Yashiru, "Aku bahkan tak bisa membayangkan berapa banyak korban yang akan gugur dimedan perang nanti..."
*
__ADS_1
Sementara dua dari Empat Pilar Avalon sedang berbelanja dua yang lainnya bertugas dipelabuhan untuk melakukan pengecekan.
Ya, mereka adalah sang pangeran Avalon yaitu Aogami dan Shiki "si sihir merah'
Aogami Hiruma memberikan perintah dengan lantang, "Berkerja lebih cepat!!! Waktu kita tak banyak!!"
"Baik..." jawab para prajurit dengan semangat meski terlihat beberapa dari mereka sudah sangat lelah.
Shiki mendekati sang pangeran dan berkata, "Kita tak perlu terlalu buru-buru!! Istirahat sejenak juga penting!!"
"Tiada pilihan lain!! Perang semakin dekat dan bila nanti pasokan makanan terlambat kita pasti akan kelaparan dan hal itu bisa memicu kekalahan..." ucap Aogami Hiruma dengan serius.
"Aku juga tau itu..." ucap Shiki, "Tapi bersantai sejenak juga penting untuk menghilangkan segala tekanan..."
"Kau tak perlu menasehatiku..." ucap Sang Pangeran yang malah jengkel.
Kota Altenar sangat ramai karena berbatasan dengan laut dan memiliki pelabuhan yang lumayan besar tempat transit kapal-kapal barang.
*****
Tempat yang ramai tapi damai itu akan berubah menjadi neraka yang sesungguhnya karena sebuah masalah tengah mendekat ke arah kota itu.
Dua raja iblis sedang menaiki sebuah perahu kecil ditengah samudra yang letaknya sangat jauh.
Mereka adalah Leonidas 'sang raja iblis gempa' dan Guts 'sang raja iblis bumi'
"Misi kita menghancurkan sebuah kota kecil dan sepertinya semua akan berjalan dengan mudah..." ucap Leonidas 'sang raja iblis gempa'
"Kau terlalu khawatir, kawan..." ucap 'sang raja iblis gempa' dengan santainya, "Cukup sekali seranganku dan kota tersebut akan tenggelam..."
"Kalau begitu lakukan..."
Leonidas berdiri tegak diperahu bagian depan, ia menatap tajam ke depan dengan penuh konsentrasi, "Kotanya terlihat..."
Iapun mengepalkan tangan dan meningkatkan energi, "HIIAA...!!" Leonidas memukul ke depan.
"Krak...!!" Tepat dihadapan sang iblis tercipta retakan-retakan lalu setelahnya diudara muncul gelombang penghancur segalanya yang melesat bersama dengan air laut.
Gelombang penghancur yang melesat diatas permukaan laut perlahan menciptakan gelombang air laut yang terus membesar sampai menggunung tinggi.
*
Lalu dikota para penduduk merasakan sesuatu yang sangat tak biasa yaitu getaran kuat mengguncang bangunan rumah.
"Apa-apaan barusan?"
"Terjadi getaran pada semua bangunan..."
"Kenapa burung-burung berterbangan..." para penduduk yang melihat beberapa kejadian janggal mulah gelisah.
__ADS_1
Diantara mereka ada Yashiru 'si pedang cahaya' dan Raizel 'si tinju petir'
"Apa yang tengah terjadi? Aku merasa ada yang tak beres..." ucap Raizel yang menaruh rasa curiga.
"Aku juga merasa ada yang janggal jadi aku akan memeriksanya..." ucap Yashiru, iapun meningkatkan energi dan dengan sekali pijakan ia melesat ke atap sebuah bangunan tertinggi yang ada dikota tersebut.
Yashiru langsung terbelalak ketika melihat ke arah lautan yang mendadak airnya surut dan dikejauhan gelombang air menggulung tinggi, "Yang benar saja!!!!!!"
"Hey, Yashiru!!! Ada apa!! Kenapa kau berteriak?" Tanya Raizel yang ada dibawah tapi tak dijawab, ia yang penasaran segera meningkatkan energi sehingga kedua kakinya terlapisi oleh petir.
"Sllash!!" Dengan sekali lompatan saja Raizel sudah berada disampinp Yashiru, "Memangnya ada apa, Yashiru?"
Tanpa bicara Yashiru menggunakan jari telunjuk tangan kanannya untuk memberitahu rekannya.
"Apa...!!!" Sontak Raizel terkejut ketika melihat gelombang Tsunami yang menggulung tinggi.
Yashiru menjadi agak kebingungan, "Sekarang apa yang harus kita lakukan, Raizel?"
"Kita bisa saja lari akan tetapi para penduduk pasti mati dan juga tak mungkin mengevakuasi para penduduk!!" Ucap Raizel yang kebingungan harus berbuat apa, "Pergilah dulu ke pantai!! Pergi ke tempat Shiki!!"
"Aku mengerti!!" Jawab Yashiru singkat, iapun meningkatkan energi dan kedua pijakan kakinya bercahaya terang menyilaukan, "Sllash!!" Ia bergerak secepat cahaya dan dalam sekejap sampai diatas kapal yang dinaiki Pangeran Avalon dan Shiki.
Saat ini semua yang ada diatas kapal terbelalak saat melihat tsunami.
"Shiki, apa yang harus kita lakukan?"
Shiki mendadak tersadar, "Aku tak tau tapi kita harus mengurangi dampak dari gelombang air itu..."
"Oh, aku mengerti!!" Jawab Yashiru.
Yashiru yang memiliki serangan jarak jauh segera turun dari atas kapal, menatap tajam ke arah keduanya.
Ia meningkatkan energi dan secara perlahan menarik pedangnya, "HIIAA...!!!!" Yashiru mengayunkan pedangnya sekuat tenaga, "Sllash!!!" Iapun melesatkan tebasan gelombang cahaya.
"DHUUAARR...!!!" Serangan tersebut tepat mengenai bagian tengah gelombang Tsunami tetapi air yang bergerak tetap saja menggulung tinggi meski tak setinggi sebelumnya.
"DYYEESS...!!" Pada akhirnya air yang menggulung tinggi itu menghantam kota Altenar.
Serangan pembuka dari sang iblis mengenai sasaran...!!!
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1025 : Si Gempa Dan Si Bumi
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
__ADS_1
Trima kasih atas perhatiannya.
*****