
Pemimpin kedua Pasukan Bayangan yaitu Tuan Kai tiba akan tetapi ia sudah terlambat.
"Yo, adikku!! Kau terlambat!! Aku telah menghabisi 'si pengacau'...!!"
"Dia adikmu?" Ucap Tatsumi Kidou.
"Ya, dia adikku akan tetapi kami beda pandangan tentang dunia ini!! Pemikiran kami berbeda..."
"Oh..." Tatsumi Kidou merespon datar, "Aku tak akan ikut campur urusan keluarga kalian..."
'Si akhir' tersenyum menyeringai, "Ya, biarkan kami mengurus urusan keluarga kami..."
Iapun beralih menatap Tuan Kai dan berkata, "Hey, adikku!! Aku akan membunuhmu jika kau menghalangi jalanku!!"
Tuan Kai berbisik pada Airi yang berada disampingnya, "Pergilah menjauh dari sini!!"
"Tapi..."
"Bukankah kau harus mencari kakakmu?"
Airi tertunduk, "Benar, tapi bagaimana dengan anda sendiri?"
"Mereka kuat akan tetapi aku akan baik-baik saja dan lagi pula kau tak akan bisa membantuku bukan?"
"Ta-tapi..." Airi masih ragu.
"Pergilah!! "
Pada akhirnya Airi pergi meninggalkan tempat itu meski dalam hati sangat khawatir.
Tuan Kai perlahan menarik sebilah pedang yang tersarung dipinggangnya, "Aku akan menghentikanmu!!!" Ucapnya yang kemudian meningkatkan energi sehingga kedua kakinya berkobar api merah.
'Si akhir' tersenyum menyeringai, "Kalau begitu aku harus menghabisimu..." ucapnya dengan menggenggam erat pedangnya menggunakan kedua tangan.
"HIIAA...!!!!!" Tuan Kai melesat sangat cepat dengan sekali pijakan dan menebas, "Sllash!!!"
"Cthing!!!" 'Si akhir' menahan dengan pedangnya.
Api hitam beradu dengan api merah akibat benturan senjata keduanya.
"Kau lemah adikku sama seperti ayah..." ucap 'si akhir' dengan memperkuat pijakan kedua kakinya untuk bertahan.
Tuan Kai semakin meningkatkan energi dan mendorong lebih kuat, "Kau itu yang paling bodoh, kakak ku!!"
__ADS_1
"Aku mengagumi ayah dan aku menghormati 6 pendiri!!! Akan ku jaga peninggalan mereka!!!" Teriak Tuan Kai.
'Si akhir' sedikit terdorong dari tempatnya semula akan tetapi ia baik-baik saja. Ia melawan dengan memperkuat pijakan kedua kakinya, "Hahahaha...!!! Aku membenci mereka semua dan akan ku hancurkan semua warisan mereka!!!"
"Akan ku ciptakan era yang baru!!!"
Tuan Kai semakin geram, ia melompat ke belakang dan melompat lagi ke depan dengan pijakan kaki yang lebih kuat, "Jangan bercanda!!!" Teriaknya dengan melesatkan tebasan.
"Cthing!!!" Lagi-lagi 'si akhir' menahan dengan pedangnya akan tetapi kali ini ia terlempar ke belakang karena kuatnya dorongan.
'Si akhir' dengan cepat bangkit, "Aku tak sedang bercanda!! Aku serius ingin mengubah dunia dan langkah pertama aku akan menghabisimu adikku..."
"Berisik!!!" Teriak Tuan Kai yang melesat maju lagi.
Iapun meningkatkan energi hingga bergerak bagaikan bola meteor, "Mode : Devil"
Tuan Kai menggunakan wujud iblisnya, ia menggenggam erat sebilah pedangnya dengan menggunakan dua tangan lalu menebas, "Sllash!!!" Gerakan cepat darinya itu berhasil memotong tubuh 'si akhir' jadi dua bagian.
Meskipun terpotong jadi dua bagian tapi 'si akhir' malah tersenyum menyeringai, "Seranganmu itu lemah sekali!!!"
"DHHUUAARR...!!!!" Mendadak tubuh 'si akhir' yang terpotong jadi dua bagian meledakan kobaran api hitam.
Tatsumi Kidou yang mengamati dari kejauhan duduk pada sebuah puing bangunan, ia menyeringai dan berkata, "Sepertinya sebentar lagi aku akan mendapatkan tontonan yang menarik!!!"
"Ya, pertarungan kakak adik yang saling bunuh membunuh adalah sebuah hal yang langka..."
"Kita mulai permainannya, adikku!!" Ucap 'si akhir' setelah kembali dari kematian.
Tuan Kai menjadi sangat geram, ia menyibakan sayap yang berkobar api lalu terbang melesat ke arah 'si akhir', "Aku bukan anak kecil lagi!!!!" Teriaknya dengan melesatkan tebasan.
"Cthing!!!" Tebasan dari atas itu ditahan oleh 'si akhir', ia memperkuat pijakan kedua kakinya dan hal itu membuat tanah tempatnya berpijak jadi hancur.
"Khi..." 'si akhir' menyeringai.
Tuan Kai menekan makin kuat sehingga membuat kedua kaki 'si akhir' semakin terdorong jatuh ke dalam tanah, "Seriuslah!!!!" Teriaknya yang terus mendorong dan hal itu sampai membuat pulau langit miring.
"Kau lemah seperti dulu, adikku..."
"Berhenti main-main denganku!! Aku bukan anak kecil lagi!!!" Teriak Tuan Kai dengan membuka mulut lalu menghembuskan nafas api, "DHHUUAARR...!!"
'Si akhir' terkena ledakan secara langsung dari jarak yang sangat dekat akan tetapi hal itu tak menurunkan kewaspadaan Tuan Kai, "Tunjukan padaku wujud iblismu dan bertarunglah serius!!!" Ucapnya dengan sorot mata tajam.
"WUUSS...!!!" Dengan api hitam bagaikan pendorong dikedua kakinya 'si akhir' melesat menembus kobaran api.
__ADS_1
Iapun melesatkan tebasan-tebasan secara bertubi-tubi, "Sllash!! Sllash!!"
"Shriing...!! Shriing...!!!" Tuan Kai juga melesatkan tebasan-tebasan beruntun juga.
Tubuh keduanya tersayat-sayat pisau akan tetapi mereka sama-sama memulihkan luka-luka dengan regenerasi.
"Hahahahaha!!! Kita kakak beradik akan tetapi tak pernah ku sangka kita akan berakhir dengan saling bunuh!!!" Ucap 'si akhir' yang terus melesatkan tebasan.
"Berisik!!!!" Bentak Tuan Kai yang tak mau kalah dalam hal serangan.
Keduanya menjaga jarak sejenak akan tetapi kemudian masing-masing dari keduanya melesat maju dan saling menebas, "Cthing!!!" Dua pedang mereka saling berbenturan dan kedua energi mereka saling beradu untuk mengalahkan.
Api merah si adik melawan api hitam penuh kebencian dari sang kakak.
Dalam benak pikirannya, Tuan Kai teringat sedikit kenangannya pada 'si akhir' yang dulunya berperan sebagai seorang kakak yang sangat hebat.
Tuan Kai yang merupakan si adik kala itu merupakan iblis kecil lemah yang selalu mengikuti kakaknya.
Kilas balik kisah 2.000 tahun dimulai.
Ya, saat itu 3 iblis muda yang hanya merupakan bocah-bocah nakal sedang bertarung melawan sekelompok naga.
Dan ketiga iblis itu adalah 'si akhir', Tuan Kai dan Utsugi Reina.
"Cih, sialan!!! Kalian bertiga telah mengalahkan seluruh bawahanku dan hal itu tak bisa ku ampuni!!!" Ucap sesosok pria bertubuh besar kekar yang merupakan naga.
Ketiganya nampak sudah babak belur akan tetapi mereka masih memiliki semangat dalam bertarung.
Tuan Kai muda berkata dan memperingatkan, "Aldios sang naga lava!!! Kami harus menangkapmu karena melakukan penghianatan pada Kekaisaran Dewa!! Menyerahlah dan jangan melawan..."
"6 Pendiri mungkin akan mengampuni segala kejahatan anda..."
Aldios sang naga lava malah meningkatkan energi yang meluap-luap, "Jangan harap!!! Jika kalian ingin menangkapku maka kalian harus mengambil nyawaku..." teriaknya dengan lantang.
Sang naga menarik nafas panjang lalu menyerang, "Auman Naga Gunung!!!" Bola lava pijar melesat ke arah ketiganya.
Si wanita iblis yang memiliki kekuatan kegelapan yaitu Utsugi Reina maju, ia mengarahkan dua telapak tangan ke depan lalu menciptakan sebuah dinding kegelapan, "DHUUAARR...!!!" Ledakan tercipta akan tetapi ledakan itu perlahan diserap oleh dinding kegelapan.
"Sepertinya negosiasi gagal..."
Tuan Kai muda geram, "Sial, sekarang apa yang harus kita lakukan?"
'Si akhir' tersenyum menyeringai dan melangkahkan kaki maju, "Bukankah sudah jelas adikku!! Kita akan membawanya dengan cara paksa meski harus membunuhnya!!!!"
__ADS_1
Sebuah kisah dari seorang adik yang mengagumi kakaknya dimulai...!!
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1147 : Kakak ku!!