Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 935 : Ingatan Yang Lalu II


__ADS_3

Setelah perang besar melawan bangsa dewa berakhir, Arashi harus diasingkan dan kembali ke desa Kartaz yang letaknya bagian paling selatan kerajaan Alvarez.


Ya, tak terasa waktu telah berjalan selama 2 bulan dan disaat Arashi telah kembali ke kota Kronoz, ia menemui masalah lain karena rumah yang ia tinggali hancur karena pertarungan.


Beruntung ia bertemu dengan Hanami yang baik hati karena suka rela meminjamkan rumahnya untuk ditinggali.


Lalu dalam perjalanan ke rumah Arashi bertemu dengan Masamune, keduanya sempat beradu pendapat akan tetapi berakhir tanpa perkelahian.


Dan sekarang mereka semua tengah dalam perjalanan menuju rumah baru yang akan ditinggali Arashi nanti.


*


Dikota Kronoz terdapat rumah besar yang dikelilingi oleh pagar beton setinggi dua meter dan didepan rumah terdapat sebuah gerbang besar yang megah.


Rumah itupun terlihat sangat megah sehingga membuat Arashi dan teman-temannya menganga terpana pada kemewahan rumah tersebut meski belum memasukinya.


"Woiy, Arashi!! Apa benar kalian akan tinggal dirumah ini?"


"Memangnya ada apa, Kak Ryuzaki?" Tanya Hikari.


"Yah, aku hanya iri saja..."


"Khihihi..." Arashi tersenyum lebar dan sedang berusaha membuka gerbang dengan kunci, "Aku bisa merasakan rasa irimu karena aku selalu beruntung akan tetapi mau bagaimana lagi? Kau itu selalu sial Ryuzaki dan hidupku selalu mujur karena sering bertemu dengan wanita cantik..."


"Kau boleh saja iri tapi yang namanya takdir tetap saja tak dapat bertukar..." Arashi malah mengejek rekannya itu dan hal itu semakin membuat Masamune jengkel.


Secara perlahan pintu dapat dibukan dan Arashi berkata, "Nah, selamat datang dirumah baruku...!!"


"Yeah...!!!" Yuuka, Yuzuru dan Isla berteriak gembira saat melihat rumah yang akan mereka tinggali lalu Hikari juga semakin kagum dengan kemewahan rumah itu sedangkan Masamune jadi semakin kesal karena iri.


Halaman rumah itupun sangat luas bagaikan lapangan dengan dipermukaannya tertata berbagai macam pot-pot tanaman hias ataupun bunga.


Merekapun memasuki halaman rumah tersebut dengan menatap ke sekeliling penuh rasa kagum.


"Indahnya tempat ini..." ucap Yuzuru dengan suara pelan.


"Khihihi..." Arashi mengelus kepala Yuzuru dengan tersenyum lebar, "Mulai sekarang inilah rumah kita..."


"Emm..." Yuzuru membalas dengan mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


Ya, mereka kemudian menuju rumah tersebut lalu Arashi segera membuka pintu rumah dengan kunci yang diberikan.


"WAAHH...!!!" Merekapun kembali terkagum melihat isi rumah tersebut yang penuh barang-barang mewah.


Arashi menarik nafas panjang dan malah terbatuk, "Uhuk... uhuk...!! Yap, rumah ini sangat besar dengan isi banyak barang!! Kita harus segera membersihkannya sebelum Misaki dan Hima pulang!!"


"Siap...!!" Jawab Yuuka, Yuzuru dan Isla secara serentak penuh dengan semangat sementara itu Hikari terlihat malas karena jiwa nolifenya yang memberontak.


"Lalu kau sendiri mau kemana, Arashi?" Tanya Masamune.


"Aku mau membawa Yuuki yang sakit ke salah satu kamar yang ada dirumah ini dan tentu saja aku akan merawatnya..." jawab Arashi dengan menggendong Yuuki, iapun berjalan memasuki rumah itu lalu bergegas menaiki tangga.


Masamune bergumam dalam hati, "Seorang iblis sakit? Itu hal yang aneh sekali!!"


Ya, setelah membagi tugas merekapun mulai bekerja untuk membersihkan rumah tersebut sebelum sore tiba.


Sementara itu Arashi berada disalah satu ruangan yang letaknya ada dilantai dua, iapun disana merawat Yuuki yang sedang demam dengan mengkompres keningnya.


"Fiuh, kurasa panasnya mulai reda dan sekarang aku bisa meninggalkannya sejenak..." Arashi bergegas keluar dan iapun menutup pintu secara perlahan agar tak mengganggu Yuuki yang sakit.


"Nah, waktunya memeriksa pekerjaan mereka sudah selesai apa belum..." ucapnya dengan perlahan menuruni tangga rumah.


Saat Arashi sampai dibawah iapun menjadi terkejut karena semuanya telah menjadi bersih mengkilat, tertata rapi dan tentu saja kinclong.


"Menyebalkan!!" Ucap Masamune yang muncul dari pintu dapur, "Mengapa aku harus repot-repot ikut membersihkan rumahmu?"


"Khehehehe..." Arashi hanya tertawa pelan, "Yah, jangan berkata seperti itu perbuatanmu baikmu itu sangat membantu, kawan..."


"Aku benar-benar mengucapkan terima kasih..."


"Cih, aku tak butuh rasa terima kasihmu itu!! Dan sekarang karena tugas sudah selesai maka waktunya bertarung...!!!" Ucap Masamune yang terlihat kesal.


"Aku mau saja bertarung denganmu akan tetapi hari mulai sore dan aku mulai lapar jadi bertarungnya besok saja, ya?"


"Apa...!!! Tidak bisa, kau tak bisa menolakku karena kau sudah terikat dengan janji...!!" Masamune menjadi agak keberatan atas perkataan Arashi itu.


"Hmm... kau itu bodoh!! Saat ini diriku melemah karena habis melakukan perjalanan jauh, perut lapas dan kelelahan jadi jikapun kau menang dariku apakah kau akan puas?"


"Ya, tentu saja aku tak akan puas..."

__ADS_1


"Kena deh, dia gampang dibodohi..." gumam Arashi dalam hati dengan tersenyum licik.


"Hari ini kita batalkan saja pertarungannya akan tetapi tiada alasan lagi, besok kau harus berduel melawanku...!!!" Ucap Masamune.


"Ya, itu lebih baik..." jawab Arashi meski dalam hati ia bergumam lagi, "Ogah meladenimu, besok pagi-pagi aku akan langsung kabur..."


Disaat keduanya saling berbincang-bincang, Misaki dan Hima tiba setelah berbelanja seharian bahan kebutuhan.


"WAAH...!!!" Keduanya nampak terpana dengan kemegahan dan kemewahan rumah tersebut.


Misaki menarik nafas panjang lalu berteriak dengan lantang, "Kami pulang!!!"


Semua yang sedang bersih-bersih rumah mendengar suara Misaki itu dan merekapun segera bergegas menuju ke arahnya.


"Wooha... bibi Misaki bawa banyak sekali makanan..." ucap si anak siluman rubah putih, Yuuka.


"Memangnya semua ini habis..." sahut Isla.


Arashi berkata, "Kau terlalu belanja berlebihan, Misaki..."


"Hahahahaha...!! Tenang saja semuanya harus dihabiskan karena semalaman ini kita akan berpesta merayakan rumah baru kita ini...!!!" Teriak Misaki yang terlihat sangat senang sekali.


"Yeah!!!! Kita akan berpesta!!!!" Jawab semuanya yang setuju pada ide Misaki itu.


Semalaman itu mereka semua berpesta pora merayakan rumah baru yang akan mereka tinggali.


Mereka bernyanyi, bersorak ria dan menari bersama dalam penuh kebahagiaan.


Ya, semalaman suntuk mereka berpesta hingga lelah dan tertidur lelap.


Lalu dalam dilantai dua dalam ranjangnya, Yuuki yang sakit mendadak terbangun.


Tubuhnya mendadak mengeluarkan kegelapan pekat dan secara perlahan ia mengembang memasuki wujud dewasa.


"Hah... hah... hah..." nafasnya terdengar tak beraturan lalu keringat dingin bercucuran membasahi wajahnya, "Kesadaranku mendadak kembali yang artinya dia juga telah keluar dari segelnya..."


"Gawat!! Aku harus segera memperingatkan orang-orang diera ini..." ucap Yuuki dewasa yang telah mendapatkan ingatan masa lalunya.


Sesuatu yang tak terduga terjadi yaitu Yuuki mendapatkan ingatan masa lalunya lagi dan apakah yang ingin dia katakan?

__ADS_1


Bahaya seperti apakah itu?


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 936 : Perang Diera Lampau


__ADS_2