Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1034 : Pukul


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Pertarungan antara Tatsumi Saburo 'si tinju penghancur' melawan Guts 'sang raja iblis bumi' mencapai puncaknya dan akan segera berakhir.


Keduanya sekali lagi saling tebas menebas tetapi sama-sama tiada yang terluka lalu setelah berulang kali menyerang baik Guts dan Saburo menjaga jarak.


'Sang raja iblis bumi' itu berteriak, "Kau membuatku muak!!! Akan ku akhir pertarungan ini dengan kekuatan penuhku...!!!!"


"DYYEESS...!!!" Iapun meledakan energi yang sangat kuat lalu menatap tajam, "Mode : Devil"


Tubuhnya berubah membesar bagaikan dipompa saja, ia berubah menjadi 5 kali lipat dari sebelumnya jadi ukuran tinggi badannya yang sekarang adalah 10 meter.


Dalam wujud iblisnya, Guts memiliki sorot mata tajam, sepasang tanduk dikening, ekor panjang lalu tubuh kekar besar penuh dengan otot.


"Inilah wujudku yang sebenarnya..." ucap 'sang raja iblis bumi'


Tatsumi Saburo tak peduli, iapun berlari maju dan langsung saja melesatkan tebasan secara menyilang dengan mengunakan dua pedangnya, "Sllash!!" Tetapi serangannya itu percuma dan 'sang raja iblis bumi' itupun baik-baik saja dan masih berdiri tegak.


"Apakah kau tak pernah mendengarkan bocah?" Ucap Guts dengan sorot mata tajam.


"Gyahahaha...!!" Dengan tertawa lepas Saburo menebas lagi secara menyilang dengan dua pedang akan tetapi Guts tak terluka.


"Biar ku katakan padamu bahwa dalam wujud ini kerasnya kulitku berubah menjadi 5 kali lipat dari pada sebelumnya yang artinya kesempatan menangmu telah hilang..."


Saburo tak peduli, ia dengan tawa lepas menebas lagi mengunakan dua pedang secara menyilang meski tak berguna.


Guts yang merasa diabaikan mulai kesal, "Sialan!!!" Iapun mengepalkan tangan dan memukul dada Saburo, "Jbbuuak...!!" Ia terdorong akan tetapi lapisan berlian ditubuhnya dapat melindunginya.


'Sang raja iblis bumi' itupun mencengkram wajah Saburo dengan tangan kanan lalu menghantamkan ke tanah dan menyeretnya, "Lapisan berlian milikmu memang merepotkan tapi mari kita lihat berapa lama lagi kau dapat bertahan..." ucap Guts.


Saburo mencoba melawan dengan menebas lengan yang sedang mencengkram wajahnya tetapi hal itu percuma saja, "Sial..." ucapnya dengan penuh kekesalan saat tak berdaya.

__ADS_1


Untuk pertama kalinya pria yang semula menikmati pertarungan dan bersenang-senang itu merasa terdesak.


Setelah menyeretnya, Guts mencengkram wajah Saburo tinggi-tinggi lalu membenturkannya dengan sangat kuat ke permukaan tanah, "HIIAA...!!!!"


"DYYEESS...!!" Tercipta cekungan luas tempat Saburo terjatuh, ia tak bergerak lagi.


Guts melepaskan cengkramannya dan berdiri tegak lalu secara perlahan berjalan menjauh, "Fiuh, akhirnya selesai juga..." ucapnya yang lega.


Tetapi secara mendadak tubuh Saburo yang terbaring ditanah meledakan energi kuat.


"Apa!!!!" Guts kembali memalingkan wajah dan menatap ke belakang, "Dia masih hidup ternyata!!!!" Ia terkejut ketika merasakan tekanan energi hebat dari lawan.


"Gyahahaha..." ia tertawa lepas dan secara perlahan berdiri tegak, lapisan berlian ditubuhnya semakin bersinar terang dan mengkilap yang artinya semakin keras.


Ia malah menyarungkan dua pedangnya ke punggung lalu tersenyum menyeringai, "Sekarang aku baru menyadarinya!!! Jika aku tak mampu memberikan luka lewat tebasan maka aku cukup menghajarmu dengan pukulan dan tendangan..."


Guts yang mendengarnya menjadi sangat geram, "Sialan!!! Kau terlalu meremehkanku, bocah!!!" Iapun berlari ke arah Saburo dan langsung mengepalkan tangan.


Dilain sisi Saburo juga mengepalkan tangan dan menyeringai, "DYYEESS...!!!!" Keduanya beradu kepalan tinju dan sepertinya sama-sama imbang.


"Gyahahaha..." Saburo tertawa lepas dan iapun mengepalkan satu tangannya lagi lalu memukul sekuat tenaga, "DYYEESS...!!" Keduanya sama-sama memukul.


"Gyahahaha...!! Entahlah!!" Ucap Saburo dengan memundurkan satu langkah kaki ke belakang lalu memukul wajah lawan, "Jbbllast!!" Kali ini 'sang raja iblis bumi' itu terlempar.


Bahkan ia mimisan, "Sial, mengapa darah bisa mengalir dari hidungku..." gumamnya dalam hati dengan mengusap darah dihidungnya.


Saburo memukul lagi akan tetapi dapat dengan mudah ditahan menggunakan telapak tangan oleh Guts, "Menyerahlah saja, sialan!!" Ucap 'sang raja iblis bumi' itu dengan sorot mata tajam.


Saburo menyeringai dan ia malah menghantamkan kepalanya pada wajah lawan, "Jbbuuak!!!" Guts yang tak mengantisipasi jadi jatuh tersungkur.


Ia sangat geram dan mencoba bangkit lagi tetapi Saburo melompat dan jatuh tepat dipunggung 'sang raja iblis bumi', "Jbbuuak...!!"


"Uhuk!!" Kali ini Guts dibuat muntah darah.


"Gyahahahaha..." diatas punggung Saburo menyatukan dua kepalan tangan dan iapun tanpa ragu menghantam leher lawan, "Jbbuuak...!!!" Kepala 'sang raja iblis bumi' sampai menyentuh tanah.


"Brengsek!!!!" Teriak Guts yang kesal dan iapun meledakan energi kuat sampai mementalkan Saburo yang ada dipunggungnya.


"Gyahahaha...!!" Saburo segera berdiri tegak meski terpental.

__ADS_1


Guts secara perlahan berdiri lagi dan dia terlihat sangat marah, "Sialan!!! Kau membuatku kerepotan, bocah!!! Sekarang aku tak akan segan lagi untuk menghabisimu..."


"Gyahahaha...!! Aku suka emosimu!! Luapkan segala amarahmu padaku dan aku akan menghancurkannya!!" Ucap Saburo dengan mengacungkan pedang yang ia genggam ditangan kanannya.


Guts yang geram melompat tepat ke hadapan Saburo, "DYYEESS...!!" Ia jatuh dengan hentakan kaki kuat lalu 'sang raja iblis bumi' itupun langsung memukul dagu lawan, "Jbbuuak...!!!"


Saburo terlempar akan tetapi ia mengambil pedang yang ada dipunggung lalu menancapkannya ke tanah dan iapun berhenti terlempar, "Gyahahaha...!!!" Saburo berlari maju lalu tanpa ragu menebas, "Sllash!!"


"Cruat!!" Guts yang merasa tak dapat dilukai diam saja ditempat tetapi mendadak ia terkejut ketika tebasan Saburo mampu menggores dadanya, "Bagaimana mungkin? Pasti hanya kebetulan saja..." pikirnya yang tak ingin mempercayai.


"Gyahahaha...!!" Saburo menggenggam erat dua pedangnya dengan dua tangan dan ia menebas lagi secara menyilang dengan sekuat tenaga, "Sllash!!"


"Cruat!!" Guts terkejut karena serangan Saburo dapat melukai dirinya dan kali ini bahkan goresan yang ditinggalkan Saburo jauh lebih dalam dari pada sebelumnya.


Iapun segera melompat mundur untuk menjaga jarak, "Aku benci mengakuinya tapi dia mampu melukai ku tapi bagaimana bisa dia melakukannya?" Gumamnya dalam hati yang geram.


Saburo berlari ke arah Guts yang terdiam dan termenung, iapun melancarkan tusukan, "Gyahahaha...!!" Serangan itu tak begitu melukai tubuh 'sang raja iblis bumi' akan tetapi Saburo terus mendorongnya hingga membuat iblis kelas atas itu berpindah tempat.


Guts yang termenung akhirnya sadar, ia yang terdorong ke belakang menyatukan dua kepalan tangan lalu menghantam punggung Saburo dari atas, "Jbbllast...!!" Saburo terjatuh membentur tanah tetapi Guts segera menendang wajahnya, "Jbbuuak...!!" Pria dengan lapisan berlian diseluruh tubuhnya itupun terlempar.


Meski berulang kali dihajar tetapi semangat Saburo semakin membara, ia tertawa dan berdiri lagi dengan sorot mata tajam, "Gyahahaha..."


"Sekarang aku menyadari beberapa hal penting darimu!! Kau petarung yang semakin kuat jadi jika pertarungan berlanjut semakin lama maka hal terburuk akan terjadi..."


"Ya, bisa-bisa aku kalah..." ucap Guts dengan sorot mata tajam, iapun mengakui bahwa Saburo adalah lawan yang berbahaya.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1035 : Kita Kembali!!


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.


*****

__ADS_1


__ADS_2