Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1161 : Keajaiban


__ADS_3

Serangan dari 'sang raja iblis pelahap' begitu hebat dan tak mampu diatasi sehingga Senju Rain dan rekan-rekannya dipaksa jatuh ke tanah.


Meskipun begitu 'si jenius' segera berdiri kembali dan memulihkan segala lukanya dengan regenerasi.


Ia menatap ke langit dimana Va'al telah berubah menjadi pohon raksasa yang tumbuh diatas awan, "Sekarang aku semakin yakin rahasia keabadian para raja iblis dipegang oleh Va'al akan tetapi bagaimana caraku mendekatinya?"


"Untuk mendekatinya aku harus melewati Rafathar 'sang raja iblis pelahap' dan Lindouw 'sang raja iblis kematian'..." gumam Senju Rain dalam hati.


"Zink!!" Yami muncul dengan membawa Ashura dan Misaki.


"Dimana Fusion dari anak-anak Arashi?" Tanya Senju Rain.


Misaki berkata, "Serangan dari 'sang raja iblis kematian' nampaknya mengandung sebuah kutukan bagi orang yang berusaha menangkisnya..."


"Aliran energi orang yang berusaha menangkis tombak 'sang raja iblis kematian' akan jadi kacau..."


"Dan sekarang ini untuk sementara kelima anak kecil itu tak dapat menggunakan energinya sehingga mereka tak dapat bertarung dan kita tak dapat mengandalkan mereka lagi..."


Senju Rain sangat kecewa dengan penjelasan yang diberikan oleh Misaki, "Apa boleh buat!! Tapi sangat disayangkan kita kehilangan kekuatan tempur mereka..." iapun mengambil sebuah keputusan lain.


"Yami bertukarlah dengan Yemi lagi..."


"Baik..." jawab Yami yang perlahan berganti karakter menjadi Yemi.


"Apa yang kau inginkan dariku?" Tanya Yemi.


"Aku ingin kau menghubungi semua orang lewat telepatimu dan mencari salah satu dari mereka yang saat ini tidak bertarung..."


"Perintahkan kemari untuk segera membantuku naik ke atas langit..."


"Dimengerti!!" Jawab Yemi yang langsung paham.


Gadis dengan kekuatan telepati itupun langsung memfokuskan pikirannya dan berbicara satu persatu dengan rekan-rekannya.


Lalu setelah mencoba bertelepati berulang kali tergambar kekecewaan diwajah Yemi, "Maaf..."


"Kenapa kau minta maaf?" Tanya Misaki.


"Aku sudah menghubungi semua orang dengan telepati dan semuanya sibuk dengan pertarungannya masing-masing..." jelas Yemi dengan wajah tertunduk.


"Tak masalah dan kau tak perlu merasa bersalah..." ucap Senju Rain dengan raut wajah kecewa, "Dan sekarang bertukarlah kembali dengan Yami..."


"Baik..." jawab Yemi.


Ashura menatap langit dan berkata, "Kita memang seharusnya tak bergantung pada yang lainnya..."


"Memangnya kau punya ide?" Tanya Misaki.

__ADS_1


"Tidak..." jawab Ashura, "Bukankah kau punya teknik clon jadi mungkin ini saat terbaik menggunakannya..."


Misaki tertunduk, "Energiku saat ini sangat sedikit jadi tak bisa menggunakan teknik itu..."


"Dasar tak berguna..." ucap Ashura.


Yemi telah berganti dengan Yami, "Rain, bagaimana bila aku langsung membawamu saja ke tempat 'raja iblis hutan'?"


"Memangnya kau bisa melakukan hal itu?" Tanya balik Senju Rain.


"Entahlah tapi tak ada salahnya mencoba..." ucap Yami.


Senju Rain setuju karena tak memiliki pilihan lain, "Baiklah kalau begitu!! Mari kita pergi dengan kemampuan teleport!!" Ucapnya dengan sorot mata tajam.


Yami menepuk pundak Senju Rain dan berkata, "Kami pergi!!"


"Zink!!" Keduanya menghilang dengan menggunakan kemampuan teleport.


Ashura yang ditinggalkan menatap langit dan berkata, "Memangnya mereka berdua bisa mencapai tujuan dengan mudah?"


"Apa maksudmu?" Misaki tak mengerti.


"Lawan kita adalah dua iblis kelas tertinggi jadi apa kau pikir mereka hanya menonton saja saat Senju Rain dan Yami sampai tujuan dengan berteleport?"


Misaki terdiam dan kebingungan untuk menjawab, "Tapi Rain pasti sudah memikirkan hal itu..."


Dan benar saja, meski bergerak dengan berteleport tapi Lindouw 'sang raja iblis kematian' merasakan ada yang janggal pada dimensi ruang dan waktu.


"Bodoh, apa kalian pikir aku tak akan menyadari keberadaan kalian?" Iapun menciptakan sebuah tombak lagi, "Aku tak akan membiarkan kalian mendekat..." ucap Lindouw dengan melemparkan tombak tersebut.


"WUUSS...!!" Tombak tersebut melesat lalu menghilang diudara masuk ke celah dimensi dan mengenai Yami yang sedang berteleport


Ia dan Senju Rain jatuh dengan keras membentur tanah.


Senju Rain segera berdiri tegak dan terlihat sangat khawatir, "Kau tak apa, Yami?"


Yami perlahan berdiri tegak dan terlihat sangat kesal, "Lenganku terluka dan untuk sementara aku maupun Yemi tak akan berguna lagi dalam perang ini!! Kami terkena kutukan 'sang raja iblis kematian'..." jelas Yami dengan memegangi lengannya yang terluka.


Senju Rain tertunduk dan ia terlihat menyesal.


"Tap..." Ashura dan Misaki mendekat.


Ashura berkata "Bukankah kau sudah menduganya?"


"Cih, pikiranku sedang buntu..."


"Bodoh..." ucap Ashura lagi, "Bila kau membuat keputusan gegabah lagi maka semua akan mati dengan percuma..."

__ADS_1


Senju Rain yang tertunduk berkata, "Aku frustasi dan mulai berfikir bahwa apakah mungkin kita bisa memenangkan perang ini..."


"Lihat saja, lawan kita 17 raja iblis yang keberadaannya bisa mengguncang dunia dan juga yang paling buruk mereka semua abadi..."


"Tak ada cara untuk menghentikan keabadian mereka bahkan meski kita berusaha susah payah tak terlihat hasilnya..."


"Jika kita tak bisa mendekati Va'al dan menghentikannya maka kita kalah..."


"Ya, kita benar-benar telah kalah..." ucap Senju Rain yang putus asa.


"Jbbuuak!!" Ashura memukul wajah 'si jenius', "Aku mengikutimu bukan karena jenius ataupun pewaris kekuatan hutan akan tetapi karena satu alasan yaitu karena kau tak menyerah..."


"Ya, sekarang tak lagi!! Aku akan bertarung dengan caraku sendiri..."


Senju Rain perlahan berdiri tegak dan ia terlihat geram, "Kau hanya akan bunuh diri!!"


"Aku tak peduli dan itu lebih baik dari pada menyerah..."


Senju Rain terdiam akan tetapi ia terlihat sangat geram, "Sialan!!!"


Misaki yang menatap ke langit berkata, "Hey, Rain!! Apa kau percaya keajaiban?"


"Keajaiban? Konyol sekali!! Tiada yang namanya keajaiban dalam perang..."


"Untuk mencapai kemenangan diperlukan usaha kuat dan tentu saja perjuangan yang keras..."


"Jadi kau tak percaya keajaiban?" Tanya Misaki lagi.


"Tentu saja tidak!!!" Jawab Rain dengan berteriak.


Misaki tersenyum, "Kalau aku percaya keajaiban pasti akan datang saat kita putus asa!!! Ya, keajaiban pasti akan segera datang..."


Senju Rain geram akan tetapi ia tak menanggapi.


Misaki menatap langit yang gelap dan harapannya tentang keajaiban secara perlahan terwujud karena mendadak seperlima potongan pulau langit muncul diatas tiga raja iblis kelas tertinggi itu.


"...!!!!" Semuanya terkejut bahkan Senju Rain sendiri.


Potongan pulau langit itupun jatuh tepat menimpa 3 raja iblis dan sukses membuat ketiganya jatuh ke tanah, "DYYEESS...!!" Getaran yang sangat hebat terjadi.


Semuanya bangunan hancur tak bersisa dan semua petarung terhempas entah kemana.


Senju Rain perlahan bangkit dan iapun tak mengerti akan hal yang baru saja terjadi, "Apa-apaan tadi? Apa yang sebenarnya terjadi?"


Misaki yang juga berhasil selamat berkata, "Tidak ada apa-apa hanya saja keajaiban datang pada kita!!!"


SECERCAH HARAPAN MUNCUL KEMBALI

__ADS_1


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1162 : Menyusup Ke Dalam Jiwa


__ADS_2