Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 951 : Serang Dia!!


__ADS_3

Disaat yang tak terduga, Arashi muncul dihadapan banyak sekali petarung dengan tersenyum lebar, "Khehehe... Aku mulai bosan dan mulai sekarang ku putuskan ikut campur dalam Turnament Lima Bintang ini!!!!"


Iapun berkata dengan entengnya, "Hey, 'si jenius'!! Kau pasti dapat melihatku dan biar ku katakan padamu mulai sekarang aku akan mengambil alih acara ini...!!"


"Kau duduk manis saja disana..."


*


Senju Rain dan para petinggi lainnya yang mengawasi jalannya Turnament Lima Bintang melalui layar monitor besar nampak terkejut dengan kemunculan Arashi.


"Hahahaha... aku tak menduga 'si pengacau' akan memasuki Turnament!!" Master Green Snake malah tertawa.


Hanami yang merupakan putri kerajaan hanya tersenyum, "Yah, kalau aku sudah menduganya akan tetapi apa jadinya jika Arashi ikut campur, ya?"


Master Red Eagle hanya terdiam dan bergumam dalam hati, "Sialan, bocah itu!!! Ku harap dia tak membuat kekacauan yang menggagalkan acara ini!!"


"Aku akan kesana dan secepatnya menyeret 'si pengacau' itu keluar..." ucap Senju Rain yang kesal dan iapun melangkahkan kaki keluar ruangan.


"Tunggu dulu!!" Ucap Thunder.


"Kenapa aku harus menunggu? Apa kita harus menunggu sampai ia membuat onar?" Ucap Senju Rain dengan menghentikan langkah kakinya.


Thunder dengan nada serius berkata, "Perhatikan baik-baik kondisi kita saat ini!! Jika Kosuke Arashi menolak keluar dari sana pasti kau akan bertarung dengannya dan jika hal itu terjadi maka dapat dipastikan Turnament Lima Bintang akan gagal..."


Senju Rain terdiam saat memahami apa yang dikatakan Thunder itu.


Dilain sisi Ryura tersenyum menyeringai saat melihat kemunculan Arashi, "Khehehe... pilihan kita sekarang hanya melihat aksi dari 'si pengacau' dan berharap saja Turnament ini berjalan meski ada sedikit kendala..."


*****


Ditempat Turnament yang sedang berlangsung.


Para petarung yang sebelumnya terhempas satu per satu perlahan berdiri tegak dan mereka terlihat sangat terkejut begitu melihat Arashi.


"Dia, Kosuke Arashi 'si pengacau'!!"


"Bagaimana dia bisa ada disini?"


"Tidak mungkin, apa yang akan ia lakukan?"


Mereka semua sedikit takut terlebih untuk petarung yang mengetahui sepak terjang Arashi.


"Khehehe..." disaat para petarung yang lain ketakutan, Arashi malah tersenyum lebar dan berkata dengan entengnya, "Yo, semuanya!!!!! Ku yakin kalian sudah mengenalku...!!!"


"Ya, aku adalah Kosuke Arashi dan aku adalah pemenang Turnament Lima Bintang tahun kemarin!! Dan sekarang ini aku disini untuk membuat acara ini semakin meriah...!!!" Ucapnya dengan tersenyum lebar.

__ADS_1


Para petarung tak mengerti akan tetapi dengan wajah penuh keceriaan Arashi berkata, "Tak perlu menunggu tersisa 8 orang, aku akan membuat Turnament Lima Bintang menjadi langsung final..."


"Caranya mudah, aku adalah pemenang tahun lalu jadi kalian cukup mengalahkanku sekarang ini!! Dan tentu saja jika kalian dapat mengalahkanku maka kepopuleranku akan jadi milik kalian...!!!!" Ucap Arashi dengan percaya diri tinggi meski yang dikatakannya itu adalah menantang semua peserta.


Para peserta yang memahami apa yang dikatakan Arashi tersenyum menyeringai.


"Dia hanya seorang!!"


"Kita menang jumlah!!"


"Seran dia!!!" Semua peserta tak peduli dari akademi mana bergerak serentak, merekapun memprioritaskan untuk mengalahkan Arashi.


Arashi yang melihat dirinya dikepung dari berbagai sisi malah tersenyum menyeringai, "Aku suka sesuatu yang meriah!! Ya, majulah kemari dan lawan aku!!" Ucapnya yang perlahan meningkatkan energi dan iapun mengembangkan sepasang sayap api dipunggung.


Seorang pria bertubuh kekar besar langsung saja melesat ke arah Arashi, ia mengepalkan tangan yang berlapiskan sarung besi, "HIIAA...!!!"


Karena memiliki insting tajam, Arashi hanya tersenyum lebar, ia memperkuat pijakan kakinya lalu mengepalkan tangan berbalut api, "Khehehe..."


"Jbbllast...!!" Dua kepalan tangan beradu dan Arashi sedikit terdorong dari tempatnya berpijak, "Lumayan kuat..." ucapnya dengan tenang, iapun melemparkan energi yang terfokus pada kepalan tangan yang sedang beradu sekaligus.


"Apa...!!!" Pria dengan sarung tangan besi itu terkejut karena terlempar.


Arashi melompat ke udara akan tetapi dua naga es dan api bergerak menyerangnya dari dua sisi kanan dan kiri.


Semua petarung terhenti sejenak, mereka semua mendongak ke atas, "Apa kita berhasil?"


"Apa dia telah kalah?" Pikir mereka.


Secara mendadak harapan mereka sirna karena Arashi jatuh dengan keras ditanah, "Khehehe... serangan kalian boleh juga akan tetapi belum cukup untuk membuatku gagal..."


Kata-kata penuh ejekan itu semakin membuat para peserta geram dan emosi, "Serang dia!!!!"


"Bunuh dia!!"


"Habisi dia!!"


Mereka semua melemparkan senjatanya masing-masih akan tetapi dengan instingnya yang tajam mudah saja bagi Arashi untuk menghindar, "Ayolah, tak bisakah kalian serius??"


"Sialan!!!" Salah satu petarung yang merupakan siluman harimau menjadi geram, ia melesat cepat lalu tanpa pikir panjang menyerang dengan cakarannya pada wajah Arashi.


Arashi menghindar dengan memiringkan kepala lalu mengejek, "Nyaris saja!!"


Si siluman harimau itu makin emosi dan kembali melesatkan cakaran-cakaran akan tetapi mudah saja dihindari oleh Arashi.


Dilain sisi, Hinowa dan Yuzuru masih terkejut pada keberadaan Arashi.

__ADS_1


"Apa sih yang diinginkan Arashi-senpai? Apa dia berniat menggagalkan Turnament ini?"


Yuzuru hanya terdiam saat menatap Arashi yang sedang bertarung, "Khihihi..."


"Apanya yang lucu? Apa yang membuatmu tertawa?" Tanya Hinowa.


"Yah, papa datang kesini hanya karena ia sedang bosan dan ku yakin papa tak punya niat untuk mengacaukan acara ini..." ucap Yuzuru.


*


Dalam pertarungannya Arashi berhasil mengatasi setiap serangan yang mengarah padanya, "Khehehe... ayolah, apa hanya itu kemampuan yang kalian miliki? Bukankah kalian ingin menang?" Ejek Arashi.


Merekapun menjadi geram dan salah satu peserta berteriak, "Kita harus menyerangnya sekuat tenaga meski itu akan membunuhnya!!"


"Benar sekali!!" Jawab para petarung yang lainnya.


Merekapun berkumpul pada satu titik lalu semuanya mulai meningkatkan energi.


Arashi yang melayang diudara bergumam dalam hati, "Sepertinya mereka berniat melakukan serangan gabungan dan dari yang ku lihat jumlah mereka kurang dari 100 orang jadi seharusnya aku bisa mengatasi mereka..." iapun memfokuskan energi pada kepalan tangan kanan dan dalam sekejap saja elemen kegelapan melapisinya.


Tekanan energi kuat terasa saat semua petarung meningkatkan energinya secara bersamaan, "HIIAA...!!!!" Merekapun menyerang dengan teknik terkuatnya.


"WUUSS...!!!" Sebuah serangan kuat melesat menuju ke arah Arashi.


Arashi hanya tersenyum lebar dengan energi elemen kegelapan yang meluap-luap dari kepalan tangan kanannya, "HIIAA...!!!"


"Jbbllast...!!!" Iapun memukul serangan yang mengarah padanya itu dan secara perlahan serangan tersebut terserap.


"Mustahil!!"


"Tidak mungkin!!"


"Dia mampu menghentikan serangan kita!!" Para petarung terbelalak.


Arashi menatap remeh ke bawah, "Kalian lumayan juga akan tetapi tak sebanding denganku..."


Disaat yang tak terduga sebuah kilauan cahaya melesat jauh dari dalam hutan, iapun langsung melesatkan tendangan, "Jbbuuak...!!" Tetapi tendangan itu ditahan Arashi dengan lengan.


"Khehehe... aku akan melawanmu, senpai!!"


Arashi cukup terkejut dengan kemunculannya itu dan iapun berkata, "Kau boleh juga..."


Ya, kilauan kekuatan elemen cahaya itu berasal dari Rikie yang melakukan fusion dengan Yuuka.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 952 : Jatuh

__ADS_1


__ADS_2