Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1010 : Sang Raja Monster


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Secara mendadak tanah yang merupakan daratan utama Pulau Abad bergetar hebat dan pepohonan yang ada bergoyang, "Apa yang terjadi?" Pikir Daisuke yang tak mengerti akan kejadian mendadak itu.


Batang Pohon Abad berlubang lalu 'sang penguasa hutan' muncul dari dalam pohon itu kemudian kemunculannya itu membuat semua siluman yang berada disana berlutut dan bersujud.


Ia tersenyum dan berkata, "Selamat datang putraku dan juga selamat datang Sunichi Daisuke orang yang memegang separuh dari energi tanpa batas, Cahaya Surga..."


"Orang ini kuat!! Tekanan energinya benar-benar berbeda..." gumam Daisuke dalam hati dan karena tak tau bahwa orang yang ada dihadapannya sang legenda, Daisuke pun bertanya, "Siapa anda sebenarnya?"


"Perkenalkan, orang-orang menyebutku 'sang penguasa hutan' dan aku berasal dari era yang lalu..."


"Lalu mengapa anda bisa mengetahui bahwa aku memiliki sebagian kekuatan Cahaya Surga..."


Sang Penguasa Hutan berkata, "Itu karena aku mampu melihat kapasitas energi seseorang dan untuk ukuran milikmu sangat tidak normal karena kapasitasnya tak terbatas jadi aku menyimpulkan bahwa kau memiliki sebagian dari senjata pemusnah masal itu..."


Daisuke terkesan pada pengamatan dan analisa orang yang berdiri dihadapannya itu.


Senju Rain terlihat serius, "Aku datang untuk membicarakan sesuatu hal penting dengan anda..."


Dengan tenang sang pemilik Pulau Abad itu menjawab, "Aku sudah mengetahui garis besarnya dan tak ku sangka iblis terkuat itu telah kembali lagi..."


"Ya, dan ia telah membuat onar..." jelas Daisuke.


"Hmm... jadi apakah kalian kemari untuk bertanya padaku tentang bagimana cara mengalahkannya?"


"Ya..." jawab Senju Rain dan Daisuke secara bersamaan.


"Sayang sekali!! Aku tak tau cara mengalahkannya..."


"Apa!!!!" Daisuke terkejut sementara itu Senju Rain menatap tajam.


"Bukankah 'si akhir' berasal dari era yang sama dengan anda jadi seharusnya anda tau cara mengalahkannya?" Tanya Senju Rain.


"Benar, dia memang berasal dari 2.000 tahun yang lalu akan tetapi ia tak dikalahkan melainkan iblis terkuat itu disegel..."


"Lalu segel seperti apa yang digunakan untuk menyegelnya?" Tanya Daisuke.


Sang Penguasa Hutan itupun terdiam sejenak akan tetapi kemudian ia menjawab, "Segel itu hanya bisa digunakan 2.000 tahun yang lalu dan cara menyegelnya adalah dengan menipunya..."


"Kalian yang berbeda era tak mungkin bisa menipunya..."

__ADS_1


Senju Rain dan Daisuke terdiam karena merasa kecewa akan tetapi 'si jenius' kemudian bertanya lagi, "Akan kami temukan caranya sendiri mengalahkan 'si akhir' tetapi aku secara pribadi ingin mengajukan pertanyaan pada anda?"


"Pertanyaan apa itu?" Ucap Sang Penguasa Hutan.


"Berapa kali anda memilih pewaris kekuatan hutan dan juga apakah anda mengenal Va'al?" Tanya Senju Rain.


Sang Penguasa Hutan kebingungan menjawab akan tetapi pada akhirnya ia mau mengatakan kejadian yang sebenarnya, "Beberapa kali aku telah memilih pewaris..."


"Pewarisku adalah salah satu dari Delapan Dewa Penguasa yaitu Dewa Hutan lalu kau dan yang satunya adalah 'sang raja iblis hutan' Va'al..."


"1000 tahun yang lalu ada seorang anak dari bangsa iblis yang terdampar dipulau abad..."


"Bocah iblis itu memiliki tubuh yang sangat rapuh dan sakit-sakitan akan tetapi ia memiliki hati yang baik dan juga bakat kejeniusan yang luar biasa..."


"Aku yang tertarik padanya memilihnya untuk menjadi pewaris kekuatan hutan akan tetapi sekitar 700 tahun yang lalu dia pergi dari tempat ini dan aku sangat kecewa begitu mendengar ia telah menjadi iblis jahat..."


"Begitu rupanya..." ucap Senju Rain.


"Cih, tak ku sangka musuh yang akan kita hadapi merupakan pewaris dari kekuatan anda..." ucap Daisuke yang geram.


"Aku minta maaf karena kalian dalam masalah karena diriku..." ucap Sang Penguasa Hutan itu yang merasa bersalah.


Senju Rain yang kesal berkata, "Satu-satunya cara anda memperbaiki kesalahan anda hanya menghentikan Va'al..."


"Ikutlah berperang bersama kami melawan para iblis itu..."


"Sayang sekali hal itu tak mungkin..." ucap Sang Penguasa Hutan.


"Sudah jelas bukan, aku adalah pemilik dan pulau abad itu sendiri, ada dua alasan mengapa aku tak bisa ikut berperang bersama dengan kalian..."


"Alasan pertama, jika aku pergi dari sini maka secara otomatis pulau abad akan tenggelam..."


"Lalu alasan kedua, aku bisa saja ikut berperang akan tetapi aku harus membawa pulau abad berserta dengan isinya tapi aku tak mungkin melakukan ini..."


"Pulau abad berisikan penduduk yang terdiri dari anak-anak dan wanita, jika aku membawa pulau abad maka mereka akan ikut terlibat dalam perang..."


"Begitu rupanya jadi anda tak bisa membantu kami?" Daisuke menjadi agak murung.


"Sayang sekali!! Aku minta maaf..." ucap Sang Penguasa Hutan yang merasa bersalah.


Secara mendadak tetua pulau yang merupakan siluman tikus tua berdiri, "Jika anda tak bisa maka biarkan kami yang membantu Tuan Senju Rain..." ucapnya diikuti oleh berdirinya siluman lain yang semula duduk.


"Apa maksud kalian?" Tanya sang penguasa hutan.


"Anda telah berjasa pada kami dengan memberikan tempat tinggal dan memberi makan lalu menciptakan kehidupan yang bagaikan surga untuk kami jadi untuk kali ini saja biarkan kami berbalas budi dengan membantu Tuan Senju Rain..."


"Itu benar sekali!!"


"Biarkan kami membantunya!!"

__ADS_1


"Kita tak boleh membiarkan para iblis itu!!" Teriak para penduduk dengan bersorak-sorak.


Sang Penguasa Hutan terkejut pada sikap para siluman pulau abad yang ternyata peduli pada dunia luar, "Aku memang tak bisa membantu akan tetapi para siluman ini bisa, jadi semuanya terserah padamu..."


"Aku mengerti!!" Jawab Senju Rain, "Aku sangat senang dengan bantuan kalian dan juga aku menerimanya...!!!!" Ucapnya pada tetua tikus.


Tetua tikus tua itupun berkata, "Ada sekitar 5.000 petarung dari kami dan sekarang apa yang bisa kami lakukan untuk membantu anda?"


Senju Rain berkata dengan serius, "Tunggulah!! 7 hari lagi kita akan menyerang!! Kalian maju saja langsung dari arah depan..."


"Ya, sementara kami akan mengurus bagian belakang..." sahut Daisuke yang jadi sangat senang karena telah mendapatkan bantuan.


Setelah ditolak pihak tiga kerajaan akhirnya ada juga yang mau membantu Red Eagle berperang!!


*****


Sementara itu, di Aera yang sekarang telah menjadi wilayah kekuasaan iblis.


Va'al yang telah kalah memasuki sebuah ruangan dan disana ada Rafathar, Lindouw dan 'si akhir'


"Apakah kau membawa kabar baik tentang bocah, 'si pengacau'?" Tanya Rafathar


Va'al terlihat geram, "Sayang sekali!! Aku malah berakhir kalah dan juga Excel lalu Mogura berhasil ia habisi..."


"Dasar lemah!!" Ejek Lindouw 'sang raja iblis kematian'


Va'al bertambah geram, "Berhenti mengejekku!! Disana ada sang legenda jadi wajar saja aku kalah!!! Aku dikalahkan oleh Sang Naga Emas!!!"


"Apa!!!!" Sontak Rafathar dan Lindouw terkejut.


"Hahahahaha... ini semakin menarik saja!!!" Ucap sang iblis terkuat itu yang malah tertawa.


"Hey, rekanku!!! Sang Raja Monster, bukankah perang akan jadi semakin megah nantinya?" Ucapnya dengan suara lantang.


"Tap... tap... tap..." terdengar langkah kaki seseorang mendekat, ia bertubuh besar kekar dan dia adalah salah satu penguasa penjara Arkstrem.


"Hahahaha... aku menantikan kemegahan perang itu!!!" Ia adalah 'sang raja monster', Tatsumi Kidou.


Aliansi yang mengejutkan dipihak musuh telah terbentuk!!


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1011 : Daratan Pedang


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Trima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2