Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1008 : 7 Hari


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Arashi berfikir lalu ia berkata, "Bukankah dipihak kita punya Yemi dan Yami? Dengan kemampuan mereka yaitu telepati dan teleport jarak jauh menyelamatkan para sandera seharusnya bukan hal yang sulit, 'kan?"


"Emm... itu benar!!" Yui setuju pada pendapat Arashi.


"Sayang sekali!!!" Mendadak 'si jenius' Senju Rain menjadi serius, "Kita tak bisa mengandalkan Yemi dan Yami kali ini..."


"Kenapa?"


"Ya, mereka berdua yang sekarang telah menjadi penghianat dan keduanya berada dipihak musuh..." ucap Senju Rain.


"Apa...!!!!!" Ketiganya terkejut dan tak percaya rekan mereka telah berkhianat.


"Kau pasti bergurau...!!!" Ucap Arashi.


"Kenyataannya memang begitu Yemi Yami telah berkhinat dan hal itu membuat kita kehilangan kemampuan telepati dan teleport yang berharga..."


"Lalu yang paling merepotkan kita harus mencari cara melawan kedua kempuan itu..." ucap 'si jenius' Senju Rain dengan serius.


Ketiganya terdiam dan jadi shock berat ketika mendengar Yemi Yami ada dipihak musuh dan mereka harus melawan keduanya.


"Hahahahaha...!!" Mendadak Arashi tertawa lepas dan iapun berjalan ke arah meja lalu mengambil segelas air putih yang ada disana dan meminumnya, "Semua kenyataan ini membuatku pusing sehingga aku butuh air..."


Pandangan mata ketiganya sejenak teralihkan pada Arashi akan tetapi tak butuh waktu lama Ryusuke bertanya, "Maafkan kami karena tak ada disana waktu itu!! Penyerangan itu pasti melibatkan pertarungan yang sengit jadi berapa korban jiwa dari pihak Red Eagle?"


Senju Rain tertunduk membisu.


"Katakan saja!! Kami siap menerima kenyataan pahit ini..." ucap Arashi.


'Si jenius' itupun secara perlahan mengangkat wajahnya lalu berkata, "Ada 6 anggota Red Eagle yang tewas dalam penyerangan itu!!"


"Mereka adalah Kuruto Tomori 'gadis siluman harimau putih', Nakaru Kazumi 'pria dengan kemampuan memperbesar dan memperkecil', Hishigi Nanami dan Hayashi Hisako lalu Yukimura Kiriya 'si golem tanah'..."


"Kemudian yang terakhir ada Seishirou Koharu, 'pria dengan kemampuan memperbanyak..."


"Kita telah kehilangan 6 anggota Red Eagle dan hal itu merupakan pukulan mental yang sangat berat bagi kita..."


Ketiganya terdiam dengan menunjukan wajah bersedih atas kematian 6 rekan mereka itu.


Tetapi Arashi dengan cepat mengangkat wajahnya dan berkata, "Tiada gunanya kita larut dalam kesedihan!! Kita harus semangat dan bangkit lagi!!"


"Benar!!!" Sahut Yui yang berusaha menerima pahitnya kenyataan, "Mereka berlima pasti tak ingin kita terus-menerus sedih!! Mereka pasti ingin kita segera bangkit dan tersenyum lagi!!"


Senju Rain dan Ryusuke terlihat senang karena keduanya tak begitu terpukul.

__ADS_1


"Jadi apa yang sekarang akan kau lakukan?" Tanya Ryusuke.


"Benar, apa kau punya rencana?" Sahut Arashi.


Senju Rain berkata, "Aku berniat memulai perang dengan mereka para iblis..."


"Baik, aku ikut..." jawab Arashi secara spontan.


"Aku juga!!" Sahut Ryusuke.


"Anu... memangnya kau sudah punya strategi perangnya, Rain?" Tanya Yui.


"Awalnya sudah akan tetapi aku harus mengatur ulangnya karena strategi itu gagal..."


"Gagal? Bukankah perang saja belum dimulai tapi bagaimana strategi itu bisa gagal?" Tanya Arashi.


"Salah satu penyebab kegagalannya adalah kau, Arashi..." jelas Senju Rain dengan sorot mata tajam pada Arashi akan tetapi Arashi tak mengerti, "Aku berniat pergi menuju Kerajaan Avalon untuk meminta bantuan yang dimana saat itu diadakan pertemuan empat kerajaan..."


"Dan kalianpun pasti terkejut mengetahui bahwa aku ditolak mentah-mentah dengan berbagai alasan..."


"Kenapa bisa ditolak?" Tanya Yui.


"Mereka beranggapan berkerja sama dengan Red Eagle tidak menguntungkan sama sekali dan juga kita dianggap tukang rusuh jadi mereka tak mau membantu kita..." jelas Senju Rain.


Arashi merasa bersalah karena sering berulah akan tetapi ia malah tertawa,"Hehehe... kalau begitu maaf karena membuat kerepotan sebelum perang dimulai!!"


"Lalu apa yang akan kau lakukan setelah ditolak oleh pihak kerajaan lain?" Tanya Ryusuke.


"Aku berniat mencari pasukanku sendiri!! Sekelompok pasukan yang benar-benar ingin membantu kita..."


"Fatal?" Yui tak mengerti.


"Maksudnya rekan yang tak setia bisa saja mengkhianati kita dalam perang nanti..." jelas Ryusuke.


Arashi terdiam, ia berfikir dan mencoba mengingat-ingat sesuatu yang telah ia lupakan, "Hmm... oh, ya!! Ada suatu hal yang penting dan itu harus ku sampaikan padamu!!"


"Memangnya hal penting itu apa?" Tanya Senju Rain dengan serius.


"Aku agak lupa..." Arashi mencoba mengingatnya dan hal itu membuat Senju Rain yang semula menanggapi dengan serius menjadi agak kesal, "Benar, sekali!! Sekarang aku ingat..."


"Ayolah, berhenti basa-basi..." ucap Ryusuke yang juga mendengarkan.


"Ini tentang kekuatan musuh kita!! Diantara para raja iblis itu ada iblis kelas tertinggi dan dia juga merupakan pewaris kekuatan hutan sama sepertimu..."


"Itu tidak mungkin!!!" Ryusuke dan Yui terkejut.


"Namanya Va'al dan mungkin dia akan menjadi lawan yang merepotkan bagimu..."


Senju Rain malah menyeringai, "Tak masalah jika dia juga merupakan pewaris kekuatan hutan sama sepertiku..."


"Ya, peperangan itu bisa menjadi ajang untuk menentukan siapa yang pantas menjadi pewaris kekuatan hutan yang sebenarnya..." ucap Senju Rain dengan percaya diri dan hal itupun membuat Yui dan Ryusuke lega.


"Hmm..." Arashi mencoba mengingat sesuatu lalu setelah ia berfikir, iapun berkata, "Ada satu hal lagi yang ingin ku katakan padamu..."

__ADS_1


"Apa itu?"


"Kau yang merupakan 'si jenius' yang mengatur strategi harus tau bahwa musuh memiliki semacam kemampuan yang membuat pasukan mereka hidup lagi..."


Senju Rain menatap tajam, "Apa maksudmu?"


"Mogura, ia merupakan salah satu 'raja iblis' dan ia adalah iblis kelas atas lalu di Aera 'Sang Naga Emas' telah menghancurkan kepala jantungnya dan hal itu seharusnya sudah cukup untuk membunuhnya akan tetapi hal lain terjadi!!! Dia muncul ditempat ini dan berbuat onar..."


"Menurut pendapatku saja dia memang telah mati ditangan 'Naga Emas' akan tetapi ia juga dihidupkan kembali oleh musuh kita..."


Ryusuke dan Yui hanya bisa terdiam dan tak dapat berkomentar akan tetapi Senju Rain yang serius berkata, "Ku harap pendapatmu itu salah..."


"Akupun juga berharap begitu..."


"Akan sangat merepotkan jika musuh kita dapat dibangkitkan lagi..." ucap Senju Rain.


Ryusuke bertanya, "Ngomong-ngomong, kapan kita akan melakukan serangan balasan?"


"Aku sedang mengumpulkan rekan-rekan kita yang terpencar dan setelah semua terkumpul kita akan berperang!! Ya, 7 hari lagi kita akan beraksi..." jawab Ryusuke.


Mendadak Arashi berteriak dengan keras, "Yosh!!!!! Dalam waktu 7 hari aku akan berlatih lebih keras dan lebih keras lagi!! Aku akan jadi lebih kuat dari pada sebelumnya...!!"


"Aku akan menghajar para iblis sialan itu...!!!"


Senju Rain dan Yui tersenyum mendengar semangat Arashi.


"Aku juga perlu berlatih mengendalikan kekuatan 'sang pendiri'..." gumam Ryusuke dalam hati, ia kemudian bertanya, "Untuk perang, apa perlu kita meminta bantuan Pasukan Bayangan?"


Senju Rain berkata, "Mereka menutup informasi dunia luar pada kalian yang artinya mereka menghambat kalian!! Jadi kurasa meminta bantuan pada mereka adalah hal yang tak diperlukan...!!"


"Aku mengerti..." jawab Ryusuke.


"Ngomong-ngomong saat ini kau ada dimana, Rain?" Tanya Yui.


"Aku ada ditengah samudra bersama dengan Ryusaki..."


Yui heran, "Memangnya kau mau kemana?"


"Aku mau merekrut mereka!!"


"Siapa mereka?"


"Mereka adalah pasukan yang setia padaku...!!!" Ucap Senju Rain dengan tersenyum.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1009 : Kami Hanya Pelayan


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Trima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2