Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 980 : Serbuan


__ADS_3

Arashi perlahan meningkatkan energinya dan iapun berubah menjadi sangat tenang lalu secara perlahan ujung rambutnya berubah menjadi putih lalu bagian pangkalnya berubah menghitam, "Mode : Cahaya Kegelapan"


Rafathar yang merupakan iblis kelas atas menjadi waspada karena merasakan hal tak wajar dari lawannya, "Kekuatan apa itu?" Pikirnya dalam hati.


Arashi menarik nafas panjang lalu berteriak "Aku akan pergi dari sini...!!!!!!!!"


"Jangan harap!!!!!" Teriak Rafathar dengan sorot mata tajam dan iapun langsung memukul dengan kepalan tangan berbalutkan api.


"Jbbllast!!!" Tinju api milik 'raja iblis pelahap' itu ditahan dengan mudah menggunakan telapak tangan kanan yang telah dilapisi elemen kegelapan.


"Apa!!! Bagaimana mungkin!!!" Ucap Rafathar secara spontan karena terkejut.


"Inilah kekuatan terhebatku!!!" Teriak Arashi dengan memfokuskan energi pada kepalan tangan kiri.


Kepalan tangan kirinya bercahaya sangat menyilaukan karena terlapisi elemen cahaya, Arashi dengan segenap tekadnya langsung memukul wajah 'sang raja iblis pelahap'


"JBBLLAAST...!!!"


Rafathar sempat memperkeras tubuhnya akan tetapi karena pukulan Arashi sangat cepat dan mematikan maka hal itu tak berguna.


Kepala 'sang raja iblis pelahap' itu sekejap saja hancur lebur tanpa sisa tetapi Arashi menyadari hal itupun belum cukup untuk membunuhnya.


"HIIAA...!!!" Arashi lalu berulang kali melesatkan pukulan-pukulan cahaya pada tubuh tanpa kepala itu sehingga membuatnya hancur tanpa sisa.


"Hah... hah... hah..." setelahnya Arashi terlihat sangat kelelahan, "Aku tau dia belum mati tapi untuk sekarang aku bisa lepas sebentar darinya..." ucapnya.


Tanpa buang-buang waktu Arashi memfokuskan energi berelemen cahaya pada kedua kakinya, "Sllash!!!" Dengan sekali lompatan saja ia melesat secepat cahaya menuju ke arah Va'al 'sang raja iblis hutan' yang menyandra Yui.


"Dia datang..." ucap Lindouw dengan santainya.


"Hah? Apa maksudmu?" Ucap Va'al yang tak menyadari.


"Jbbllast...!!" Tanpa ragu Arashi menendang tubuh Va'al dengan kecepatan cahaya sehingga hancur lebur.


"Ugh!! Sial, cepat sekali!!" Pikir Va'al yang dengan cepat meregenerasi tubuhnya.


Arashi segera melepaskan Yui dari jeratan sulur-sulur yang mengikatnya, "Kau tak apa, Yui?"


"Emm..." Yui hanya menjawab dengan mengangguk.


Va'al menjadi sangat geram karena Arashi telah membebaskan sandranya, "Kau tak akan pergi kemanapun, bocah!!!" Teriaknya dengan mengarahkan dua telapak tangan ke depan sehingga muncul akar-akaran.


"Sllash!!" Tetapi Arashi mampu bergerak secepat cahaya sehingga ia dan Yui mampu lepas dari akar-akaran yang berniat menangkapnya.


"Dia lepas..." ucap Lindouw dengan entengnya.


"Sialan!! Mengapa kau tak membantuku!! Jika saja kau ikut bertindak mungkin saja kedua bocah itu tak akan bisa lari...!!" Ucap Va'al yang kesal pada sikap rekannya itu.


"Bukankah kau sendiri yang bilang jangan ikut campur dan menyuruhku untuk diam saja?"

__ADS_1


Va'al terdiam seketika dan tak dapat berkata apapun lagi.


Lindouw mengejek, "Sebagai raja iblis kelas atas kau sangat menyedihkan, Va'al..."


"Berisik!!!!!" Teriak Va'al yang jadi emosi, ia yang telah dipermalukan memutuskan segera mengejar Arashi dan Yui.


*


"Sllash!!" Dalam sekejap saja Arashi dan Yui sampai ke tempat Ryusuke yang diobati perempuan dari Pasukan Bayangan.


"Kita harus segera pergi dari tempat ini..." ucap Arashi.


"Aku tau tapi aku sedang merawatnya dan kita tak mungkin meninggalkan tuan kedua dan pertama..." jawab perempuan dari Pasukan Bayangan itu.


"Aku akan membantumu mengobatinya..." ucap Yui yang secara spontan mengembangkan sepasang sayap cahaya dan mulai memulihkan Ryusuke.


Arashi yang mengamati keadaan berkata, "Aku akan membantu mereka berdua sementara itu persiapkan tiket keluar kita dari tempat ini..."


"Aku mengerti...!!" Jawab perempuan dari Pasukan Bayangan itu.


"Sllash!!" Sekejap saja Arashi bergerak dengan kecepatan cahaya.


*


Pemimpin pertama Pasukan Bayangan yang merupakan pemilik kekuatan naga sedang bertarung melawan iblis terkuat yaitu 'si akhir'


"Jbbllast!!" Sang pemimpin pertama itu menahannya dengan telapak kaki.


"Ayolah, serang aku dan jangan bertahan terus, pak tua!!!" Ejek 'si akhir'


Keduanya saling bertarung, beradu energi dan terlihat seimbang akan tetapi Arashi dengan kecepatan cahayanya ikut campur, iapun memukul sekuat tenaga iblis terkuat itu dari belakang, "Jbbllast...!!!"


"...!!!" Pemimpin pertama dari Pasukan Bayangan itu terkejut pada apa yang dilakukan Arashi terlebih pada iblis terkuat yang terhempas cukup jauh.


"Hey, pak tua naga!! Apa yang kau tunggu!! Kita tak punya waktu lagi!!" Ucap Arashi yang menyadarkannya, iapun bergerak lagi secepat cahaya dan pemimpin pertama mengikutinya.


Sementara disisi lain pemimpin kedua dari Pasukan Bayangan nampak kelelahan dan ia dalam kepungan para raja iblis.


"Kau tak bisa lari lagi!!!" Ucap Leonidas dengan mengepalkan tangan berlapiskan kemampuan gempa, "Krak...!!" Ia memukul udara yang ada di depannya dan tercipta retakan-retakan yang menghasilkan gelombang penghancur segalanya.


"Sial..." gumam pemimpin kedua yang terluka.


Iapun kebingungan dalam mengatasi serangan yang ada dihadapannya tetapi disaat yang tak terduga Arashi bergerak secepat cahaya lalu berdiri tepat dihadapannya.


"Aku dapat mengatasinya..." ucapnya dengan mengarahkan dua telapak tangan ke depan lalu menciptakan dinding kegelapan sehingga perlahan serangan penghancur segalanya itu terserap.


"...!!!" Para iblis yang lainnya terkejut dengan kemunculan Arashi yang begitu cepat apa lagi ia mampu mengatasi serangan gempa.


"Aku selamat..." ucap sang pemimpin kedua.

__ADS_1


Arashi berteriak, "Jangan senang dulu!! Kita belum selamat bila belum keluar dari tempat ini!!!" Iapun mengepalkan tangan kanan berlapiskan energi cahaya lalu memukul permukaan tanah.


"DYYEESS...!!!" tercipta kilauan cahaya sangat terang sekali sehingga mengaburkan pandangan para raja iblis dan Arashi berserta pemimpin kedua bisa lari.


Tak butuh waktu lama mereka semua telah berkumpul pada satu titik.


Pemimpin pertama Pasukan Bayangan berkata, "Lakukan!! Mari pergi dari tempat ini!!"


"Baik..." jawab perempuan dari Pasukan Bayangan yang langsung saja mengeluarkan kuas dan kanvas, iapun mulai melukis, "Teknik Sihir Lukisan"


Dilain sisi Va'al mulai mendekat, "Tak akan ku biarkan kalian lari...!!!" Teriaknya dengan mengarahkan kedua tangan ke depan dan menciptakan gelombang akar.


Sang pemimpin pertama menarik nafas panjang lalu meningkatkan energi, "Auman Naga!!!"


"DHUUAARR...!!!" serangan Va'al dapat diatasi dan mereka semua melompat ke dalam lukisan yang diciptakan untuk kabur.


"Sialan, mereka berhasil lolos..." ucap Va'al yang kesal.


Tempat itupun hancur lebur karena pertarungan dan para raja iblis merasa sangat terhina karena lawan bisa lolos.


Lalu disaat yang sama 7 bawahan Lindouw yang merupakan para wanita muncul.


"Kalian sudah kembali..." ucap Lindouw


"Anu... tuan, sebenarnya apa yang terjadi ditempat ini?" Tanya salah satu iblis wanita yang bernama Maria.


Lindouw terdiam sejenak lalu berkata, "Kalian tak perlu tau tentang apa yang terjadi ditempat ini dan informasi apa yang telah kalian dapat?"


Maria yang merupakan pemimpin 7 iblis wanita itupun mengambil nafas panjang, "Maaf tuan, ini merupakan sebuah informasi yang mengejutkan..."


"Apa itu?"


Wanita iblis itu berserta rekannya kebingungan untuk menjelaskan, "Anu..."


"Cepat katakan saja..."


"Anu... Tuan Venom, Tuan Karma dan Tuan Kamui tak kunjung kembali karena mereka telah dikalahkan didaerah selatan..."


"Apa!!!!!" Sontak laporan itupun membuat para raja iblis yang lainnya terkejut bahkan shock.


Tetapi sang iblis terkuat 'si akhir' malah tertawa lepas, "Khahahahaha... sepertinya sudah dimulai!!! Setelah kita menaklukan Aera maka selanjutnya adalah daerah selatan..."


"Ya, persiapkan diri kalian karena peperangan hebat akan segera dimulai!!! Kita akan memulai penyerbuan!!!"


Kata-kata iblis terkuat itupun membuat yang lainnya tersenyum menyeringai penuh semangat. Merekapun terlihat setuju untuk menyerang daerah selatan.


Tetapi diantara mereka ada satu raja iblis yang tertunduk penuh amarah, "Lain kali akan ku habisi bocah naga itu!! Ya, inilah sumpahku!!" Ucapnya dan dia tak lain adalah 'sang raja iblis pelahap'


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 981 : Dunia Dalam Kerisauan

__ADS_1


__ADS_2