
Arashi menjadi kesal dan menganggap kata-kata lawannya sebagai ejekan, iapun melesat lalu melompat, "HIIAA...!!!" Iapun mengepalkan tangan yang seluruh energinya terfokus pada satu titik.
Disaat yang sama Rafathar memasang kuda-kuda dan juga mengepalkan tangan, "Ya, aku bisa melahap seranganmu dan juga mengembalikannya..."
"Jbbllast...!!" Dua kepalan tangan yang sama-sama berbalutkan elemen api saling beradu.
"Apa...!!!!" Arashi terkejut dan bergumam dalam hati, "Sial, dia menggunakan energiku untuk melawanku lagi!! Kemampuannya seperti memantulkan..."
Arashi terdorong ke belakang dan disaat itulah 'sang raja iblis pelahap' berkata, "Sekarang saatnya aku juga menunjukan kemampuanku..."
Arashi waspada akan tetapi secara mendadak 'sang raja iblis pelahap' menghilang dalam sekejap, "Zink!!!"
"Apa!! Teleport!! Tak ku sangka dia bisa menggunakan kemampuan itu!!" Pikir Arashi yang terkejut dan iapun segera mempertajamkan insting karena lawan bisa muncul kapanpun dan dimanapun.
"Zink!!!" Rafathar muncul tepat diatas Arashi dan langsung saja melesatkan sebuah tendangan.
Arashi yang telah mempertajamkan insting segera menyilangkan dua tangannya untuk bertahan, "Jbbuuak...!!" Lantai tempat berpijak Arashi menjadi retak.
"1 ton!!" Ucap Rafathar yang secara mendadak berat kakinya berubah.
__ADS_1
"Ugh!!" Arashi yang menahannya dengan menyilangkan dua tangan sampai harus menekuk lututnya.
Rafathar menatap tajam karena lawan bisa bertahan, iapun melompat ke belakang dan menunjukan kemampuannya yang lain, "Supersonic..."
"Sllash!!!" Ia bergerak secepat suara dan langsung saja menendang perut Arashi, "Jbbuuak!!!"
Arashi terlempar cukup jauh sampai tubuhnya membentur dinding ruangan akan tetapi Rafathar 'sang raja iblis pelahap' tak membiarkannya istirahat meski sejenak.
Ia mengeluarkan kemampuannya yang lain, "Shadow..." secara mendadak ia berubah menjadi bayangan lalu merayap pada permukaan lantai dan muncul tepat dihadapan Arashi kemudian langsung mencengkram kepalanya.
"Ugh!!" Arashi meronta-ronta mencoba melepaskan diri.
Hantamannya itu begitu kuat sampai-sampai membuat dinding menjadi retak-retak, "Krak... Krak..."
*
"Arashi...!!!!!" Teriak Yui yang menjadi sandra, iapun terlihat sangat khawatir pada kondisi temannya itu.
"Khehehe..." Va'al yang berada dibelakangnya dan mengikatnya tertawa, "Khawatirkan dirimu sendiri jangan orang lain karena bila ia mati maka aku juga akan menghabisimu, gadis kecil..."
__ADS_1
Yui melirik ke belakang dan nampak sedih, "Ini buruk!! Kami benar-benar tak diuntungkan terlebih aku yang menjadi sandra hanya menambah beban Arashi saja..." gumamnya dalam hati.
*
Kepulan dedebuan perlahan menghilang lalu nampaklah Rafathar masih berdiri tegak dengan mencengkram wajah Arashi.
"Apa kau sudah kalah? Ya, jika itu terjadi maka aku akan sangat kecewa..." ucap 'sang raja iblis pelahap' itu
Lalu secara mendadak tekanan energi kegelapan yang luar biasa hebat meledak dari tubuh Arashi dan sampai menyelimutinya.
Hal itupun membuat Rafathar terpaksa melompat ke belakang waspada dengan sorot mata tajam, "Apa yang terjadi? Mengapa ia memiliki tekanan energi iblis?" Gumamnya dalam hati.
"Mode : Devil" secara mendadak balutan kegelapan Arashi meledak dan nampaklah Arashi dalam wujud iblisnya.
Rafathar menatap tajam dan nampak kesal, "Aku tak mengerti mengapa kau bisa juga memiliki kekuatan iblis akan tetapi hal itu belumlah cukup..."
"Aku adalah 'sang raja iblis pelahap' yang telah memakan 10.000 iblis dan mendapatkan semua kemampuan mereka jadi sekeras apapun usahamu tetap saja tak akan mampu mengalahkanku..."
Arashi menjadi geram, "Jangan sombong!! Kita lihat saja aku akan mengalahkanmu, sialan!!!"
__ADS_1
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 976 : Si Pengacau Vs Si Pelahap II