
Hoshimiya-sensei menggunakan sebuah teknik terlarang yang dimana ia bisa memanggil 9 pengguna jubah raja kegelapan terkuat dari masa lalu.
Ya, pertarungan sengit antara 'raja monster' Tasumi Kidou dan 'si akhir' yang melawan 10 pengguna jubah raja kegelapan telah dimulai.
'Si akhir' menghadapi seorang pengguna jubah raja yang memiliki kemampuan teleport.
"Zink!!" Ia muncul dari atas dengan serangan tusukan akan tetapi hal itu direspon cepat oleh sang iblis.
Ia menghindar dengan melompat ke belakang, "Dari semua petarung yang ada hanya petarung berkemampuan teleport yang paling ku benci..." 'si akhir' menggenggam erat pedangnya sehingga berkobar api.
"Zink!!" Pengguna teleport muncul disamping 'si akhir' dan iapun segera melesatkan tebasan cepat sehingga mampu membelahnya jadi dua bagian meski sasaran sempat menangkis.
Tetapi meski terluka secara perlahan si pengguna teleport dengan cepat pulih, "Sudah ku duga sama seperti dulu..."
"Mereka tidak memiliki kemampuan regenerasi akan tetapi mereka adalah jiwa orang yang telah mati dan tak mungkin dapat ku lukai entah dengan cara apapun..."
"Ini benar-benar merepotkan..." gumam 'si akhir' dalam hati setelah pria yang ia belah pulih kembali.
"WUUSS...!!"
"DYYEESS...!!! DYYEESS...!!" Tiga petarung melesat secepat angin yang berhembus dan jatuh tepat dihadapan 'si akhir'
"Melawan empat orang petarung terkuat memang sangat merepotkan..." pikir 'si akhir' yang dalam posisi waspada.
Salah satu dari mereka mengangkat pedang ke atas dengan dua tangan dan mulai mengumpulkan energi sehingga kegelapan perlahan menyelimutinya.
"Gawat!!!" 'Si akhir' merasakan ada bahaya, ia melesat maju dengan sekali pijakan kaki yang berkobar api lalu tanpa ragu melesatkan tebasan.
"Cthing!!!!!" Pedang keduanya saling berbenturan sehingga serangan berelemen api dan kegelapan saling beradu.
Pemilik jubah raja yang dibangkitkan itupun kalah kuat dan iapun terbelah menjadi dua bagian.
Tetapi disaat yang bersamaan 3 petarung yang lainnya menyerang secara bersamaan dengan tebasan, "Sllash!!"
'Si akhir' langsung saja meningkatkan energinya sehingga meledak kobaran api dari seluruh tubuhnya, "DHHUUAARR...!!" Ketiga petarung yang berniat menyerangnya terhempas jauh-jauh karena ledakan api kuat.
Mereka berempat berdiri kembali dan bagaikan waktu yang berjalan mundur keempatnya secara perlahan pulih.
__ADS_1
'Si akhir' menatap tajam dan terlihat sangat kesal, "Kalian petarung yang sudah mati seharusnya kembali saja ke akhirat dan jangan ganggu urusan kami yang masih hidup..."
"Maaf saja, kami tak bisa kembali ke akhirat sebelum misi yang diberikan oleh orang yang memanggil kami selesai..." jawab pria pengguna jubah raja yang memiliki kemampuan teleport.
*
Dilain sisi.
Tatsumi Kidou dikeroyok oleh empat orang sekaligus akan tetapi serangan mereka tetap saja tak mampu menggores lapisan berlian yang ada diseluruh kulit tubuhnya, "Hahahaha...!!" Tatsumi Kidou menyerang dengan tebasan membabi-buta.
Empat orang yang melawannya terpaksa harus melangkahkan kaki mundur dan menghindari setiap tebasan.
"Ayolah, bukankah kalian berempat ksatria kegelapan terkuat yang pernah ada jadi kekuatan kalian seharusnya lebih dari ini?" Ucap Tatsumi Kidou yang terus mendesak.
Salah satu dari mereka yang merupakan pengguna jubah raja wanita merapal sebuah mantra pada pedangnya, "Kau terlalu sombong..." iapun melesatkan tusukan.
Tatsumi Kidou merasakan bahaya jadi ia menahan tusukan tersebut dengan pedangnya, "Apa!!!" Ternyata tusukan tersebut tak dapat dihentikan karena menembus pedang Tatsumi Kidou dan menembus lapisan berlian hitam yang ada ditubuhnya.
"Jleebb...!!!" Perut Tatsumi Kidou tertusuk.
"Ya, kau yang memiliki pertahanan mutlak masih dapat diserang karena pedangku memiliki kemampuan menembus sehingga dapat menyerang tubuh bagian dalam dirimu..." ucap wanita pengguna jubah raja itu.
Meskipun terluka Tatsumi Kidou segera berdiri tegak dan ia sangat marah, "Kurang ajar, kau, wanita!!!"
Ia lengah lagi karena seorang pengguna jubah raja yang lainnya muncul tepat dibelakang punggungnya, "Payah..." ucapnya dengan meletakan telapak tangan kanan pada punggung tubuh 'sang raja monster' sehingga sebuah segel sihir tertempel ditubuhnya.
"Apa yang kau lakukan?" Tanya Tatsumi Kidou dengan menoleh ke belakang.
"Aku tak akan menjelaskannya akan tetapi kau akan segera tau..." ucap pria yang baru saja menempelkan segel.
Dua orang pengguna jubah raja maju dan menebas dada Tatsumi Kidou dari arah depan, "Sllash!!!"
"ARRGGHH...!!!" Meski 'sang raja monster' tak terluka karena terlindungi oleh lapisan berlian hitam diseluruh tubuhnya tapi entah mengapa ia berteriak kesakitan.
Iapun menatap tajam pada pria yang meletakan segel ditubuhnya, "Apa yang telah kau lakukan, sialan?"
Pria itupun tersenyum menyeringai, "Tidak ada hal yang ku lakukan hanya saja sekarang ini kau akan merasakan sakit pada tubuhmu bila terkena serangan kami..."
__ADS_1
"Ya, lapisan berlian hitam yang ada ditubuhmu memang melindungi mu akan tetapi sekarang ini kau merasakan sakit bila terkena serangan kami..." jelasnya lagi.
Tatsumi Kidou perlahan berdiri tegak dan ia menjadi sangat geram, "Pedang wanita itu memiliki kemampuan menembus dan sekarang meski aku tak terluka tapi aku tetap merasakan sakit..."
"Aku harus hati-hati..." pikirnya dalam hati.
Wanita yang memiliki pedang menembus berlari maju dan menebas, "Sllash!!" Tatsumi Kidou yang mengetahui kemampuan musuh segera menghindar dengan melompat ke bekakang.
Lalu setelahnya tiga pengguna jubah raja menyerangnya dengan tebasan-tebasan dan terpaksa 'sang raja monster' bertahan dengan menangkis setiap tebasan dengan kedua pedangnya.
"Sudah lama aku tak terdesak seperti ini..." gumamnya dalam hati, "Sensasi, rasa dan sakit yang ku derita ini sudah lama ingin ku rasakan kembali..."
"Benar sekali!!!!! Aku mulai menikmati pertarungan ini!!!" Ucap Tatsumi Kidou yang mulai bersemangat, "Hahahahaha...!!!! Tunjukan padaku semua yang kalian miliki, sialan!!!" Pemilik sihir berlian hitam itu pun bertarung secara membabi-buta.
Keempat petarung yang menghadapinya secara perlahan mulai kewalahan, "Hahahahaha...!!" Tatsumi Kidou mencengkram erat kedua pedangnya dan menebas dari arah samping kanan dan kiri, "Sllash!!!" Keempatnya terpotong jadi dua bagian, "Sudah selesai, ya?" Ucapnya agak kecewa.
Mereka terpotong lalu bagaikan waktu yang berjalan mundur merekapun pulih kembali.
"Tidak mungkin!!" Tatsumi Kidou terkejut dan iapun berteriak pada rekannya yang bertarung dikejauhan, "Hey iblis!! Bukankah kau dulu pernah bertarung dengan pengguna teknik seperti ini? Jadi bagaimana cara mengalahkan mereka?"
'Si akhir' yang berada dikejauhan berkata, "Mereka itu sudah mati dan tak ada cara untuk menghabisi mereka..."
"Lalu bagaimana caranya kau dulu menghadapi mereka?" Tanya 'sang raja monster'
"Lawanku dulu adalah penguna jubah raja lautan dan ia mengeluarkan teknik pemanggil yaitu '9 Hukuman Lautan'...
"Ya, ada dua cara mengalahkan teknik ini..."
"Pertama teknik ini mengorbankan jantung pemanggil dan kita bisa menunggu si pemanggil itu mati dan ke-9 petarung ini akan hilang dengan sendirinya..."
"Lalu kedua kita bisa ambil cara instan yaitu dengan menghabisi nyawa si pemanggil itu..." jelas sang iblir.
Tatsumi Kidou yang mendengarnya jadi agak kesal, "Merepotkan sekali!!"
Dilain sisi, Hoshimiya-sensei mulai melemah dan pandangannya mulai kabur, "Uhuk!!" Iapun memuntahkan darah segar, "Aku harus bertahan sedikit lama lagi..."
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1190 : Kalian Tak Akan Menang!!
__ADS_1