Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 933 : Tuan Putri


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang menuju kembali ke Red Eagle.


Kelompok Arashi bertemu dengan orang-orang yang tak terduga dan mereka adalah rombongan Hanami yang sama-sama sedang menuju ke kota Kronoz.


Arashi bersuka ria dan saling bercanda bersama-sama dengan keempat anak kecil diatas kereta.


"Hahahaha... rasanya senang sekali bisa kembali ke kota Kronoz...!!!" Ucap Yuuki.


"Benar sekali!! Disana tempatnya sangat indah dengan berbagai bunga disegala tempat..." sahut Yuuka.


"Hmm... yang paling ku suka dikota Kronoz udaranya sangat sejuk dan cocok untukku yang pemalas..." ucap Arashi dengan menyandarkan tubuhnya.


Isla dan Yuzuru yang baru pertama kalinya pergi ke kota Kronoz menjadi semakin tertarik dan keduanya semakin tak sabaran menantikan sampainya di Kota Kronoz.


"Wah, kami berdua jadi semakin tak sabaran ingin segera sampai..." ucap Isla.


"Emm..." Yuzuru yang lahir saat terjadi perang hanya mengangguk.


"Cih..." Misaki yang menyandarkan diri pada jendela terlihat kesal saat melihat kegembiraan mereka berlima, "Kalian boleh senang akan tetapi setibanya kita dikota Kronoz maka masalah akan segera menghampiri kita..."


Keempatnya tak mengerti akan apa yang dikatakan Misaki, "Jangan mengada-ada seperti itu!! Memangnya masalah apa sih? Yah, kalaupun ada masalah aku pasti akan segera menyelesaikannya..."


Misaki bertambah jengkel, "Kau tak mungkin mampu menyelesaikan masalah ini dan lagi pula penyebab masalah ini adalah kau..."


"Eeehh...!!?? Kok aku sih?" Arashi semakin tak mengerti.


Misaki menatap Yuuki, Yuuka, Yuzuru dan Isla dengan sorot mata tajam, "Dengar, ya!! Arashi itu bukanlah orang baik dan jika kalian terus saja mengikutinya maka ku yakin kesialan akan menghampiri kalian...!!!"


Arashi merespon dengan santainya lalu berkata, "Kau terus saja berkata seperti itu seolah-olah ingin memojokan diriku, memangnya masalah apa sih yang menunggu kita di Kota Kronoz?"


"Cih, tiada untungnya juga aku memojokan dirimu!! Dan dengarkan baik-baik apa yang ku katakan!! Masalah yang kita hadapi ini benar-benar serius..."


"Dikota Kronoz kita tak punya tempat tinggal karena rumah kita hancur dalam pertarungan dan hal itu memaksa kita harus menjadi gelandangan..."


"Heeehhh...!!!!!" Keempat anak kecil itu terkejut setelah mengetahui tak memiliki tempat tinggal.


"Kok bisa sih rumah kita hancur dalam pertarungan? Dan kok semua itu salahku?"


Misaki mendadak menjadi sangat geram, "Jangan pura-pura tak tau bego!! Kau cari masalah dengan anak Dewa Api dalam festival para dewa dan anak Dewa Api itu mendadak saja menembakan serangan yang membuat rumah kita meledak...!!!!"

__ADS_1


"Oh, gitu ya" ucap Arashi dengan datarnya yang tiba-tiba teringat.


"Jangan memasang ekspresi datar seperti itu...!!!!"


"Hah..." Arashi menghela nafas panjang dan menjawab dengan nada datar lagi, "Trus aku harus bagaimana? Yang terjadi biarlah terjadi!! Dan karena kontrakan kita sudah hangus jadi lebih baik kita cari lagi..."


Misaki semakin kesal dan iapun berdiri lalu mencekik leher rekannya itu, "Biar ku bunuh saja tukang numpang tak berperasaan sepertimu itu...!!!"


"Sudah, bibi hentikan...!!" Ketiga anak Arashi mencoba menghentikan Misaki.


Ya, mereka dalam kegaduhan yang luar biasa akan tetapi dalam kegaduhan tersebut mendadak seorang wanita mendekat.


"Tap... tap... tap..." dengan langkah perlahan iapun berkata, "Fiuh, seperti biasa kalian selalu heboh..."


"Eehh...!!!" Misaki dan keempat anak kecil itu terkejut atas kemunculannya dan dilain sisi Arashi menarik nafas panjang setelah dicekik oleh rekannya sendiri.


"Khihihi..." wanita itu tertawa dan ia tak lain adalah putri kerajaan Alvarez, Fukushima Hanami.


Hanami dengan senyuman lebarnya langsung mendekat ke arah Arashi dan berciuman dengannya, "Ugh!!" Arashi yang sebelumnya mencoba bernafas kini kembali kesulitan untuk bernafas.


"...!!!" Keempat anak kecil yang ada disana berserta Misaki dibuat terkejut oleh sikap Hanami yang merupakan seorang putri.


"Hehehehe... ku kira kau menyukainya?"


"Hmm... aku memang tak membencinya..."


"Jadi bagaimana rasanya berciuman denganku?"


"Yah, tak buruk juga akan tetapi lihat-lihat dong!! Disini itu banyak anak kecil..." ucap Arashi dengan mengelap bibir.


Yuuki langsung marah, "Papa!! Papa jahat!! Apa papa lupa bahwa punya mama???"


"Benar sekali!!!" Sahut Yuuka, "Dia hanyalah putri jahat...!!!"


"Kak Arashi tukang selingkuh..." celetuk Isla.


"Selingkuh itu apa?" Tanya Yuzuru yang tak mengerti.


"Selingkuh artinya hal yang dilakukan oleh orang tak setia!! Pria yang selingkuh biasanya brengsek dan tak baik..." jelas Misaki.

__ADS_1


"Owh...." Yuzuru mengangguk paham, "Kalau gitu aku membenci papa..."


"Hehehe..." Arashi hanya bisa tertawa dan kebingungan untuk menjelaskan pada keempat anak-anak itu.


Misaki menatap ke arah Hanami yang tiba-tiba melakukan perbuatan tak sopan, "Jadi untuk apa kau kemari?"


"Hehehe... maaf, karena membuat kalian semua salah paham" ucap Hanami pada keempat anak kecil itu, "Akan tetapi aku disini berniat membantu kalian?"


"Hah?? Apa maksudmu? Katakan yang jelas?" Arashi tak mengerti.


"Benar sekali!! Hanya karena kau seorang putri bukan berarti kau bisa sombong..." ucap Misaki.


"Emm... saat ini aku tinggal diistana yang letaknya diibukota kerajaan dan dari yang ku dengar barusan kalian kehilangan tempat tinggal dan kurasa aku bisa meminjamkan rumahku yang berada dikota Kronoz..."


"Yah, itung-itung kalian juga bisa membantuku merawat rumah itu juga, apakah kalian bersedia?"


"Tentu saja kami mau...!!!!!" Ucap Arashi dan Misaki secara serentak yang sifat mata duitannya keluar.


"Khihihi..." Hanami si putri hanya tertawa.


*****


Lalu digerbong kereta paling depan ada Senju Rain yang duduk bersebrangan dengan Thunder yang merupakan pemimpin para pengawal.


Keduanya nampak serius.


"Sudah 2 bulan lamanya aku tak melihat kalian sejak perang besar berakhir..."


"Benar sekali!! Itu waktu yang cukup lama dan dalam perang itu banyak sekali korban yang berjatuhan dari pihak kami..." ucap Thunder.


"Ya, aku tau banyak hal yang berubah setelah perang besar dan tak ku sangka sekarang kalian berada dibawah pimpinan langsung Putri Hanami padahal dulu kalian berniat membunuhnya..."


Thunder tersenyum menyeringai, "Banyak hal telah berubah anggotaku yang semula berjumlah 7 sekarang tinggal 4 dan sekarang ini dari pada membunuh putri kerajaan kami lebih mempertimbangkan melindunginya karena setelah perang besar hanya dialah satu-satunya aset kerajaan yang tersisa..."


"Khi..." Senju Rain juga tersenyum menyeringai, "Jadi sekarang ini apa tujuan kalian mengunjungi Kota Kronoz? Ku yakin kalian orang penting tak datang hanya untuk liburan..."


"Tujuan kami adalah rahasia tapi ku yakin kalian para Red Eagle akan segera mengetahuinya nanti karena kedatangan kami ke Kota Kronoz akan membuat suatu kehebohan yang besar..." ucap Thunder dengan tersenyum menyeringai sehingga membuat Senju Rain bertanya-tanya.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 934 : Ingatan Yang Lalu

__ADS_1


__ADS_2