Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1171 : Bunuh Raja Iblis VI


__ADS_3

Satu persatu para raja iblis yang telah kehilangan keabadianya berhasil dikalahkan.


Lalu dipertarungan yang lain Excel 'sang raja iblis es' sedang berhadapan dengan dua kapten Red Eagle yaitu Ritsu dan Yuri.


"Khehehehe..." Ritsu tertawa lalu tersenyum tipis dan iapun berkata, "Aku sudah mengetahuinya!! Sekarang ini kau tak abadi lagi..."


Excel menatap tajam dan meluapkan energi kuat sehingga hawa dingin yang menusuk kulit terpancar dari tubuhnya, "Memang kenapa bila aku tak abadi lagi? Hal itu tak akan merubah apapun..."


"Kalian hanyalah bocah-bocah ingusan..." ucap Excel yang kemudian menciptakan dua pedang dari elemen es dikedua cengkraman tangannya.


Yuri memasang wajah serius dan waspada, ia berkata dengan suara pelan pada rekannya, "Kenapa kau terus menerus membuatnya marah? Apakah hal itu penting?"


"Tentu saja..." jawab Ritsu dengan tersenyum lebar.


"Cih..." Yuri menjadi agak kesal pada ucapan rekannya itu, "Yang kau lakukan hanya memperburuk keadaan saja..."


Kedua kapten Red Eagle itupun jadi lebih waspada dengan memperkuat pijakan kedua kakinya dan menggenggam erat pedangnya masing-masing, "Sllash!!" Excel melesat dengan sekali pijakan kuat, ia meluncur pada lapisan es dengan sangat cepat.


"Dia datang..." pikir keduanya yang bersiap.


Excel menghantam langsung Yuri dengan serangan cakaran, "Cthing!!" Yuri menahan dengan pedang akan tetapi meskipun begitu ia tetap terhempas jauh ke belakang.


"Apa!!!" Ritsu terkejut sampai-sampai shock melihat rekannya terhempas dalam sekejap mata saja.


'Sang raja iblis es' menoleh ke arah Ritsu dengan sorot mata tajam, "Khawatirkan dirimu sendiri karena kau yang selanjutnya..." iapun mengangkat kaki kanan tinggi-tinggi lalu menghentakan kaki ke permukaan es sekuat tenaga, "DYYEESS...!!!"


"KRAK!! KRAK!!" lapisan es sekejap saja hancur lebur terlempar ke atas.


"Sial..." pikir Ritsu yang melompat ke belakang untuk menjaga jarak.


"Kau mau kemana?" Ucap Excel yang tau-tau sudah berada dibelakang punggung Ritsu.


"...!!" Ritsu terkejut dan menoleh ke belakang.


"Jbbllast!!" Excel memukul wajah kapten Red Eagle itu sekuat tenaga.


Ritsu terlempar sangat jauh, "Ugh!!" Ia meringis kesakitan lalu berusaha bangun lagi dan kemudian ia memegangi wajah bagian kanannya yang hancur.

__ADS_1


Excel dengan langkah perlahan berjalan mendekat dan kemudian ia menghentikan langkah kakinya lalu berdiri tepat dihadapan Ritsu, "Sebuah tindakan bodoh menantang raja iblis seperti diriku..."


"Kau membuat pilihan yang salah..." ucap Excel dengan memandang rendah lawannya.


Ritsu mencoba berdiri tegak lalu ia mendadak tersenyum menyeringai, "Khi..."


"Apa ada hal yang lucu?"


"Tidak ada..." jawab Ritsu dengan entengnya.


Mendadak aura kuat dan sangat mengancam terasa dibelakang punggung 'sang raja iblis es', "Apa!!!" Excel segera berbalik akan tetapi Yuri yang sudah berada dibelakang punggungnya dengan cepat mengayunkan pedangnya dari atas, "Sllash!!"


"Cruat!!!" Excel sempat melompat menjauh untuk menghindar akan tetapi serangan Yuri terlalu cepat baginya sehingga hal itu membuat lengan kirinya terpotong.


Yuri berkata, "Kalianlah yang membuat keputusan salah dengan menantang kami..."


"Ya, akan kami buktikan bahwa kau dalam masalah besar setelah tak lagi abadi..."


Excel menatap tajam dan terlihat makin marah, "Sombong sekali..." iapun memulihkan lengan tangannya yang hilang dengan sekejap mata saja menggunakan kemampuan regenerasi.


"Jangan bertanya lagi!! Separuh wajahku hancur..." ucap Ritsu dengan entengnya, "Lalu bagaimana dengan dirimu sendiri?"


"Beberapa tulangku patah akan tetapi aku masih bisa bertarung lagi..." jelas Yuri.


"Itu bagus..." ucap Ritsu dengan memfokuskan energi pada genggaman tangan kiri dan hal itu membuat kegelapan terkumpul lalu memadat yang kemudian tercipta topeng iblis, ia mengenakan topeng tersebut, "Mari habisi dia..." ucapnya yang kemudian melesat dengan sekali pijakan.


Excel menjadi lebih geram dari pada sebelumnya, "Jangan bermimpi bisa menang melawanku..." iapun meletakan kedua telapak tangan ke tanah dan melesatlah gelombang es.


Ritsu yang melesat mendekat menggenggam erat sebilah pedangnya menggunakan kedua tangannya, "Sllash!!" Dengan sekali tebasan ia mampu memotong gelombang es sehingga hal itu membuat jalan terbuka.


"Sllash!!"


"Cthing!!" Ritsu menebas akan tetapi Excel menangkis dengan menyilangkan kedua cakarnya, "Aku dapat membaca pergerakanmu..."


"Benarkah?" Ucap Ritsu dengan nada mengejek.


Yuri mendadak muncul dari belakang punggung lawan dan langsung melesatkan tusukan.

__ADS_1


"Sial..." Excel dengan cepat menghempaskan Ritsu dan ia segera berbalik ke belakang, "Jlleebb...!!" Serangan Yuri tak terhentikan sehingga pedangnya menembus pada dada lawan.


"Aku juga merupakan petarung elemen es..." ucap Yuri dengan sorot mata tajam, ia mengalirkan energinya sendiri pada sebilah pedang yang menembus tubuh Excel dan secara perlahan tubuh sang iblis membeku.


"Bodoh!! Kau tak mungkin menang melawanku jika beradu elemen es..." ucap Excel yang menghempaskan Yuri dengan sebuah tendangan.


Excel memegangi luka didadanya dan mencoba memulihkan diri dengan kemampuan regenerasi, "Sial, meski tubuh luarku tak dapat dibekukan tapi ia berhasil membekukan luka didadaku..."


"Darahku tak mengalir dengan lancar dan hal itu membuat regenerasi tubuhku melambat..." gumam Excel


Ritsu melesat lagi ke arah sang iblis dan melesatkan tebasan langsung dari arah depan, "Sllash!!" Excel yang sedang berfikir tak menyadari pergerakan Ritsu sehingga dadanya tertebas.


Excel terdorong ke belakang, "Brengsek!!!" Teriaknya penuh emosi dengan meluapkan energi.


"Sekali lagi!!!!" Teriak Ritsu yang tak peduli, ia melesat dan menerjang luapan energi lawan yang begitu hebat dengan sekali pijakan dan melesatkan tebasan, "Sllash!!!"


Excel tak membiarkan serangan lawan berjalan sukses lagi jadi ia menangkis dengan cakarnya, "Apa!!!" Iapun terkejut karena bilah pedang Ritsu menjadi sangat tajam dan mampu memotong kuku cakarnya yang tajam.


'Sang raja iblis es' yang terluka melompat ke belakang, ia memfokuskan energi pada ujung kedua tanduknya sehingga bola energi yaitu cero tercipta.


"Tak akan ku biarkan kau menciptakan cero..." mendadak Yuri melompat dan berdiri tepat dihadapan Excel, ia menarik cero tersebut, mencengkramnya erat-erat dan kemudian membekukannya.


"Menyebalkan!!!" Ucap Excel yang kesal karena serangannya gagal.


Dilain sisi Ritsu segera melesat dan menusuk dada 'sang raja iblis es' dari samping, "Jlleebb!!" Serangan itu sukses menusuk bagian jantung.


Excel mencengkram pedang milik Ritsu dan berusaha melempaskannya, "Aku tak akan mati dengan cara seperti ini..." teriaknya dengan keras.


Ritsu tetap menekan sekuat tenaga lalu Yuri memanfaatkan kesempatan dengan memenggal kepala 'sang raja iblis es' dari belakang, "Sllash!!!"


"Cruat!!!" Darah menyembur dan kepala 'sang raja iblis es' terjatuh ditanah, tubuhnya yang sebelumnya meronta-ronta penuh kekuatan perlahan melemah.


"Sudah berakhir..." gumam Yuri dan Ritsu dalam hati yang merasa lega.


Ya, salah satu raja iblis berhasil dikalahkan lagi.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1172: Bunuh Raja Iblis VII

__ADS_1


__ADS_2