
Masamune menatap tajam dan dengan sekali gerakan cepat yang bagaikan berteleport iapun sampai dihadapan wajah musuh, "Jbbllast!!!" Iapun tanpa ragu menendang wajah musuh.
"Jangan pernah meremehkan diriku...!!"
'Sang raja iblis kematian' itupun sempoyongan dan ia hampir kehilangan keseimbangan.
Yugiri dalam wujud pedang yang digenggam Masamune ditangan kiri berbicara melalui telepati, "Sekarang jatuhkan dia paman Ryuzaki!!"
"Ya..." Masamune menebaskan pedang ditangan kirinya, "Sllash!!"
"WUUSS...!!" Pusaran topan angin peruntuh yang dipadukan dengan kilatan-kilatan petir melesat ke arah Lindouw dan menghantamnya, "DYYEESS...!!" Iapun goyah lalu tubuhnya condong ke belakang, "Sial..."
Meskipun begitu Lindouw belum jatuh akan tetapi Masamune segera melesatkan serangan lanjutan dengan menebaskan pedang suci yang digenggamnya ditangan kanan, "Sllash!!" Angin pemotong berwujud kegelapan melesat dan tepat mengenai tubuh 'sang raja iblis kematian' dan sukses membuatnya jatuh tersungkur ke tanah.
"Ugh!! Sakit sekali!!" Gumam Lindouw dalam hati, "Meski tak bisa mati tapi aku tetap merasakan rasa sakit..." ia dalam sekejap saja memulihkan luka sayatan pada bagian dadanya.
__ADS_1
"Tubuhku yang besar hanya akan mudah diserang olehnya jadi karena itu aku perlu merubah ukuran tubuhku..." gumamnya dalam hati dan tubuh raksasa kematian itu perlahan menyusut berubah menjadi kecil.
Ukuran tubuhnya hanya setinggi empat meter meskipun begitu dalam hal kekuatan ia sama saja berbahaya sama seperti semula, "Baiklah, dengan ukuran ini aku akan menghabisinya..."
Masamune menatap tajam ke arah lawannya yang sekarang ukurannya kecil, "Yugiri, hati-hati!! Dengan wujudnya yang sekarang aku merasa ia akan lebih berbahaya dari pada sebelumnya..."
Yugiri menjawab melalui telepati, "Paman Ryuzaki!! Aku percaya padamu dan selama kau yang menggunakan diriku ku yakin kita akan meraih kemenangan..."
Masamune tersenyum menyeringai lalu berkata, "Hehehehe... kau bisa percaya sepenuhnya padaku!! Aku akan membawamu pada kemenangan karena aku akan jadi petarung terkuat yang pernah ada..."
Lindouw menatap tajam, ia merubah sabitnya menjadi dua buah yang kedua senjata itu terhubung dengan sebuah rantai, "Mari kita lihat apakah kalian bisa bertahan melawan diriku dalam wujud ini..." iapun mengayunkan sabit ditangan kanannya dan hal itu membuat awan-awan hitam dilangit menjatuhkan hujan petir.
Masamune menatap tajam dan iapun berlari ke arah lawan dengan menghindari setiap kilatan petir yang datang dari atas, "Cthing!!" Sesekali ia menangkis kilatan petir dengan pedang yang ia genggam.
"Boleh juga..." ucap Lindouw yang juga berlari maju ditengah-tengah hujan petir.
__ADS_1
Keduanya saling berhadapan, Lindouw mengayunkan sabit ditangan kanannya akan tetapi Masamune juga mengayunkan pedang ditangan kirinya yang merupakan perwujudan dari Yugiri, pedang tersebut terlapisi kobaran api dan kilatan-kilatan petir, "Sllash!!!"
"Cthing!!" Dua senjata mereka saling beradu dan membuat kilatan-kilatan petir menyebar ke segala arah.
Keduanya memundurkan langkah lalu dengan sekali lompatan maju lagi dan menebaskan serangan, Lindouw dengan ayunan sabit ditangan kiri dan Masamune dengan pedang suci ditangan kanannya, "Sllash!!!"
"Cthing!!!" Senjata mereka saling beradu.
Masamune tak mau mengalah, ia mencengkram pedang ditangan kirinya yang merupakan perwujudan dari Yugiri, "Yugiri!!! Gunakan elemen terkuatmu!!!"
"Aku mengerti!!!" Jawab Yugiri melalui telepati dan pedang yang digenggam Masamune ditangan kirinya mendadak terlapisi api membara, angin peruntuh dan kilatan-kilatan petir, "Sllash!!!" Iapun menebaskan sekuat tenaga.
Lindouw berusaha menahan serangan yang datang dengan sabitnya akan tetapi tebasan Masamune sangat cepat sehingga tubuh 'sang raja iblis kematian' itupun terpotong menjadi dua bagian.
"Sialan, dia mengalahkanku..." ucap Lindouw dengan penuh rasa kesal dan iapun dalam sekejap saja memulihkan luka tebasan yang sampai memotong tubuhnya itu.
__ADS_1
"Cih..." Masamune kesal dan iapun menusukan pedang yang merupakan perwujudan dari Yugiri, "Jlleebb...!!"