Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1119 : Level Tertingi


__ADS_3

Arashi dengan tegas menantang 8 raja iblis yang berdiri dihadapannya, "Didunia ini tiada hal yang mustahil...!!!!!"


Iapun memukul gelombang penghancur yang melesat ke arahnya itu sekuat tenaga, "Jbbllast!!!!"


Serangan dari 'sang raja iblis gempa' itu tercerai berai ke segala arah, "Majulah dan akan ku layani kalian...!!!!"


"Omong kosong!!!" Kamui 'sang raja iblis cahaya' meningkatkan energi dan dengan sekali pijakan melesat sangat cepat kilauan cahaya.


Sang iblispun mengepalkan tangan dan memukul akan tetapi dilain sisi Arashi juga mengepalkan tangan lalu melesatkan pukulan, "Jbbllast!!" Serangan tipe cahaya dan api saling beradu sama kuat.


"HIIAA...!!!" Kamui meningkatkan kekuatan energinya dan hal itu membuat Arashi terlempar.


Tapi meski terlempar, Arashi tetap berdiri tegak, "HUUPPSS...!!!" Ia menarik nafas panjang lalu mengeluarkan serangan andalannya, "Auman Naga Api...!!!!"


"WUUSS...!!" Kobaran api yang sangat besar tercipta.


Kamui terkejut akan tetapi Guts 'sang raja iblis bumi' jatuh tepat dihadapannya, ia langsung saja meletakan kedua telapak tangan ke permukaan tanah dan terciptalah dinding batu tinggi menjulang, "DHUUAARR...!!!"


Dinding batu itupun hancur sebagian karena kobaran api, "Kamui, jangan meremehkannya..." ucap Guts.


"Aku tau!!!" Sahut Kamui.


*


Setelah menyerang dengan auman naga api, dua musuh melesat dari arah samping kanan dan kiri


Arashi yang memiliki melirik ke samping kanan kiri dan bersiap menghadapi keduanya.


Kedua musuh itu adalah Juzo 'raja iblis lautan' dan Tesla 'sang iblis gravitasi'


Juzo segera menarik pedangnya dan menebas, "Sllash!!" Pisau air melesat dengan sangat cepat.


"Mudah saja ku atasi..." ucap Arashi dengan mengepalkan tangan berbalutkan api.


"Bodoh..." Tesla melakukan serangan, "Graviton!!"


Mendadak tubuh Arashi tak dapat bergerak karena gravitasi yang berubah, "Sial, apa-apaan ini? Tubuhku terasa sangat berat..."


"Sllash!!"


"Cruat!!" Pisau air itupun menyayat dada Arashi yang tak dapat bergerak, "Ugh!!" Ia meringis kesakitan tapi meskipun begitu Arashi masih tetap tak bisa bergerak.


"Hahahaha...!!!" Blast 'sang raja iblis api' berada diudara dengan kobaran api pendorong dikedua kakinya, "Sebuah tindakan gila melawan kami semua secara bersamaan..."

__ADS_1


'Sang raja iblis api' mengarahkan telapak tangannya ke bawah, "Meteor!!!" Bola-bola api padat melesat.


"Celaka!!" Pikir Arashi yang tak dapat bergerak ketika melihat serangan datang dari atas.


"DHUUAARR...!! DHUUAARR...!!" Ledakan-ledakan beruntun tepat mengenai Arashi.


"Khehehe... serangan itu pasti menghancurkannya..." ucap Blast dengan penuh rasa senang.


"Jangan lengah!!" Teriak Guts dari kejauhan.


Blast mengabaikan teriakan rekannya akan tetapi ia terkejut ketika Arashi melompat ke udara dengan mode iblis, "Sial, meski terkena kemampuan Tesla bagaimana bisa dia bisa bergerak?"


Arashi melesat dan berniat memukul Blast akan tetapi dari bawah Kamui melesat secepat cahaya dan menahan pukulan Arashi dengan telapak kakinya.


"Terlalu lambat..." ucap Kamui.


Arashi segera menjaga jarak dengan turun ke permukaan tanah akan tetapi Silka diudara mengepakan ke delapan sayapnya sehingga menghujani Arashi dengan tembakan-tembakan laser, "Sllash!! Sllash!!"


"Graviton!!" Tesla menggunakan kemampuannya lagi agar membuat Arashi tak dapat bergerak.


Arashi tetap tenang meski laser-laser menghujaninya, "Hah..." ia menghela nafas panjang lalu mengarahkan kedua telapak tangannya ke atas lalu menciptakan dinding kegelapan sehingga laser-laser itu terserap.


"Apa!!!!" Silka terkejut.


"...!!!" Tesla terkejut dan iapun mengarahkan telapak tangan ke depan untuk menangkis, "Sial, bagaimana mungkin ia bisa bergerak?" Pikir sang iblis yang heran.


"Zink!!" Mendadak Rafathar muncul tepat dihadapan Arashi dan langsung saja melesatkan tendangan dari arah samping, "Jbbllast!!"


Arashi sempat menahan dengan lengan kanan dan terdorong, "Cih..."


Tesla yang ada dikejauhan menjadi kesal lalu berteriak, "Sialan, bagaimana mungkin kau dapat bergerak dalam wilayahku?"


Arashi melirik dan tersenyum menyeringai, ia tak menjawab akan tetapi ia meledakan kegelapan pekat dari kedua pijakan kakinya.


"Apa!!" Tesla terkejut.


"Tap..." Leonidas berdiri tepat disamping Tesla, "Dia meniadakan kemampuan pengendalian gravitasi milikmu dengan kegelapan..."


Tesla menjadi geram, "Begitu rupanya..."


"Kosuke Arashi 'si pengacau' meski ia merupakan pemuda tapi pengalaman bertarungnya tak bisa dianggap remeh dan juga kemampuan-kemampuannya sangat merepotkan..."


"Ya, dalam pertarungan satu lawan satu mungkin dia lebih hebat dari kita bahkan Tuan Rafathar mengakui hal itu..." jelas Leonidas dan hal itu membuat Tesla makin geram.

__ADS_1


Arashi mode iblis sedang melawan Rafathar


"HIIAA...!!" 'Sang raja iblis pelahap' mengangkat kaki kanannya dan menghentakan ke tanah sekuat tenaga, "DYYEESS...!!" Kilatan-kilatan petir menyebar ke segala arah.


Arashi bersalto ke belakang berulang kali lalu berdiri tegak dan menembakan cero dari ujung kedua tanduknya, "WUUSS..."


Rafathar mengarahkan kedua telapak tangannya ke depan dan dengan mudahnya menghentikan serangan itu dengan menyerapnya, "Cih, harus ku akui refleksnya cepat juga..." pikirnya.


Dilain sisi, Blast 'sang raja iblis api' terbang melesat ke bawah dengan roket pendorong dikedua kakinya lalu melesatkan tendangan dari atas, "Jbbllast!!" Arashi menahan dengan lengan kanannya dan apipun tersebar ke segala arah.


"Aku dapat membaca gerakanmu..." Arashi kemudian mencengkram kaki Blast lalu membantingnya ke tanah, "Jbbuuak!!"


"Sllassh!!" Dengan kecepatan cahaya Kamui tiba-tiba saja sudah berada disamping kanan Arashi dan melesatkan pukulan, "Jbbuuak!!" Arashi yang terlambat merespon terkena telak serangan pada bagian wajah.


Ia terlempar akan tetapi mampu menjaga keseimbangan sehingga dengan mudahnya berdiri tegak, "Melawan delapan raja iblis sekaligus ku akui sangat sulit..." pikir Arashi.


"Tap... tap... tap..." Juzo berlari cepat ke arahnya dan iapun menusukan pedang dari arah depan, "HIIAA...!!"


Arashi yang memiliki insting tajam menahan dengan dua telapak tangannya yang digunakan menekan pedang dari samping kanan-kiri.


Juzo terus saja mendorong dan hal itu membuat Arashi terdorong ke belakang.


"Menyebalkan!!" Arashi yang terdesak sangat kesal dan iapun meningkatkan energi, "Mode : God" ia berbalutkan cahaya lalu mengganti wujud dengan kemampuan dewa es.


"Apa!!" Sontak Juzo 'sang raja iblis lautan' terkejut ketika dirinya membeku.


Diangkasa Silka kembali menghujani Arashi dengan tembakan-tembakan laser, "Sllash!! Sllash!!"


Arashi menatap ke atas lalu menghentakan tanah, "DYYEESS...!!" Sebuah bongkahan es berbentuk limas segitiga muncul dari bawah dan mampu membaurkan tembakan-tembakan laser itu.


Arashi yang agak kelelahan bergumam dalam hati, "Serangan mereka beruntun dan seakan tanpa jeda..."


"HIIAA...!!!!" Dikejauhan Tesla meningkatkan energi dan menggunakan kemampuannya, "Gravitasi Zero!!"


Retakan-retakan tercipta pada permukaan tanah lalu puing-puing mulai terangkat bersama dengan Arashi, "Sekarang apa lagi?" Pikir Arashi.


Tesla 'sang iblis gravitasi' terus saja meningkatkan energi, "Sekarang kau tak akan bisa lari!!!!" Dengan tekniknya, iapun melempar semua puing-puing pada Arashi hingga membuatnya terkurung dalam bola tanah raksasa.


Rafathar menatap ke angkasa tepatnya pada Arashi yang terperangkap, "Entah mengapa aku merasa bocah itu hampir mencapai level mereka..."


"Level tertinggi..." ucapnya yang melihat Arashi hampir setara dengan Dewa Kematian, Naga Emas Legendaris dan 'si akhir'


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1120 : Terasa Lambat

__ADS_1


__ADS_2