
Fusion dari Yuuki, Yuuka, Yuzuru dan Isla memasuki pertarungan dan hal itu membuat Senju Rain marah.
"Cepat kembali ke posisi kalian!!"
"Tidak mau!!!" Jawab fusion kelimanya serentak.
"Apa!!!!!" Rain menjadi bertambah kesal, "Jangan abaikan perintahku!!!"
"Hanya papa yang bisa menyuruh kami..." jawab fusion kelimanya yang keras kepala.
Senju Rain melirik ke pertarungan dan ia melihat Masamune tengah terdesak, "Terserah kalian saja!! Tapi jangan salahkan aku bila kalian terluka atau mati nanti!!" Ucap Senju Rain.
Iapun memberikan perintah pada Yui, "Cepat pulihkan aku!! Aku harus segera kembali bertarung!!"
"Baik..." jawab Yui tanpa bertanya, ia meningkatkan energi dan secara perlahan mengembangkan sepasang sayap putih dan mengepakkannya.
Butir-butiran cahaya mengenai tubuh kecil Senju Rain dan hanya membutuhkan waktu 5 detik tubuh 'si jenius' kembali ke ukuran normal.
"Lebih cepat lebih cepat lebih baik..." ucap Senju Rain.
"Kalian boleh ikut bertarung akan tetapi hati-hati!!
"Siap...!!!" Jawab fusion kelimanya serentak.
*
Masamune dan sang iblis sedang beradu serangan.
'Si akhir' memperkuat pijakan kedua kakinya dan meningkat energi sehingga cero berukuran besar terbentuk, "Terima ini!!!"
"Wuuss..." iapun menembakan cero tersebut.
"Celaka!!" Masamune berfikir untuk menghindar dengan kemampuan teleport akan tetapi tak disangka kota Kronoz ada dibelakang punggungnya, "Dengan cero sebesar itu Kota Kronoz bisa hancur..." pikirnya.
Iapun memperkuat pijakan kedua kakinya dan meluapkan kegelapan dari pijakan kedua kakinya, "Datanglah dan akan ku hadapi!!" Ucap Masamune dengan menancapkan pedangnya pada permukaan tanah.
"WUUSS...!!!" Cero ditembakan dan melesat dengan sangat cepat.
Masamune buru-buru menarik pedangnya dan menusuk bola energi itu, "HIIAA...!!!" Secara perlahan bola energi tersebut terserap oleh ujung mata pedang Masamune.
"Ku kembalikan padamu!!!" Teriak Masamune dengan melemparkan balik serangan milik sang iblis itu.
__ADS_1
"...!!!" 'Si akhir' terkejut akan tetapi ia menggengam erat pedangnya dan membelah tembakan cero yang datang dengan sekali tebasan, "Sllash!!" Bola energi itupun terbelah jadi dua bagian dan meledak disamping kiri kanan sang iblis.
"Tak ku sangka tembakan cero milikku dapat diatasi dengan cara seperti itu..." gumam 'si akhir' dalam hati.
"Tap... tap..." Senju Rain dan fusion kelimanya berdiri tepat disamping kiri dan kanan Masamune.
"Mau kroyokan lagi?" Ejek 'si akhir' dengan sorot mata tajam.
"Terserah kau mau bilang apa!! Kau adalah sang iblis terkuat yang melegenda jadi melawanmu bersama-sama bukan hal yang curang..." ucap Senju Rain.
"Terima kasih karena telah mengakui kehebatanku..." ucap 'si akhir' yang melompat menggunakan roket pendorong dikedua kakinya.
"Zink!!" Masamune menghilang dengan mengunakan kemampuan teleport sementara fusion kelimanya terbang ke angkasa dengan sayap pedang.
Senju Rain memutar-mutar Tombak Poseidon didepan dada dan menahan serangan si iblis yang berupa tendangan, "Jbbllast!!"
Senju Rain terdorong ke belakang akan tetapi ia kemudian menghentakan kaki ke tanah dan akar-akaran mendadak muncul dari dalam tanah meliliti sang iblis.
"Serangan seperti ini tak akan mempan padaku..." ucap 'si akhir' meningkatkan energi sehingga lilitan akar yang ada padanya terbakar.
Sebelum ia bebas, fusion kelimanya mengepakan sayap pedangnya sehingga pedang-pedang yang tak terhitung jumlahnya jatuh ke bawah.
"Jadi itu rencana kalian!!" Ucap 'si akhir' dengan menggenggam erat pedangnya dengan tangan kanan dan mulai menangkis setiap ujung mata pedang yang mengarah padanya.
"Zink!!" Masamune mendadak muncul tepat dihadapan sang iblis dan tanpa ragu melesatkan tebasan, "Kena kau!!"
"Sllash!!" Tindakan gila 'si akhir' menggunakan mulutnya untuk menahan tebasan Masamune.
"Apa!!!!" Masamune terkejut.
"Kau tak bisa lari lagi!!!!" Pikir 'si akhir' dengan mengepalkan kedua tangan dan memukul tubuh Masamune yang terkunci tak dapat bergerak.
"Jbbuuak!!!!" Perut Masamune berlubang akan tetapi dengan kemampuan kematian, ia berusaha memulihkan diri.
"Uhuk!!!" Masamune muntahkan darah.
'Si akhir' menginjak kepala Masamune dan mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, "Apa kau bisa tetap hidup setelah kepalamu terpenggal?"
"Ya, kita lihat saja..." ucap 'si akhir' dengan mengayunkan pedangnya.
"Ryuzaki!!!!!!" Teriak Senju Rain dengan berlari mendekat tanpa rencana.
__ADS_1
'Si akhir' mengalihkan serangannya pada Senju Rain, "Sllash!!" Tubuh 'si jenius' itu terpotong jadi dua bagian.
"Hahahahaha...!!! Aku memenangkan perang ini!!!" Teriak 'si akhir' penuh rasa senang.
Fusion kelimanya bergerak, ia terbang menukik ke bawah untuk menyelamatkan Senju Rain dan Masamune, "Tak akan ku biarkan kau menyakiti mereka..."
'Si akhir' menoleh ke angkasa dan ia mampu menangkap kaki fusion kelimanya, "Energimu unik dan aku tertarik padamu tapi sayangnya kau adalah musuh..." ia mencengkram erat kaki fusion kelimanya dan membantingnya berulang kali ke tanah.
Baik Masamune maupun Senju Rain merasa kasihan melihat kelimanya yang disakiti.
Yui dengan seluruh keberaniannya berlari mendekat dan berteriak, "Hentikan!!!! Jangan sakiti mereka!! Mereka hanyalah anak kecil"
"Hah?" 'Si akhir' mengalihkan pandangan pada Yui, ia melihat sesosok yang lain pada jiwa Yui, "Sialan, bocah perempuan ini mirip dengan!! Orang yang menyatukan Enam Pendiri..." gumamnya dalam hati.
"Kenapa aku harus berhenti?" Ucap 'si akhir'
"Mereka hanya anak-anak nakal jadi jangan libatkan dalam perang ini!!" Ucap Yui.
"Anak-anak?" Gumam 'si akhir' dalam hati, ia melepaskan cengkraman pada kaki fusion kelimanya lalu fusion tersebut mengeluarkan cahaya terang yang perlahan memudar.
Ya, fusion mereka gagal karena Yuuka pingsan dan mereka berlima terpisah lagi.
'Si akhir' terkejut bahkan sampai terbelalak ketika melihat Yuuki si anak iblis, "Tidak mungkin!!!!" Iapun berjalan mendekat lalu memperhatikan dengan seksama.
"Reina!!!!! Mengapa kau masih hidup diera ini!!!! Mengapa kau berubah jadi anak kecil!!!!" Teriak 'si akhir' yang menganggap bahwa Yuuki adalah kekasihnya dulu.
"Siapa kau? Aku tak mengenalmu!!" Ucap Yuuki yang perlahan berdiri tegak lalu merentangkan kedua tangannya, "Tak akan ku biarkan kau menyakiti saudara-saudaraku!!! Aku aku akan melindungi mereka!!"
'Si akhir' terdiam membisu, ia benar-benar merasa marah, "Yang benar saja..."
"Setelah kau mencampakanku 2.000 tahun yang lalu sekarang kau melupakan semuanya dengan berenkarnasi...!!!!!"
"Tak bisa diterima!!!! Dunia ini memang tak adil!!"
"Kau terlahir lagi jadi anak kecil dan bahagia sedangkan aku menderita selama 2.000 tahun...!!!!"
"Aku muak!! Aku marah!! Akan ku hancurkan semua yang kau miliki, Reina!!!" Teriak 'si akhir' dengan meluapkan energi api kuat.
Yuuki ketakutan meskipun begitu ia berusaha berdiri tegak demi melindungi adik-adiknya.
'Si akhir' mencoba meraih kepala Yuuki akan tetapi mendadak saja sesuatu melesat dari angkasa dan jatuh tepat dihadapan sang iblis, "DYYEESS...!!!"
__ADS_1
"Sudah cukup!! Jangan sakiti mereka dan mari akhiri semua ini!!!"
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1207 : Kekacauan Vs Si Akhir