
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
Pertarungan antara 'si pengacau' melawan 'si pelahap' terganggu oleh munculnya 3 orang berjubah putih.
"Siapa kalian?" Ucap Rafathar pada dua pria berjubah putih yang berdiri dihadapannya.
Keduanya tak menjawab akan tetapi 'sang raja iblis pelahap' menjadi waspada karena mampu merasakan kekuatan keduanya.
Disisi lain salah satu dari orang berjubah putih itu ternyata adalah seorang wanita yang memiliki rambut putih sebahu dan ia cantik rupawan.
"Siapa kalian?" Tanya Arashi yang sedang diobati.
__ADS_1
Perempuan itu terlihat fokus mengobati Arashi dan iapun menjawab, "Kau mungkin tak mengenalku Kosuke Arashi 'si pengacau' akan tetapi aku dengan jelas mengenalmu..."
"Kami dari Pasukan Bayangan dan kau pasti mengenal Masamune Kanzaki yang merupakan sang pemimpin ketiga..."
"Eeehh...!!??" Arashi terkejut ketika mengetahui keberadaan Pasukan Bayangan yang mulai bergerak, "Tapi apa yang dilakukan Pasukan Bayangan ditempat ini?"
Perempuan itu menatap tajam pada Arashi, "Kau benar-benar brengsek!! Setelah membuat segala kerusakan kau bahkan tak tau apapun..."
"Tujuan Pasukan Bayangan adalah mencegah perang dengan segala cara dan kali ini hal yang terjadi pada dunia lebih buruk dari pada perang itu sendiri..."
Arashi terdiam dan tak mengerti akan tetapi mendengar kata-katanya itu membuat diri sedikit merasa bersalah, "Anu... sudah cukup dalam mengobati diriku!! Simpan energimu pada yang membutuhkan seperti pria yang ada disana itu..." ucapnya dengan menunjuk ke arah Ryusuke yang terbaring tak sadarkan diri terluka parah dengan kehilangan kedua lengan.
*****
Dilain sisi.
"Ku ulangi pertanyaanku!! Siapa kalian?" Ucap Rafathar dengan sorot mata tajam pada dua pria berjubah putih yang berdiri dihadapannya.
Keduanya lagi-lagi tak menjawab.
__ADS_1
Rafathar yang geram langsung menggunakan kemampuan teleport, "Zink!!" Iapun mendadak muncul dihadapan keduanya akan tetapi salah satu dari mereka langsung melesatkan sebuah tendangan, "Jbbuuak...!!!"
Rafathar sempat menahan dengan menyilangkan kedua tangannya akan tetapi tetap saja ia terlempar, "Kuat sekali!!" Pikirnya dan iapun memutuskan menyerang dengan ular-ular naga yang ada dipunggungnya.
Pria yang sebelumnya menendang Rafathar melesat maju meliuk-liuk menghindari setiap ular naga yang menyerangnya, "...!!!" Rafathar terkejut dan langsung menyilangkan kedua tangan yang diperkuat dengan kemampuan memperkeras tubuh.
"Jbbllast...!!!" Tendangan pria itu begitu kuat sampai-sampai menghancurkan kedua lengan Rafathar dan melubangi dadanya.
"Tidak mungkin!!" Gumam Rafathar yang shock, iapun melompat ke belakang dan dalam sekejap saja luka-lukanya pulih.
Para raja iblis yang lainnya terkejut saat mengetahui 'sang raja iblis pelahap' dapat dilukai dengan sekali serang.
Leonidas 'sang raja iblis gempa' tak tinggal diam, iapun langsung melompat dari tempatnya berada dan jatuh dihadapan Rafathar, "Tuan Rafathar, mereka kuat!!"
"Aku tau!!"
Leonidas mengepalkan tangan yang dilapisi dengan kemampuan gempa dan ia langsung memukul udara yang ada dihadapannya, "Krak...!! Krak...!!" Retakan-retakan tercipta lalu melesatlah gelombang penghancur segalanya.
Tetapi salah satu dari pria berjubah putih maju, iapun mengarahkan dua telapak tangan ke depan, "DYYEESS...!!" Meski sedikit terdorong dari tempatnya tetapi ia berhasil menahan gelombang gempa penghancur.
__ADS_1