
*****
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
"Jangan salah paham!! Meski tidak lagi abadi aku tak akan kalah darimu, bocah!!"
"HIIAA...!!!" Akiru/Akaru memfokuskan semua energi yang ia miliki pada kakinya yang sedang ditahan oleh Blast.
Sebagian tubuh Blast perlahan membeku dan iapun segera melompat ke belakang, "Begitu rupanya!! Kilatan petir tapi bersifat membekukan..." gumamnya dalam hati.
"Elemen es tak akan mempan padaku..." ucap 'sang raja iblis api' dengan meningkatkan energi sehingga seluruh tubuhnya terbalut elemen api.
Akiru/Akaru berkata, "Kurasa pertarungan ini tak akan mudah..." iapun melesat secepat kilat dengan sekali pijakan dan langsung menendang dari arah depan, "Jbbuuak!!!"
Blast menahan dengan menyilangkan kedua tangan dan iapun sedikit terdorong ke belakang, "Krak!! Krak!!" Kilatan-kilatan petir milik Akiru/Akaru mencoba membekukan sang iblis akan tetapi Blast melawan dengan kobaran api dan mencoba membakar es Akiru/Akaru.
"Cih..." Akiru/Akaru yang merasa tak mampu membekukan lawannya segera menjaga jarak dengan melompat ke belakang, "Terima ini!!!" Ia membuka mulut lalu memfokuskan energi dan menembakan cero, "WUUSS...!!"
Blast terkejut, "Dia juga bisa menggunakan kekuatan khas iblis..." iapun mengarahkan telapak tangan ke depan menangkap cero tersebut dan melemparkan ke angkasa, "DHHUUAARR...!!!"
Ledakan tercipta diudara, "Sial..." Akiru/Akaru kesal, ia memfokuskan energi pada telapak kaki kanan, "HIIAA...!!" Akiru/Akaru mengangkat kaki kanannya tinggi-tinggi dan menghentakannya ke tanah sekuat mungkin, "DYYEESS...!!"
"Krak!! Krak!!" Tanah perlahan membeku lalu tercipta gelombang es.
Blast 'sang raja iblis api' menatap tajam, ia mengepalkan tangan berbalutkan api dan memukul gelombang es yang tengah mengarah padanya, "Jbbllast!!!"
Gelombang es itupun terbelah oleh hantaman api yang sangat kuat.
"Cih..." Akiru/Akaru geram.
Blast 'sang raja iblis api' tersenyum menyeringai dan berkata, "Sekarang giliranku menyerang..." mendadak api berkobar dikedua pijakan kakinya dan ia melesat ke arah lawan bagaikan roket saja.
__ADS_1
"HIIAA...!!" Blast memukul dengan kepalan tangan kanan berkobar api, "Jbbllast!!" Akiru/Akaru menahan dengan telapak kaki kanan dan ia mencoba memadamkan kobaran api ditangan lawan.
"Boleh juga..." Blast melompat ke belakang, ia memfokuskan energi pada ujung kedua taduknya dan menembakan cero.
"Serangan seperti ini tak akan mempan padaku...!!" Teriak Akiru/Akaru dengan memusatkan energi pada kaki kanannya, kilatan-kilatan petir muncul dan ia menendang cero tersebut.
"Jbbllast!!" Cero tersebut berbalik arah ke pada Blast akan tetapi wujudnya berubah menjadi bola es.
Blast dengan mudahnya menangkap cero tersebut menggunakan telapak tangan kanan lalu menghancurkan bola es itu dengan cengkraman kuat, "Mengesangkan!! Aku memujimu!!"
"Hah??" Akiru/Akaru tak mengerti akan tetapi ia terlihat kesal karena menganggap ucapan lawan sebagai ejekan.
"Elemen kita sangat berlawana, aku merupakan iblis api dan kau adalah dewa es..."
"Aku berusaha membakarmu sedangkan kau mencoba membekukan diriku..."
"Ya, saat dua elemen berbeda saling beradu maka yang lebih berkualitas yang akan menang..." ucap Blast yang sekali lagi meningkatkan energi.
Energi api yang berasal darinya kali ini sangat kuat sampai-sampai merubah kulitnya jadi merah membara, "Ya, inilah puncak kekuatan api yang ku miliki..." ucap Blast.
Akiru/Akaru yang merasakan hawa panas terpancar dari sang iblis terlihat sangat geram.
Kedua kepribadian itu saling berbicara dalam tubuh.
"Jika musuh berubah menjadi sangat panas maka kita juga harus berubah jadi sedingin mungkin..." jawab Akaru si sisi iblis petir.
"Ya, aku mengerti!!"
"Aku bergantung padamu, Akiru..." ucap Akaru si sisi iblis petir.
Kembali kedunia nyata dimana Blast meningkatkan panasnya ketingkat paling ekstrem sehingga seluruh kulit ditubuhnya berubah warna menjadi merah membara.
"Apa kau pikir aku takut padamu?" Ejek Akiru/Akaru.
"Kalian tak perlu takut..." ucap Blast yang dengan sekali pijakan melesat bagaikan roket dan langsung saja memukul lawan, "Yang perlu kalian lakukan adalah berubah jadi abu...!!!"
"HIIAA..." Pukulan 'sang raja iblis api' hampir mengenai tubuh Akiru/Akaru akan tetapi ia terkejut karena tubuh Akiru/Akaru mendadak hancur berkeping-keping menjadi pecahan es sebelum terkena tinjunya, "Logia!!!!" Gumamnya dalam hati.
Akiru/Akaru muncul dibalik punggung 'sang raja iblis api' dan langsung saja menembakan laser dari ujung kedua tanduknya, "Sllash!!!"
__ADS_1
Blast tertembak laser pada bagian punggung, ia terdorong cukup jauh akan tetapi ia baik-baik saja, "Sialan!!" Blast juga memfokuskan energi pada ujung kedua tanduknya dan menembakan laser juga, "Sllash!!" Akiru/Akaru menggunakan kemampuan logia es untuk menghindar.
Akiru/Akaru berkata, "Sehebat apapun seranganmu akan tak berguna bila tak kena!! Aku diunggulkan karena kemampuan logia es..."
Blast tersenyum menyeringai dan mengejek, "Meskipun dapat menghindar akan tetapi hal itu percuma saja bila kau tak dapat mengalahkanku..."
"Benar..." Akiru/Akaru tersenyum menyeringai, "Kalau begitu akan ku tunjukan padamu kekuatan sejati dari kami..."
Mendadak kilatan petir yang ada dikedua kaki Akiru/Akaru semakin kuat dan terasa hawa yang sangat dingin sampai menusuk ke dalam kulit, "Absolute Zero!!" Ucapnya dengan rambut membeku jadi es.
"Inilah kekuatan terdingin dariku..."
"Sllash!!" Akiru/Akaru bergerak secepat kilat dan menendang langsung dari depan, "Jbbuuak!!" Blast menahan dengan menyilangkan kedua tangan.
"Sllash!!" Akiru/Akaru bergerak cepat lagi dan muncul disamping kanan, "Jbbuuak!!" Blast menahan dengan lengan kanan.
"Sllash!!" Akiru/Akaru bergerak secepat kilat lagi dan lagi, ia menyerang secara terus menerus meskipun begitu Blast selalu dapat menghalau serangan Akiru/Akaru.
"Hahahaha...!! Aku dapat membaca gerakanmu!!"
Akiru/Akaru yang bergerak secepat kilat tersenyum menyeringai, "Kau tau? Apa jadinya bila benda yang memiliki panas luar biasa tinggi mendadak didinginkan?"
"Hah?" Blast tak mengerti.
"Tentu saja benda itu akan hancur...!!!" Teriak Akiru/Akaru yang melesatkan tendangan dari arah depan sekuat mungkin secepat yang ia bisa, "Jbbuuak!!" Blast menahan dengan menyilangkan kedua tangannya akan tetapi lengannya yang membara itu malah hancur.
"Apa!! Bagaimana bisa!!"
"Itu karena hawa dingin milikku lebih ekstrem dari panas milikmu...!!!"
Blast buru-buru memulihkan kedua lengannya dengan regenerasi akan tetapi Akiru/Akaru bergerak sangat cepat lalu menendang perut 'sang raja iblis api' dari depan, "HIIAA...!!!" Kilatan-kilatan petir menyebar ke segala arah.
Tubuh Blast tertembus dan ia perlahan membeku oleh es lalu kemudian hancur berkeping-keping.
"Yang benar saja..." ucap Blast sebelum kehilangan nyawanya.
"Hah... hah... hah..." Akiru/Akaru mulai mengatur nafasnya, ia menurunkan energi ia tersenyum penuh kepuasan, "Kita menang!! Kita berhasil mengalahkan Raja Iblis!!!!"
Ya, di salah satu pertarungan 'si kilat beku' berhasil mengalahkan 'sang raja iblis api'
__ADS_1
Pembasmian Raja Iblis sedang berlangsung!!
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1169 : Bunuh Raja Iblis IV