Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1160 : Buka Jalan II


__ADS_3

Senju Rain mengambil sebuah keputusan yaitu mendekati Va'al yang ada diangkasa.


"HIIAA...!!!" Senju Rain menyatukan kedua telapak tangannya ke depan dada dan meningkatkan energi.


"DYYEESS...!!" Lalu dari kedua pijakan kakinya tumbuh pohon raksasa yang mengangkatnya ke angkasa.


"Dia datang!!" Pikir tiga raja iblis kelas tertinggi yang berada diangkasa.


Rafathar 'sang raja iblis pelahap' yang telah berada diwujud iblisnya yaitu bola raksasa yang tersusun dari lilitan ular-ular naga menembakan laser-laser ke arah pohon ciptaan 'si jenius'


"Mereka bereaksi yang artinya ada yang mereka sembunyikan..." pikir Yami, "Keputusan Rain sudah tepat..."


Pohon raksasa yang merupakan tempat mereka berpijak diserang dari berbagai sisi mulai hancur dan perlahan maju.


"Ayo maju!!" Ucap Senju Rain dengan sorot mata serius.


"Siap!!!" Jawab Misaki, Ashura, Yami dan Fusion Yuuka serentak.


Pohon itu jatuh membentur tanah akan tetapi kelimanya menghilang dengan kemampuan teleport milik Yami, "Zink!!"


Lindouw 'sang raja iblis kematian' yang telah berubah wujud menjadi bayangan hitam raksasa yang melayang diudara mengaktifkan kemampuan sensoriknya untuk mengetahui tempat dimana musuh akan muncul.


Ia menciptakan sebuah sabit raksasa dan menebas, "Sllash!!"


"Zink!!" Dan benar saja, kelimanya muncul diudara tepat diarah ayunan sabit milik 'sang raja iblis kematian'


Fusion yang terdiri dari Yuuka, Yuuki, Yuzuru, Yugiri, Isla mengambil tindakan cepat, mereka mengepalkan tangan dan memukul balik sabit Lindouw.


"Cthing!!!" Meski ukurannya sangat besar tapi Fusion mereka berhasil mementalkan sabit raksasa itu, "HIIAA...!!" Bahkan fusion mereka memfokuskan energi pada ujung kedua tanduknya dan menembakan laser, "Sllash!!"


Laser tersebut menembus tubuh Lindouw yang berupa bayangan akan tetapi mengenai Va'al yang telah menjadi pohon raksasa diangkasa, "DHUUAARR...!!" Ledakan besar terjadi.


Ular-ular naga Rafathar menembakan berbagai elemen ke arah mereka.


Senju Rain mengarahkan telapak tangannya ke arah serangan datang lalu telapak tangannya itu muncul akar-akaran man membentuk dinding, "DHHUUAARR...!!" Dinding yang terbuat dari akar itupun terbakar.


Kelimanya perlahan jatuh akan tetapi Misaki merobek lima kertas dari dalam grimoire putihnya dan melemparkannya ke udara.


Kertas itupun membesar dan melayang diudara lalu kelimanya menjadikan tempat berpijak.


Ashura berkata pada 'si jenius', "Kau fokus saja ke angkasa dan biarkan kami saja yang membukakan jalan untukmu..."


"Aku mengerti!!" Jawab Senju Rain.


Misaki mengendalikan kertas-kertas yang mereka pijak bergerak terus ke atas.


Lalu Rafathar bergerak dengan beberapa ular-ular naga memanjang melesat ke arah mereka.

__ADS_1


"Mengganggu saja!!" Ashura menarik sebuah bazoka dari dalam grimoire kematian miliknya dan tanpa ragu menembakan misil, "WUUSS...!!"


"DHHUUAARR...!!" Ular-ular naga yang bergerak menerkam hancur karena ledakan.


Lindouw 'sang raja iblis kematian' mengarahkan dua telapak tangan ke depan dan mulai mengumpulkan energi sehingga secara perlahan sebuah cero terbentuk.


"Zink!!" Mendadak Yami berteleport dan muncul tepat dihadapan Lindouw, "Aku tak akan membiarkan kau bertindak sesuka hatimu lagi..." ucap Yami dengan sorot mata tajam dan iapun menendang cero tersebut sebelum sempat ditembakan.


"Jbbuuak!!"


"DHUUAARR...!!" Cero ciptaan Lindouw itu malah meledak mengenai dirinya sendiri.


"Khihihi..." fusion yang terdiri dari 5 anak kecil itu tertawa dan berkata, "Sepertinya semuanya akan berjalan dengan mudah..."


"Jangan berfikir seperti itu...!!" Ucap Senju Rain dengan sorot mata tajam, "Jangan meremehkan musuh!! Ingat lawan kita adalah 3 raja iblis tertinggi..."


"Siap!!! Kami mengerti!!" Jawab Fusion mereka dengan tersenyum lebar, mereka yang merupakan gabungan lima anak kecil benar-benar tak peduli akan apa yang dikatakan oleh Senju Rain meskipun itu hal penting.


Kelompok yang terdiri dari 5 anggota itupun terus terbang dengan berdiri diatas kertas besar yang melayang.


Ketiga raja iblis kelas tertinggi itupun jadi geram karena musuh terus saja mendekat, mereka berbicara melalui telepati.


"Mereka semakin dekat..." ucap Rafathar.


"Apa mereka sudah mengetahuinya..." ucap Lindouw.


Va'al geram, "Dasar bodoh!! Cepat hentikan mereka!!"


"Senju Rain yang jenius itu juga merupakan pewaris kekuatan hutan dan skenario terburuk ia dapat menghancurkan semua strategi kita..."


"Hahahaha...!!!" Lindouw malah mentertawakan kekhawatiran rekannya, "Menyedihkan sekali!! Kau dan dia sama-sama merupakan pewaris kekuatan hutan tapi entah mengapa kau seperti takut padanya?"


"Berisik!!" Bentak Va'al.


Rafathar dengan ekspresi serius berkata, "Lindouw, setelah pertarungan yang sengit ini meremehkan mereka adalah tindakan bodoh..."


"Apa!!!!" Lindouw geram, "Jaga ucapanmu, sialan!!"


Rafathar berkata, "Kosuke Arashi mampu membuktikan kekuatannya dengan mengalahkanku lalu kau kehilangan sebagian kekuatanmu karena bertarung dengan mereka dan terakhir salah satu dari mereka juga merupakan pewaris kekuatan hutan..."


"Bukankah beberapa fakta itu cukup untuk membuat kita mengakui seberapa kuat mereka?"


Ucapan 'sang raja iblis pelahap' membuat Lindouw terdiam.


Lalu Va'al berkata, "Kalau begitu sebelum terlambat dengan segala cara kita harus menghentikan mereka..."


"Ya..." jawab Lindouw dan Rafathar setuju.

__ADS_1


*


Kembali ke dunia luar dimana kelimanya terus maju akan tetapi mendadak mereka merasakan sesuatu yang berbeda dari ketiga iblis kelas tertinggi.


Senju Rain menyadari sesuatu hal dan bergumam dengan suara pelan, "Mereka tengah merencanakan sesuatu..." iapun langsung memberikan perintah pada rekan-rekannya, "Semuanya hati-hati!! Aku merasa ada hal yang tak beres!!"


Rekan-rekannya belum sempat menjawab peringatan dari Senju Rain akan tetapi mendadak sebuah hembusan angin kuat menerpa mereka.


Lindouw yang berubah menjadi bayangan raksasa hitam mengubah senjatanya yang semula sabit menjadi sebuah tombak.


"Apa!!!" Kelimanya terkejut.


'Sang raja iblis kematian' tanpa ragu melemparkan senjata itu sebelum lawan-lawan siaga, "WUUSS...!!"


Fusion dari 5 anak kecil menahan serangan tombak tersebut dengan menyilangkan kedua pedang, "Cthing!!!" Benturan kuat terjadi.


"Ugh!!!" Fusion kelimanya tak mampu bertahan dan iapun berakhir jatuh ke tanah bersama dengan tombak yang melesat.


"Sial..." gumam Senju Rain saat melihat salah satu pengawalnya jatuh ke bawah.


Bahaya belum selesai untuk keempatnya karena bola ular-ular naga Rafathar berdiri menghadang mereka dan tepat dari atas menyerang dengan tembakan-tembakan cero dari atas.


"Sialan!!! Jangan pedulikan aku yang jelas kalian harus menghindar!!" Teriak Senju Rain yang panik.


Iapun mengarahkan kedua telapak tangannya ke atas lalu membentuk dindin dari lilitan akar.


"WUUSS...!! WUUSS...!!" Cero-cero berukuran besar yang tak terhitung jumlahnya melesat dan menciptakan ledakan hebat yang hal itu tak dapat ditahan oleh dinding akar.


Ya, Senju Rain berserta rekan-rekannya jatuh ke bahwa karena ledakan-ledakan itu.


Para raja iblis kelas tertinggi menunjukan kehebatannya dan hal itu diluar perhitungan Senju Rain.


"Sial..." 'si jenius' yang terjatuh ditanah perlahan berdiri kembali dan ia menatap ke langit tempat Va'al berada, "Sekarang aku semakin yakin rahasia keabadian para raja iblis dipegang oleh Va'al akan tetapi bagaimana caraku mendekatinya?"


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1161 : Keajaiban


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Terima kasih atas perhatiannya.


*****

__ADS_1


__ADS_2