Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1007 : Pesan II


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Ryusuke mengajukan pertanyaan, "Jadi untuk apa orang sepertimu kemari? Kau tak perlu repot-repot ditempat ini bila tak ada sesuatu yang penting, 'kan?"


Mendadak 'si jenius' Senju Rain menjadi serius, "Jadi kalian tak tau semua hal yang telah terjadi rupanya?"


"Tentu saja tidak!!" Jawab Ryusuke.


"Ya, kalau begitu aku akan menjelaskannya dan juga aku kemari untuk membawa sebuah pesan yang sangat penting bagi kalian bertiga...!!!!"


"Apa itu?" Yui dan Arashi sampai memelan ludah karena tegang.


"Benar sekali!! Memang kabar apa yang kau bawa?" Tanya Ryusuke.


"Kalau boleh tau sekarang ini kalian ada dimana?"


"Kami ada dimarkas Pasukan Bayangan?" Jawab Yui.


"Pantas saja!!"


"Hey, ayolah!! Katakan pesan penting apa yang akan kau sampaikan!! Jangan buat aku semakin penasaran..." ucap Arashi.


Senju Rain berkata, "Jika kalian berada dimarkas Pasukan Bayangan kurasa mereka menutup segala informasi tentang dunia luar pada kalian..."


Yui yang tak mengerti bertanya, "Untuk apa Pasukan Bayangan melakukan hal itu? Bukankah mereka berisikan orang-orang baik?"


"Yui, mereka memang baik akan tetapi mereka pasti punya alasan dan juga tujuan jadi biarkan 'si jenius' itu menjelaskan lebih dulu..." ucap Ryusuke.


"Baik, aku mengerti..." jawab Yui.


Senju Rain berkata lagi, "Aku tak tau apa tujuan Pasukan Bayangan menyembunyikan informasi pada kalian akan tetapi semua insiden ini bermula setelah kalian meninggalkan Kota Kronoz..."


"Memang apa yang terjadi?" Tanya Arashi.


"Kalian pasti terkejut saat mengetahui kabar bahwa daerah selatan yaitu Kota Kronoz telah jatuh ke tangan para iblis..."


"Apa!!!!" Ketiganya yang terisolasi dari dunia luar sangat terkejut.


"Kau pasti bohong!!!" Arashi tak percaya.


"Benar, mustahil Red Eagle kalah dalam pertarungan..." Yui meragukan ucapan Rain.

__ADS_1


"Kenyataannya memang begitu!! Setelah kalian bertiga pergi dari Kota Kronoz dan bergerak menuju Aera secara mendadak langit berubah menjadi gelap gulita lalu setelahnya para iblis berjatuhan dari langit bagaikan hujan..." jelas Senju Rain.


Arashi dan Yui terdiam membisu karena tak ingin mengakui kenyataan yang dikatakan Senju Rain, "Mustahil..." gumam keduanya dalam hati.


Arashi menjadi geram, "Jika saja aku disana saat itu maka tak akan ku biarkan Kota Kronoz jatuh ke tangan para iblis..."


"Omong kosong!!!" Ucap Senju Rain dengan sorot mata tajam, "Ada sekitar 12 Raja Iblis yang muncul dari langit dan apakah kau pikir mereka lemah?"


"Jika saja kau berada disana maka kau tak akan merubah apapun..."


Arashi terdiam.


Dilain sisi, Ryusuke tetap tenang dan bersikap biasa saja meski Red Eagle telah takluk, "Jika daerah selatan telah jatuh ke tangan para iblis lalu bagaimana kondisi kalian saat ini?"


"Saat itu Turnament Lima Bintang benar-benar kacau dan kami harus mengungsikan para peserta dan penduduk..."


"Tetapi dilain sisi para iblis muncul dan juga memaksa kami untuk bertarung..."


"Kekuatan kami terpecah dan hal itu membuat kami lemah lalu musuh yang terlampau kuat semakin memperburuk keadaan saja..."


"Ya, kondisi kami saat ini terpisah-pisah menjadi dua, sebagaian bisa melarikan diri akan tetapi sebagaian lagi ditangkap atau bahkan mereka telah tewas..."


Arashi dan Yui langsung shock begitu mendengarnya.


Arashi menjadi sangat khawatir pada kondisi Misaki dan juga anak-anaknya, "Kalau begitu aku akan segera pergi!!!!!" Ucapnya yang panik dan hendak keluar ruangan.


"Tunggu dulu!! Hentikan langkah kakimu, Arashi!!" Ucap Ryusuke.


"Jika kau panik begitu maka sama halnya kau pergi dengan menyerahkan nyawamu..." ucap Ryusuke.


"Benar, Arashi!! Aku juga khawatir akan tetapi ku yakin mereka baik-baik saja jadi jangan gegabah..." ucap Yui.


"Aku tak peduli!!!" Arashi hendak membuka pintu.


Tetapi mendadak Senju Rain berkata, "Dengarkan penjelasanku dulu!!"


"Apanya yang harus ku dengarkan!!"


"Anak-anakmu dan orang yang kau sayangi baik-baik saja..." ucap Senju Rain penuh ke yakinan.


Arashi terlihat tak percaya, "Bagaimana kau bisa seyakin itu?"


"Dalam penyerangan itu akulah yang bertugas mengungsikan semuanya!! Aku membuat clon-clon yang tak terhitung jumlahnya dan saat itu aku melihat empat anak asuhmu bisa melarikan diri dengan selamat..."


"Ya, aku tak tau dimana mereka saat ini akan tetapi keempat anak asuhmu saat itu bersama dengan Misaki, Rikie, Hinowa dan Goto..."


Arashi menjadi agak lega, "Begitu, ya? Jika mereka berhasil melarikan diri dan saat ini bersama-sama ku yakin mereka baik-baik saja..."


Arashi tenang akan tetapi Yui masih sedikit khawatir, "Lalu bagaimana dengan nasib mereka yang tertangkap?"

__ADS_1


"Aku tak tau sekarang nasib mereka akan tetapi kurasa mereka masih ditahan dan menurut pendapatku saja musuh akan menjadikan sandera sebagai umpan untuk menarik sebuah kemenangan yang lebih besar..."


"Maksudmu apa?" Yui tak mengerti.


"Mereka mengincarku yang artinya mereka pasti akan melakukan eksekusi publik pada sandera supaya aku menampakan diri..." ucap Arashi yang geram.


"Itu belum tentu..." jawab Ryusuke.


"Apa maksudmu? Aku sudah menarik perhatian pemimpin mereka jadi sudah sewajarnya mereka mengincarku..."


Senju Rain berkata, "Bagaimana dengan Raja Pedang? Bagaimana jika mereka melakukan eksekusi publik agar Torano muncul..."


"Yah, itu bisa saja!! Mereka bisa saja juga mengincar Torano mengingat Raja Pedang punya kemampuan merepotkan..." ucap Arashi.


"Jika saja Raja Pedang jatuh ke tangan para iblis maka hampir dapat dipastikan mereka semakin dekat dengan kemenangan mutlak dan hal itu tak boleh terjadi..." ucap Senju Rain.


"Anu... lalu apa yang harus kita lakukan dengan para sandera? Kita tak bisa membiarkan mereka membunuh para sandera, 'kan?" Tanya Yui.


"Menyelawatkan para sandera adalah prioritas akan tetapi kita tak boleh membiarkan mereka mendapatkan Raja Pedang..." ucap Senju Rain.


"Masalah ini semakin melebar saja..." ucap Ryusuke.


"Hmm..." Arashi berfikir lalu berkata, "Bukankah kita punya Yemi dan Yami? Dengan kemampuan mereka yaitu telepati dan teleport jarak jauh menyelamatkan para sandera seharusnya bukan hal yang sulit, 'kan?"


"Emm... itu benar!!" Yui setuju pada pendapat Arashi.


"Sayang sekali!!!" Mendadak 'si jenius' Senju Rain menjadi serius, "Kita tak bisa mengandalkan Yemi dan Yami kali ini..."


"Kenapa?"


"Ya, mereka berdua yang sekarang telah menjadi penghianat dan keduanya berada dipihak musuh..." ucap Senju Rain.


"Apa...!!!!!" Ketiganya terkejut dan tak percaya rekan mereka telah berkhianat.


"Kau pasti bergurau...!!!" Ucap Arashi.


"Kenyataannya memang begitu Yemi Yami telah berkhinat dan hal itu membuat kita kehilangan kemampuan telepati dan teleport yang berharga..."


"Lalu yang paling merepotkan kita harus mencari cara melawan kedua kempuan itu..." ucap 'si jenius' Senju Rain dengan serius.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1008 : 7 Hari


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Trima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2