
Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.
Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'
Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.
Selamat membaca!!
*****
Va'al 'sang raja iblis hutan' berhadapan dengan pemimpin kedua Pasukan Bayangan yaitu Tuan Kai.
"Khehehe... sepertinya kau khawatir pada bocah itu..." ucap Va'al.
Tuan Kai menatap tajam, "Aku memang khawatir padanya akan tetapi ini pertarungannya jadi ia harus menghadapi kesulitannya seorang diri..."
"Hohoho... kau benar"
Keduanya meningkatkan energi.
"Kaulah yang harus mengkhawatirkan dirimu sendiri..." Tuan Kai terlihat serius.
"Khehehe... aku jadi takut!!" Ucap Va'al yang malah mengejek.
Tekanan energi api dari Tuan Kai berbeda dari sebelumnya, kobaran api darinya sekarang ini mampu menciptakan retakan-retakan ditanah.
"Akan ku habisi kau dan segera menuju ke tempat Arashi..." iapun melesat ke arah Va'al dan langsung saja memukul dengan tinju berbalutkan api.
Va'al menyilangkan tangan untuk menahan, "Jbbllast!!!" Serangan Tuan Kai mampu menghancurkan sebagian tubuh 'sang raja iblis hutan' itu.
*****
Arashi dalam mode dewa es terpaksa harus menghadapi dua raja iblis, "Cih, keduanya bergabung lagi yang artinya ini akan jadi semakin sulit dari pada sebelumnya..." gumamnya dengan suara agak pelan.
Iapun meningkatkan energi dan secara mendadak dari kedua kakinya meledakan kobaran api hingga menyelimuti seluruh tubuhnya, "Mode : Dragon"
Mogura dan Excel menatap tajam ke arah lawan lalu menjadi lebih waspada.
Excel agak kesal, "Bocah itu sekarang meledakan api..."
"Sepertinya dia akan berubah lagi..." ucap Mogura.
Kobaran ledakan api secara perlahan menghilang dan berubah menjadi kepulan asap yang memudar, Arashi keluar dari sana dengan wujud naganya.
Arashi berdiri tegak dengan dua kaki. Ia yang sekarang memiliki sepasang sayap dipunggungnya, sisik-sisik melapisi kulitnya, sebuah tanduk mencuat dikeningny lalu ia memiliki sorot mata tajam, "Sekarang aku menggunakan kekuatan andalanku jadi bersiaplah!!!"
Mogura dan Excel semakin waspada meski kata-kata Arashi seperti gertakan saja, mereka berkata serentak, "Majulah!!!"
Arashi meledakan kobaran api dari kedua kakinya dan dengan sekali pijakan ia melesat bagaikan roket karena kobaran api dikedua kakinya.
__ADS_1
"HIIAA...!!!" Excel 'sang raja iblis es' juga meningkatkan energi, ia menghentakan satu kaki kanan ke depan dan menciptakan gelombang es seper tinggi.
"DYYEESS...!!!" Arashi menerjang gelombang es itu begitu saja.
Mogura menatap tajam ke depan karena merasakan hawa panas di dinding es yang ada dihadapannya, "Dia keras kepala sekali!!!" Iapun mengarahkan kedua telapak tangannya ke depan.
Dari telapak tangannya itu dengan cepat tumbuh lengan-lengan yang tak terhitung jumlahnya.
"DHHUUAARR...!!!" Dinding es meledak dan muncullah Arashi yang berhasil menembusnya.
Tetapi Arashi sudah disambut dengan kepalan-kepalan tangan yang sudah siap memukulnya dari arah depan, "HIIAA...!!!" Arashi segera memfokuskan energi pada satu titik yaitu kepalan tangan kanannya dan melemparkan energi itu sekaligus sambil melesatkan tinju.
"Jbbllast...!!" Pukulan Arashi itu bagaikan meriam api dan dengan sekali serangan saja mampu membakar habis semua kepalan tangan Mogura.
"Apa...!!!" Mogura maupun Excel terkejut karena Arashi mampu mengatasi dua serangan mereka.
Arashi segera melesat ke arah Mogura dan setibanya ia dihadapan si iblis lengan itu, Arashi langsung mengepalkan tangan kanan dengan seluruh energi terfokus pada satu titik, "Jbbllast!!!" Mogura menahan pukulan Arashi dengan telapak tangan dan telapak tangannya itupun sekejap saja hancur terbakar.
Mogura terlempar ke belakang akan tetapi Arashi melancarkan serangan lanjutan dengan mengejar iblis itu.
Iapun memfokuskan energi pada satu titik yaitu kepalan tangan kanan dan memukul Mogura sambil melemparkan semua energinya, "HIIAA...!!!!"
Excel tak tinggal diam, ia segera menghadang Arashi dan mengepalkan tangan, "Jbbllast...!!!!" Dua kepalan tinju saling beradu.
Meski elemen keduanya berlawanan tapi api Arashi terlihat membakar lengan Excel, "ARGH...!!!!" Si iblis es itupun kesakitan.
"HUUPPS...!!!" Arashi menarik nafas panjang lalu meningkatkan energi dan mengeluarkan teknik pamungkasnya, "Auman Naga Api!!!!!"
Excel yang merupakan iblis es tak tinggal diam, ia segera memfokuskan energi pada ujung tanduknya dan dengan cepat cero berwarna putih tercipta, "WUUSS...!!!"
Dua serangan saling melesat, "DHUUAARR...!!!!" Benturan tak terelakan dan terjadi ledakan akan tetapi secara perlahan kobaran api berubah menjadi beku.
"Hah... hah... hah..." kedua iblis kelas atas itupun nampak kelelahan dan perlahan mencoba mengatur nafas, mereka berdua segera meregenerasi luka-luka yang ada ditubuh mereka.
"Yang benar saja!!! Dia berbeda dengan yang tadi!! Saat menggunakan kekuatan es dia tak sekuat ini..." ucap Excel yang jadi heran.
"Aku tak mengerti juga..." ucap Mogura, "Padahal kita sudah menggunakan wujud iblis dan bertarung dengan dua orang tapi mengapa kita tetap terdesak juga..."
"Sekarang kita berdua tau satu hal menangkapnya bukan misi yang mudah..."
"Ya, ku akui itu..." ucap Mogura.
Meski melawan dua iblis kelas atas tapi Arashi malah tersenyum lebar, "Khehehe... sepertinya kalian kerepotan melawanku!! Ya, bersiaplah karena pertarungan yang sebenarnya baru saja dimulai!!" Ucap Arashi dengan seluruh tubuhnya terselimuti oleh asap.
Mogura dan Excel mewaspadai perubahan energi tak biasa dari lawannya, mereka tau Arashi akan menggunakan teknik berbahaya lainnya.
Excel berbisik pada rekannya, "Dia akan menunjukan tekniknya yang lain..."
"Aku tau dan kurasa cara brutal yang biasa ku gunakan dalam pertarungan tak akan berpengaruh padanya..." jawab Mogura dengan sedikit geram.
__ADS_1
"Sllash!!!" Dalam sekejap saja Arashi melesat dan tau-tau ia berada dibelakang Excel.
"Apa!!!!" Kedua iblis itupun sampai dibuat terkejut dengan pergerakan Arashi.
Arashi memukul dari belakang tepat pada wajah Excel, "Jbbllast!!!" Iapun langsung terlempar jauh.
"Kurang ajar!!" Mogura langsung saja menebas Arashi dengan kapaknya menggunakan satu tangan akan tetapi Arashi yang memiliki insting tajam segera memfokuskan energi pada telapak kakinya.
"Cthing!!!" Kapak Mogura dapat ditahan Arashi dengan telapak kakinya.
Mogura segera mencengkram kapaknya dengan dua tangan untuk memperkuat serangan, "Kau hanyalah baji ngan kecil!!!!"
Arashi terlempar ke belakang tetapi ia segera melesat kembali ke depan dengan balutan api dikedua kakinya, "Jbbllast!!!" Dengan gerakan cepat Arashi menendang dagu Mogura hingga membuatnya terlempar.
Dilain sisi Excel berdiri lagi, iapun langsung menghentakan satu kaki kanan ke depan dan menciptakan gelombang es ke arah Arashi.
"HUUPPSS...!!!!" Arashi menarik nafas panjang lalu mengeluarkan teknik andalannya, "Auman Naga Api!!!"
"WUUSS...!!!"
"DHHUUAARR...!!" Ledakan terjadi akibat benturan serangan keduanya.
"Excel, hati-hati atau kau akan mati..." ucap Mogura yang telah bangkit.
"Aku tau!!!" Jawab Excel agak kesal.
"Tap... tap... tap..." dengan langkah perlahan Arashi berjalan menembus kepulan asap, iapun tersenyum lebar.
"Bagaimana mungkin kau bisa sekuat ini? Di Aera sewaktu bertarung dengan Rafathar kau tak sehebat ini jadi apa yang terjadi sebenarnya??" Ucap Excel dengan ekspresi geram.
Dengan tersenyum lebar, Arashi menjawab, "Ya, waktu bertarung dengan 'raja iblis pelahap' itu aku sudah terlalu lelah karena pertarungan sebelumnya jadi wajar saja aku kalah..."
Excel menjadi semakin geram, "Sialan, jadi itu yang terjadi!!"
"Dulu sewaktu Festival Raja Pedang aku memang lemah dan tak sebanding dengan kalian para 'raja iblis' akan tetapi sekarang berbeda!! Aku yang sekarang dapat menghabisi dua 'raja iblis' sekaligus..." ucap Arashi yang mengingat pertama kali ia bertemu dengan para 'raja iblis'
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 997 : Pukulan Cahaya Dan Kegelapan
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
Trima kasih atas perhatiannya.
*****
__ADS_1