Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1014 : Melawan Iblis Terkuat


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'Kosuke Arashi'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Sang Penjaga Daratan Pedang menjelaskan pada keempatnya bahwa 'si akhir' tak bisa dikalahkan dengam cara apapun.


Dan meski menemui jalan buntu tapi keempatnya tetap optimis akan tetapi masalah terbesar akan datang pada mereka.


Didunia luar sang iblis terkuat 'si akhir' menarik pedangnya dan menebas, "Sllash!!"


Tebasannya itu mampu merobek batas dimensi, "Hahahaha... serasa nolstalgia!! Aku kembali ke tempat ini lagi!!!" Ucapnya dengan semangat.


"Ya, ini adalah makam 10.000 kstaria dan kalian boleh bersenang-senang nanti..." ucapnya pada tiga raja iblis yang berdiri dibelakangnya.


Ketiga 'raja iblis' yang menemani iblis terkuat itu adalah Venom 'iblis otot dan tulang', Karma 'sang raja iblis petir' lalu Kamui 'sang raja iblis cahaya'


Ketiganya merupakan iblis kelas atas dan mereka cukup terkesan saat memasuki Daratan Pedang.


'Si Akhir' melangkahkan kaki dan hal itu membuat semua pedang yang tertancap dipermukaan pasir bergetar ketakutan, geram bahkan penuh kemarahan.


"Apa yang tengah terjadi?" Pikir keempat anggota Red Eagle yang melihat kejadian aneh itu, mereka juga merasakan tekanan energi kuat mendekat.


Sang Penjaga Makam menjadi sangat geram, "Penyusup!! Ada penyusup lagi!!" Ucapnya dengan sorot mata tajam, iapun meningkatkan energi dan dari kedua kakinya meledakan api.


"WUUSS...!!" Dengan sekali lompatan saja, ia melesat cepat bagaikan roket dengan kobaran api dikedua kakinya.


Keempat anggota Red Eagle itu hanya terdiam saat melihat Penjag Makam itu pergi.


"Dia pergi..." ucap Kiba.


"Jadi haruskah kita mengejarnya?" Shirou bertanya-tanya.


Torano berkata, "Urusan ditempat ini sudah selesai jadi kita tak ada lagi urusan dengannya..."


"Tapi aku ingin membantunya mengalahkan penyusup ini..." sahut Masamune dengan semangat.


"Jangan naif..." Torano menatap tajam dan nampak tak setuju pada pendapat Masamune, "Kita bukan pahlawan atau semacamnya jadi kita tak perlu terlibat dalam masalah orang lain..."


"Tapi ditempat ini aku mendapatkan pedang suci jadi setidaknya aku ingin bertarung demi tempat ini!! Aku ingin membalas budi..." ucap Masamune.


"Baik, itu tak masalah..." ucap Kiba.


"Ya, kita hanya perlu menghajar mereka..." sahut Shirou.

__ADS_1


Torano yang melihat rekan-rekannya membuat keputusan yang dianggapnya tak berguna menjadi sedikit geram, "Yang benar saja..." gumamnya dalam hati.


*****


'Si Akhir' yang kembali lagi ke Daratan Pedang membuat tempat itu kembali bergejolak.


Hamparan pasir putih yang berada disana perlahan berubah warna menjadi merah darah yang berubah menyebar ke segala arah.


"DYYEESS...!!!" Sang Penjaga Makam jatuh dengan pijakan kuat sehingga membuat cekungan dipermukaan pasir, "Sialan...!!!!" Teriaknya dengan lantang dan sorot mata tajam.


'Si Akhir' malah tersenyum menyeringai dan berkata dengan entengnya, "Senang bertemu denganmu, kawan lama!!! Aku senang kau baik-baik saja..."


Sang Penjaga Makam menjawab dengan melesat ke arah sang iblis terkuat itu, iapun tanpa ragu melesatkan tusukan dengan pedang berbalutkan petir.


Ia memfokuskan petir itu pada ujung mata pedang, "DYYEERR...!!!" Kilatan petir terpencar ke segala arah karena 'si akhir' mampu menahan serangan itu dengan mudah menggunakan telapak tangan kanannya.


"Khehehe... setelah lama tak bertemu, beginikah sambutanmu padaku?" Ucap 'si akhir' dengan tersenyum menyeringai.


Sang Penjaga Daratan Pedang menjadi lebih geram dan ia menarik kembali pedangnya lalu melesatkan sebuah tendangan dari samping, "Jbbuuak!!!!" Tendangan tersebut berhasil mengenai leher bagian kiri sang iblis akan tetapi ia nampak baik-baik saja.


"Untuk apa kau kemari?" Ucap Sang Penjaga Makam.


"Tentu saja untuk menyapa kawan lama..."


Sang Penjaga Makam menjadi geram, "Kau hanya ingin menghancurkan saja..." teriaknya dengan memfokuskan energi pada sebilah pedang yang ia genggam.


Pedang itupun terlapisi balutan api dan ia langsung saja menyerang dengan tusukan, "HIIAA...!!"


'Si akhir' tersenyum menyeringai dan Sang Penjaga Makam terlihat sangat emosi akan tetapi secara mendadak Torano muncul dengan kemampuan teleport milik Raja Pedang.


"Zink!!" Ia muncul tepat dihadapannya dan langsung menebas dada sang iblis terkuat, "Sllash!!"


"Cruat!!!!" Darah sang iblis terkuat muncrat dan berceceran kemana-mana.


Ia dan ketiga raja iblis yang berdiri dibelakangnya terkejut ketika Torano muncul.


"Omong kosong dengan iblis terkuat!! Ternyata ia dapat dilukai!!!" Ucap Torano dengan sorot mata tajam.


'Si Akhir' terdorong kebelakang akan tetapi ia tersenyum menyeringai dan dalam sekejap saja ia dapat pulih dengan kemampuan regenerasi, "Sakit sekali!!!" Ucapnya dengan ekspresi senang.


Torano menatap tajam dan bergumam dalam hati, "Regenerasinya sangat cepat karena dia iblis terkuat dan aku tak perlu terkejut melihatnya sembuh dengan cepat..."


Ketiga rekan Torano sampai ditempat itu dan mereka berempat langsung berdiri tepat dihadapan 'si akhir' dan membelakangi Sang Penjaga Makam.


"Mengapa kalian membantuku?"


"Jangan salah paham kau bukan sekutu kami tetapi dia adalah musuh kami..." ucap Torano dengan tegas.


Lalu ketiga 'raja iblis' yang ada disana juga bergerak maju.

__ADS_1


'Raja Iblis Petir' Karma berkata, "Kau memang iblis terkuat akan tetapi lawanmu pemegang Raja Pedang jadi kami akan turun tangan..."


"Benar sekali!! Kita telah memiliki Cahaya Surga dan jika kita mendapatkan Raja Pedang maka tiada lagi yang dapat menghalangi jalan kita..." sahut Kamui 'sang raja iblis cahaya'


"Hahahaha...!! Jujur saja meski lawanku pemegang Raja Pedang, aku tak butuh bantuan kalian tetapi karena aku yang mengajak kalian maka bersenang-senanglah!!!"


Venom 'sang iblis otot dan tulang' langsung saja melompat ke hadapan lawannya, iapun memperbesar tangan kanannya dengan kemampuan memanipulasi otot lalu mengepalkan tangan, "Hahahaha...!!!" Tanpa ragu Venom memukul.


"Jbbllast!!!" Pukulan Venom itu ditahan dengan mudahnya oleh Kanzaki Shirou menggunakan telapak tangan.


"Apa!!!!" Venom terkejut.


"Percuma saja!! Jika kau menantangku dalam hal kekuatan maka kau tak akan pernah menang karena aku selalu saja melatih otot-ototku..." ucap Shirou dengan mencengkram kepalan tangan lawan lalu membantingnya berulang kali kemudian melemparnya jauh-jauh.


Dilain sisi Kamui melesat cepat dari arah depan dan langsung saja menendang Masamune dengan tendangan cahaya, "Jbbllast!!!" Masamune sempat menahan dengan tongkat yang pilar langit tapi tetap saja ia terdorong cukup jauh.


"Bukankah kau telah ku habisi jadi bagaimana mungkin kau bisa hidup lagi?" Ucap Masamune dengan ekspresi kesal.


"Hahaha...!! Aku memang telah kalah dan mati saat itu akan tetapi aku dihidupkan kembali setelahnya..."


*


Karma 'sang raja iblis petir' berhadapan dengan Kiba.


Ia menembakan kilatan-kilatan petir dari sepuluh jarinya tetapi Kiba dapat menangkis tembakan-tembakan itu dengan dua pedang ditangannya.


"Kau boleh juga..." ucap Kiba dengan tersenyum menyeringai.


"Sllash!!!" Dengan gerakan kilat Karma melesat dan tau-tau sudah berada belakang dipunggung Kiba lalu langsung saja menendangnya, "Jbbllast!!"


Kiba yang kurang waspada terlempar, "Kau lemah bocah..." ucap Karma.


*****


'Si Akhir' berhadapan dengan dua lawan, "Hahahahaha...!! Tak pernah ku sangka aku akan berhadapan dengan pemegang Raja Pedang dan penguasa Daratan Pedang!!!


"Ya, ini sangat menyenangkan!!!" Ucapnya dengan tertawa lepas meskipun begitu Torano dan Sang Penjaga Makam sangat waspada.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1015 : Dialah Yang Dibenci


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.

__ADS_1


*****


__ADS_2