Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
2


__ADS_3

Jiro melawan Dante, Tsuruna berhadapan dengan Leonidas sementara itu Hayate, Fuyuki, Asuka, dan Yume harus menghadapi Guts dan Belial.


Guts berubah menjadi raksasa bumi yang ukurannya sangat besar bahkan bagian kepala hampir menyentuh kubah kegelapan.


Guts mengepalkan tangan berukuran sangat besar dan tanpa ragu memukul.


"Menghindar!!" Teriak Hayate.


Ketiga rekan bertarungnya mengerti dan berlarian ke berbagai tempat yang berbeda.


"DYYEESS...!!" Pukulan super besar itupun mengarah pada Hayate, ia sempat menahan dengan kipas badai miliknya akan tetapi hal itu percuma.


Hayate kemudian berusaha menghindar meskipun begitu ia tetap terhempas.


"Hayate!!!!" Teriak Asuka yang panik, iapun mengarahkan bazoka kemudian menembakan beberapa misil, "Wuuss... Wuuss..."


"DHUUAARR... DHUUAARR..." Tubuh besar Guts membuat dirinya mudah diserang akan tetapi tembakan misil Asuka belum cukup untuk menumbangkan sang iblis.


Guts menoleh ke arah Asuka.


"Ini buruk!!" Gumam Asuka dengan suara pelan setelah menjadi incaran Guts selanjutnya.

__ADS_1


Guts sekali lagi mengepalkan tangan berukuran besar dan ia tanpa ragu melesatkan pukulan pada Asuka, "WUUSS...!!"


Asuka tak menghindar dan ia memilih menembaki kepalan batu raksasa itu dengan bazokanya, "Sial, ukurannya terlalu besar sehingga misilku tak dapat menghancurkannya..."


Ia terdesak dan kepalan raksasa itu melesat ke arahnya akan tetapi Yume dan Fuyuki memberikan bantuan.


Fuyuki memunculkan air dari dalam tanah lalu Yume sebagai Dewa Bunga menggunakan kemampuannya yaitu menumbuhkan mawar berduri dari tanah basah yang airnya dimunculkan oleh Fuyuki.


Ya, mawar itupun dengan cepat meliliti tubuh raksasa dan sukses membuatnya tak dapat bergerak.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1178 : Pembunuh


Jiro melawan Dante, Tsuruna berhadapan dengan Leonidas sementara itu Hayate, Fuyuki, Asuka, dan Yume harus menghadapi Guts dan Belial.


Guts berubah menjadi raksasa bumi yang ukurannya sangat besar bahkan bagian kepala hampir menyentuh kubah kegelapan.


Guts mengepalkan tangan berukuran sangat besar dan tanpa ragu memukul.


"Menghindar!!" Teriak Hayate.


Ketiga rekan bertarungnya mengerti dan berlarian ke berbagai tempat yang berbeda.

__ADS_1


"DYYEESS...!!" Pukulan super besar itupun mengarah pada Hayate, ia sempat menahan dengan kipas badai miliknya akan tetapi hal itu percuma.


Hayate kemudian berusaha menghindar meskipun begitu ia tetap terhempas.


"Hayate!!!!" Teriak Asuka yang panik, iapun mengarahkan bazoka kemudian menembakan beberapa misil, "Wuuss... Wuuss..."


"DHUUAARR... DHUUAARR..." Tubuh besar Guts membuat dirinya mudah diserang akan tetapi tembakan misil Asuka belum cukup untuk menumbangkan sang iblis.


Guts menoleh ke arah Asuka.


"Ini buruk!!" Gumam Asuka dengan suara pelan setelah menjadi incaran Guts selanjutnya.


Guts sekali lagi mengepalkan tangan berukuran besar dan ia tanpa ragu melesatkan pukulan pada Asuka, "WUUSS...!!"


Asuka tak menghindar dan ia memilih menembaki kepalan batu raksasa itu dengan bazokanya, "Sial, ukurannya terlalu besar sehingga misilku tak dapat menghancurkannya..."


Ia terdesak dan kepalan raksasa itu melesat ke arahnya akan tetapi Yume dan Fuyuki memberikan bantuan.


Fuyuki memunculkan air dari dalam tanah lalu Yume sebagai Dewa Bunga menggunakan kemampuannya yaitu menumbuhkan mawar berduri dari tanah basah yang airnya dimunculkan oleh Fuyuki.


Ya, mawar itupun dengan cepat meliliti tubuh raksasa dan sukses membuatnya tak dapat bergerak.

__ADS_1


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1178 : Pembunuh


__ADS_2