Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 1209 : Kekacauan Vs Si Akhir III


__ADS_3

Tatsumi Kidou berhasil dikalahkan dan hal itu membuat 'si akhir' marah besar, "Kau menginginkan pertarungan dan kau telah mendapatkannya..." ucap sang iblis dengan energi yang meluap-luap.


"Datanglah padaku..." ucap Arashi dengan sorot mata tajam tanpa rasa takut.


'Si akhir' bergerak sangat cepat bagaikan menghilang dan hal itu mengejutkan Arashi yang semula tenang, "Cepat sekali!!" Arashi segera mempertajamkan instingnya.


'Si akhir' berdiri tepat dibelakang Arashi dengan tangan kanan mengangkat pedangnya ke atas, "...!!!" Arashi yang terkejut berbalik, "Sllash!!"


"Cruat!!" Arashi sempat menghindar akan tetapi ia terkena tebasan pada bagian bahu.


"Ku akui instingmu tajam..." ucap 'si akhir' yang kemudian bergerak cepat lagi dari arah depan dan langsung melesatkan tusukan.


Arashi memfokuskan seluruh energi pada kedua lengannya dan menyilangkan kedua lengannya itu, "Cthing!!" Lengan Arashi menjadi sangat keras sehingga mampu menahan tusukan ujung mata pedang musuh yang tajam.


'Si akhir' terus mendorong akan tetapi tetap tak mampu menggores kedua lengan Arashi yang menyilang itu.


"Benar-benar teknik pertahanan yang luar biasa..." sang iblis memuji, ia memusatkan energi pada ujung mata pedangnya dan menembakan laser, "Sllash!!" Serangan laser tak mampu menggores kedua lengan Arashi yang menyilang akan tetapi cukup untuk menghempaskannya.


"Sial..." ucap Arashi yang segera berdiri tegak.


"Aku tak lagi meremehkanmu akan tetapi bila kau sekuat ini mengapa tak dari tadi? Jika kau menunjukan kekuatanmu lebih awal Tatsumi Kidou tak akan terbunuh!!"


'Si akhir' yang marah berkata, "Kau tak mengerti 'si pengacau'!!! Aku memiliki kemampuan spesial setelah aku mati..."


"Yaitu aku akan mendapatkan kekuatan 10X lipat setelah kehilangan hal yang berharga..."


Arashi tersenyum menyeringai dan berkata, "Jadi pria brengsek seperti Tatsumi Kidou itu berharga untukmu, ya?"


"Tutup mulutmu!!!" Teriak 'si akhir' yang sekejap saja berada dihadapan Arashi, iapun mencengkram wajah Arashi dan membantingnya ke tanah hingga menciptakan cekungan dan menancap ditanah.


"HIIIAAA...!!!!" 'Si akhir' menciptakan cero dan menembak Arashi tepat pada bagian perut, "DHUUAARR...!!!" Ledakan yang hebat terjadi dan terlihat dari mana saja.


Masamune dan Senju Rain yang membawa tubuh Saburo dan empat anak asuh Arashi menoleh ke belakang.


"Apa ia baik saja?" Ucap Masamune yang khawatir.

__ADS_1


"Entahlah..." jawab Senju Rain, "Pertarungan mereka berada jauh diluar jangkauan kita jadi yang bisa kita lakukan hanya percaya pada Arashi..."


Masamune tertunduk sejenak lalu perlahan mengangkat wajahnya, "Kau benar!! Arashi pasti akan mengalahkan iblis itu!!"


Kepulan asap tebal tercipta akibat ledakan cero dari sang iblis lalu mendadak angin berhembus kencang sehingga menyapu asap tebal itu.


Terlihat Arashi dan 'si akhir' berdiri tegak saling menatap tajam.


"Sekarang aku percaya akan apa yang kau katakan!!" Ucap Arashi.


'Si akhir' bertanya, "Jadi apa yang kau dapatkan setelah kematian? Mengapa kau bisa bertambah menjadi sangat kuat?"


"Pengalaman!!! Setelah kematian aku mendapatkan pengalaman selama 10 juta tahun pertarungan tanpa henti..." jelas Arashi.


"Pantas saja kau jadi sangat terlatih..." sahut 'si akhir'.


Sang iblis meningkatkan energi lalu mengangkat pedangnya ke atas, ia membuka mulutnya lebar-lebar lalu memasukan ujung pedang tersebut ke mulut secara perlahan.


"Apa yang ia lakukan?" Pikir Arashi dengan sorot mata tajam.


"Dan aku tak bisa meremehkan orang yang memiliki pengalaman bertarung selama 10 juta tahun..."


Arashi mengepalkan kedua tangannya yang berbalutkan api dan berkata, "Aku juga tak bisa meremehkan orang yang bertambah kuat karena perasaannya..."


"Sllash!!!" Dengan sekali pijakan keduanya melesat sangat cepat bagaikan menghilang.


Keduanya sama-sama melesatkan tendangan, "Jbbllast!!!" Serangan keduanya sama-sama seimbang dan hal itu membuat mereka menjaga jarak lagi.


Arashi bergumam dalam hati, "Meski aku memfokuskan energi dan melempar semua energi yang telah terfokus sekaligus tetap tak mampu menghancurkan kakinya seperti yang sebelumnya dan itu artinya daya tahan fisiknya berubah jadi sangat kuat..."


Keduanya menjaga jarak.


Arashi mengepalkan tangan kanan berbalutkan api, ia memfokuskan energi dan mengembangkan sepasang sayap api, ia menyatukan dua kepalan tangan ke atas lalu memukul tanah, "DYYEESS...!!!!" Tanah berserta puing-puing terhempas ke udara dan kobaran api melesat ke arah musuh.


'Si akhir' bertahan dengan menyilangkan kedua lengannya didepan muka untuk mencegah debu masuk ke dalam mata, "Serangan seperti ini tak akan mempan..." gumamnya dalam hati.

__ADS_1


Arashi mendadak menerjang semuanya, ia mengepalkan tangan kanan memfokuskan energi pada satu titik lalu memukul perut lawan sambil melemparkan semua energi yang terkumpul sekaligus, "Jbbllast!!"


"Uhuk!!" 'Si akhir' yang lengah terkena serangan telak dan iapun terhempas jauh ke belakang.


"Meski aku telah memukul dengan sekuat tenaga dan seluruh kemampuanku tapi tetap tak berhasil melubangi tubuhnya lagi yang artinya aku harus bertarung dengan taktik untuk melawannya..." pikir Arashi.


Sang iblis terhempas akan tetapi ia bersalto lalu berdiri tegak lagi, "Sial, yang tadi itu sakit sekali!!" Iapun mengangkat tangan kanan ke atas dan meningkatkan energi, HIIAA...!!!!"


"Sllash!!" Sang iblis melesatkan cakaran lalu angin pemotong yang sangat kuat melesat memotong setiap puing-puing yang berterbangan.


Arashi yang memiliki insting tajam tentu saja dapat menghindar dengan mudah akan tetapi ia terkejut dengan dampak serangan musuh bagi permukaan tanah.


"Goresannya pada tanah sangat dalam dan sejauh mata memandang!! Ya, tak bisa dipungkiri lagi dia memakan pedang pembelah benua jadi ia bisa menggunakan kemampuannya..." gumam Arashi dalam hati.


"Krak!! Krak!!" Mendadak tanah didepan Arashi berpijak retak.


Arashi menatap ke bawah dan terkejut melihat musuh muncul tepat dibawahnya, ia sempat ingin menghindar dengan melompat ke belakang akan tetapi 'si akhir' meraih kepalanya dan membantingnya ke tanah sekuat tenaga, "DYYEESS...!!!!" Tanah berubah menjadi cekungan dan 'si akhir' menambahkan serangan dengan menendang tubuh Arashi, "Jbbuuak!!"


Arashi yang tak sempat menghindar ataupun melakukan pertahanan terlempar jauh ke belakang, ia kemudian bersalto lalu berdiri tegak lagi dan memasang sikap waspada, "Sakit sekali!!" Ucap Arashi yang kepalanya berdarah.


'Si akhir' melesat dan menyerang menggunakan pukulan dari arah depan akan tetapi Arashi yang memiliki insting tajam mampu mengelak.


"Jbbuuak!!" Arashi menendang perut musuh dari bawah.


'Si akhir' menjaga jarak akan tetapi Arashi menghentakan kaki pada tanah sekuat tenaga, "DYYEESS...!!" Tanah dan puing-puing terangkat ke udara oleh kobaran api.


"Trick yang sama tak akan mempan padaku..." 'si akhir' waspada dengan meningkatkan energi sehingga seluruh tubuhnya terlapisi oleh kobaran api dan mampu menghempaskan seluruh puing-puing yang mendekatinya.


'Si akhir' mengira Arashi akan menyerang dari arah depan lagi akan tetapi tanpa diduga Arashi menyerang dari dalam tanah dan muncul dibelakang punggung lawan.


"Aku menggunakan trick milikmu..." Arashi mencengkram kepala musuh dan membantingnya ke tanah, "DYYEESS...!!" Tercipta cekungan dan tubuh si iblis tertancap ditanah.


Arashi tak memberikan kesempatan dan iapun menendang tubuh musuh sekuat tenaga, "Jbbllast!!!"


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1210 : Kekacauan Vs Si Akhir IV

__ADS_1


__ADS_2