
Semua raja iblis menyingkir ke tepi ruangan setelah Rafathar memutuskan untuk menghadapi Arashi.
Dilain sisi 'si akhir' perlahan berjalan menjauh dengan tersenyum lebar menuju tempat singgasana, "Khehehe... sepertinya ini akan jadi menarik!!" Gumamnya dalam hati ketika melihat Rafathar berhadapan dengan Arashi.
*
Sang Raja Iblis Pelahap berhadapan dengan 'si pengacau'
Rafathar menatap Arashi dan berkata, "Kosuke Arashi 'si pengacau' senang bisa bertemu denganmu lagi!!"
Arashi menatap tajam, "Ya, senang bisa bertemu denganmu dan sudah empat kali aku dan kau bertemu dalam satu medan pertarungan..."
"Kali ini kau akan ku kalahkan...!!"
"Teruslah bermimpi, bocah..." jawab 'sang raja iblis pelahap' dengan serius.
Disaat keduanya berhadapan secara mendadak tumbuh sebuah pohon dibelakang Yui dan menghasilkan sebuah sulur lalu langsung melilitinya.
Yui menjadi tak dapat bergerak bahkan mulutnya dibekap oleh sulur dan secara perlahan pohon itu berubah menjadi iblis.
__ADS_1
Ya, pelakunya adalah Va'al 'sang raja iblis hutan'
"Yui!!!" Teriak Arashi yang mengalihkan pandangan pada temannya yang tersandra itu.
Va'al menyeringai dan berkata, "Khehehe... jangan mengkhawatirkannya!! Teman gadismu ini akan baik-baik saja..."
"Ya, mari bertaruh jika kau dapat mengalahkan Rafathar maka temanmu akan ku bebaskan tapi jika kalah maka teman gadismu akan ikut mati juga..."
Arashi menjadi kesal dan mau tau mau harus mengikuti permainan musuh, "Cih, sial!! Aku benar-benar dalam posisi tak menguntungkan karena Yui menjadi sandra..."
"Ya, terlebih sekarang ini aku terkepung dari berbagai sisi..." gumamnya dalam hati dengan melirik para raja iblis yang ada ditepi penjuru ruangan.
"Ya, lebih cepat lebih baik..." ucap Arashi dengan sorot mata tajam karena dalam posisi tak diuntungkan.
Arashi mendadak meledakan energi api dan langsung saja menunjukan kekuatannya, "Mode : Dragon" iapun menggunakan wujud naga.
Seluruh tubuhnya terlapisi oleh sisik-sisik merah, kuku cakar tumbuh, sepasang sayap muncul, tumbuh sebuah tanduk dikening lalu sorot mata berubah menjadi tajam.
"WOOAARRGGH...!!!!" Iapun meraung dengan keras dan hal itupun membuat para raja iblis yang lainnya tersenyum menyeringai saat melihat kekuatan Arashi, mereka juga mulai tertarik untuk bertarung dengannya.
__ADS_1
Rafathar terlihat tenang, "Jangan bodoh!! Aku tak akan terpancing olehmu!! Apa kau pikir aku akan takut dengan wujudmu itu?"
Arashi tak mempedulikan kata-kata lawannya, iapun melesat dengan sangat cepat menggunakan kepakan sayapnya dipadukan dengan kobaran api dikedua kaki lalu langsung menendang, "Jbbllast...!!" Rafathar menahannya dengan mudah menggunakan lengan kanannya.
'Sang Raja Iblis Pelahap' mengepalkan tangan kirinya lalu balas memukul perut Arashi, "Jbbuuak...!!"
Arashi yang lengah terkena serangan telak dan terlempar akan tetapi ia segera berdiri lagi, "Sialan, dia lebih kuat dari pada yang ku duga..." ucapnya dengan meningkatkan energi dan menarik nafas panjang, "Huuupppss...!!!!"
"Auman Naga Api...!!!!!"
"WUUUSSS...!!!" Arashi mengeluarkan teknik andalannya dan menghembuskan kobaran api yang luar biasa besar.
Rafathar memperkuat pijakan kedua kakinya, iapun dengan tenang mengarahkan dua telapak tangannya ke depan.
Kedua telapak tangannya muncul lubang sehingga semua kobaran api itu tertelan.
Arashi menjadi kesal karena serangannya percuma, "Aku harus memikirkan sebuah serangan mematikan untuk melawannya..." pikirnya yang mencari sebuah ide.
Setelah menyerap serangan itu cara mendadak 'sang raja iblis pelahap' tersenyum menyeringai, "Seranganmu boleh juga dan terasa kuat akan tetapi percuma padaku karena aku dapat menyerapnya..."
__ADS_1
Arashi menjadi kesal dan menganggap kata-kata lawannya sebagai ejekan, iapun melesat lalu melompat, "HIIAA...!!!" Iapun mengepalkan tangan yang seluruh energinya terfokus pada satu titik.