
Mental para raja iblis turun setelah mengetahui keabadian pada diri mereka telah menghilang.
"Gyahahaha...!!!" Saburo tertawa lepas dihadapan dua raja iblis yang menjadi lawan bertarungnya.
Iapun menarik kedua pedangnya dan langsung saja melesat ke arah Eden.
Eden juga mengambil gada besi berdurinya dari punggungnya dan menghantam Saburo yang tengah mendekat.
Saburo menebas akan tetapi Eden juga mengayunkan gada besi berdurinya, "Cthing!!!" Dua senjata mereka saling berbenturan dan saling beradu tekanan energinya masing-masing.
Eden terdesak dan mulai terdorong ke belakang akan tetapi Juzo yang semula berniat berlari akhirnya memutuskan untuk membantu rekannya lagi.
"HIIAA...!!" 'Sang raja iblis lautan' melesat ke arah Saburo dan langsung menendang kepala Saburo, "Jbbuuak!!"
Pria dengan lapisan berlian diseluruh tubuhnya itupun terlepar, "Juzo!! Kau kembali!!" Eden terkejut.
"Ya, setelah dipikir-pikir akan sangat memalukan kita yang memiliki gelar raja iblis lari dari pertarungan..."
"Mari bertarung bersama dan menang..." ucap Juzo.
"Ya..." Eden nampak bersemangat.
Keduanya berdiri berdekatan lalu mulai memfokuskan energinya pada ujung tanduknya masing-masing, "HIIAA...!!" Sebuah cero berukuran besar terbentuk.
Saburo bangkit, "WUUSS...!!" Tetapi sebuah serangan yang memiliki daya ledak tinggi melesat mengarah padanya.
Ia malah tersenyum menyeringai dan mengepalkan tangan kanannya lalu tanpa ragu memukul serangan itu meski memiliki kesempatan untuk menghindar, "DHUUAARR...!!!"
Ledakan yang sangat besar tercipta lalu baik Eden maupun Juzo menyadari bahwa serangan mereka tak akan berpengaruh pada Saburo.
Eden meletakan kedua telapak tangan pada permukaan tanah dan menciptakan duri-duri yang melesat ke arah ledakan.
Lalu Juzo juga mengambil kuda-kuda dan menebaskan pedangnya berulang kali ke arah ledakan, "Sllash!! Sllash!!" Pisau air melesat ke arah ledakan.
"Apa kita berhasil?"
"Dasar bodoh!! Serangan seperti itu tak akan berhasil menumbangkanya!! Satu-satunya cara mengalahkan pria dengan lapisan berlian diseluruh tubuhnya itu adalah bertarung terus menerus, bertahan lalu menunggu energinya habis..." ucap Juzo.
"Aku mengerti!!" Jawab Eden dengan semangat, ia merasa nyaman dan dapat mempercayai rekannya dalam pertarungan.
Dilain sisi Saburo melompat keluar dari dalam ledakan, "Gyahahaha...!!" Tetapi begitu keluar dari ledakan Eden langsung menyambutnya dengan hantaman gada besi berduri, "Jbbuuak!!" Sekali lagi Tatsumi Saburo terlempar.
Ia segera berdiri tegak akan tetapi karena ulah Juzo mendadak tanah tempatnya berpijak jadi lunak seperti lumpur, "Sial..." ucap Saburo yang mulai terbenam.
__ADS_1
Eden melompat dan berdiri tepat dihadapan Saburo lalu ia tanpa ragu menghantamkan gada besi berduri pada kepala Saburo, "Jbbuuak!!" Saburo sempat menahan dengan menyilangkan kedua tangannya akan tetapi serangan Eden itu tetap saja membuat 'si tinju penghancur' jatuh semakin dalam ke tanah.
"Kita tenggelamkan dia dan buat dia tak dapat bernafas..." ucap Juzo.
"Aku mengerti!!" Ucap Eden dengan mengangkat gada besi berduri miliknya dan mulai menghantam Saburo.
"Jbbuuak!! Jbbuuak!!" Saburo makin jatuh terperosok ke dalam tanah sampai tak terlihat lagi.
"Hah... hah... hah..." setelah berulang kali melancarkan serangan tanpa jeda Eden akhirnya kelelahan dan perlahan mengatur nafas, "Apa aku telah berhasil menghabisinya?"
"Entahlah..." jawab Juzo.
Keduanya memperhatikan dengan seksama lumpur hisap yang menelan Saburo dan merekapun yakin Saburo tak melawan lagi.
"Dia pasti sudah mati..."
"Ku pikir juga begitu..." ucap Juzo, "Jika dia makluk hidup pasti sudah mati karena kehabisan nafas..."
Keduanya lega karena merasa sudah berhasil menumbangkan lawannya akan tetapi mendadak tekanan energi yang mengerikan terasa dari dalam tanah.
"Apa!!!" Kedua raja iblis itupun terkejut dan langsung menjaga jarak dengan melompat ke belakang.
"DHUUAARR...!!" Tekanan energi Tatsumi Saburo begitu kuat sampai-sampai membuat tanah terhempas ke udara dan tercipta cekungan disekitarnya, "Hasrat untuk membunuh kalian sangat kuat dan itu menyenangkan sekali!!" Ucap Saburo yang dengan sekali pijakan melesat ke arah keduanya.
"Juzo!!!!" Teriak Eden saat melihat rekannya terluka.
Juzo yang terluka langsung menembakan cero pada Saburo yang berada tepat dihadapannya, "DHUUAARR...!!" Ledakan terjadi dan Juzo terlempar.
"Kau tak apa?"
"Ya..." jawab Juzo yang memulihkan diri dengan regenerasi.
Mendadak Tatsumi Saburo sudah berada dibelakang punggung Eden.
"Sial, cepat sekali!!" Eden segera berbalik akan tetapi Saburo mencengkram wajahnya dengan tangan kanan dan menghantamkan pada tanah, "Jbbuuak!!"
Saburo mencengkram pedang ditangan kirinya dan memenggal kepala lawan, "Sllash!!"
"Cruat!!!" Darah menyembur dan Saburo menggenggam kepala 'sang raja ibli duri' dengan tangan kanannya.
Eden mampu beregenerasi akan tetapi Saburo menginjak tubuhnya hingga hancur, "Hah... menyenangkan sekali!!" Ucap Saburo dengan tersenyum lebar.
Juzo terbelalak melihat rekannya dihabisi dengan sangat brutal, iapun jadi takut kembali pada kematiannya.
__ADS_1
"Gyahahaha...!!" Dengan tertawa lepas, Saburo melemparkan potongan kepala 'sang raja iblis duri' pada Juzo.
Potongan kepala itupun jatuh tepat dihadapannya dan sontak membuat Juzo panik, "Aku harus lari!!!" Teriaknya yang kemudian berbalik akan tetapi dibalik badannya sudah ada Tatsumi Saburo.
"Aku tak akan membiarkan kau pergi kemanapun..." ucap Saburo dengan menendang dada Juzo.
Juzo jatuh tersungkur dan ia yang panik berusaha melarikan diri dengan merangkak, "Sialan!!! Aku tak mau mati!!!"
Saburo yang kejam tak peduli dan iapun melesatkan tusukan-tusukan secara berulang-ulang pada punggung Juzo, "Gyahahahahaha...!!!!" Darah menyembur ke udara dan Saburo tertawa lepas.
Juzo mencoba memulihkan diri akan tetapi Saburo terus menusuknya dan pada akhirnya 'sang raja iblis lautan' itupun tak dapat beregenerasi karena kehabisan darah.
"Sial, dia sudah mati..." ucap Saburo yang bahkan tak menyadari bahwa nyawa Juzo sudah tak ada ditubuhnya.
Iapun berdiri tegak dan perlahan menjauh, "Ya, waktunya mencari mangsa yang lain..." ucapnya dengan tersenyum menyeringai.
*****
Dipertarungan yang lain mempertemukan Blast 'sang raja iblis api' dengan Akiru/Akaru anggota Red Eagle yang memiliki kekuatan dewa es dan iblis petir.
"Mode : Devil Zero!!" Teriak Akiru/Akaru yang menggunakan kekuatan gabungannya, ia memiliki sebuah tanduk dikening, sepasang sayap dipunggung, ekor, cakar kaki tangan dan sorot mata tajam.
Blast menatap tajam dan merasakan aura tak wajar dari lawannya, ia bergumam dalam hati, "Aku merasakan kekuatan dewa dan iblis bersatu dalam tubuhnya akan tetapi bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi?"
Kilatan-kilatan petir hitam muncul dikedua pijakan kaki Akiru/Akaru, "Sekarang kau tak abadi dan aku tak akan menahan diriku lagi..."
"Sllash!!" Dengan sekali pijakan Akiru/Akaru melesat dan menendang dari arah samping, "Jbbuuak!!" Blast menahan dengan lengannya.
"Jangan salah paham!! Meski tak abadi aku tak akan kalah darimu, bocah!!"
Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 1168 : Bunuh Raja Iblis III
******
Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini
Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.
Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi
Trima kasih atas perhatiannya.
*****
__ADS_1