Kosuke Arashi 2

Kosuke Arashi 2
Chapter 947 : Turnament Lima Bintang


__ADS_3

Beberapa saat yang lalu sebelum Turnament Lima Bintang dimulai.


Di hutan sebelah timur kota Kronoz, Senju Rain memerintahkan beberapa petarung untuk membuat segel penghalang.


Pembuatan segel terdiri dari empat titik lalu disalah satu titik ada Masamune dan Misaki.


"Cih, sial!! Daripada jadi panitia aku lebih tertarik jadi peserta saja..." gerutu Masamune.


"Bodohnya dirimu..." ejek Misaki, "Jika orang-orang seangkatan kita bertarung maka aku tak bisa membayangkan hal apa yang terjadi!! Yang jelas semuanya pasti hancur..."


"Benar juga sih..." ucap Masamune, "Tapi aku juga ingin gelar terkuat..."


*


Dititik yang lain ada Ryusuke dan Yui.


"Pergilah, aku tak membutuhkan penjagaan darimu..." ucap Ryusuke.


"Maafkan aku tapi aku disini atas perintah Master Izumi dan juga aku tipe medis yang tak dapat melakukan pertarungan..." ucap Yui.


"Kalau begitu terserah saja..." ucap Ryusuke acuh.


Lalu dititik yang lain ada Torga yang didampingi oleh Gora lalu dititik terakhir ada Daisuke yang seorang diri.


*****


Masamune, Ryuzuke, Torga dan Daisuke adalah empat petarung yang ditunjuk sebagai pembuat segel.


"HIIAA...!!!!" Keempatnya meningkatkan energi lalu dalam empat titik yang berbeda keempatnya menancapkan empat pedang mereka pada tanah.


"Teknik Penghalang Empat Sisi"


Sebuah penghalang persegi dengan ukuran 10 km tercipta dengan keempat pedang mereka sebagai empat titiknya.


"Hah... hah... hah..." Masamune terlihat sangat kelelahan, "Sial, penghalang super raksasa ini banyak sekali menguras energiku..."


"Hmm... itu sebabnya kau dipilih bukan aku..." ucap Misaki yang seolah tak peduli.


*****


Setelah penghalang super besar itu tercipta lalu para petarung mulai muncul dalam penghalang dengan kemampuaan teleport.


"Zink!!!" Semua petarung telah siap mengikuti Turnament Lima Bintang dan merekapun mulai menjatuhkan satu sama lainnya.


Ditempat yang jauh tepatnya disebuah ruangan para penyelenggara Turnament Lima Bintang sedang mengamati dari sebuah layar monitor berukuran besar.


Ya, para penyelenggara itu adalah Master Izumi, Master Green Snake, Putri Hanami dan ketiga pengawal mereka yaitu Senju Rain, Ryura dan Thunder.


"Sepertinya semua berjalan lancar tanpa ada kendala..." ucap Senju Rain yang sedang mengamati berbagai sudut pertarungan lewat layar monitor besar itu, iapun tersenyum menyeringai dan terlihat bangga.

__ADS_1


"Khehehe..." Ryura berjalan ke arah Senju Rain, "Bukan tanpa kendala akan tetapi belum..."


"Apa maksudmu?" Senju Rain menatap tajam.


"Ya, tempat ini adalah rumah kalian dan juga disini Kosuke Arashi tinggal. Aku belum melihatnya beraksi yang artinya kekacauan belum terjadi..." ucap Ryura.


"Jika sampai Arashi berbuat masalah yang mengakibatkan Turnament Lima Bintang gagal ku pastikan dia akan ku habisi dengan tanganku sendiri..." ucap Senju Rain serius.


"Khehehe... apa kau mampu?" Ucap Ryura yang malah memancing emosi.


"Bisakah kalian berhenti berdebat?" Thunder yang semula diam bicara, "Dari pada melakukan hal yang tak penting lebih baik kalian fokus pada kelancaran acara ini..."


"Keberhasilan Turnament Lima Bintang sangatlah penting bagi Alvarez..." ucapnya dengan tegas dan membuat Senju Rain maupun Ryura berhenti berdebat.


*****


Turnament Lima Bintang sedang berlangsung dan dibeberapa pertarungan ada empat anak asuh Arashi yang sedang mengikuti.


Keempatnya terpisah diempat tempat yang berbeda karena diteleport.


Lalu ditempat Yuuki 'si anak iblis'


Ia sedang berhadapan dengan dua orang petarung dari Shadow Dragon.


"Mereka kuat..." ucap Yuuki pada dua orang pengguna pedang es dan api.


"Tapi meski anak kecil tapi kita tetap harus menyingkirkan semuanya hingga tersisa delapan orang..." sahut si pengguna pedang api.


Yuuki merasa kesal karena diremehkan, "Woiy, Kalian!! Jangan memanggilku anak kecil terus!! Aku yang tertua dari tiga bersaudara dan aku anak Kosuke Arashi 'si pengacau' yang merupakan anggota Red Eagle..."


"Aku ku berikan kalian pelajaran karena telah meremehkanku..." ucap Yuuki dengan sorot mata tajam, iapun meningkatkan energi dan dari pijakan kakinya meluap energi kegelapan, "HIIAA...!!!"


Kedua petarung Shadow Dragon itupun terkejut dan menjadi waspada.


Ukuran tubuh Yuuki perlahan membesar menjadi dewasa, ia memiliki sepasang tanduk yang mencuat diatas telinganya dan rambut hitam panjang, "Mode : Devil"


Iapun menatap kedua petarung itu dengan sorot mata tajam, "Bersiaplah, kalian!!!"


*


Ditempat yang lain Yuuka 'si anak siluman rubah putih' mendapatkan keberuntungan karena bersama dengan Rikie.


Sayangnya keduanya sedang dalam kepungan peserta lain.


"Sial, kita terkepung!! Kita tak mungkin menang melawan mereka semua jadi sepertinya jalan satu-satunya kita harus lari..." ucap Rikie.


Yuuka dengan tersenyum lebar berkata pada Rikie, "Tenang saja, kak!! Kita bisa mengalahkan mereka semua dengan kemampuanku..."


"Memangnya kemampuanmu apa?"

__ADS_1


"Fusion..." jawab Yuuka singkat.


Rikie tak mengerti akan tetapi ia tetap optimis, "Aku tak mengerti apa kemampuanmu itu akan tetapi mari kita coba..."


"Emm..." Yuuka mengangguk.


Iapun meningkatkan energi dan disekitar tubuhnya menghasilkan cahaya terang sangat menyilaukan lalu begitu cahaya meredup dan menghilang Rikie muncul dengan wujud berbeda.


Rikie sekarang memiliki bulu, telinga dan ekor rubah putih, "Wooha!! Ini menakjubkan dan sepertinya diriku bisa melakukan apa saja...!!!" Ucapnya yang kagum.


Ia yang bersemangat nampak serius, "Ya, mari kita langsung saja coba kekuatanmu ini, Yuuka!!!!"


*


Ditempat lain ada Yuzuru yang bersama dengan Hinowa tapi keduanya saat ini sedang berlari dari kejaran beberapa petarung.


"Yang benar saja!! Mengapa yang kita hadapi para petarung kuat dari White Tiger...!!!!!" Jerit Hinowa.


Yuzuru yang digendongnya nampak tenang, "Kak ada yang aneh, kenapa mereka semua terlihat marah pada kita?"


"Itu semua salah papamu!! Papamu telah membuat masalah dikedai makanan dengan mereka..." teriak Hinowa.


Ya, para petarung White Tiger yang mengejar Hinowa dan Yuzuru adalah orang-orang yang sebelumnya berhadapan dengan Arashi dikedai makanan.


*


Ditempat lain Isla 'anak setengah siluman kelinci' berkamuflase dalam pertarungan untuk menyembunyikan dirinya.


Ia berubah menjadi kelinci hitam agar tak menarik perhatian para peserta yang lainnya, "Yang ku perlukan hanyalah sembunyi sambil menunggu para petarung saling menumbangkan satu sama lain..."


*****


Keempat anak asuhnya sedang berjuang dalam Turnament Lima Bintang akan tetapi Arashi sendiri sedang tiduran disebuah taman tepatnya dibawah batang pohon.


"Hmm... Turnament Lima Bintang sedang berlangsung dan aku dapat merasakan tekanan energi dari banyak orang sedang bertarung akan tetapi hal itu bukan urusanku..."


"Ya, lebih baik aku tidur saja dihari yang cerah ini..." gumam Arashi dalam hati dengan memejamkan mata.


Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 948 : Penyerangan.


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi


Trima kasih atas perhatiannya.

__ADS_1


__ADS_2