Life As Ketua Osis

Life As Ketua Osis
Akhir Masa Jabatan


__ADS_3


Setelah selesai makan sore, mereka diberi waktu untuk bersiap-siap karena nanti malam ada acara party di ballroom. Tadinya acara ini akan ditiadakan, namun Tasya berusaha meyakinkan para guru dan berjanji akan mengurusnya bersama anggota OSIS. Selain memenuhi keinginan warga sekolah, Tasya pun menjadikan ini sebagai acara terakhir yang OSIS lakukan karena sebentar lagi mereka harus lengser dari jabatannya.


Tasya sudah siap dengan balutan dress berwarna biru juga make up yang cantik dan natural. Semuanya pasti akan betah melihat Tasya, tentunya menambah kharismatik nya sebagai Ketua OSIS.


"Sumpah sih cantiknya gak ada obat," kata Sherli memuji saat melihat penampilan Tasya.


"Apasih jangan bikin gue salting, kalian tuh juga cantikk. Cantikk banget, pasti kalian paling keren nanti di party," balas Tasya.


"Iyaa maksudnya lo cantik plus-plus, jadi bikin terpesona," kata Niken seraya memeluk Tasya


"Betul, heh btw. Lo jangan lupa ya anjir, kata Al udh janji bakalan minum obat tepat waktu. Cepet minum sekarang, ini udah waktunya minum obat," peringat Sarah.


"Aduhhh, nanti gue ngantuk kalau minum obatt. Nanti ya nanti," ucap Tasya memohon.


"Gak ada tapi-tapian ya Tasya Aurell." Sherli mengambil pouch kecil berisi obat-obatan milik Tasya dari dalam laci kamar, sementara Niken mengambilkan air minum untuk Tasya.


Setelah itu Sarah membantu Sherli membuka obat-obat yang harus diminum oleh Tasya. Cukup banyak namun itu semua memang harus di minum oleh Tasya.


"Nih, minum obatnya." Sarah menaruh obat di telapak tangannya dan memberikan pada Tasya.


Dengan pasrah Tasya menerima obat itu. Kalau tidak pasti teman-temannya ini akan mengadu pada Al dan Al akan mengadu pada Radit. Akan sulit kembali jika kehilangan kepercayaan dari Radit.


"Iya-iya gue minum." Tasya menelan semua obat itu lalu meminum air yang diberikan oleh Niken.


"Nah gitu pinter, jangan bandel," ucap Niken sambil tersenyum.


"Yaudah gue mau duluan ke ballroom ya, kalau Viko atau Al nanya bilang aja gue lagi persiapin acara bareng OSIS.


Sarah menggelengkan kepalanya pelan." Bisa-bisanya si pengabdi OSIS ini masih kerja pas lagi liburan."


"Hehehe udah tugas sayang-sayangku, kalau gak disiapin gak ada acara party dan gak bisa buat seneng-seneng," kata Tasya lembut.


"Yaudah, tapi lo jangan kecapean. Inget lo harus jaga kesehatan. Jangan sampe kenapa-kenapa!" Tegas Niken.

__ADS_1


"Iya-iya, siap laksanakan. Yaudah kalau gitu gue keluar dulu ya, see u!" Tasya keluar dari kamar hotel dan langsung menuju ballroom.


Terlihat di sana Chandra dan Yudhis sedang membantu menyiapkan sound sistem. Aul, Ayu dan Vio sedang sibuk menata ulang dekorasi panggung sementara yang lainnya sibuk menata makanan dll.


Tasya menghampiri Chandra sambil tersenyum. "Gimana aman?"


"Aman, tinggal nanti lu sambutan, setelah itu lanjut sama MC," kata Chandra.


"Mc siapa? Udah ada? Atau mau gue aja?" Tasya menawarkan diri karena biasanya mereka tidak ada yang mau menjadi MC.


"Aman, udah dihandle Ayu. Pokoknya semuanya lancar, lu tinggal terima beres," ucap Chandra tersenyum.


Setelah selesai, anak-anak OSIS berkumpul dan berphoto bersama sebelum acara dimulai. Moment yang menyenangkan saat kumpul OSIS adalah ketika mereka sedang solid dan mensukseskan suatu acara. Kali ini mereka sangat kompak tanpa perdebatan, Chandra sedikit demi sedikit mulai berubah jauh lebih baik. Yang paling terpenting dia bisa akrab lagi dengan Tasya tanpa diliputi perasaan atau beban yang selama ini dia rasakan.


Satu persatu murid SMAVEN berdatangan, dekorasi yang cukup mewah dengan balutan warna hitam dan ungu mempercantik ruangan itu. Acara yang sesuai dengan kualitas SMAVEN apalagi jika semuanya dibawah perencanaan Tasya dan anggotanya.


Viko mencari keberadaan gadisnya yang sejak tadi belum kelihatan, pasti gadis itu sedang sibuk dengan rutinitasnya sebagai Ketua OSIS. Bahkan sampai acara berlangsung pun Tasya belum terlihat.


"Hello guys, gue Ayu kali ini akan memandu acara ini sampai dengan selesai, mohon partisipasinya. Tapi sebelum itu, ada Ibu Ketua Osis kita yang akan sedikit memberi sambutan. Tepuk tangan yang meriah untuk Tasya Aurell!!" Teriak Ayu heboh.


"Vik liatt Tasya cantik banget," kata Bagus.


"Asli emang bu ketos kita ini palisng the best," ucap Reza mengacungkan jempolnya.


"Punya gua!" Tegas Viko sambil menggeplak lengan Arka.


"Apa anjirr gua diem, emang bulol dah ini bocah. Untung gua sabar dan baik hati," kesal Arka sambil mengusap lengannya yang terasa sakit akibat geplakan tangan Viko.


Al tersenyum baru kali ini dia melihat Tasya yang secantik itu, tidak lupa dia selalu mengabadikan setiap moment pada kameranya.


"Hai, gue Tasya. Gue mau ucapin terima kasih banyak buat kalian yang udah berpartisipasi dalam acara study tour ini, acara yang rutin diadakan setiap tahun oleh sekolah kita tercinta. Tanpa kalian acara ini gak akan berhasil.


Gue juga mau-


Oh bentar rasanya kurang formal ya kalau bicara sama Bapak dan Ibu guru. Ekhmm.

__ADS_1


Saya juga selaku Ketua OSIS ingin mengucapkan kepada Bapak Ibu guru beserta staf yang sudah mengizinkan kami-OSIS membuat acara selingan ini. Semoga Bapak dan Ibu guru juga bisa menikmatinya."


Semua orang bertepuk tangan dan kagum dengan sikap Tasya. Dia mampu menyesuaikan diri dengan cepat, meskipun mereka juga tau kalau kemarin Tasya sempat mengalami acara.


"Oh iya, mungkin segitu dulu aja dari gue. Makasih buat kalian yang suport OSIS sampai sekarang. Mungkin ini akan menjadi event terakhir yang kami buat, karena bulan depan akan ada adik-adik kami yang melanjutkan visi misi OSIS SMAVEN. Enjoy ~"


Tasya melambaikan tangannya seraya tersenyum bahagia. Mungkin ini memang acara terakhir kalinya, tapi Tasya senang sudah bisa berjalan sejauh ini dan melakukan tugasnya semaksimal mungkin.


Sorak sorai memenuhi ruangan itu di sudut paling tenang Tasya ikut menikmati acara tersebut. Dia terkadang masih pusing jika di tengah keramaian. Viko menangkap sosok yang dia cari, lalu dia menghampiri gadis itu dengan membawa satu gelas minuman yang tersedia di sana.


"Nih." Viko mengulurkan gelas pada Tasya.


"Makasih yaa," ucap Tasya lembut lalu mengambil minuman dari tangan Viko.


"Emang ya kamu kalau bikin acara gak pernah gagal, keren banget!" Puji Viko.


"Ini semua tuh berkat kerja keras anak-anak OSIS. Aku jadi sedih deh karena ini terakhir kalinya kita buat event. Ya meskipun masih bisa ikut saat jadi MPK tapi rasanya beda dan pasti bakalan sibuk sama ujian-ujian," kata Tasya.


"Gapapa, kan semuanya berprogres dan berproses. Ini salah satu proses dari progres kehidupan kamu, Sya. Kamu bakalan naik satu tingkat dari kehidupan yang sekarang dan kau udah ngelakuin semua tugas dengan baik," ujar Viko.


"Iya cuma emang pada dasarnya aku gak bisa diem aja, jadi kalau gak ada kegiatan OSIS rasanya aneh gitu," ucap Tasya sambil tertawa.


"Ya nanti kita bikin kegiatan, misalnya pacaran gitu? Hahahaha," goda Viko.


"Ihhhh kalau itu harus hahaha, pacaran setiap hari, sampe besok, sampe besoknya lagi terus besoknya lagi." Tasya tersenyum sambil menatao ke arah Viko.


"Iya sayangku iyaa." Viko mengelus rambut gadisnya itu dengan lembut. Tasya terlihat jauh lebih cantik dari biasanya sekarang. Membuat Viko semakin beruntung karena memiliki Tasya.


Viko menaruh gelas miliknya dan Tasya, lalu mengajak gadis itu ke dance floor. Mereka menari bersama di tengah keramaian yang ada.


Tasya tertawa karena Viko membantunya memecahkan rasa takut dan pusingnya. Sehingga dia bisa turut serta menikmati acara ini. Tidak kalah hebohnya kini Arka dan Sherli ikut bergabung degan tarian heboh yang mereka ciptakan. Disusul dengan yang lainnya membuat acara ini semakin asik. Sementara Chandra tersenyum ke arah mereka semua dan melanjutkan perannya sebagai DJ.


Kali ini SMAVEN pecah, semuanya larut dalam pesta. Acara itu berlangsung lama dan semuanya tampak menikmati acara. Tasya dan anggota OSIS lainnya senang karena di acara terakhir mereka, mereka bisa memberikan yang terbaik.


Setelah selesai acara pukul 00.00 mereka pun kembali berphoto bersama dan masuk ke kamar masing-masing dengan rasa bahagia. Acara kali ini, akan mereka kenang selamanya.

__ADS_1


__ADS_2