
"Apa kau yakin ingin mendengar nya?" Harley melepas pelukan nya. Vivian mengangguk antusias, Harley membawa Vivian untuk duduk di antara dirinya dan Raymond. Harley akhirnya mulai menceritakan masa lalu nya bersama kedua orang tua Vivian.
Flashback 10 tahun lalu
Terlihat seorang pria gagah sedang terburu menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan kedalam mobil. Ia adalah ayah dari Vivian Ruan Xu, ia sedang membuat rencana untuk menyelamatkan atasannya dan juga keluarga nya. Atasannya yang tak lain adalah Harley Lu. Ruan mendapatkan informasi dari tangan kanannya bahwa akan ada penyerangan malam ini dimansion Harley, sehingga ia pun membuat suatu rencana untuk menyelamatkan atasannya.
Saat dirasa semua telah siap, ia pun menghampiri Harley "Tuan semuanya sudah siap, segeralah pergi dari sini Tuan" ucap Ruan membungkuk. Harley berat untuk menerima keputusan dari Ruan "Lalu bagaimana dengan dirimu dan istri mu? putri mu masih sangat kecil" ujar Harley memegang pundak Ruan.
Ruan membuang nafas kasar "Aku sudah memikirkan nya tuan, dan untuk putri ku aku mohon agar tuan mau menjaganya menggantikan ku kelak" pinta nya pada Harley. "Baiklah jika kelak aku menemukan nya aku berjanji akan merawatnya seperti putri ku sendiri" ucap Harley menyanggupi.
"Ikutlah dengan ku tuan" Ruan membawa tuan nya beserta istri dan putranya menuju mobil yang sudah ia sediakan tadi.
"Pergilah sejauh mungkin untuk saat ini tuan, jangan biarkan anda dan keluarga anda tertangkap" ujar Ruan lalu memeluk tuannya, setelah itu ia langsung menyuruh Harley dan keluarganya masuk ke mobil dan sopir yang sudah dipilih khusus oleh Ruan tadi pun menjalankan mobil nya.
Ia lalu kembali ke dalam mansion menghampiri istrinya Esther Yang "Sayang apa kau yakin akan ikut dengan ku?" Ruan memeluk istrinya dari belakang. "Hem aku yakin sayang, aku percaya kakak bisa menjaga Vivian untuk kita jika kita tidak akan kembali lagi nanti" ujar Esther. Mereka pun berjalan menuju tempat mobil Harley yang asli terparkir. Ruan menaiki mobil itu bersama istrinya, dan benar saja saat mereka sudah mulai menjauh dari mansion terlihat beberapa mobil yang mengikuti mereka dari belakang.
Dorr dorr
Suara tembakan dilepaskan menggema disepanjang jalan yang sepi itu. Ruan tidak menyerah dan terus menambah kecepatan mobilnya dan tak disangka dari arah berlawanan datang sebuah mobil truk yang hilang kendali dan langsung menghantam mobilnya. Mobil itu hancur seketika, Ruan dan istrinya sudah berlumuran darah didalam mobil. Salah satu orang yang mengikuti mereka tadi turun dari mobil dan menghampiri mereka. Ia kemudian menembaki Ruan dan juga istrinya yang ia kira adalah mangsa nya hingga peluru di pistol nya habis, ia pun berlalu meninggalkan mereka begitu saja.
__ADS_1
Flashback Off
"Papa Mama hiks" Vivian mulai terisak, Harley merasa bersalah dan langsung membawa Vivian dalam pelukan nya sambil mengusap lembut kepalanya.
"Maafkan aku Vi, aku telah menyebabkan kematian kedua orang tua mu" ujar Harley merasa bersalah dan melepaskan pelukan nya.
Vivian masih terisak "Tidak apa paman, tapi apa boleh aku tahu mengapa mereka bisa melakukan itu untuk paman?" Vivian penasaran karena ia tidak tahu banyak tentang orang tua nya.
"Ayah mu adalah orang kepercayaan sekaligus pengawal pribadi ku, dan Ibu mu adalah pengawal pribadi istri ku dan Ray" jelas Harley.
"Ternyata Papa dan Mama ku sama sama orang yang tangguh" ucap Vivian sambil tersenyum kecil menghapus air matanya. Raymond yang melihat interaksi ayah dan kekasihnya itu hanya bisa menahan senyumnya, ia sangat bahagia.
"Apa kau mau memaafkan paman vi?" tanya Harley menatap mata sembab Vivian, matanya saja sudah begitu indah pantas saja Ray begitu menginginkannya pikir Harley dalam hati nya.
Namun kali ini Raymond yang menjawab dengan suara datarnya "Sampai saat ini aku masih menyelidiki nya vi, aku harap bisa lebih cepat menemukannya."
"Oh ya, apa kau ingat pertanyaan yang aku tanyakan pada mu saat pertama kali kita bertemu di pusat perbelanjaan waktu itu?" tanya Raymond dan Vivian mengangguk.
"Ternyata kita memang pernah bertemu vi, saat itu kau masih sangat kecil dan aku sering menggendong mu. haha aku bahkan pernah berkata pada Esther kalau aku akan menikahi saat kau sudah dewasa nanti" Raymond tertawa merasa lucu dengan masa kecilnya. Vivian hanya tersenyum malu, ia tidak menyangka kalau Raymond memang sudah dekat dengannya sejak kecil. Harley hanya tersenyum senang melihat kebahagiaan putranya dan berharap itu untuk seterusnya.
__ADS_1
"Paman minumlah teh nya dulu, sepertinya sudah mulai dingin" ujar Vivian dan Harley pun meminum teh yang sudah dibawakan Vivian tadi. Raymond sangat bahagia melihat kedekatan antara ayah nya dan kekasih nya itu. Disisi lain dirumah Louise terlihat ia sedang bersiap untuk pergi dan Joyce datang menghampiri nya dan memeluk nya dari belakang.
"Baby apa kau akan pergi?" tanya Joyce.
Louise kemudian melepas kasar tangan Joyce dari perutnya "Jangan pernah sentuh aku dengan tangan kotor mu itu tanpa aku minta."
Louise langsung beranjak meninggalkan Joyce yang mulai menitikkan air mata. Ia mengepalkan tangannya kuat mengingat apa yang diperbuat Louise kepada Vivian. Walaupun sama menakutkan tapi Louise selalu manis pada Vivian, berbeda saat sedang bersama dengannya sekarang.
Otak licik nya mulai bekerja mencari ide yang tepat untuk menghancurkan Vivian. Ia tentu saja tidak akan rela melihat Louise bersatu dengan Vivian. Louise ternyata pergi kemarkas nya, di sana sudah ada James yang menunggu nya.
"Bagaimana pergerakan kita saat ini apakah masih aman?" tanya nya dengan suara dingin.
"Maaf tuan, tapi saat ini pergerakan kita sedikit terganggu. Raymond Lu dan orang orang nya berusaha menghentikan pergerakan kita tuan" jawab James.
"Raymond Lu" Louise mengepal kedua tangannya menahan amarah. Ia jelas tahu siapa itu Raymond Lu, tapi ia belum tahu kalau Raymond adalah putra dari orang yang sudah menyelamatkan diri nya dan kekasih dari gadis yang ia cintai.
"Untuk sementara ini hentikan dulu kegiatan kita" Louise memberi perintah pada James yang langsung disanggupi oleh James.
********
__ADS_1
Terima kasih untuk para reader yang masih setia dengan cerita ku, jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak di kolom komentar baik itu saran atau kritik yang membangun. Dan jangan lupa juga untuk selalu memberikan like kalian setiap selesai membaca satu part. Tekan Favorit agar kalian bisa mendapatkan pemberitahuan update episode selanjutnya.
^^^^^^Follow IG @zml1104_^^^^^^