
"Hoam." Vivian menguap saat ia terbangun dari tidur nya. Ia terbangun karena merasa lapar. Karena tadi dia melewatkan waktu makan malam. Ketika ia berbalik badan ia melihat tidak ada Raymond disamping nya. Ia pun memutuskan untuk turun ke dapur dan mencari apa yang bisa ia makan.
Langkahnya terhenti ketika ia hampir mendekati dapur. Ia mendengar seperti ada orang yang sedang berbicara. Dan saat ia melihat lebih jelas ternyata adalah Raymond yang sedang berbicara melalui telepon. Ia pun mencoba menguping pembicaraan Raymond.
"Kau tenang saja Angela. Aku akan pastikan calon istri ku tidak mengetahui rencana kita." Ucap Raymond. Ternyata ia sedang menelpon Angela.
"Rencana? Rencana apa?" batin Vivian penasaran. Ia pun memutuskan untuk kembali menguping pembicaraan Raymond.
"Hem..kau hanya perlu mengerjakan bagian mu dengan benar. Jangan sampai mengecewakan ku." Raymond melanjutkan perkataannya.
Sayang sekali Vivian tidak bisa mendengar perkataan Angela dari balik telepon.
"Baiklah. Nanti kita atur waktu bertemu. Sekarang aku harus kembali ke kamar. Aku takut dia akan curiga saat terbangun dan melihat ku tidak disamping nya." Ucap Raymond lalu mengakhiri panggilannya. Ia tersenyum kecil membuat Vivian yang melihat itu merasa semakin curiga.
"Ini bahkan sudah pukul sebelas dan dia masih menelpon perempuan itu. Seperti nya aku harus mencari tahu." batin Vivian. Ia lalu melanjutkan langkah nya menuju dapur. Raymond sekilas melihat bayangan nya hanya tersenyum. Ia tahu kekasih nya pasti sudah mendengar percakapan nya.
Ia memutuskan untuk menghampiri kekasih nya dan memeluk nya dari belakang.
"Astaga Tuhan. Kenapa kau membuat ku kaget seperti ini?" tanya Vivian dengan nada kesal karena ia hampir saja tersedak minuman nya ketika Raymond tiba-tiba memeluk nya.
"Apa kau menguping pembicaraan ku?" tanya Raymond tanpa mempedulikan omelan kekasih nya.
"Tidak. Untuk apa aku menguping. Aku bahkan tidak tahu kau ada dimana?" ucap Vivian berbohong. Raymond tersenyum mendengar kebohongan dari kekasihnya.
"Sebaiknya kau jangan menguping atau kau akan menyesal nantinya." Ucap Raymond lalu melepas pelukan nya dan melangkah pergi.
"Apa dia benar-benar punya hubungan gelap dengan si Angela itu? batin Vivian. Ia benar-benar sangat penasaran.
Setelah selesai makan ia pun kembali ke kamar nya. Terlihat Raymond sudah terlelap, entah benar-benar tidur atau hanya pura-pura. Ia tidak peduli. lalu ia naik ke atas ranjang dan berbaring membelakangi Raymond. Tak lama ia pun terlelap.
__ADS_1
Tak terasa malam sudah berlalu dan digantikan pagi. Vivian sedang asyik menyiapkan sarapan di dapur dibantu Dream. Sedangkan Raymond sedang bersiap dikamar karena hari ini ia bekerja seperti biasa.
"Selamat pagi Honey." Ucap Raymond lalu mengecup sekilas puncak kepala Vivian dan melangkah duduk di ruang makan. Vivian tidak merespon karena tentu saja ia masih kesal, apalagi setelah mendengar obrolan Raymond tadi malam.
"Honey mau ikut aku ke kantor?" tanya Raymond saat Vivian sudah bergabung di meja makan.
"Tidak. Aku akan menemui klien pertama ku nanti. Aku akan menemui mu saat jam makan siang." Ucap Vivian tanpa memandang Raymond. Raymond hanya mengangguk. Vivian sudah mendirikan perusahaan arsitektur nya sendiri namun sistem online. Raymond menawari nya bantuan tapi ia menolak.
Setelah selesai sarapan mereka pun masing-masing berangkat menuju tempat tujuan masing-masing. Vivian juga sudah bisa menyetir sendiri. Raymond tetap terkadang berangkat bersama Jiro, terkadang sendiri.
Vivian sampai di sebuah cafe tempat ia akan menemui kliennya. Saat sedang menunggu lagi-lagi ia mendapat pesan dari si peneror.
"Cantik, jangan suka keluar sendiri. Hati-hati aku menculik mu." Isi pesan dari si peneror. Vivian hanya mengangkat bahu nya acuh dan menyimpan ponselnya kembali.
Tidak lama menunggu terlihat sepasang suami istri paruh baya menghampiri Vivian. Mereka kemudian menyapa Vivian dan dibalas Vivian. Lalu mereka pun memulai meeting mereka. Hampir tiga jam akhirnya mereka mencapai kesepakatan.
"Baiklah Tuan Wang, aku akan menghubungi anda kembali jika semuanya sudah siap." Ucap Vivian sambil menyalami Tuan Wang selaku klien nya dan istri nya. Lalu mereka pun pergi meninggalkan Vivian.
"Bukankah dia calon istri Tuan Ray?" Bisik salah satu karyawan.
"Iya benar. Lalu siapa wanita yang sedang bersama Tuan Ray saat ini?" Yang lain ikut menimpali.
"Ray? Wanita? Apa Angela itu juga kemari?" batin Vivian. Ia segera mempercepat langkahnya.
Dan setelah sampai di depan ruangan Raymond ia pun langsung masuk tanpa mengetok pintu. Namun ia tidak mendapati apapun. Memang Angela disana tapi mereka duduk berjauhan dan terlihat Angela sedang sibuk menggambar sesuatu.
"Hai Nyonya Lu." Sapa Angela tersenyum saat melihat kedatangan Vivian. Vivian menatapnya sinis dan tidak menggubris sapaan nya.
"Honey, kau sudah datang. Ayo duduk disini." Ucap Raymond sambil menepuk tempat kosong di samping nya.
__ADS_1
"Tuan Lu aku masih ada pekerjaan penting jadi aku harus pergi sekarang." Pamit Angela sambil mengemasi barang-barang nya. Raymond hanya mengangguk dan Angela pun meninggalkan mereka berdua.
"Apa yang kau bawa Honey?" tanya Raymond melihat bungkusan yang dibawa Vivian.
"Aku tadi mampir membeli beberapa makanan untuk makan siang mu. Makanlah." Ucap Vivian sambil membuka semua penutup kotak makanan yang ia beli tadi.
"Terima kasih Honey." Ucap Raymond mengecup pipi Vivian. Vivian tidak menanggapi nya. Ia sedang bad mood.
"Kau tidak makan?" tanya Raymond melihat Vivian yang hanya duduk diam.
"Tidak. Aku kenyang sangat kenyang." Ucap Vivian menekan setiap kata nya. Ia ingin kepekaan dari Raymond, namun nyatanya ia tidak mendapat itu. Raymond malah sibuk dengan makanan nya membuat Vivian mendengus kesal.
"Awas aja kalau memang terbukti kau punya hubungan gelap dengan si Angela Angela itu. Akan ku pastikan kau tidak akan bertemu dengan ku lagi." Batin Vivian dalam hatinya.
Visual Rex Jiang (adik Max)
**Kira-kira siapa Angela? Ada apa antara Raymond dan dirinya?
Siapa si peneror sesungguhnya**?
*******
Jangan bosan untuk terus tungguin update nya yah reader tersayang.
Tinggalkan jejak di kolom komentar dan juga like nya setiap kali kalian selesai membaca satu part.
Favorit, Vote, dan rate bintang 5, 4, 3 jangan sampai lupa.
__ADS_1
Terima kasih semua.
^^^Salam Semangat.^^^