My Cold Chef

My Cold Chef
Bara Hilang


__ADS_3

Cerita Aidan memang agak flashback jadi kalau mau tahu apa yang terjadi pada Bara, Monggo Baca Bara dan Arum.


Thara melongo ketika mendengar ucapan Sekar bahwa malam ini dia pulang ke rumah kediaman McCloud.


"Tapi kenapa mbak Sekar?" tanya Thara bingung.


"Karena Aidan dan Arjuna harus terbang ke Indonesia. Kakak sepupu mereka kecelakaan dan aku tidak mau ada apa-apa padamu kalau Aidan tidak ada disini" ucap Xander yang masuk ke dalam ruang pastry.


"Tapi chef?"


"Look Thara, ada beberapa orang mondar-mandir di depan restauran tiga hari terakhir ini dan aku tidak mau ambil resiko apapun. Sementara Aidan berada di Indonesia, kamu di rumah McCloud karena aman disana." Xander menatap gadis blasteran Arab - Indonesia itu dengan serius.


"Tapi pastry..." Thara adalah tipe orang yang tidak suka meninggalkan pekerjaan di tengah-tengah.


"Tante, sudah ikut Jendra saja di rumah. Nanti kita bisa buat disana" bujuk Rajendra.


"Sementara sampai Aidan pulang Thara" bujuk Sekar. "Kamu lebih aman dengan kami."


"Pastry sementara libur dulu tidak apa-apa" ucap Aidan yang berdiri di belakang Sekar bersama dengan Arjuna.


Thara melihat wajah tegang Aidan dan Arjuna membuat dirinya mengalah karena situasinya memang tidak memungkinkan dirinya untuk mengotot.


Akhirnya Thara malam itu pulang ke rumah Sekar sedangkan Johnny dan satu pengawal wanita Sekar ke apartemen gadis itu untuk mengambilkan baju-baju milik Thara.


Sesampainya di rumah McCloud, tampak kedua orangtua Arjuna disana. Rain langsung memeluk Aidan, Elang langsung memeluk Arjuna.


Thara melihat bagaimana dekatnya mereka sekeluarga merasa iri karena tidak pernah dilihatnya di istana.


"Daddy sudah bilang sama pilot buat menyiapkan pesawat kita. Ai, kita langsung berangkat sekarang? " tanya Elang.


"Duffle bag ku sudah aku bawa Oom." Aidan menunjukkan duffle bag Balenciaga miliknya.


"Thara, kamu disini dulu sementara ya. Tante tidak mau kamu kenapa-kenapa karena tidak mungkin keluarga mu tidak mencari mu meskipun semua manifest penerbangan mu sudah dihapus." Rain menatap Thara serius.


"Baik Tante."


Elang, Arjuna dan Aidan pun bersiap berangkat menuju Heathrow.


"Aku pergi dulu, Rain" ucap Elang sambil memeluk istrinya dan menciumnya mesra.


"Semoga Bara segera ditemukan, Lang" ucap Rain sambil mengelus pipi suami tampannya.


"Aamiin.".


"Aku pergi dulu Sekar. Aku akan pulang secepatnya." Arjuna mencium perut istrinya. "Boy, jangan brojol sebelum papa pulang! Ingat itu!"


Sekar mengeplak bahu kekar suaminya. "Kamu tuh!"


"Ish kamu tuh! Kalau nggak mukul aku kok kayak ada yang kurang sih sayang?"


"Sudah! Kamu bantu cari mas Bara." Sekar memeluk Arjuna.

__ADS_1


Rajendra memeluk Aidan seolah tahu Oom, Opa dan papanya sedang kalut. "Oom, Oom Bara masih hidup kok."


"Semoga ya Jendra. Oom tidak tahu Opa Ghani seperti apa sedihnya kalau Oom Bara tidak ada" bisik Aidan yang memeluk Rajendra sambil berlutut.


"Semoga bisa segera ketemu" ucap Rajendra dengan gaya sok dewasanya. Aidan tersenyum lalu mengusap kepala bocah tampan itu. Lalu pria itu berdiri dan menatap Thara meskipun dengan sedikit dingin.


"Kamu aman disini. Tenang saja." Aidan menatap Thara datar.


"Yes, chef." Thara membalas tatapan Aidan sama dinginnya.


"Jendra, jaga mama, adik, Oma dan Tante Thara ya" ucap Aidan.


Rajendra mengangguk dengan wajah serius.


***


Thara duduk bersama Rain, Sekar dan Rajendra. Tampak kedua wanita dewasa itu bingung menghadapi masalah yang dihadapi.


"Boleh aku tahu apa yang terjadi?" tanya Thara.


Rain baru menyadari bahwa ada orang lain selain mereka yang tidak tahu cerita apa-apa.


"Bara itu adalah keponakan Tante. Dia kakak sepupu kandung Aidan." Rain menatap Thara. "Ayah Bara bernama Ghani Giandra dan punya adik bernama Rhea yang merupakan ibu Aidan. Dan sekarang Bara mengalami kecelakaan helikopter di laut selatan antara Blitar sampai Pacitan."


Thara mencoba memproses berapa banyak keluarga Aidan dan Arjuna?


"Maaf Tante Rain, keluarga Tante ada berapa banyak?" tanya Thara bingung.


Sekar tertawa. "Nanti aku jabarkan."


Suara ponsel Rain berbunyi dan melihat siapa yang menelpon, Oma cantik itu mengangkatnya.


"Assalamualaikum mbak Miki."


"Mbak Miki itu Tante mas Juna yang tinggal di Tokyo, kakak sepupu mama" bisik Sekar.


Thara merasakan pusing. Ya Allah, berapa bersaudara sih?


"Iya mbak Miki, katanya Alexandra sampai pingsan lalu Rhea dan Kaia juga."


"Rhea mama Aidan, Kaia kakak Aidan" jelas Sekar.


"Ooohhh."


Ketiga wanita itu tidak ada yang tidur malam itu bahkan Rajendra memilih tidur di karpet tebal ruang tengah bersama anjing Samoyed milik Rain. Ketiganya sama-sama menanti berita dari Indonesia.


***


Thara terbangun dengan badan pegal semua. Bagaimana tidak? Thara tertidur di sofa, sedangkan Sekar setelah dipaksa Rain akhirnya mau tidur di kamarnya. Rain khawatir melihat menantunya hamil besar seperti itu sedangkan hot Oma itu tidur di sofa bersama Thara.


"Tante Rain?" Thara melihat Rain menangis. "Ada apa?"

__ADS_1


"Bara tidak ketemu. Helikopter nya ditemukan puing-puingnya..." isak Rain. Thara segera memeluk wanita cantik dan lembut itu.


"Tante dapat kabar dari siapa?" tanya Thara lembut.


"Arya. Keponakan Tante yang sampai duluan di lokasi. Ya Allah, Tante tidak terbayang bagaimana perasaan Ghani dan Alexandra." Rain menangis sesenggukan.


Thara memeluk Rain. Sekar yang baru keluar kamar melihat ibu mertuanya menangis langsung menghampiri.


"Mama? Mama kenapa?" tanya Sekar panik.


"Bara, Sekar. Puing-puingnya ketemu tapi Bara tidak ada..." Rain menangis.


"Astaghfirullah. Mama dikabari siapa?"


"Arya melaporkan di grup" ucap Rain sesenggukan.


"Innalilahi wa innailaihi rojiun..." ucap Sekar dan Thara bersamaan.


"Oma? Oma kenapa?" tanya Rajendra yang baru terbangun.


"Oom Bara...hilang Jendra." Rain mendapat pelukan dari cucu tampannya.


"Oma, Oma jangan sedih. Oom Bara masih hidup kok. Nanti ketemu" ucap Rajendra meyakinkan Rain.


"Semoga ya nak" bisik Rain meskipun tidak yakin.


***


Thara mulai mencari tahu keluarga besar Aidan dan dia baru sadar bahwa keluarga yang menolongnya adalah keluarga terkenal yang berkaitan dengan Al Jordan.


Ternyata yang namanya Tante Miki semalam yang menelpon adalah putri Hiroshi Al Jordan dan Shanum Pratomo.


Thara tahu siapa keluarga Al Jordan, blasteran Arab-Jepang-Indonesia yang memiliki kerajaan bisnis mall dan pusat perbelanjaan di Dubai dan Riyadh lalu mengembangkan sayap hingga ke Jepang hingga AJ Corp membangun bisnis kain dengan desain limited edition baik sari, batik tulis, kimono hingga gamis.


Ya Tuhan, aku berhubungan dengan keluarga yang terkenal di seluruh dunia.


Gadis itu menatap beberapa foto keluarga yang berada di rumah Arjuna dan terkejut melihat seseorang yang sangat dia kenal dan salah satu penyelamatnya saat melarikan diri dari istana dan diijinkan kuliah di sekolah culinary.


Ternyata kamu bagian keluarga ini...


***


Yuhuuu Up Malam Yaaaa


Maaf hari ini agak tersendat soalnya ada acara di dunia nyata


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2