My Cold Chef

My Cold Chef
Bonchap - I Thought You Never Ask


__ADS_3

Semarang Jawa Tengah


Abi dan Gandari beserta Travis dan timnya memilih untuk menginap di hotel Ciputra Simpang Lima Semarang. Selain banyak kuliner disana, mereka juga lebih gampang jika membutuhkan sesuatu karena bersebelahan dengan mall Ciputra.


Setelah check in dan masuk ke kamar masing-masing, Abi, Gandari dan Travis memutuskan untuk makan siang di mall Ciputra sembari membahas sidang tadi sedangkan asisten Travis, dipersilahkan untuk jalan-jalan sendiri.


Ketiga orang itu memilih untuk makan di restoran Ta Wan yang bersebalahan dengan Ichiban Sushi. Sengaja Travis memilih tempat yang agak pojok agar bisa nyaman ngobrolnya. Setelah memesan berbagai makanan, ketiganya pun merekap pembicaraan dengan kapten Rasyad dan jaksa Bramantya.


"Bagaimana pembicaraan kamu dengan Kapten Rasyad?" tanya Travis.


"Aku tidak tahu kalau mereka menyelidiki sampai seperti itu, Vis" ucap Abi jujur.


"Saat kalian pulang ke New York kemarin, kapten Rasyad menelpon aku di Jakarta dan ternyata dia sangat penasaran dengan video yang ditemukan Benji. Bersama dengan anak buahnya dan tim IT ditlantas, bekerjasama dengan jasa marga dan dinas tata kota, mereka mulai meneliti semua CCTV tepat di tanggal itu. Beruntungnya adalah aturan pemerintah pusat, semua rekaman CCTV harus disimpan 15 tahun baru dihapus. Dan voila, mereka bisa memasang puzzle - puzzle yang selama ini tidak terpikirkan."


"Jadi gara-gara Benji, semua jadi terbuka ya?" tanya Gandari.


"Aku kan tidak hapal peraturan masing-masing negara soal CCTV dan aku bersyukur rekaman itu masih ada."


"Benar tuh, Vis. Apa jadinya jika tidak ada, kita hanya bisa menuntut mereka pasal penipuan asuransi dan pemalsuan sertifikat." Suara Abi berhenti ketika makanan mereka datang.



"Mas Abi kenyang apa cuma makan bubur?" tanya Gandari.


"Lapar kan masih ada nanti kita jalan ke tahu Prasojo, nasi gandul dan es puter conglik. Sana juga banyak kuliner nya kan?" sahut Abi sambil memakan bubur tiga rasanya yang ukuran besar.


"Lu tuh survei atau gimana sih Bi? Kok tahu soal makanan di sekitar sini?" tanya Travis sambil tertawa.


"Survei dan tanya sama Ega dan Oma Savitri. Kan Minggu kemarin Oma Savitri dan Opa Jaehyun habis dari Semarang datang kondangan. Terus mereka kulineran jadi aku tanyalah sama mereka."

__ADS_1


"Kok nggak ada di grup chat kita yang global?" tanya Travis bingung.


"Oma taruhannya di Instagram, lupa taruh di grup chat katanya."


Travis pun mengambil ponselnya dan membuka akun Instagram milik Savitri. "Owalah Oma tuh ya, udah berumur saja masih sok mersa sama Opa. Padahal kata Opa Neil, mereka berdua tuh dulu macam Nami dan Sanji."


Abi pun membuka ponselnya dan memperlihatkan kepada Gandari. "Ini Omaku sepupunya Opa Duncan. Oma Savitri menikah dengan Opa Jaehyun, seorang pengusaha asal Korea yang dulu punya pabrik di daerah Sukoharjo Solo. Oma Savitri itu dulu guru bimbingan konseling macam Necan Dara dan hobinya kalau berangkat kerja itu naik motor Kawasaki Ninja. Nah suatu hari, nggak sengaja mobil Opa Jaehyun hampir menyerempet Oma Savitri. Ngamuk lah Oma..."


"Wanita di keluarga kamu itu bar-bar ya?" kekeh Gandari.


"Makanya pas Abi bilang ada rasa sama kamu dan aku lihat kamunya juga bar-bar, aku cuma bilang 'cocok nih jadi menantunya Tante Kaia'. Para pria di klan Pratomo itu suka cewek yang bisa stand up dan punya prinsip. Kami tidak pernah melihat pekerjaan mereka apa selama itu di pekerjaan halal. Opaku Neil, menikah dengan sekretarisnya Oma Aurora. Tahu alasan Opa menikah sama Oma?"


"Apaan mas?" tanya Gandari yang penasaran dengan keluarga Sultan yang dikenal humble.


"Opa Neil sudah malas cari cewek yang paham apa maunya dia. Lha Oma Aurora itu mengurus Opa Neil dari jadwal sampai makan karena Opa suka lupa makan kalau sudah serius bekerja. Dan lagipula Oma tuh satu-satunya cewek yang berani menghajar Opa kalau tidak mau makan..." gelak Travis. "Oma juga yang berani menantang klien kalau tidak mau mendengarkan penjelasan dari Opa. Nggak tanggung-tanggung, nantangnya adu panco dan adu golf! Omaku itu jago golf lho! Opa saja kalah!"


"Adu panco?" beo Gandari.


Abi terbahak karena cerita soal Oma Aurora memang sudah menjadi pembicaraan seru sejak dia kecil. "Beneran Gandari, dulu waktu masih muda, Oma Aurora jago panco. Bahkan Opa Ghani pernah nantang dan kalah."


"Ah iyaaa! Lebaran pas kita masih balita ya Bi. Ramai tuh pada main panco sampai Opa Mamoru khawatir pada patah tulang mengingat umur juga" kekeh Travis.


"Keluarga kalian kok heboh banget?" senyum Gandari.


"No rusuh no life motto keluarga kami" ucap Abi dan Travis berbarengan.


"Oh Astagaaa! Terus gimana Oma Savitri dan Opa Jaehyun ceritanya?" Gandari menatap kedua pria tampan bersaudara sepupu itu.


"Keduanya ribut di pinggir jalan dan baru berhenti ketika sama-sama mengumpat pakai bahasa Korea. Soalnya sebelumnya Oma Savitri mengomel pakai bahasa Jawa campur Indonesia sedangkan Opa Jaehyun pakai bahasa Inggris. Dan setelahnya itu sejarah karena akhirnya mereka menikah. Cuma aku herannya ya Vis, kita yang cowok-cowok tuh suka cewek bar-bar. Lihat saja Joey dapat Georgina putri mafia Irlandia, Luca dapat Emi anak Yakuza, Rajendra dapat Aruna yang bar-barnya juga brutal dan aku sama Gandari. Tapi adikku Reana malah dapat Pandu yang kalemnya minta ampun!" ucap Abi.

__ADS_1


"Iya lho. Tante - Tante kita tuh dapat suami kalem-kalem. Tante Danisha sama Oom Iwan, Tante Davina dapat Oom Kareem, Tante Kristal dapat Oom Ashley yang cool, Tante Sabine dapat Oom Karl, Tante Keia dapat Oom Ezra. Mamimu saja yang dapat Oom Rhett yang brutal" gelak Travis.


"Eh tapi Tante kembar dapat Oom kembar mafia lho" celetuk Abi.


"Kalau mereka berempat perkecualian, Bi. Oom Tante kembar kwadrat itu sama-sama brutal. Entah sudah berapa orang dimasukkan ke Empang piranha hitam mereka" cengir Travis.


"Empang piranha hitam?" bisik Gandari. Mana ada sih orang waras yang memelihara ikan paling berbahaya di dunia, biangnya karnivora air tawar.


"Iya Gandari. Oom Marco dan Oom Mario Bianchi itu adalah anggota klan mafia Bianchi yang juga sahabat kami keluarga Blair. Persahabatan kami dengan mereka sudah lama bahkan sejak Opa buyut kami, Duncan McGregor. Dan ketika Oom kembar itu membangun bisnis di Tokyo tidak sengaja bertemu dengan Tante kembar kami. Namanya jodoh ya sudah menikah bareng deh! Dan Oom kembar kami yang masih menjadi mafia itu memiliki kolam besar di sebuah daerah pinggiran Tokyo yang berisikan ribuan ikan piranha hitam disana. Jadi kalau ada musuh yang menyebalkan atau menghilangkan jejak, tinggal dilempar saja kesana" gelak Travis.


"Astaghfirullah!" Gandari tidak menyangka mereka juga melakukan hal kriminal.


"Itulah keluarga aku Ndari. Kami memang tidak perfect tapi kami saling mendukung satu sama lain. Lagipula, kata Oom Mario, lumayan buat mengurangi populasi manusia yang bikin rusuh di bumi. Sekalian saja rusuh di neraka" gelak Abi.


Gandari tersenyum licik. "Gimana kalau kelima orang itu kita lempar ke empang?"


"I thought you never ask!" Abi dan Travis tertawa bersama.


Gandari hanya tersenyum manis.



Ketularan mami Kaia ya mbak?


***


Yuhuuuu Up Sore Yaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2